NovelToon NovelToon
Kembali Menemukan Cinta

Kembali Menemukan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:319
Nilai: 5
Nama Author: bammoon

**"Bagaimana jika seseorang yang ingin kau sembuhkan justru menjadi alasan hatimu sendiri terluka?"**

Setiap orang memiliki masa lalu yang ingin dilupakan. Namun, tidak semua orang mampu melepaskan kenangan yang pernah membuatnya bahagia.

Begitu pula dengan seorang lelaki yang masih terjebak dalam penyesalan masa lalunya. Di balik sikap dingin dan tatapan kosongnya, tersimpan sebuah kisah cinta yang belum selesai. Ia terus menunggu seseorang yang entah akan kembali atau tidak, seolah waktu berhenti sejak hari ketika ia kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya.

Hingga suatu hari, seorang murid baru datang ke sekolahnya.

Gadis pendiam yang awalnya hanya ingin menjalani kehidupan sekolah dengan tenang itu tanpa sengaja menaruh rasa penasaran pada sosok lelaki yang selalu terlihat menyendiri.

"Aku datang karena pena dengan kisahmu. Namun tanpa sadar, aku justru ingin menjadi bagian dari kisah yang baru dalam hidupmu"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bammoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

deja vú

setelah bola menghantam tepat di wajah hikari, sampai hikari terbaring akibat hantaman bola itu terlalu keras. untungnya hikari masih tersadar meskipun hantaman bola itu sangat keras membuat wajahnya memerah, tapi hikari bisa menahan rasa sakitnya karna situasi saat ini bukan sakit yang di rasakan melainkan rasa malu, orang-orang di sekitar mengerumuni hikari.

Hikari langsung bangun dengan cepat sembari memegang wajahnya yang terasa sakit, hikari menundukkan kepala nya karna tidak hanya orang-orang di sekitar yang datang melihat tapi para lelaki yang bermain bola pun ikut datang menghampiri hikara, terutama lelaki yang menendang bola itu sampai mengenai hikari.

Lelaki itu dengan cepat menghampiri hikari yang sedang terduduk dan di sampingnya ada neta yang sedang membantu hikari "astaga hikari, lo gak papa kan" rasa khawatir neta terlihat dari raut wajahnya. neta segera membantu hikari berdiri, tanpa ada kata hikari langsung berdiri sembari menundukkan kepala karna ia merasa malu bercampur dengan rasa sakit

lelaki itu pun mendekati hikari dan menanyakan keadaan, lelaki itu mencoba untuk minta maaf, salahnya juga lapangan bola ini tidak ada penghalang kejadian ini bukan hanya hikari yang pernah terhantam bola melainkan beberapa orang pun pernah terkena bola itu "aduh maaf banget gue gak sengaja"ucapnya dengan rasa bersalah dengan raut wajah menyesal.

hikari segara melihat kepada orang yang berbicara padanya, sekilas mata hikari tertuju pada keiran, dia yang sedari tadi memperhatikannya, tapi tidak ada raut wajah khawatir hanya sengaja melihat saja keadaannya bagaimana, setelah itu keiran langsung pergi membawa buka yang dia simpan di temannya tanpa kata apapun keiran langsung pergi bahkan tidak berpamitan pada temannya.

lelaki itu terus meminta maaf pada hikari tapi tidak ada jawaban sama sekali, mata hikari hanya tertuju pada keiran sampai keiran tidak terlihat, sampai akhirnya neta yang menyadarkan tatapan hikari itu "hikari ayo jawab itu si rian lagi ngomong" ucap neta agak tegas, itu sedikit menyadarkan hikari.

"oh iya, gak papa kok" hikari tersenyum tanpa kata lagi hikari segera mengajak neta untuk pergi "ayo kita ke ruang guru"ajak hikari, tanpa ada jawaban dari neta, neta dan hikari langsung pergi tanpa ada obrolan lebih jauh.

setelah menerima maafnya dari hikari rian tampaknya lega karna tidak terlalu parah hikari juga tidak terlihat terluka ataupun mimisan, tapi rian merasa di abaikan karna tidak ada obrolan yan cukup lama dia seperti diabaikan.

