NovelToon NovelToon
PEWARIS KEKUATAN SEJATI

PEWARIS KEKUATAN SEJATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Epik Petualangan
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Otna Forever

“Ketika aku masih menjadi Tuan Muda, kalian semua menghormatiku. Namun, setelah dantianku hancur, bahkan keluargaku sendiri menganggapku sampah.”

“Aku telah mengorbankan segalanya untuk kalian. Apakah penghinaan dan pengkhianatan ini balasan yang pantas kuterima?”

Dikhianati sekte, dihina keluarga, dan ditinggalkan orang-orang yang dicintainya, Qin Xuan kehilangan segalanya.

Namun, ketika semua orang menganggapnya tidak berguna, sebuah pagoda misterius justru memilihnya sebagai penguasa.

Mereka telah menghancurkan hidupnya. Kini, Qin Xuan akan membuktikan bahwa mereka telah meremehkan orang yang salah.

🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Otna Forever, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Nama yang Mengguncang Dinasti

Dentang lonceng Menara Pertarungan menggema hingga ke ibu kota Dinasti Zhao Agung. Suara itu segera menarik perhatian berbagai kekuatan besar, termasuk Akademi Bela Diri Tianyuan yang terletak di sebelah utara ibu kota.

Sebagai salah satu tempat kultivasi terbaik di seluruh dinasti, akademi tersebut menampung banyak pendekar berbakat. Namun, kabar mengenai perubahan sepuluh besar Peringkat Manusia tetap membuat para murid dan pengajarnya terkejut.

Hampir sepuluh tahun berlalu tanpa perubahan berarti pada posisi-posisi teratas peringkat tersebut. Sebagian besar nama yang tercantum di sana merupakan pendekar luar biasa yang telah melampaui batas kekuatan tingkat ketujuh dalam sistem sembilan tingkatan.

Selama bertahun-tahun, hanya segelintir jenius yang berhasil memasuki kelompok tersebut. Karena itulah, semua orang ingin mengetahui siapa pendatang baru yang mampu mengalahkan Jejak Bela Diri Jenderal Zhang Qingzhi.

Pada saat yang sama, di sebuah lapangan latihan militer di pinggiran ibu kota, lebih dari tiga ratus ribu prajurit sedang menjalani latihan bersama.

Energi darah yang terpancar dari tubuh mereka berkumpul membentuk kabut tebal di udara. Namun, di atas sebuah panggung tinggi, berdiri seorang lelaki bertubuh tegap yang memancarkan tekanan energi jauh lebih mengerikan.

Lelaki itu adalah Zhang Qingzhi, Jenderal Besar Perbatasan Utara.

Kekuatan energi darahnya bahkan mampu melampaui gabungan energi darah seratus ribu prajurit. Dengan kedua tangan berada di belakang punggung, ia memandang ke arah Menara Pertarungan di ibu kota.

“Seseorang berhasil mengalahkan Jejak Bela Diri yang kutinggalkan dahulu?” gumamnya dengan alis sedikit terangkat.

Dua puluh tahun lalu, ketika mengikuti ujian Peringkat Manusia, Zhang Qingzhi memiliki kekuatan enam puluh empat banteng. Meskipun sekarang ia telah jauh melampaui tingkatan tersebut, pencapaian masa mudanya tetap sulit ditandingi.

“Kalau mampu mengalahkan jejakku, berarti pemuda itu setidaknya memiliki kekuatan yang setara denganku saat itu.”

Senyum tipis muncul di wajah sang jenderal.

“Menarik. Sepertinya dinasti kita kembali melahirkan seorang jenius luar biasa.”

Sementara berbagai kekuatan besar mulai membicarakannya, Qin Xuan sama sekali tidak mengetahui kegemparan yang ditimbulkannya.

Di dalam dunia ujian, ia masih berdiri di Tangga Ujian Langit. Hujan cahaya yang berasal dari hancurnya Jejak Bela Diri Zhang Qingzhi terus memasuki tubuhnya.

Energi murni tersebut mempercepat penyatuan Darah Sejati Iblis Pedang, sekaligus memperkuat tubuhnya. Setelah menyerap hadiah dari beberapa pertarungan sebelumnya, kekuatan Qin Xuan telah mencapai delapan puluh sembilan banteng.

Kini, kekuatan itu kembali meningkat dengan cepat hingga mencapai sembilan puluh tiga banteng.

Qin Xuan mengepalkan tangan, merasakan tenaga yang semakin besar mengalir melalui otot dan tulangnya.

Hadiah dari sepuluh besar ternyata jauh lebih besar.

