NovelToon NovelToon
SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Karena suami dari putrinya miskin, seorang ayah rela menjual putrinya kepada pria lain untuk membayar hutang judinya. Tapi ayah brengsek itu tidak tau jika pria yang membeli putrinya adalah putra menantunya sendiri. Semua rasa bersalah dari perbuatan ayahnya itu ia tanggung sendiri kepada sang suami. Tapi herannya, suaminya tidak marah saat mengetahui jika istrinya dijual dan dihamili oleh pria lain. Apakah Gina Penelope akan memaafkan sang suami karena telah mempermainkannya? Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Gina dan suaminya setelah kejadian satu malam dengan pria lain? Baca novel ini dan dukung untuk jadi favorit ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AYAH BIADAB

Terlihat seorang wanita berpakaian rapi dengan blazer dan rok pendeknya jalan sempoyongan di lobby hotel.

Ia datang setelah bertemu dengan ayahnya di sebuah cafe untuk membicarakan biaya berobat sang ibu.

Tapi tanpa wanita itu ketahui jika dirinya akan dijual oleh ayah kandung sendiri kepada pria lain yang sudah menunggu di hotel.

"Oh ya, Gin, ayah sudah meminta Abraham untuk datang ke kamar hotel ini. Hitung hitung buat kalian berlibur karena ayah tau kalian jarang sekali menikmati waktu berduan karena sibuk bekerja. Besok juga Minggu, jadi kalian bisa libur bersama. Semoga setelah ini kalian akan memberikan ayah dan ibu cucu ya" ucap ayah dari wanita yang bernama Gina.

Gina tidak memikirkan hal aneh aneh atau buruk kepada ayahnya sendiri dengan kartu kamar hotel ini. Ia terima dan berfikir jika Abraham juga akan terkejut dengan hadiah dari ayahnya.

"Terima kasih, Ayah" sahut Agatha tanpa curiga.

Karena hari sudah malam, sekitar jam 9, Gina langsung menuju hotel menggunakan taxi.

Namun ditengah perjalanan tubuhnya mulai merasa tidak nyaman. Sensasi panas berlahan terasa.

Tapi ia kira hanya karena mabuk setelah minum bir sedikit dengan ayahnya yang hobi minum.

Saat masuk hotel, ia langsung ke lift dan menuju lantai dimana kamar dari kartu yang ia pegang berada.

"Astaga...sepertinya ini bukan mabuk..." gumamnya.

Ting!

Suara lift terbuka di lantai 15.

Ia berjalan sempoyongan mencari kamar nomor 1511.

"Aku..aku butuh Abraham" gumamnya.

Lalu ia menemukan kamar yang dicari.

Ceklek..

Pintu terbuka setelah ia taruh kartu diatas sensornya.

Kamar gelap, tapi ia bisa melihat ada sosok pria di kamar itu duduk menghadap luar jendela kamar hotel.

"Abraham.." panggilnya.

Tapi tidak ada sautan.

Gina pun langsung panik. Ia takut salah kamar.

"Abraham..apa..apakah kamu disini?" tanyanya lagi memastikan.

Tetap tidak ada sahutan.

"Maaf..sepertinya aku salah kamar" ucap Gina lagi lalu berniat keluar kamar.

Namun, suara pria yang ia lihat barusan membuatnya terdiam.

"Tidak salah kamar. Ini adalah kamar dimana kamu dijual ayahmu untuk membayar hutang judinya" ujar pria itu.

Deg!

Seketika Gina terkejut, tapi tanpa memikirkan keterkejutannya ia malah memilih segera kabur dan keluar dari kamar itu.

Tapi baru saja ia membuka pintu, pintunya didorong lagi oleh pria dibelakangnya yang kini sudah mengukungnya di belakang pintu.

Posisi Gina membelakangi pria itu.

"Kamu tidak bisa pergi.. uang sebanyak 1 juta dollar sudah ayahmu terima" bisik pria itu.

"Aku...aku akan menggantinya..aku sudah menikah...lepaskan aku" bujuk Gina.

"Suami miskin mu itu? Hahahaha...ayahmu berkata padaku jika suami mu tidak berguna. Tidak punya uang dan membiarkan putrinya menderita"

"Tidak..suamiku tidak seperti itu" ucap Gina.

"Terus suamimu seperti apa? Lebih baik kau tinggalkan suamimu dan menjadi istriku bagaimana? Aku bisa memberikanmu apa saja" ujar pria yang belum diketahui identitasnya.

Gelagat tubuh Gina sudah semakin kepanasan. Ia tidak bisa menahan diri.

Lalu ia berbalik dan langsung menyambar bibir pria dibelakangnya.

"Maafkan aku, Abraham" batin Gina.

Pria yang tiba tiba dicium itu tersenyum menyeringai sambil membalas ciuman.

