NovelToon NovelToon
MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:521.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Morata

Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

original by Morata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2. GOSIP TETANGGA_ MIDJ

Hari demi hari dilalui Erlita dengan keadaan ekonomi yang serba kekurangan. Terkadang ia harus terlebih dahulu berhutang ke warung tetangga. Hingga beberapa bulan kemudian Erlita kembali bisa beraktivitas seperti biasanya, bekerja di perusahaan kecil yang ada di kota.

Kondisi ekonomi berangsur-angsur membaik kini untuk membayar kontrak rumah, tidak terlalu dikawatirkan lagi. Karena sudah ada gaji bulanan dari Erlita. Terkadang suaminya memberikan nafkah kepada Erlita. Tapi terkadang tidak. Semua tergantung rezeki, namanya juga bekerja sebagai seorang tukang becak bermotor.

Tapi Erlita menerima dengan lapang dada. Ia benar-benar bersyukur akan apa yang ia dapatkan saat ini.

"Kau mau kerja hari ini, berarti aku tidak bisa bekerja karena menjaga anak kita. Jadi kaulah yang menanggung biaya kehidupan kita sehari-hari." ucap John kepada Erlita yang tampak tidak berdaya menafkahi keluarga kecilnya.

Tapi Erlita tidak mempermasalahkan hal itu. Yang penting baginya putranya dijaga dengan baik oleh suaminya. Ia tahu kalau rezeki harian dari suaminya tidak bisa menentu, terkadang dapat dan terkadang juga tidak. Kadang suaminya juga meminta uang minyak kepada Erlita. Karena alasan tidak ada penumpang.

Selama ini, Erlita percaya saja apa yang diucapkan oleh suaminya. Padahal dia tidak mengetahui kalau suaminya bukanlah pergi mencari penumpang, melainkan dia nongkrong di sebuah warung bersama teman-temannya.

Kebohongan demi kebohongan sudah dimulai oleh suaminya. Tapi Erlita sama sekali tidak menyadari akan hal itu. Setiap kali Erlita gajian, uangnya habis untuk membayar sewa rumah membeli perlengkapan di rumah, dan juga biaya kehidupan mereka sehari-hari.

Tetapi Erlita memang benar-benar tidak mempermasalahkan hal itu. Yang ia lihat saat ini putranya sehat dan dijaga oleh ayahnya sendiri. Tampa dijaga oleh orang lain dan dia dapat bekerja dengan baik.

Beberapa tahun kemudian, kini Erlita dikaruniai seorang anak laki-laki lagi. Hingga Erlita pun tidak bisa bekerja kembali lagi. sekarang giliran suaminya yang mencari nafkah untuk mereka.

Keadaan ekonomi kembali bergejolak di keluarga mereka. Erlita kembali harus rela meninggalkan pekerjaannya karena dia melahirkan. Keadaan ekonomi ketika Erlita bekerja sudah semakin membaik, kini karena Erlita tidak dapat bekerja lagi, kejadian di beberapa tahun yang lalu kembali terjadi. Tidak mampu membayar uang kontrakan.

"Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan sekarang? uang di tanganku sudah tidak ada lagi. Uang terakhir milikku sudah aku habiskan untuk biaya bersalin ku. Bahkan biaya itu pun kurang, dan harus meminjam uang dari ibuku." gumam Erlita di dalam hati. Ia bingung harus berbuat apa kali ini.

John datang menghampiri Erlita. "Kamu kenapa nangis?" tanya John kepada Erlita penasaran

"Pemilik rumah kontrakan ini sudah datang menagih uang kontrakan. Sementara uang di tanganku sudah tidak ada lagi. Uang kemarin yang aku miliki,sudah aku gunakan untuk biaya bersalin dan juga membeli perlengkapan bayi.

"Itu saja masih kurang, Aku menggunakan uang ibu juga yang dibawa dari kampung, dengan Aku berjanji akan ku pulangkan nanti." tampak John berpikir sejenak. "Kamu bilang dulu sama yang punya rumah sabar , Aku akan coba mencari pinjaman kepada teman-temanku."ucap John kepada istrinya yang tampak melihat istrinya sedih. Di sampingnya berbaring tubuh kecil mungil kedua putranya.

