NovelToon NovelToon
Istri Polos Tuan Garra

Istri Polos Tuan Garra

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Bad Boy
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Tubuh Elisa bergetar hebat di ambang pintu kamar hotel. Di depannya, seorang pria berdiri tegap menatapnya dingin. Asing. Berbahaya dan malam ini, pria itulah yang memegang nyawa ibunya.

Satu malam. Jika Elisa berhasil memuaskan pria itu, ibunya tetap hidup. Jika ia gagal, selang dan alat-alat medis ibunya akan dicabut.

Elisa tidak punya pilihan. Gadis lugu yang bahkan belum pernah pacaran itu harus menukar kesuciannya demi napas ibunya.

"Mandilah. Aku benci menyentuh perempuan kotor!"

Suara itu dingin, menghina, menusuk sampai tulang.

Demi selamatkan ibunya, Elisa terpaksa melakukan ini, hanya satu malam. Tak disangka pria itu menagihnya seumur hidup. Karena pria itu tidak hanya menginginkan tubuhnya. Dia menginginkan seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Demi Ibu

BAB 1 Istri Polos Tuan Anggara

Elisa berdiri di depan sebuah gerbang besi berwarna hitam dengan cat yang sudah mengelupas. Tangannya memegang erat sebuah plastik bening berisi berkas-berkas rumah sakit. Di dalamnya, ada surat keterangan diagnosis, resep obat yang belum ditebus, dan kuitansi tunggakan biaya rawat inap atas nama Utami, ibunya.

Gadis itu baru berusia 20 tahun. Tubuhnya kecil, wajahnya polos tanpa riasan. Rambutnya yang panjang ia ikat seadanya. Ia adalah mahasiswi semester enam yang hidup dari beasiswa. Satu-satunya keluarga yang ia miliki adalah ibunya.

Ibunya, Utami. Usia 50 tahun. Seorang janda yang telah membesarkannya sendirian sejak Elisa kecil.

Dua minggu terakhir, tubuh ibunya melemah. Dokter berkata ada komplikasi pada jantung dan ginjalnya. Butuh perawatan intensif. Butuh biaya yang angkanya bahkan tidak berani Elisa baca dua kali.

Tiga hari ini Elisa tidak tidur nyenyak. Di tengah kebingungannya, ia teringat pada seseorang.

Tante Rita. Adik kandung ibunya. Sudah lama mereka tidak bertemu. Tapi itu adalah kesempatan satu-satunya Elisa mendapatkan bantuan.

"Tante Rita, aku harus bertemu dengannya ... aku harus mencobanya."

Meskipun lama tak bertemu, Elisa berniat menemui adik ibunya tersebut. Walaupun alamat rumahnya hanya ingat samar-samar dari ingatannya waktu kecil. Sebuah rumah di ujung gang, dengan pohon mangga di depannya.

Dan hari ini, dengan sisa uang ongkos yang ia punya, ia memutuskan untuk datang.

Dengan napas yang sedikit gemetar, Elisa mengetuk gerbang itu.

"Assalamualaikum... Tante Rita?"

Tidak ada jawaban.

Ia mengetuk lagi, sedikit lebih keras.

Pintu rumah akhirnya terbuka. Seorang wanita berusia 47 tahun keluar. Daster bermotif bunga, rambutnya diwarnai pirang kemerahan, bibirnya merah menyala.

Wanita itu adalah Rita.

Matanya menyipit melihat Elisa yang basah kuyup berdiri di depan gerbangnya.

"Siapa?" tanya Rita dengan nada ketus.

Elisa mencoba tersenyum, meski bibirnya gemetar karena kedinginan.

"Tante... ini Lisa. Anaknya Ibu Utami. Kakaknya Tante..."

Rita terdiam sejenak, lalu tertawa pendek. Bukan tawa ramah.

"Oh. Kamu. Anaknya Utami. Ngapain kamu ke sini?" nadanya sedikit ketus.

Terakhir ketemu, Lisa memang masih kecil. Dan memang hubungan Rita dan kakaknya tidak baik. Makanya lama putus kontak. Rita juga memilih menjauh dari keluarganya, hidup dengan pilihannya. Sampai kini, ketemu ponakan malah hampir tak mengenalinya.

Sementara itu, Lisa menunduk. Tangannya menyodorkan plastik berisi berkas rumah sakit itu melalui celah gerbang.

