NovelToon NovelToon
The Best Sniper

The Best Sniper

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:84.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Novel ini adalah sekuel dari Novel My Secret Agent yang mengisahkan tentang Fey dan Gian.

Novel The Best Sniper, akan membahas mengenai Ryuga, putra pertama Fey dan Gian yang mengikuti jejak sang Ibunda yang berkarier di dunia Agen Rahasia.

Tak hanya membahas tentang karier cemerlang dari Ryuga, namun juga akan membahas perjalanan cinta dari si Pemimpin Pasukan Agen Rahasia.

Selain tokoh Ryuga, Author juga akan membahas tentang dua tokoh lain yaitu adik kandung Ryuga dan juga sahabat - sahabat yang kocak dan tengil. Mereka tentu akan ikut mewarnai kisah hidup Ryuga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Menggemaskan

Ryu menghentikan mobilnya di depan Rumah Kost Gladys. Ia melihat kamar kost milik Gladys yang lampunya menyala.

Ryu kemudian meraih ponsel dan mengaktifkan ponselnya. Cukup banyak pesan yang masuk ketika ponselnya aktif. Namun, ia langsung mencari nama Gladys di kontaknya dan menekan tombol hijau di layar ponselnya.

"Hallo, Bang." Sapa Gladys ketika panggilan telfon mereka terhubung.

Tak langsung menjawab, Ryu justru tersenyum saat mendengar suara Gladys. Ada perasaan aneh yang terasa manis saat gadis itu memanggilnya 'Abang'.

"Hm. Udah di rumah kost?" Tanya Ryu sambil menatap ke arah kamar Gladys.

"Udah. Abang udah pulang? Baik - baik aja, kan?" Tanya Gladys.

"Aku, baik." Jawab Ryu.

"Bener kamu udah di rumah kost?" Tanya Ryu lagi.

"Iya. Tadi kan teman Abang yang antar aku sampe depan gerbang." Kata Gladys.

"Tapi aku gak percaya. Bisa ke balkon sebentar?" Tanya Ryu. Ryu kemudian keluar dari mobil dan bersandar di pintu mobilnya.

"Abang di bawah?" Tanya Gladys yang langsung keluar menuju ke balkon.

Ia tersenyum saat melihat Ryu dengan kondisi baik - baik saja sedang menatapnya sambil bersandar di pintu mobilnya.

"Yaudah, masuk lagi." Titah Ryu yang masih menatap ke arah Gladys.

"Udah, gitu aja?" Tanya Gladys.

"Iya. Aku cuma mau pastiin kalau kamu beneran udah pulang." Jawab Ryu.

"Masuklah. Aku pergi setelah kamu masuk." Titah Ryu lagi.

"O.K. Hati - hati, Bang." Ujar Gladys sambil melambaikan tangan ke arah Ryu sebelum berbalik dan kembali masuk ke dalam kamarnya.

"Hm." Jawab Ryu. Ia kemudian menghentikan panggilan telfon dengan Gladys dan kembali masuk ke mobilnya setelah Gladys menutup pintu kamar.

...****************...

Time Flies...

Hari demi hari berlalu. Pernikahan Ryuga dan Gladys pun sudah berlangsung pagi tadi. Malam ini, Keluarga besar Aditama menggelar pesta pernikahan untuk putra sulung mereka.

Meski menggelar pesta, namun tak banyak tamu yang mereka undang. Hanya keluarga, kerabat, sahabat dan beberapa tamu penting yang memang harus mereka undang.

Meskipun Gian dan Fey sama - sama tau jika ini hanya pernikahan kontrak. Namun, mereka berharap jika Ryu dan Gladys akan terus bersama dalam ikatan pernikahan.

"Pasti ada waktu untuk mereka saling mencintai kan, Bie?" Lirih Fey sambil melihat ke arah Ryu dan Gladys.

"Pasti. Sekarang tugas kita untul membantu mempertahankan pernikahan mereka." Jawab Gian.

"Gladys anak yang baik. Aku senang dan bangga punya menantu kayak dia." Kata Fey.