Ia menatap tangga yang masih membentang ke atas dengan penuh semangat.

Kalau aku berhasil mengalahkan semuanya, mungkin kekuatanku bisa mencapai sembilan puluh sembilan banteng.

Tanpa menunggu lebih lama, Qin Xuan melanjutkan pendakian.

Pada anak tangga keenam ratus lima puluh dua, seorang pemuda muncul menghadangnya.

“Namaku Wei Feng—”

Belum sempat sosok itu menyelesaikan perkenalannya, Qin Xuan sudah melancarkan pukulan.

Ledakan keras mengguncang tangga. Jejak Bela Diri Wei Feng, pendekar peringkat kesembilan, langsung hancur sebelum sempat menyerang.

Butiran cahaya kembali mengalir ke tubuh Qin Xuan.

Di luar dunia ujian, lonceng Menara Pertarungan kembali berdentang.

Nama Qin Xuan naik ke peringkat kesembilan.

Para penonton yang menyaksikan perubahan papan peringkat langsung gaduh. Mereka belum selesai membicarakan kekalahannya atas Zhang Qingzhi, tetapi pemuda itu sudah menyingkirkan pendekar berikutnya.

“Secepat itu dia mengalahkan peringkat kesembilan?”

“Kalau begitu, seberapa besar sebenarnya kekuatannya?”

Pertanyaan tersebut belum memperoleh jawaban ketika lonceng kembali berbunyi.

Peringkat kedelapan tumbang.

Beberapa tarikan napas kemudian, peringkat ketujuh menyusul.

Tidak lama setelah itu, nama Qin Xuan kembali naik ke peringkat keenam.

Setiap perubahan membuat para penonton semakin sulit mempercayai apa yang mereka lihat.

Pendekar yang tercantum dalam sepuluh besar bukanlah orang biasa. Mereka merupakan jenius terbaik yang pernah mengikuti ujian Menara Pertarungan selama bertahun-tahun.

Namun, Qin Xuan mengalahkan Jejak Bela Diri mereka seolah tidak menghadapi kesulitan berarti.

Perhatiannya kini tertuju pada tiga posisi teratas.

Para pendekar di kelompok tersebut telah mencapai batas kekuatan tingkat kedelapan dalam sistem sembilan tingkatan, bahkan ada yang melampauinya.

Tidak lama kemudian, dentang lonceng kembali terdengar.

Peringkat ketiga telah dikalahkan.

Kegemparan belum mereda ketika lonceng berbunyi lagi, menandakan kekalahan pendekar peringkat kedua.

Pendekar tersebut memiliki kekuatan tujuh puluh empat banteng ketika meninggalkan Jejak Bela Dirinya. Jumlah itu telah melampaui batas Delapan-Sembilan, yakni tingkat kedelapan yang setara dengan tujuh puluh dua banteng.

Meskipun hanya terpaut beberapa banteng dari lawan sebelumnya, peningkatan kekuatan pada tingkatan tersebut sangat sulit dicapai.

Namun, Qin Xuan tetap mengalahkannya dalam waktu singkat.

Kemudian, lonceng kuno kembali berdentang berkali-kali. Cahaya terang menyelimuti papan peringkat yang tergantung di udara.

Nama pada urutan pertama perlahan menghilang.

Sebagai gantinya, dua karakter nama Qin Xuan muncul di posisi tertinggi.

Qin Xuan kini menempati peringkat pertama dalam Peringkat Manusia!

Berita tersebut segera mengguncang seluruh Dinasti Zhao Agung.

Pendekar yang sebelumnya menduduki posisi pertama memiliki kekuatan tujuh puluh tujuh banteng. Namun, Jejak Bela Dirinya juga tidak mampu menghentikan Qin Xuan.

Di dalam dunia ujian, Qin Xuan sendiri tidak merasa terlalu tertekan setelah menyelesaikan pertarungan tersebut.

Sebelum memasuki Tangga Ujian Langit, kekuatannya sudah mencapai delapan puluh sembilan banteng. Kini, setelah menyerap hujan cahaya dari berbagai Jejak Bela Diri, kekuatannya meningkat menjadi sembilan puluh empat banteng.

Selisih kekuatan itu membuatnya mampu mengatasi seluruh lawan yang dihadapinya.

Sementara Qin Xuan masih berada di dunia ujian, kabar mengenai pencapaiannya telah sampai ke istana kekaisaran.

Di kediaman Putra Mahkota, seorang pemuda sedang duduk bersila sambil berkultivasi. Energi darah di tubuhnya bergelora, membentuk puluhan bayangan gajah kuno.

