NovelToon NovelToon
SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Selama lima tahun, Bayu telah mengorbankan segalanya untuk merawat Vira dan membesarkan anak dari mantannya, namun ia justru diusir dan dicap sebagai sampah begitu Rama,pria kaya yang dulu mencampakkan Vira,kembali dengan jabatan mentereng sebagai manajer perusahaan besar.
Dihina habis-habisan di depan pintu keluar kantor catatan sipil usai meneken surat perceraian, hidup Bayu berputar 180 derajat saat sebuah Sistem Pengubah Jalur Hidup bangkit di kepalanya dan memberinya kartu-kartu kekayaan mutlak.
Dari seorang pria melarat berhati tulus, Bayu kini melangkah ke dunia para elite kota besar, siap membalas setiap tetes air mata dengan kekuasaan yang membuat orang-orang yang dulu merendahkannya berlutut memohon ampun.


Bantu Cherlly dengan LIKE,KOMENTAR & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Kami selalu balas komentar yang kaka pertanyakan🥰🥰💋
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Terik matahari pagi sudah memanggang kota metropolitan.

​Di ruang kerja mewah Klub Black Diamond, Bayu duduk bersantai di kursi utamanya.

​Kirana berdiri di sisi kanan sambil membawa setumpuk laporan keuangan terbaru.

​"Bagaimana laporan operasional malam pertama kita, Kirana?" tanya Bayu memecah sunyi pagi.

​Kirana membuka map dokumen di tangannya.

​"Semua berjalan lancar, Tuan," jawab Kirana dengan nada profesional.

​Staf lama yang jadi kaki tangan Kevin sudah kami data dan kumpulkan di lantai bawah.

​Bayu menyesap kopi hitamnya pelan-pelan.

​"Bagus," ujar Bayu singkat.

​Tidak boleh ada sisa-sisa orang busuk di tempat ini.

​"Saya mengerti, Tuan," balas Kirana cepat.

​Maya juga sudah mengirim beberapa rekomendasi manajer profesional dari hotel.

​Pintu ruang kerja tiba-tiba diketuk dari luar.

​Tok, tok.

​"Masuk," ucap Bayu tegas.

​Ceklek.

​Seorang staf administrasi masuk sambil membungkuk hormat.

​"Lapor, Tuan Bayu," ucap staf itu gugup.

​Semua mantan manajer kepercayaan Kevin sudah berkumpul di aula utama sesuai instruksi.

​Bayu bangkit dari kursinya.

​"Mari kita turun," kata Bayu melangkah meninggalkan meja kerja.

​Kirana dan staf itu langsung mengekor di belakang Bayu.

​Suasana di aula utama klub terasa tegang dan mencekam.

​Sepuluh mantan manajer kepercayaan Kevin berdiri berbaris dengan wajah pucat.

​Mereka baru tahu pagi ini kalau klub sudah berpindah tangan sepenuhnya ke Bayu.

​Melihat Bayu mendekat dengan setelan jas hitam elegan, mereka langsung menunduk dalam-dalam.

​"Selamat pagi, Tuan..." sapa salah satu manajer senior dengan suara bergetar.

​Bayu berhenti tepat di depan mereka.

​Tatapan Bayu menyapu wajah para pria berjas itu satu per satu dengan dingin.

​"Kalian tahu kenapa dikumpulkan di sini pagi ini?" tanya Bayu berat.

​Tidak ada yang berani buka suara di barisan mantan manajer itu.

​Mereka cuma bisa menelan ludah dalam ketakutan.

​"Kalian dipecat detik ini juga," ucap Bayu tanpa basa-basi.

​Deg!

​Ucapan itu menghantam mereka telak seperti petir di siang bolong.

​"T-Tuan Bayu! Mohon beri kami kesempatan!" teriak manajer senior itu memohon ampun.

​Kami sudah bekerja bertahun-tahun di sini!

​"Bekerja sambil menggelapkan dana klub bersama Kevin?" potong Kirana tajam sambil melempar lembar audit ke lantai.

​Kertas-kertas bukti transaksi fiktif itu berserakan di kaki mereka.

