NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18

Pagi itu, embun masih membasahi aspal saat Paris melangkah keluar dari gerbang mansion keluarganya. Namun, langkahnya terhenti seketika. Di bahu jalan, terparkir sebuah mobil sport hitam yang sangat ia kenali—kendaraan yang malam itu membawanya pulang dengan aroma ketegangan yang pekat. Mobil Kay.

Pintu penumpang terbuka secara otomatis. Kay tidak keluar, ia hanya duduk di balik kemudi dengan kacamata hitam yang menutupi matanya, menatap lurus ke depan.

"Masuk," perintahnya singkat.

Paris ragu sejenak, namun ia tidak ingin membuat keributan di depan rumahnya sendiri. Dengan perasaan canggung, ia duduk di jok kulit yang dingin. Sepanjang perjalanan melewati jalanan New York yang mulai sibuk, Kay tidak mengatakan sepatah kata pun. Keheningan itu terasa mencekik, hanya diiringi suara deru mesin yang rendah dan berwibawa.

Tepat beberapa ratus meter sebelum gerbang St. Jude’s Academy, Kay memutar kemudi dan meminggirkan mobilnya di bawah bayangan pohon ek yang besar. Ia mematikan mesin. Keheningan mendadak menjadi lebih pekat.

Kay melepas kacamata hitamnya, lalu menoleh ke arah Paris. Matanya tampak lelah, seolah ia baru saja melewati malam yang panjang tanpa tidur.

"Paris... kau harus sadar diri," ucap Kay, suaranya rendah namun tajam. "Luciano tidak serius denganmu."

Hati Paris mencelos. Meskipun ia sudah mengetahui kejujuran Luciano semalam tentang kebohongan yang ia sebarkan, mendengar hal itu langsung dari mulut Kay tetap saja meninggalkan rasa perih yang nyata. Rasa sakit itu berdenyut di dadanya, sebuah pengingat bahwa di mata dunia, hubungannya dengan Luciano hanyalah sebuah lelucon.

"Dia tidur denganmu karena dia hanya penasaran," lanjut Kay, suaranya mengandung nada muak yang dalam. "Dia hanya ingin tahu bagaimana rasanya menaklukkan seorang gadis murni. Kau dalam bahaya, Paris. Kau hanya variabel dalam eksperimennya."

Paris mengepalkan tangannya di atas pangkuan. Ia ingin berteriak bahwa semua itu bohong, bahwa mereka tidak pernah tidur bersama. Namun, ia teringat wajah gelisah Luciano semalam. Ia ingat betapa Luciano memohon agar rahasia ini tetap terjaga demi reputasinya di hadapan "Tiga Pilar". Kesetiaan Paris mengalahkan harga dirinya.

"Tidak perlu memberitahuku, Kay," sahut Paris dingin, mencoba menahan getaran di suaranya. "Aku tahu apa yang kulakukan."

Kay menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia merasa seolah sedang melihat seseorang yang dengan sukarela berjalan menuju jurang.

"Apa kau sudah meminum obat kontrasepsi yang kuberikan?" tanya Kay tiba-tiba.

Paris menarik napas panjang. Untuk melindungi kebohongan Luciano, ia harus ikut terjun ke dalam kebohongan itu. "Sudah," jawab Paris tanpa ragu. "Aku sudah meminumnya tanpa kau minta."

Deg.

Kay merasa jantungnya seolah dihantam benda tumpul. Pengakuan itu—pengakuan yang ia pikir adalah kebenaran membuat harapannya tentang kesucian Paris hancur berkeping-keping. Ia merasa muak, marah, namun di saat yang sama, ia merasakan rasa sakit yang luar biasa.

"Apa kau menikmatinya?" tanya Kay dengan suara yang nyaris tak terdengar, sebuah pertanyaan yang sebenarnya ia benci untuk tanyakan.

Paris menatap mata Kay dengan berani, meski hatinya menangis. "Sangat," jawabnya singkat.

Kay tertawa getir, tawa yang penuh dengan penghinaan pada diri sendiri. "Oh... aku salah karena mengkhawatirkanmu, ternyata. Kau ternyata memang menikmatinya."

"Apa maksudmu?" tanya Paris, merasa ada yang aneh dengan nada bicara Kay.

"Tidak ada," Kay menghidupkan kembali mesin mobilnya dengan kasar. "Lupakan saja. Aku hanya tidak menyangka kau secepat itu berubah."

Mereka melanjutkan perjalanan singkat menuju gerbang sekolah tanpa ada suara lagi. Kay merasa seperti orang paling bodoh sedunia. Ia telah menghabiskan malam-malam dengan memikirkan keselamatan Paris, mengkhawatirkan masa depannya, bahkan merasa hancur karena membayangkan Paris dipermainkan. Ternyata, gadis itu dengan bangga mengakui bahwa ia menikmatinya.

Di sisi lain, Paris merasa mual dengan kebohongannya sendiri. Ia merasa seperti sedang mengotori dirinya sendiri hanya untuk melindungi harga diri pria yang ia cintai.

Begitu mobil sport hitam itu berhenti di area parkir sekolah, perhatian semua siswa langsung tertuju pada mereka. Seorang "gadis pendiam" keluar dari mobil sang "pilar bad boy" adalah pemandangan yang langka.

Namun, kejutan belum berakhir. Di depan sana, Luciano sudah berdiri menunggu dengan tangan di saku celananya. Begitu Paris keluar dari mobil Kay, Luciano melangkah maju. Tanpa memedulikan tatapan ratusan mata, Luciano langsung menarik Paris ke dalam pelukannya.

Pelukan itu terasa erat, seolah Luciano sedang menunjukkan pada dunia dan terutama pada Kay siapa pemilik sah dari gadis itu. Luciano membenamkan wajahnya di rambut Paris sejenak sebelum melepaskannya.

Luciano menoleh ke arah Kay yang masih duduk di balik kemudi dengan kaca jendela yang terbuka.

"Makasih, Brother," ucap Luciano dengan senyum tipis yang tampak begitu tulus bagi orang lain, namun terasa seperti tusukan bagi Kay.

Kay menatap Luciano dengan tatapan yang bisa membunuh. Ia melihat bagaimana Luciano memeluk Paris, melihat bagaimana Paris bersandar pada dada Luciano seolah pria itu adalah pahlawannya. Ia merasa muak melihat sandiwara itu.

Di mata Kay, Luciano adalah pria yang baru saja merusak seorang gadis dan sekarang dengan sombongnya berterima kasih kepada sahabatnya karena telah "menjaga" mainannya.

Tanpa membalas ucapan Luciano, Kay menginjak pedal gas dalam-dalam, membuat ban mobilnya mencicit keras di atas aspal parkiran sebelum melesat pergi meninggalkan area sekolah.

Paris berdiri di samping Luciano, merasakan detak jantung kekasihnya. Ia merasa aman dalam pelukan itu, namun bayangan tatapan Kay yang penuh kekecewaan tadi terus menghantuinya.

Di antara tawa kemenangan Luciano dan amarah Kay yang terpendam, Paris menyadari bahwa kebohongan yang mereka bangun kini telah memiliki nyawanya sendiri—nyawa yang siap memangsa siapa saja yang mencoba mengakhiri permainan ini.

"Kau tidak apa-apa?" bisik Luciano di telinga Paris.

"Ya," jawab Paris pelan. "Hanya sedikit lelah."

Luciano tersenyum, lalu merangkul bahu Paris untuk berjalan menuju gedung sekolah. Sang jenius itu merasa telah memenangkan babak ini.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!