"Dia kayak kamu, Sayang. Dia perempuan tangguh, seperti kamu." Kata Gian.

"Itu masalahnya. Aku tau kalau Gladys bukan orang yang prinsipnya mudah goyah. Aku takut, diaakan benar - benar pergi setelah misi mereka selesai." Kata Fey.

"Jangan takut. Kamu dan Elno punya kuasa untuk mengendalikan mereka. Sesekali bersikap egois, gak salah kok." Kekeh Gian.

"Semoga mereka berdua sama - sama bahagia dan bisa saling mencintai pada akhirnya, nanti." Doa Fey.

"Ini pengantin tua, malah berduaan di sini." Tegur Aslan.

"Abang sama Kak Gladys mau langsung berangkat honey moon besok, Bun?" Tanya Aslan yang di jawab anggukan oleh Fey.

Hal ini sesuai dengan rencana pada misi mereka. Mereka akan di kirim ke Jerman dengan alasan 'Bulan Madu'.

"Ck! Harusnya Bunda bilang sama aku, kalau Abang dan Kak Gladys mau langsung berangkat Honeymoon." Kata Aslan.

"Kenapa memangnya, Lan?" Tanya Gian.

"Mau ikut, lah!" Jawab Aslan sambil tertawa.

"Gila ya kamu, Aslan! Gimana keponakan kamu mau jadi, kalau kamu gangguin Abang sama Kakakmu." Omel Fey.

"Bercanda aja, Bun! Lagian juga aku gak mau lah, jadi obat nyamuk pengantin baru itu." Jawab Aslan.

"Awalnya aku kira, mereka berdua cuma main - main aja. Tapi lihat deh, Bun, mereka berdua kelihatan happy banget." Kata Aslan yang sedari tadi memperhatikan Ryu dan Gladys.

Mendengar ucapan Aslan, Fey dan Gian pun saling pandang. Mereka baru menyadari ekspresi bahagia Ryu dan Gladys yang terlihat sangat natural.

"Iya, ya. Mereka memang kelihatan happy." Sahut Gian sambil tersenyum.

"Mudah - mudahan mereka berdua selalu bahagia dalam pernikahan ini." Doa Aslan. Tak bisa di pungkiri, ia pun turut merasa bahagia dengan pernikahan Ryu dan Gladys.

Setelah resepsi pernikahan selesai di gelar, kedua pengantin dan keluarga inti mereka, beristirahat di Hotel yang tadi menjadi tempat acara resepsi pernikahan di gelar.

Fey dan Gian tampak masih asyik mengobrol dengan besan mereka. Keempatnya terlihat sangat akrab dan hangat.

Ryu yang melihat kedekatan kedua orang tuanya dan orang tua Gladys pun tersenyum. Ia tak menyangka jika orang tuanya dan orang tua Gladys bisa mudah akrab padahal baru dua kali bertemu.

"Kok Kak Gladys di tinggal sih, Bang?" Celetuk Aslan saat melihat Ryu berdiri di sudut lobi Hotel.

"Abang mau ambil baju yang masih di dalam mobil." Alasan Ryu.

"Baju mana? Baju Abang sama Kak Gladys kan udah aku bawa ke kamar kalian. Ada dua koper tuh di sana." Kata Aslan.

"Emang iya? Abang gak lihat tuh." Elak Ryu.

"Ya gimana, Abang terlalu fokus sama Kak Gladys. Sepanjang hari, tatapannya fokus sama Kak Gladys terus." Ledek Aslan.

"Wajar lah! Istri Abang cantik gitu. Bikin betah mandangnya." Jawab Ryu dengan sombong.

"Fix bulan depan keponakan aku jadi." Kata Aslan. Ryu hanya melirik ke arah adiknya dan kemudian meninggalkan Aslan menuju ke lift.

"Bang! Gas pol ya. Aku mau keponakan banyak. Kalo bisa, tiap tahun lahir." Kata Aslan yang mengekori Ryu.