Pemuda tersebut adalah Zhao Wuji, Putra Mahkota Dinasti Zhao Agung.

Dalam Alam Bintang Langit, kekuatan gajah kuno menjadi ukuran kemampuan seorang pendekar. Satu gajah setara dengan sepuluh banteng, sedangkan batas kekuatan biasa pada alam tersebut adalah sepuluh gajah.

Namun, Zhao Wuji telah memiliki kekuatan sedikitnya lima puluh gajah.

Ketika merasakan perubahan di luar tempat kultivasinya, ia membuka mata dan bangkit.

Seorang bawahan segera datang dengan wajah tegang.

“Yang Mulia, seseorang telah memecahkan rekor Anda dalam Peringkat Manusia.”

Zhao Wuji tidak langsung bereaksi. Wajah tampannya tetap tenang, sementara tanda menyerupai mata ketiga di antara kedua alisnya tampak jelas.

“Jelaskan.”

Bawahan itu segera melaporkan kejadian di Menara Pertarungan.

Setelah mendengarnya, Zhao Wuji menunjukkan sedikit ketertarikan.

“Dia mampu mengalahkan Jejak Bela Diri yang kutinggalkan dahulu? Berarti kekuatannya di Alam Bela Diri Sejati setidaknya telah mencapai tujuh puluh tujuh banteng.”

Ia mengetahui bahwa Jejak Bela Diri tersebut hanya menyimpan kekuatannya pada masa lalu, bukan kemampuan dirinya sekarang.

Meski begitu, pencapaian pendatang baru itu tetap layak diperhatikan.

“Siapa namanya?”

“Qin Xuan, Yang Mulia.”

“Selidiki asal-usulnya. Aku ingin mengetahui semua informasi tentang pemuda itu.”

“Baik, Yang Mulia.”

Perintah serupa juga mulai dikeluarkan oleh berbagai kekuatan besar lainnya.

Di kediaman Keluarga Nangong, salah satu dari tiga keluarga bangsawan terkuat di ibu kota, seorang wanita cantik memandang ke arah Menara Pertarungan dari kejauhan.

Sementara itu, di puncak Gunung Dewa Langit, seorang pendekar dengan tombak panjang di punggungnya berdiri menghadapi angin. Murid-murid sekte tersebut mulai turun gunung untuk mencari informasi mengenai Qin Xuan.

Nama yang sebelumnya hampir tidak dikenal kini menjadi perhatian banyak tokoh penting.

Kabar itu juga mencapai Keluarga Yang, sebuah keluarga bangsawan yang telah berkembang selama beberapa ratus tahun di ibu kota.

Di aula utama kediamannya, Yang Shan duduk di kursi pemimpin dengan wajah serius.

Sebagai kepala keluarga sekaligus seorang jenderal, ia telah lama berusaha memperkuat kedudukan Keluarga Yang melalui hubungan dengan para bangsawan dan perekrutan pendekar berbakat.

“Siapa sebenarnya Qin Xuan ini?” tanyanya sambil memandang para tetua yang duduk di hadapannya. “Bagaimana mungkin kita tidak pernah mendengar namanya?”

Para tetua saling berpandangan. Tidak seorang pun mampu memberikan jawaban.

Di ujung barisan kursi, seorang gadis muda tiba-tiba mengangkat kepala.

Wajahnya cantik dengan pembawaan tegas, dan beberapa bagian raut wajahnya menyerupai Yang Shan.

Gadis itu bernama Yang Xuan, putri kebanggaan Keluarga Yang.

Ketika mendengar nama Qin Xuan disebutkan, sesuatu terlintas dalam pikirannya.

Qin Xuan?

Nama itu mengingatkannya pada seorang pemuda dari Kota Qingquan yang telah dijodohkan dengannya sejak lama.

......................

Bersambung...

1
Jujun Adnin
lagi
syarif ibrahim
lanjut menjadi kuat dan bisa buat pil tingkatan tertinggi💪💪💪
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Maju terus 🌽🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Iyeeeees boos 🌽🔥
Gege Mas
gasss Thor..10k kata sekali update...
Otna Forever: Asiaaaaap, bentar bosku 🙏
total 1 replies
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Waooow 🌽🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yup yup yup 🌽🔥
Adek Darmansyah
Gasss up ny thor
Otna Forever: Asiaaaaap nti bntar aku up lagi 🙏
total 1 replies
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Taktik jitu🌽🔥
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
ibarumbung
👍👍👍👍👍
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
ibarumbung
💛💛💛💛💛
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
👍👍👍👍👍
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
ibarumbung
💛💛💛💛💛
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!