"Tante, Ibu sakit. Komplikasi, kata dokter. Biayanya banyak. Lisa bingung, Tante. Beasiswa Lisa belum cair bulan ini. Lisa... Lisa cuma mau pinjam dulu. Nanti kalau sudah ada uang, Lisa cicil. Lisa janji."

Rita tidak mengambil plastik itu. Ia justru melipat tangan di depan dada.

"Pinjam? Kamu pikir Tante kamu ini bank?" ucapnya ketus.

Lisa semakin menunduk. Air matanya sudah bercampur dengan air hujan di pipinya.

"Enak sekali ya! Begitu butuh uang baru ingat punya tante. Ibu kamu itu memang begitu dari dulu. Sok paling suci, tidak mau dibantu. Sekarang giliran sakit, anaknya yang disuruh ngemis ke sini."

Kata-kata itu menghantam Elisa lebih keras daripada hujan.

"Ibu tidak pernah menyuruh Lisa ke sini, Tante. Ini inisiatif Lisa sendiri. Ibu bahkan tidak tahu Lisa ke sini..." suara Elisa bergetar. Ada kecewa, ada perasaan sesak yang memenuhi dadanya atas ucapan sang Tante. Padahal mereka keluarga, tapi ia malah dapat hinaan.

"Ya sama saja!" potong Rita. "Kalian itu kalau datang cuma bawa sial. Dulu waktu ayahmu meninggal, siapa yang repot? Sekarang ibumu sakit ... datang cuma butuh saja!!!!"

Lisa menggigit bibirnya kuat-kuat agar tidak terisak. Ia ingin berbalik dan pergi. Tapi wajah ibunya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan selang infus membuatnya tetap berdiri di sana. Menahan malu.

"Maafkan Lisa, Tante. Lisa salah. Lisa pulang saja..."

Elisa berbalik. Langkahnya gontai.

Namun baru dua langkah, suara Rita kembali terdengar dari belakang.

"Eh, tunggu."

Lisa berhenti.

Rita menatap Elisa dari atas sampai bawah. Menatap wajahnya yang polos, kulitnya yang bersih, matanya yang masih lugu meski sembab karena menangis. Ada tatapan lain yang muncul di mata Rita. Bukan iba. Melainkan kalkulasi.

"Kamu bilang butuh uang banyak, kan?"

Lisa mengangguk pelan.

"Kuliah kamu masih beasiswa?"

"Iya, Tante."

Rita tersenyum. Kali ini senyumnya berbeda. Lebih tipis, lebih dingin.

"Masuk dulu. Jangan berdiri di luar. Nanti tetangga lihat dikira pengemis." Kalimatnya selalu menusuk.

Lisa ragu, namun akhirnya masuk.

Rita duduk di sofa, menyilangkan kaki.

"Tante bisa kasih kamu uang. Bahkan biaya rumah sakit ibumu bisa Tante lunasi hari ini juga."

Mata Lisa membulat. Ada secercah harapan yang menyala.

"Beneran, Tante?"

"Beneran. Tapi di dunia ini tidak ada yang gratis, Lisa. Kamu cantik. Masih muda. Polos. Banyak om-om di luar sana yang suka dengan gadis seperti kamu. Yang sopan, yang lugu."

Lisa terdiam. Ia belum sepenuhnya mengerti.

"Maksud Tante..."

"Kamu kerja sama Tante," lanjut Rita dengan suara pelan. "Gampang saja. Kamu hanya perlu menemani. Makan malam, karaoke. Tidak usah macam-macam kalau kamu tidak mau. Satu kali menemani, kamu bisa dapat satu juta, dua juta. Cukup untuk obat ibumu seminggu."

Wajah Lisa yang tadinya pucat kini menjadi lebih pucat.

"Tante... kerja apa?"

Rita mendekat. Tangannya mengelus pipi Lisa yang dingin.

"Kerja yang bisa menyelamatkan nyawa ibumu. Kamu mau ibumu mati karena kamu terlalu jual mahal?"

Plastik berisi berkas rumah sakit di tangan Lisa jatuh ke lantai.

Di luar, hujan masih turun dengan derasnya. Dan di dalam rumah yang salah itu, seorang gadis berusia 20 tahun baru saja dihadapkan pada pilihan yang tidak pernah ia bayangkan seumur hidupnya.

Antara menjaga kepolosannya, atau menyelamatkan satu-satunya orang yang ia miliki di dunia.