Tapi John tak kunjung mendapat pinjaman, hingga akhirnya John memilih untuk menggadaikan BPKB becak bermotornya, agar mendapat pinjaman dari salah satu rentenir yang lokasinya tidak jauh dari rumah kontrakan mereka.

Tapi sayangnya, yang pemilik rumah sudah tidak sabar lagi dan harus meminta mereka segera pindah dari rumah itu. Di usia Putra keduanya yang menginjak 3 minggu, mereka harus segera pindah dari rumah itu. Untung saja pemilik rumah yang mereka dapatkan untuk dikontrak dapat dicicil kembali.

Ini satu pertolongan Tuhan untuk keluarga kecil Erlita dan juga John. Erlita mengembangkan senyumnya mengemas barang-barang milik mereka. Karena mereka akan segera pindah dibantu oleh suaminya. Mereka pun akhirnya pindah Kembali ke lokasi yang tidak jauh dari rumah kontrakan mereka sebelumnya.

"Ya Tuhan terima kasih masih ada orang yang berbaik hati untuk memberikan kami rumah kontrakan, walaupun cara membayarnya menyicil." Doa Erlita dalam hati merasa bersyukur.

John membereskan seluruh barang-barang mereka dan memasukkannya ke dalam rumah kontrakan baru mereka. Di rumah kontrakan inilah akhirnya Erlita memulai usaha kecil-kecilan. Berjualan jajanan anak-anak dan juga kedai kopi.

Karena Erlita sudah memiliki usaha warung kecil-kecilan, kini suaminya kembali berulah. setelah beberapa bulan Putra keduanya lahir, suaminya malah sudah mengenal yang namanya dunia hiburan.

Setiap malam suaminya sudah pulang pagi tapi dengan alasan kepada Erlita dia mencari sewa hingga pagi hari, agar mendapatkan uang belanja. Sesekali John memberikan uang belanja kepada Erlita. Tapi terkadang tidak.

Erlita sama sekali tidak merasa curiga pada saat itu, hingga gosip demi gosip pun terdengar olehnya. Tapi ia pun tidak menutup kemungkinan itu bisa terjadi. Ia memutar otak Bagaimana caranya untuk mengetahui suaminya melakukan hal seperti yang dikatakan orang-orang kepadanya.

Akhirnya ia pun berinisiatif untuk menyelidiki suaminya.

Tengah malam Erlita terbangun, karena kantong kemih yang terasa penuh, ia melihat John sudah pulang dan tidur pulas di sampingnya.

Dengan perlahan Ia turun dari tempat tidur, lantas setengah berlari ke kamar mandi karena hajat yang harus segera dituntaskan.

Saat hendak kembali merebahkan tubuh, sekilas ia melihat ponsel John di atas nakas.

Erlita yang tidak pernah sekalipun memeriksa ponsel suaminya, bahkan saat masih pacaran membuatnya sedikit ragu untuk melanjutkannya.

Tapi rasa penasarannya juga semakin menggebu-gebu memberi dorongan keberanian untuk mencari info perselingkuhan suaminya di sana.

Dan ternyata benar adanya, ada chat dari nomor yang sama sekali tidak dikenal oleh Erlita. Di dalamnya terlihat "Bang ayo kita dugem." chat itu yang terlihat oleh Erlita di dalam layar ponsel suaminya membuat dada Erlita langsung nyesek

Tapi keesokan harinya, setelah Erlita bertanya kepada suaminya. Ia pun mengatakan kalau itu adalah salah satu penumpangnya yang merupakan wanita malam. "Mas Siapa yang selalu mengirim chat ke mas? dan dia mengajak Mas untuk dugem."tanya Erlita penuh selidik kepada suaminya.

"Oh dia itu penumpangku, Dia seorang waiters di salah satu cafe. lumayan loh ongkosnya besar.

"Tapi kok ngajak Mas dugem."

"Iya biasalah, namanya wanita malam bahasanya kan begitu-begitu saja, tapi sebatas itu saja." ucap John meyakinkan Erlita agar Erlita tidak mencurigainya.

