NovelToon NovelToon
Obsesi Tuan Perdana Menteri

Obsesi Tuan Perdana Menteri

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Wanita perkasa
Popularitas:979
Nilai: 5
Nama Author: Amila FM

“Mereka tidak ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia. Mereka ditakdirkan untuk menguasainya.”

Di depan publik, Kael Arden adalah Perdana Menteri termuda yang sempurna—dingin, klimis, dan jenius politik yang tak tersentuh. Namun, reputasi itu hancur saat Aurelia Vane, CEO Vane Group sekaligus Ratu dunia bawah tanah, mempermalukannya di panggung internasional. Bagi Kael, Aurelia adalah ancaman negara yang harus dihancurkan. Bagi Aurelia, Kael hanyalah pria sombong yang perlu diajari cara berlutut.

Perang ego di depan kamera berubah menjadi obsesi gelap di balik pintu tertutup. Dari ruang kerja yang sunyi hingga pesta pelelangan rahasia, setiap konfrontasi verbal mereka selalu berakhir dengan ketegangan sensual yang menyesakkan napas. Kael yang terbiasa mengendalikan negara justru kehilangan kendali atas dirinya sendiri, sementara Aurelia dengan manipulatif memanfaatkan hasrat pria itu untuk menghancurkan pemerintahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Moonlight Balcony

Samudra Hindia di bawah cahaya bulan purnama tidak lagi terlihat seperti tinta, melainkan seperti hamparan perak yang bergejolak. Di anjungan paling atas The Sovereign, kebrutalan yang baru saja terjadi menyisakan kesunyian yang mencekam namun anehnya... tenang. Udara malam yang menggigit membawa kristal garam yang menempel di kulit mereka yang masih terasa panas.

Kael Arden berdiri di tepi balkon, hanya mengenakan kemeja putihnya yang kini tidak lagi terkancing, membiarkan dadanya terpapar angin laut yang dingin. Ia tidak lagi peduli pada citra klimis atau protokol kenegaraan. Di sampingnya, Aurelia Vane bersandar pada pagar pembatas, terbungkus jas vicuña milik Kael yang kebesaran di tubuhnya, menutupi sisa-sisa kehancuran gaun emasnya.

Tidak ada suara selain deru mesin turbin yang jauh di bawah dan hantaman ombak pada lambung kapal. Intimasi di antara mereka kini tidak lagi bersifat menyerang, melainkan sesuatu yang jauh mematikan, kejujuran yang telanjang.

Kael menatap profil wajah Aurelia dari samping. Cahaya bulan menonjolkan garis rahang wanita itu yang tajam dan matanya yang kini terlihat hampa namun dalam. Kael menyadari bahwa ia telah melewati titik di mana logika bisa menyelamatkannya.

Kael mengulurkan tangannya, bukan untuk mencengkeram, tapi untuk menyelipkan sehelai rambut hitam Aurelia yang tertiup angin ke belakang telinganya. Jemarinya gemetar sedikit, sebuah anomali yang belum pernah terjadi selama ia memimpin kabinet.

"Kau menghancurkanku, Aurelia," bisik Kael, suaranya parau, nyaris tertelan oleh suara laut. "Kau mengambil seorang pria yang memuja ketertiban dan mengubahnya menjadi monster yang tidak mengenali pantulannya sendiri di cermin."

Aurelia tidak menoleh, namun Kael bisa melihat sudut bibirnya sedikit terangkat. "Bukannya itu yang kau inginkan, Kael? Kebebasan dari beban menjadi 'sempurna'?"

"Ini bukan kebebasan," Kael melangkah mendekat, mengurung Aurelia di antara tubuhnya dan pagar balkon, namun kali ini ia tidak menyentuhnya dengan kekerasan. Ia hanya ingin merasakan panas tubuh wanita itu. "Ini adalah penjara. Dan kau adalah satu-satunya sipir yang memegang kuncinya."

Kael menumpukan dahinya di bahu Aurelia yang terbungkus jas mahalnya. Ia menghirup aroma black rose yang kini bercampur dengan aroma tubuhnya sendiri, sebuah perpaduan yang memabukkan.

"Aku memetakan setiap gerakanmu lewat satelit. Aku membaca setiap laporan keuanganmu sampai mataku memerah. Aku menghancurkan menteri-menteriku sendiri hanya karena mereka menatapmu terlalu lama," aku Kael, pengakuannya mengalir seperti luka yang baru terbuka. "Ini bukan lagi tentang negosiasi politik. Ini adalah obsesi fisik yang melampaui segala hukum matematika yang pernah kupelajari."

Aurelia berbalik, membuat wajah mereka hanya berjarak beberapa inci. Ia menatap mata Kael, mencari sisa-sisa sang Perdana Menteri yang kaku, namun ia hanya menemukan seorang pria yang telah menyerahkan jiwanya pada kegelapan.

"Kau gila, Kael," bisik Aurelia, jemarinya yang dingin menyentuh pipi Kael yang kasar karena bayangan janggut yang mulai tumbuh.

"Aku memang gila," Kael memejamkan matanya, menikmati sentuhan ringan itu. Intimasi ini terasa lebih menyesakkan daripada ciuman brutal mereka sebelumnya. "Dan kegilaan ini memiliki namamu. Aku tidak hanya ingin memilikimu, Aurelia. Aku ingin menghapus jejak setiap pria yang pernah ada di orbitmu. Aku ingin kau menyadari bahwa tidak ada tempat yang aman bagimu di dunia ini, kecuali di bawah pengawasanku."

Kael membuka matanya, menatap Aurelia dengan intensitas yang membuat wanita itu menahan napas. "Jika kau adalah neraka, maka aku akan menjadi iblis yang memastikan tidak ada orang lain yang boleh masuk ke dalamnya selain aku. Kau mengerti?"

Aurelia tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru menyandarkan kepalanya di dada Kael, mendengarkan detak jantung pria itu yang berdegup kencang, sebuah ritme kekacauan yang ia ciptakan sendiri. Di bawah cahaya bulan yang dingin, di tengah perairan internasional yang tanpa hukum, dua predator itu berdiri diam.

Tidak ada seksualitas dalam momen itu, hanya ada pengakuan kepemilikan yang lebih dalam dari sekadar fisik. Kael memeluk pinggang Aurelia dengan protektif, menatap laut hitam di depan mereka, menyadari bahwa ia baru saja menandatangani pakta kehancurannya sendiri, dan ia tidak pernah merasa sehidup ini.

"Pesta di bawah mungkin masih berlangsung," gumam Aurelia pelan.

"Biarkan saja," jawab Kael, suaranya kembali menjadi otoriter namun penuh dengan pengabdian yang gelap. "Malam ini, dunia bisa terbakar. Aku hanya butuh kau untuk menyaksikannya bersamaku dari sini."

Kapal terus melaju, membelah perak samudra, membawa sang Perdana Menteri dan Sang Ratu Korupsi semakin jauh dari kewarasan, menuju sebuah takdir yang tidak akan membiarkan salah satu dari mereka keluar dalam keadaan utuh.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!