Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*Episode 10
Senja perlahan datang,semburat sinarnya menerangi teduh sore itu,terlihat dipojok sebuah kafe duduk 2 orang saling berhadapan .
"orangtuaku nampaknya menyukai Amara ,,,!" sahut Angga ,"lantas " potong Arjuna.
Arjuna sudah menduga karena ia tadi melihat interaksi orangtua Angga ,terutama ibunya,sekarangpun mereka masih menemani Amara di RS ,karena mereka bersikeras sedangkan mamanya Raffa pamit pulang,jadilah mereka disini
ada yang harus mereka bicarakan tanpa Amara.
"setelah pulang dari RS ,bisakah aku melamar Amara ?" tanyanya yang sontak membuat Arjuna tersedak minuman yang tengah diminumnya,
"apa bang Angga sudah gila?"sergahnya,tak ada gaya bicara formal diantara mereka ,karena Angga yang memintanya,,"maaf " Arjuna tersadar .
"apa yang Abang fikirkan ,,?" tanyanya lagi.
Angga menghela nafas sesaat .
"aku ingin bertanggung jawab dan aku pribadi ingin mengurusnya,bagaimanapun ia terluka karena aku!" jawab Angga."aku ingin menjaganya ,,,!" lanjutnya .
"Apa dengan melamar adikku itu jalan terbaik ,apalagi Abang baru saja bertemu ,pernikahan bukan hal main 2 ,bagaimana dengan Adikku,apakah ia akan setuju ia akan terluka ,jika seseorang yang melamar dirinya dan akan menikahinya dikarenakan rasa tanggung jawab ini sangat menyakitkan baginya,bang !" ,"ia sudah ikhlas bang,walaupun bukan Abang orangnya,tentu ia akan menyelamatkannya juga" ujar Arjuna datar ," jangan khawatir ia masih punya Abang nya disini sekarang ,aku akan menjaganya,!" lanjut Arjuna .
"Tapi bagaimana jika aku menyukai adikmu ,,!" sergah Angga .ada rasa sesak dihati Arjuna ,ia sudah menduganya ,pasti seniornya itu punya rasa tak biasa terhadap Adiknya, "semudah itukah?,,,Abang baru beberapa hari bertemu dengan adikku?apa Abang yakin ?" tanya Arjuna lagi
"sejak pertama bertemu dengannya ,aku menyadari ada yang aneh dengan diriku,wajah dan sorot matanya tak biasa, !" ujarnya " aku ingin menjaganya ,dan berada disampingnya ,aku mungkin egois,maaf ! " .
kembali Arjuna menghela nafas " apakah adikku akan menerimanya? ,setelah apa yang menimpa dirinya ,apalagi dihatinya masih ada sosok Andhika,ia mungkin trauma apalagi orang seperti kita yang suatu saat akan pergi karena tugas ,dan mungkin takkan pernah kembali ,apa ia bisa menerima nya lagi,apa ia akan sanggup?" lirih Arjuna seakan mewakili perasaannya sendiri.
Angga hanya termenung ia sudah menduganya,
"sebagai seorang kakak ,aku ingin ia bahagia ,beri dia waktu ,biarkan hatinya memilih dengan siapa ? ,biarkanlah waktu yang menjawabnya !" ucapan seorang kakak ,Angga bisa mengerti tak mudah bagi seorang kakak melihat adik semata wayang nya terluka," kita akan melewati nya bersama,di rumah ada aku yang akan menjaganya dan ada mbok Nah,lagipula kodim tempat berdinasku sekarang tidak jauh dari rumahku bang ,jangan khawatir!" ucap Arjuna,
"kalau Abang ingin berkunjung dipersilahkan bang,pintu rumah kami terbuka " lanjutnya.
Angga mengagguk ,ia sangat berterima kasih walau pun ia kecewa lamarannya ditolak oleh kakak Amara,
"kalian berdua darimana ?" tanya ibu kapten Angga ,ketika melihat mereka yang baru aja masuk ,
"kami ngobrol diluar sebentar,apa ayah dan ibu sudah mau pulang ?" tanya Angga,
Ayah kapten Angga mengangguk ,"antarkan kami ke rumah tantemu,kami akan manginap semalam besok pagi kami pulang ! " ujarnya .kemudian menghampiri Amara ,mengusap lembut ujung kepala Amara ," kami pulang dulu ndhuk ! tolong pikirkan permintaan kami tadi ya !" ujarnya ,Amara tersenyum seraya mengangguk ,ia tak ingin menyakiti perasaan orang tua didepannya
"kami pulang dulu nak ,,,dan terima kasih !" lirih ibu kapten Anggara,ia memeluk tubuh Amara ,ada sebening kristal jatuh dipelupuk matanya ,ia sangat berterima kasih kepada sesosok wanita cantik yang menyelamatkan putra semata wayangnya ,kemudian tak lama merekapun pamit undur diri meninggalkan kakak beradik itu,karena kapten Angga akan mengantarkan orang tuanya dahulu ke rumah tantenya ,yaitu mamanya Raffa.
"apa yang dibicarakan tadi Ra ?" tanya Arjuna ,Amara yang tengah menyedot bobba berhenti sebentar,
"tidak ada ,,,mereka hanya berharap aku mau jadi menantunya !" ujarnya perlahan tak lama kembali ia menyedot bobba nya ," ini enak banget.Mas!"lanjutnya .
"mau lagi ? nanti mas akan belikan lagi! ," ujar Arjuna
" lalu kau mau menerimanya ? " selidik Arjuna .
Amara hanya menggeleng ,
"belum terpikirkan aku menikah dengan siapa,,aku masih butuh waktu mas ,kini aku akan menata hidupku mas ada cita 2 yang ingin kukejar !" jawab Amara ,tersungging sebuah senyuman dibibir Arjuna.
"mas akan mendukung kamu ,apapun pilihannya,akan mas usahakan berada disisimu,namun mas tak bisa berjanji akan selalu ada untuk kamu Ra ,,!" ujarnya lembut,
ia meraih jemari Amara ,"maaf mas tak bisa ada disampingmu kemarin !,sekarang kita akan melewati nya bersama " lanjutnya," ada mas disini sekarang dek ! " ia mendekap Amara .
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