Erlita menganggukkan kepalanya. Tapi entah mengapa kata hati terlihat mengatakan kalau suaminya itu bohong. Erlita tidak bisa memaksakan kehendaknya suaminya mengakui siapa wanita itu.

Perubahan sikap mulai terjadi kepada suaminya mendadak romantis dan juga manis. Entahlah Karena untuk menutupi kebohongannya sehingga dirinya memperlakukan Erlita sebaik sekarang ini.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN ABIMAYU."

1
Anonim
Mank bisa ya anak umur 11thn donor darah?
Anonim
Cetak anak trus aja
Anonim
Itulah kalo sembarang pilih suami yg maaf org rendahan kan ga tau diri jadinya
Anna Khairurr
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Gaya bahasa untk Abian yg anak umur 10 thun bisa ngomong sprti itu saya rasa ngak pas Thor bahasanya...dlm kisah nyata jg ngak ada Thor krn itu sdh gaya bahasa tingkat orang dewasa yg sdh sering berinteraksi dgn bnyak orang...maaf Thor sekedar masukan..bikin bahasa yg biasa di ucap anak saja..
Sunarmi Narmi
Sdh tau ekonomi sulit suami gila..ngapsin kmu ngak KB Erlita...bikin pusing kan...hrsnya dgn 2 anak kmu bisa rawat anak dn tubuh kmu...ini mlah....Aduh repotnya..mau nyalahin siapa Thor 🥴🥴🥴🥴🥴🥴
Mirna Loden Mirna Mirna
dasar laki2 gila gk ksh uang nafka untuk istri tpi cri mkn,prgi cri mkn di tong sampah sana jhon😁😁😁😁
Mirna Loden Mirna Mirna
thor klu bisa alurnya jngn maju mundur bgtu bkin bingung n tllu bertele tele crtanya
DPuspita
Ceritanya beda dr cerita2 novel di NT. Biasanya abis cerai dapat yg baru, tapi novel ini tokohnya tetap sendiri walau sudah bercerai. Menarik, hanya saja dalam penulisannya msh buanyak typo yang bikin aq bingung, spt ditulis 'belakang dada', pdhal menurut ku itu maksudnya lapang dada. Ketidakkonsistenan dlm menuliskan nama panggilan, spt misal diawal2 ditulis ayah, ibu kandung. Lama2 kata ayah ditulis papa, mama kandung. Mama diganti ibu.
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
Rubyna: yang sudah platimum masih banyak taipo nya apa lagi aku, kita hanya manusia biasa
total 1 replies
DPuspita
Thor, putra keduanya gak punya nama atau gmana ya? dr awal cerita kok ditulisnya putra kedua terus. Bacanya aneh gitu... Khan lebih enak dibaca kl ada namanya spt 'Abian dan Brian berjalan di kedua sisi Erlita, ibu mereka'. Aneh kl ditulisnya Abian dan putra keduanya berjalan di kedua sisi Erlita. Hanya saran ya thor...
Dewi Avandia
ceritanya bagus,,cuma tolong lebih teliti lagi ya thor,kadang manggilnya mama papa kadang ibu bapak,kadang juga ibu ayah,jadi rada bingung 😅
tetep semangat thor 💪❤️
Rizky Sandy
jgn dibikin mati dulu ya,,,, karma msh berjalan kan,,,,
Black Moon
Semoga aja emang bener buat beli rumah dan modal usaha simpan pinjam yak, bukan modal usaha simpan benih 👊
Black Moon
😮‍💨 Ga yakin kalo udah dapet kerjaan baru bakal lebih baik, rasanya nanti malah makin bertingkah 😖
Black Moon
Aku pernah diposisi itu 😢
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔
Black Moon: Kita sama ko, Mba 😁
total 2 replies
Black Moon
Ko kaya lagi bercermin, ya 😉
Black Moon
Kasih daging tikuslah 😁
Reni Tri Fitria
keren
Ai Wiwi Widyawati
bagus ceritanya beda dari yg lain
Ai Wiwi Widyawati
,👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!