NovelToon NovelToon
Istri Sang Iblis

Istri Sang Iblis

Status: tamat
Genre:Mafia / Balas Dendam / Wanita perkasa / Selingkuh / Teman lama bertemu kembali / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ashly Garcia

Selama sepuluh tahun, Kayana Wiratama mengabdikan segalanya untuk satu pria. Ia menyusun setiap kontrak, memenangkan setiap pertempuran bisnis, dan mengubah "anak papa" bernama Kevin Santoso menjadi seorang raja korporat—hanya untuk dicampakkan, ditampar, dan dipermalukan di depan seluruh kalangan atas demi seorang perempuan berwajah malaikat. Malam itu, hati Kayana mati. Tapi seorang perempuan yang jatuh dari puncak selalu punya dua pilihan: hancur, atau bangkit sebagai sesuatu yang jauh lebih menakutkan.

Di balik topeng "tunangan terbuang" yang dikasihani semua orang, tersembunyi kebenaran yang tak seorang pun berani bayangkan: otak paling cemerlang di negeri ini, seorang perempuan dengan kecerdasan yang mengerikan dan masa lalu yang berdarah. Dan ketika takdir mempertemukannya kembali dengan Darian Adiwangsa—pria yang dijuluki "sang Iblis", penguasa dunia yang dingin, mematikan, dan tak tersentuh—dunia mulai berubah.

Di mata semua orang, Darian adalah momok yang membuat kota gemetar. Tapi di hadapan Kayana, iblis itu rela berlutut. "Cukup minta, dan seluruh dunia akan kuletakkan di kakimu." Semakin dalam Kayana terseret ke dalam kehidupannya, semakin banyak rahasia terkuak: pengkhianatan keluarga yang membesarkannya, sebuah "kecelakaan" yang menyembunyikan cinta masa kecil yang terlupakan, dan ingatan yang sengaja dirampas darinya.

Sementara para mantan dan pengkhianat menuai balasan setimpal satu per satu, Kayana harus memilih: terus melarikan diri dari masa lalunya, atau merebut kembali takhta, nama, dan hati yang pernah dirampas darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ashly Garcia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Trio Dinamit

"Di dunia yang penuh kebisingan, kesunyian adalah lagu yang paling indah."

Setelah berhasil meyakinkan kakeknya bahwa ia takkan pindah rumah, Kayana kembali ke apartemennya.

Begitu tiba, ia langsung berbaring. Saat matanya hampir terpejam dan ia nyaris terbuai ke alam mimpi, ponselnya berbunyi.

"Halo," bisiknya.

"Yana, apa aku mengganggu tidurmu?" tanya Karolina.

"Karo, semua baik-baik saja?" Kayana bertanya cemas, mengkhawatirkan yang terburuk.

"Semuanya baik-baik saja, kecuali para pembunuh itu benar-benar tahu cara bekerja. Tak banyak bukti yang bisa dilacak," jelas Karolina.

"Bukan sembarang orang bisa melakukan itu, Karo." Kayana bangkit mencari laptopnya. "Mereka bukan pembunuh biasa."

"Orang tuaku sedang mencari hacker, tapi kami tak tahu seberapa aman itu," Karolina menggigiti kukunya sambil menjelaskan. "Damian ingin menggunakan orang-orang dunia hitam, tapi para wartawan bisa mengendus."

Kekayaan keluarga Adiwangsa memang tumbuh dari kejahatan dan tindak pelanggaran. Konon merekalah yang mengendalikan mafia yang lebih dikenal sebagai dunia hitam. Seluruh sejarah kelam keluarga Adiwangsa telah dihapus, dan mereka menjelma menjadi keluarga legal terbesar di negeri ini.

Darian Adiwangsa, sang Iblis, dibesarkan oleh kakeknya untuk mengendalikan dua dunia sekaligus, bisnis dan mafia. Darian memimpin Adiwangsa Enterprise, dengan Damian sebagai wakil direkturnya.

"Aku dapat idenya." Lampu di benak Kayana menyala. "Aku harus bicara dengan Karlo."

"Ya Tuhan, kau memang jenius, Yana." Di tengah semua kekacauan, Karolina sampai lupa pada teman lamanya itu.

"Menurutmu dia masih ingat aku?" Kayana tersenyum, teringat masa-masa sekolahnya.

Mereka bertiga dulu dijuluki Trio Dinamit: kecantikan, kecerdasan, dan teknologi.

"Kau tahu, aku takkan pernah lupa pada seseorang yang bau jutawan seperti kau."

Kayana masih ingat pertemuan pertama mereka yang aneh.

"Aku baru saja mengirim pesan padanya, tapi belum dibaca," ucap Kayana. "Dia pasti sedang main game. Karo, nanti kutelepon lagi. Aku akan menemuinya langsung."

"Bilang padanya aku merindukannya," kata Karolina, lalu memutus sambungan.

Setelah menekan bel untuk keenam kalinya, barulah Kayana mendengar Karlo mengumpat.

"Aku mengganggu, ya?"

Karlo adalah hacker terbaik di negeri ini. Kabarnya ia tak punya etika maupun moral. Karlo bekerja demi seberapa banyak uang yang bisa kautawarkan; begitulah cara dunia berputar.

"Suara apa pun itu mengganggu," jawab Karlo. "Beberapa hari ini aku jadi penguji sebuah aplikasi baru bersama beberapa teman. Kami sendiri yang membuatnya."

"Karlo, sahabatku, aku punya pekerjaan kecil untukmu. Kau ada waktu?"

Karlo duduk dengan santai. "Kalau kau punya banyak uang, ya. Waktuku bernilai jutaan."

Ia mengatakannya dengan nada mengejek. Kayana mulai tertawa. "Coba dengar dirimu sendiri, kau terdengar seperti gigolo."

Karlo pura-pura tersinggung, meletakkan tangan di dada, lalu menatapnya dengan penasaran.

"Yana, sudah bertahun-tahun kau cuma mencari adrenalin, bukan informasi."

"Mungkin." Kayana sendiri tak tahu mengapa ia mau membantu keluarga Adiwangsa. Bagaimanapun, meski butuh waktu lebih lama, mereka pasti akan menemukan si pembunuh juga.

"Yana, kau lenyap ditelan bumi bertahun-tahun lalu. Aku kesal. Bahkan aku, dengan segala teknologi ini, sebagai hacker terbaik se-benua, tak bisa menemukan keberadaanmu."

Karlo memang kesal. Seorang klien pernah memintanya melacak keberadaan Kayana, dan ia tak berhasil menemukannya. Untuk pertama kalinya ia kalah, kehilangan jutaan rupiah karena harus mengembalikan bayaran yang ia terima untuk menemukan Kayana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!