"dia langsung pergi gitu aja, eh dia siapa baru liat mukanya" rian baru tersadar dengan wajahnya yang begitu asing, karna itu pertama kali dia liat hikari, sebenarnya semua orang juga baru pertama kali melihatnya, tapi salah satu teman rian mengenalnya "dia anak baru di kelas gue"

rian langsung paham, rian terdiam sejenak melihat sekitar beberapa orang di lapangan sudah bubar bahkan para lelaki yang bermain sepak bola pun ada yang sudah pernah terutama keiran teman rian, rian bertanya pada temannya yang di samping nya "kei kemana"

"loh! gak tau gue juga" temannya yang sedari fokus pada hikari juga tidak sadar dengan pergi kei hanya melihat agatha yang sedang duduk dari raut wajah agatha terlihat kesal, tapi rian sering melihat raut wajahnya yang selalu seperti itu, tanpa kata lagi rian dan temannya juga meninggalkan lapangan.

saat sedang dalam perjalanan teman-teman rian mengingat sesuatu saat kejadian tadi yang menimpa hikari, mereka terus berbicara sesuatu yang mengingatkannya pada masa lalu, setiap obrolannya penuh canda tawa "gue inget temen lo yang dulu itu kena hantam bola juga, sama si rio" ucapnya sambil terkekeh, yang lainnya langsung mengingat dan mereka tertawa bersama.

mendengar perkataan sion, rian terdiam sejenak untuk mengingat kejadian 1 tahun lalu, dia tidak tertawa karna itu sedikit mengingatkan sahabatnya yang pergi tanpa pamit, jadi itu bukan kenangan yang membahagiakan. salah satu temannya yang melihat rian dengan wajah muram langsung menepuk sion untuk berhenti membicarakan perempuan itu di depan rian.

Disisi lain hikari dan neta sudah berada si ruang guru untuk membawa buku pelajaran. hikari terus memegang dahinya yang terasa sakit, neta yang memperhatikan hikari merasa khawatir "sakit banget ya, idung lo gak mimisan kan"ucap neta yang khawatir karena hantaman itu sangat keras. hikari menggelengkan kepalanya lalu menurunkan tanganya yang sedari tadi memegangi dahinya

"enga kok, bolanya gak terlalu kena hidung. ini gak terlalu sakit tenang aja" hikari sedikit tersenyum untuk meyakinkan neta kalo dia baik-baik saja. "kalo gitu syukurlah"

Mereka berdua langsung kembali kekelas setelah membawa buku di ruang guru, hanya ada obrolan sedikit saat diperjalanan dan ada juga pertanyaan yang di tanyakan kepada neta yang membuat hikari penasaran.

"neta, keiran itu udah punya pacar ya"tanya hikari, neta diam sejenak lalu neta segera menjawab pertanyaanya "gak dia gak pernah pacaran kayaknya"

hikari dengan paham mengangguk "oh gitu ya"

pertanyaan hikari tentang keiran tidak berakhir disana dia satu lagi pertanyaan yang keluar dari mulut hikari "kalo gitu aku boleh tau kenapa dia disukain cewe-cewe lagi"

neta terdiam, kali ini neta engan menjawab pertanyaan itu entah kenapa tapi menurut neta itu terlalu rumit untuk di jelaskan.

karna tidak ada jawaban hikari kembali berbicara "tadi kata kamu ceritanya panjang aku cuman penasaran aja" tersenyum canggung hikari langsung diam tidak berbicara lagi

neta merasa tidak enak karna tidak menjawab pembicaraan akhirnya neta menjawab "agak sulit nyeritainnya gue juga kurang tau pasti nya kalo lo pengen tau, lo bisa nanya ke sahabat nya langsung"

hikari menatap neta sekilas "sahabat nya siapa itu?" ucap hikari yang sedikit penasaran, neta langsung menjawab pertanyaan hikari "yang tadi minta maaf ke lo, namanya rian" jawab neta langsung

hikari pun langsung mengerti, saat sedang mengobrol neta menatap hikari "kenapa lo nanyain kei mulu, lo suka ya sama dia"ucap neta dengan wajah yang agak serius. hikari menatap neta dengan wajah polosnya "engga sejauh itu kok" jawab hikari tanpa ekpresi.

neta langsung terdiam mendengar jawaban dari hikari. setelah beberapa saat mereka berdua oun sampai di kelasnya dan segera menyimpan buku-buku itu di meja masing-masing murid. karna belum terdengar bel masuk kedua, tidak terlalu banyak murid di kelas.

setelah membagikan buku hikari dan neta duduk di kursi masing-masing, neta yang memainkan handphone nya sedangkan hikari membuka sebuah buku, beberapa saat sangat hening di tempat mereka berdua karna merasa tidak enak hikari segera berdiri "neta aku ke toilet dulu" ucap hikari, neta hanya berkata 'ya' kepada hikari jadi hikari segera keluar dari kelas.

saat sedang berjalan menuju toilet ia berpas-pasan dengan keiran, saat ini hikari hanya menatap nya tanpa ada sapaan hikari terus berjalan karna agak terasa canggung kalo dia yang menyapa duluan.

"tadi hidung kamu gak papakan"

1
Paw_chan🐾
wah
Im Human
lanjut penasaran banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!