Gina mendorong tubuh kekar pria yang sudah tidak memakai baju itu hingga terlentang di ranjang.

"Tubuhku sangat panas sekarang...setelah malam ini aku harap hubungan satu malam bersamamu siapapun kamu tidak akan terulang" ujar Gina.

Pria yang dibawahnya hanya bisa tersenyum smirk.

"Bagaimana jika suamimu tau kamu sudah berselingkuh denganku meskipun hanya semalam?" tanya pria itu.

"Aku akan menceritakan semuanya. Aku benar benar membenci ayahku" jawab Gina.

"Ayahmu memang brengsek.. bagaimana bisa menjual putrinya yang sudah bersuami kepada pria lain" balas pria itu.

Gina melepas blazernya sendiri lalu membuka kancing kemejanya didepan pria yang belum ia ketahui namanya.

"Maafkan aku, Abraham. Aku benar benar hina" batin Gina dengan meneteskan air mata.

Pria dibawahnya merasakan tetesan air mata itu karena jatuh ditubuhnya.

Tanpa lama lama lagi, Gina langsung menyerang pria yang sudah membelinya dengan ciuman bertubi tubi.

Pria itu pun membalas tanpa mau kalau.

Dan entah sejak kapan tubuh mereka sudah sama sama tidak berbusana.

Posisi Gina kini sudah berada dibawah sang pria.

Mereka berdua saling genjot tanpa ampun diatas ranjang.

Suara desahan mereka menggema saling bersautan.

"Apa..apakah suamimu lebih hebat dariku?" tanya sang pria disela sela permainan panas.

"Suamiku...suamiku lebih hebat" jawab Gina.

Pria itu tersenyum menyeringai.

"Oh begitu? Oke akan aku lampaui suamimu dalam memuaskan wanita sepertimu" ujarnya lalu mulai menggunakan teknik lain.

Gina digendong oleh pria itu dengan posisi gendong depan dan masih di-cup-bles.

Kemudian berpindah di sofa.

Pria kaya yang membeli Gina benar benar mengoyak tubuh wanita yang telah dibelinya demi memuaskan wanita itu yang terkena obat perangsang.

"Ayahmu..memang bajingan..bagaimana bisa memberikan obat perangsang kepada putrinya?" ujar pria itu.

Deg!

Gina mulai sadar apa yang terjadi.

Ternyata minuman bir yang ia minum sedikit tadi bukan membuatnya mabuk tapi sudah diberi obat.

"Dasar, PRIA TUA!!! AWAS KAU YA!!" batin Gina tanpa bisa ia keluarkan karena tubuhnya masih sangat panas.

Semburan kepuasan pria asing yang tidak ia kenali terasa hangat diperutnya. Bukan hanya sekali, beberapa kali hingga ia pun mengeluarkan puncak kepuasannya bersamaan dengan pria itu berada dipuncak gairah.

"ABRAHAAAAM!!!" teriaknya terakhir kali saat tubuhnya sudah tidak kuasa menahan goncangan pria lain ditubuhnya setelah 3 jam melampiaskan efek obat perangsang.

Akhirnya Gina pingsan setelah tenaga dan tubuhnya dikuras habis oleh pria yang benar benar tidak ia ketahui siapa.

Pria itu menggendong Gina ke kamar mandi dan membersihkan tubuh wanita itu dari lengketnya keringat dan sisa sisa cairan kepuasan.

Setelah sama sama tubuh mereka bersih, Gina pun dipakaikan bathrope sebelum direbahkan di ranjang.

Wanita itu benar benar tidak ada tenaga untuk bangun.

Sedangkan pria yang sudah menikmati tubuh seorang wanita sepuasnya, memilih pergi dari kamar entah kemana.

Saat diluar kamar, pria tersebut langsung menelepon seseorang.

"Buat Philip kehilangan 1 juta dollar itu di meja judi dan kamu harus mendapatkannya" perintahnya.

"Siap, Bos. Pria tua ini memang tidak ada puasnya. Sungguh biadap menjual putrinya sendiri yg sudah bersuami demi bermain judi lagi" sahut diseberang telepon.

"Aku serahkan padamu urusan pria tua itu" ujar pria asing itu lagiz

"Beres, Bos Abraham. Untung saja kamu yang membeli istrimu sendiri. Aku tidak bisa membayangkan jika pria yang lain membelinya" ucap lawan bicara pria yang ternyata bernama Abraham.

Abraham? Ini kan nama yang diteriaki Gina saat tadi dipuncak kepuasan?

Apakah Abraham ini suaminya?

1
Yesi Yesi
ah suka ma cerita nya♥️♥️
lanjut thor
SariRani: Terima kasih banyaaaaak mbak yesi 🥹 agak pesimis karena dikit banget yg suka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!