Bersambung

***Jangan lupa untuk menulis komentar 😁

1
Kar Genjreng
mulano jangan galak galak dan ,,,, perlakukan dengan manis dan baik lah dah di hana di perlakukan mirip maling rasano kabur Saiki mana bawa benihnya pula kapok saiki belgedes si Bro Garra ,,,biarpun krempeng dan ga berdaya tetap saja mempertahan calon buah hati ya,,,uang banyak berkuasa tetapi hatimu ga damai dan selalu nya menggunakan kekuasaan,,,lagi di ajak nikah kontrakan yang Murmer ga biaya banyak wong cetil medit sumpritttttt
Ayla Pratama
kosong????Elisa sma bibi kmna????🤔🤔🤔
si bibi ni lucu🤭🤭🤭
Ayla Pratama
benar2 yaaa si pak garra ni,,,gak ada baik2 nya,,gak ada mnis2 nya,,,,dikit aza😩😩😩 jdi cowok ko gak peka😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Ayla Pratama
siapa jga yg mo bllg mksih🤭🤭🤪🤪🤪
rini ningsih
semoga Elisa beneran kabur... biar makin murka itu si-gara-ngan .. 😄
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
hnah loh kmna bibi sama Elisa nya
ntar gara ngamuk lagi🤣🤣🤣
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
angker nya melebihi kuburan kuno nya bibi lung nya Yoko y sus 🤭🤭🤭👻👻👻👻
Sept September: aku nonton ini pas SD loh wkwk 🤣🤣🤣🤣🤣 wa
total 1 replies
Ayla Pratama
aduhhhh Elisa,,,,,,🤦🤦🤦 trauma q klo udh d guk guk sma anajy,,,,emng yaaaa anjayyy
Ayla Pratama
👍👍👍 bgus elisa
Ayla Pratama
ihhhh kesel bgt Sma si gara,,,,klo knp2 sma kndungan nya kan bahaya,,,,
Ayla Pratama
tdi marah2 skrg mabuk pen anu lgi mungkin pak garra......klo dket pen cubit tuhhh ginjal nya
Ayla Pratama
lawan trus Elisa,,,,jgn tkut......
Kar Genjreng
tetep semangat BESTie sang penulis cantik siap di jemput rezekinya Aamiin 🤲🤲
Sept September: aamiin ya Allah. doa terbaik juga untuk kakak ku Sayanggg yang jauh di Mato.. sehat-sehat untuk keluar kak genjreng di sanaaaa🙏😍
total 1 replies
Sri Rahayu
kemana Elisa dan Bibi nya....ke kamar mandi atau kah kabur 😇😇😇... lanjut Thorr 😘😘😘
Ayla Pratama
egois dan arogan bgt kmu pak garra,,,,
Kar Genjreng
eeehhh Tuan kulkas kanebo sabar ngapa ya kale Dirimu yang bikin striiissno lah yo. makane mau punya Anak tapi ga open sama calon Mak nya haduhhh kepingin tak Bandem bi. Bogeman nganyelke tenan ,,,berkuasa si tapi mbok di delok sik,,,opo opo kudu sedek seenyek labeh di Kon kayo Dirimu ta Yo ga gitu Mas Bro Gara,,,pingsan juga bukan nya sengaja terpeleset Mas Bro,,,gae TREMOSI jiwa,,
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
y X bang jatuh di sengaja sakit bany
ken darsihk
Anjayyy Anggara wajib di satu kan dengan Doberman nya , lelaki nggak punya hati sama persis dengan pelihara an nya 😠😠😠
Sept September: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sri Rahayu
uda kamu tidur aja Elisa ga usah bangun2 sebulan...gantian suruh si Gara2 yg stress 🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Kar Genjreng
Ahh sudah bisa nebak pasti wajah langsung jelek,,,mirip piaraan nya ,,,biar begitu juga coba apa akan berubah baik entahlah,,,bikin saja sayembara. siapa siapa yang bisa merubah wajah beringas menjadi lembur dan baik,,,baik si kayanya tapi itu loe Bi jangan sarapan roti ga ada gizinya,,,nasilah Bi sayur brokoli. ,,salomo 😁 biar keliatan sehat sudah stress ulah MBG,,,kaku kata Alex buaya apa Lex tadi Tak laporin Lo lex biar kena panas muka Sagara yang aduhai beringas,,,ayo semangat ya BESTie update lagi malming
internet nya fool,,, kalau biasa Pak Su JM 10 di matiin kecuali Anak Anak nya ada tugas desain baru ga matiin bisa kena semprot Anak gadis Ku galak,,,😁😁 tapi
pawang nya sang Bapak e gemes kadang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!