​Wajah para mantan manajer itu langsung pucat pasi melihat bukti kejahatan mereka terbongkar.

​"Keamanan!" panggil Bayu dingin.

​Empat petugas keamanan bertubuh tegap langsung maju mengepung barisan itu.

​"Seret mereka keluar dan serahkan ke polisi," perintah Bayu mutlak.

​"Baik, Tuan!" jawab petugas keamanan serempak.

​Jeritan dan ratapan minta tolong menggema memenuhi aula utama klub.

​Satu per satu dari mereka diseret keluar tanpa belas kasihan.

​Kirana merapikan kembali map di tangannya.

​"Pembersihan sudah beres, Tuan," lapor Kirana.

​"Bagus," jawab Bayu tenang.

​Tempat ini sekarang bersih dari sampah.

​[Sistem Pengubah Jalur Hidup: Berhasil merestrukturisasi manajemen Klub Black Diamond.]

​[Mendapatkan bonus poin stabilitas korporat +25.]

​Di sisi lain kota, suasana jauh berbeda dirasakan di sebuah apartemen sempit.

​Vira duduk meringkuk di lantai tanpa alas karpet yang layak.

​Perutnya yang mulai membesar karena hamil tiga bulan terasa melilit akibat kelaparan.

​Sejak ditinggal Rama kemarin lusa, tidak ada sepeser pun uang tersisa di dompetnya.

​Ponselnya sudah mati total sejak kemarin karena baterai habis dan tidak bisa diisi.

​"Lapar..." bisik Vira dengan bibir pecah-pecah dan air mata yang sudah kering.

​Ia mencoba merangkak pelan menuju dapur kecil di sudut ruangan.

​Tidak ada apa pun di dalam kulkas selain sebotol air mineral hangat.

​Vira membuka lemari penyimpanan makanan dengan tangan bergetar.

​Hanya ada satu bungkus mi instan kedaluwarsa yang tersisa di sana.

​"Kenapa jadi seperti ini..." ratap Vira menangis sesenggukan di lantai dapur.

​Pikiran Vira melayang ke masa lima tahun lalu.

​Saat itu, Bayu memperlakukannya seperti ratu meskipun hidup mereka pas-pasan di kontrakan sederhana.

​Bayu tidak pernah membiarkannya kelaparan atau kerja berat sendirian.

​Namun, semua kebaikan tulus itu dibalas Vira dengan pengkhianatan kejam.

​"Aku benar-benar bodoh..." isak Vira memukul kepalanya sendiri dengan putus asa.

​Kini, tidak ada lagi pria kaya yang menjanjikannya kemewahan.

​Rama kabur tanpa jejak, meninggalkan utang menumpuk di mana-mana.

​Dan Bayu, mantan suami yang ia buang dengan hina, kini menjadi penguasa mutlak di kota besar.

​Vira merebahkan tubuhnya di lantai dingin, memeluk perutnya sendiri dengan penyesalan yang membakar sekujur tubuh.

​Kembali ke Klub Black Diamond, Bayu sedang menikmati secangkir teh hangat di ruang kerja barunya.

​Kirana berdiri di samping meja sambil melaporkan perkembangan jadwal sore.

​"Maya sudah mulai mengambil alih tugas manajerial di hotel, Tuan," lapor Kirana profesional.

​"Bagus," jawab Bayu santai.

​Bagaimana dengan ekspansi selanjutnya?

​Kirana tersenyum tipis sambil membuka tablet digitalnya.

​"Sistem mengarahkan kita ke sektor properti komersial besar di pusat kota, Tuan," jelas Kirana.

​Bayu mengangguk pelan mengamini rencana itu.

​"Mari kita selesaikan babak ini sampai tuntas," gumam Bayu penuh percaya diri.

1
Cherlly
trimakasih banyak kaka sudah suport saya😘😍
Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
Bagonk
semangat up Thor
Cherlly: trimakasih banyak kak kasih saya semangat untuk up novel😍😘😘😘

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Bagonk
Ceritanya cukup menarik, baik dari alurnya serta karakter orang-orang dalam cerita ini
Cherlly: trimakasih kaka atas bintang 5 nya😘😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!