"Mimpi kamu, Aslan! Memang Gladys mesin pencetak anak." Jawab Ryu.

"Ah, Abang! Biar aku gak kesepian. Nanti aku bantu Abang ngasuh anak - anak." Bujuk Aslan.

"No! Nanti anak - anak Abang jadi rusak, kayak kamu." Kata Ryu.

"Enak aja ngatain aku rusak! Liat aja nanti, aku buat anak - anak Abang lengket sama aku." Kata Aslan.

"Selamat bertempur ya, Bang! Baby ku, harus langsung jadi!" Ujar Aslan sebelum Ryu keluar dari pintu lift.

Ryu tak menanggapi ocehan adiknya yang sengaja hanya mengantar menuju ke lantai kamarnya. Ryu pun kemudian masuk ke kamar untuk beristirahat.

"Udah mandi?" Tanya Ryu pada Gladys.

"Udah. Badan rasanya lengket banget." Jawab Gladys.

"Abang dari mana?" Tanya Gladys.

"Ketemu Sir El." Jawab Ryu sambil membuka kemeja yang ia kenakan.

"Eh! Kok buka di situ?" Cicit Gladys yang membuat Ryu menghentikan aktivitasnya membuka kancing kemejanya.

"Memang kenapa? Kita udah nikah. Lagian aku cuma buka kemeja." Jawab Ryu.

"Mending ganti di kamar mandi deh." Kata Gladys.

"Kamu aja yang keluar dulu. Ngapain kamu malah diem di walk in closet? Kan kamu udah mandi dan udah ganti baju." Kata Ryu.

"Atau kamu memang mau liat badanku?" Goda Ryu yang langsung membuat Gladys melotot.

"Enggak! Halu banget kamu, Bang!" Kata Gladys sambil berjalan cepat meninggalkan walk in closet.

"Ch! Gemes banget." Lirih Ryu yang terkekeh geli saat melihat ekspresi Gladys.

1
💟노르 아스마💟
finally ya bang ...menang banyak si abang👏👏👏
aurora
kereen 👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
akhirnya bang Ryu unboxing Gladys jg 👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
wah pasti bang Ryu senang nih mau unboxing Gladys 😉😅
Mini Amora
lanjut up thorrrr
Mini Amora
kerennnnn abangku ryu😍
Munas Tuti
emang yaa beda klo punya klg tajir melintir...biarpun istilahnya pinjem tp kan beda klo punya klg sendiri wek..wek...aq jg mau laah 🤣🤣
Munas Tuti
iseng2 berhadiah buat Ryu...ternyata terbongkar klg Mr X , yuuhuuuuy
💟노르 아스마💟
wahhhh abang dpt jackpot ...durian runtuh...menang lotre aahhh apalagi ya🤔
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💟노르 아스마💟
daun pisang ya bang???
kan lebih besar dan lebar 🤣🤣🤣🤣
Mini Amora
selalu suka sama ungkapan perasaan setiap judul novelmu thor...
manisss bgttt tanpa kepura² an....

love you author ku sayang🩷🩷🩷
Mini Amora
love you to abang ryu🩷
This Is Me
Kak, banyakin novel yg kaya gini ya.
Jangan per bopoan aja
Mini Amora
klo lagi masa awal² gini seru bgttt...

tp nanti klo Gladys n Ryu dah dalam tahap bucin... lebih seruuuuuu lagi pastinyaaa..

gak sabar mereka bucin🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
iya da Suzana ya bang Ryu bayar pakai daun 😅😅
Mini Amora
aw... aw... aw... sayang😍
Reni Setia
enak nya bayar apa apa pakai daun ya 🤣🤣
Mini Amora
aaahhhhhh kangen Fey n Gian...

eehhhh skrg dibikinin cerita ttg anak²nya
thanks bgttt ya author tersayang ku🩷🩷🩷
Reni Setia
keren ya,,, ingatan boleh lupa tapi kepandaian jangan hilang
Reni Setia
kalo kayak gini,,, cewek cewek pada antri untuk jadi istri Ryu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!