Bijaklah dalam memilih bacaan
azizah fatimah azzahro gadis dekil dari 10 bersaudara.hidupnya yang serba kekurangan tak membuat keceriaan dan semangatnya berkurang.Hidup susah sepertinya sudah melekat di kehidupannya.
zizah yang masih sekolah mampukah menghadapi kelakuan sableng evan pengusaha kaya namun hobinya menjelajahi wanita cantik.
Bagaimanakah kisah hidup dan percintaan seorang azizah antara ran dan evan
apakah ia akan mendapatkan seorang kekasih hati yang tidak melihat dari wajah dan kekayaan?
maaf ya baru pertama kali bikin novel jadi bahasanya sedikit kaku.tapi semoga kalian menyukainya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muslimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 10
Aku bukanlah orang kaya.hidupku memang serba kekurangan.untuk sekedar cari makanpun aku sulit mendapatkannya.terkadang aku makan cukup dengan nasi dan garam yang di beri air hangat sebagai pengganti sayur sop
aku juga bukanlah orang cantik,seperti yang di gadang gadangkan di setiap novel pada umumnya.orang miskin namun mempunyai wajah seperti bidadari,sungguh indah di pandang mata.
Aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuaku.emakku tidak menginginkan kehadiranku di dunia ini.waktu aku masih dalam kandungan emakku hendak membunuhku dengan menggugurkan kandungannya.
Emak dan bapakku memang bukanlah orang tua yang baik.meski begitu aku tetap menyayangi mereka dengan segala kekurangannya.
mungkin aku adalah salah satu orang yang mematahkan pribahasa* buah yang jatuh tidak jauh dari pohonnya* lebih tepatnya mungkin buah yang mau jatuh di bawa sama kelelawar sehingga jatuhnya jauh dari pohon aslinya.he....bercanda itu sih cuma lelucon ku aja
meski emak dan bapak jarang melaksanakan sholat tapi anak anak mereka sangat taat dengan agamanya.tidak pernah sepatah katapun keluar dari mulut mereka untuk mengajarkan kami membaca hurup alquran.tapi kami mempunyai keinginan sendiri untuk belajar dan alhamdulillah kami bisa membaca quran dengan fasih.
Pahitnya menjalani kehidupan membuat aku berfikir dewasa sebelum waktunya.
Susahnya mencari uang untuk membiayaiku sekolah.apapun akan kukerjakan yang penting halal.aku bercita cita suatu saat nanti aku ingin menjadi orang sukses.hingga pada akhirnya aku bertemu bu dewi yang baik hati yang sudi membiayai kebutuhan sekolahku
author mau kasih foto tokohnya ya mudah mudahan kalian suka
Azizah fatimah azzahro
evan alexander
rita hendarto
bettran malvino
rico
Maaf bila fotonya ga sesuai aku sukanya artis lokal aja.hidup produk lokalllllll!!!!!
Zizah duduk di kursi di kamarnya dengan jendela terbuka.zizah menarik nafas dalam dalam.merasakan angin dingin menyapa dirinya.di pandangnya bulan purnama,begitu indah dari kejauhan tapi tidak seindah di lihat dari kedekatan
Ya begitu juga kehidupan manusia. kita menyangka sungguh enak jadi orang kaya padahal belum tentu kekayaan bisa membahagiakan
Syukuri apa yang ada jika terus mengeluh dengan keadaan tidak akan ada akhirnya.berdoa dan berusaha dengan baik itu kuncinya.
Zizah memegangi kakinya yang masih sakit.sudah 1 minggu zizah menggunakan perban.ibu dewi dan pak wijaya sudah pulang kerumahnya.
Ibu dewi menyuruh zizah supaya istirahat dengan tugasnya namun anaknya yang manja tidak menyetujuinya.zizah tetap harus bekerja meski jalannya masih tertatih tatih.
Hp zizah di atas nakas berdering.zizah mengambil hpnya dan melihat siapa yang menelponnya malam malam.SABLENG tertera di hp zizah.ini sudah ke 30 kalinya majikan sableng menyuruhnya.
" aduuuh mau apa lagi si ini orang ga kapok kapoknya ngerjain aku terus.aku udah cape aku ingin istirahat"
Zizah merasa malas mengangkat tlp dari evan.di lemparlah hp zizah di atas kasur.nada panggilan berhenti.
Tiittt.....tiiiit....ada sms masuk ke hp zizah.
Zizah membukanya
' hey burik kamu mau macem macem sama gue! Kalau lo nolak perintah dari gue, gue jamin mulai besok lo ga bakalan bisa masuk sekolah lagi' ancam evan.
Zizah mengusap wajahnya dengan kasar.ia melangkan kaki menuju kamar evan di lantai atas.begitu banyak deretan tangga yang harus ia lewati dengan keadaan kakinya yang masih sakit.
Dengan susah payah akhirnya zizah sampai di depan pintu evan.ia merasa bimbang untuk mengetuk pintu evan karna sudah terlalu malam.tidak baik seorang gadis berduaan di kamar laki laki.
Dengan ragu zizah mengetuk pintu kamar
Tok....tok...tok....
"Masuk" ujar evan dalam kamar.
Zizah mulai membuka pintu.dilihatnya evan yang sedang bertelanjang dada membentuk roti sobak di perut sispeknya dengan memakai kolor bergambar boboiboy.
Evan berbaring di ranjang dengan tubuh sedikit berkeringat.evan kembali mengipas ngipas badannya.
"Ac di kamar gue mati gue gerah ga bisa tidur.sebagai gantinya lo harus ngipasin gue sampai pagi"evan bangun dari tidur dan duduk di samping ranjang miliknya.
Zizah mengerutkan kening dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Tapi ka..aku ga bisa nemenin ka evan sampai pagi kalau ada orang yang tahu gimana ?entar pikirannya yang lain lain ke aku"
"Lo berani nolak perintah gue!lagian orang pasti mikir masa seorang evan suka sama cewe burik kaya lo ga level" tegas evan mencibirkan bibirnya.
" ya udah gini aja aku kipasin ka evan tapi pintunya jangan di tutup ya" jawab zizah memberi solusi.
"Ga masalah"ujar evan kembali lagi berbaring.
Zizah mulai mengipas ngipas badan evan
"Nah gitu dong nurut sama gue.lo kan pelayan gue jadi lo harus melayani geu apapun yang gue suruh"mata evan merem melek merasakan sentuhan angin
Tangan zizah merasa pegal dan linu mengipas ngipas badan evan 4 jam lamanya.evan sudah tertidur pulas
'Meningan jadi tukang sate,jelas jelas bisa di makan.lah ini enak kaga enek iya.aku sama sekali tidak tertarik melihatnya apalagi melihat kolor bergambar boboiboy bener bener play boy cap kangkung ,mana ngorok lagi tidurnya berisik!'
zizah hanya bisa mengeluarkan unek unek dalam hatinya sembari menyumpal ke dua telinga dengan jari
Rasa ngantuk dan lelah sudah tidak bisa ia tahan.akhirnya zizah duduk tertidur lelap di sisi kasur evan,melipat kedua tangannya
Matahari mulai menampakan sinarnya.ibu dewi berniat membangunkan evan.
Bu dewi melongo melihat pintu kamar evan yang terbuka.di lihatnya dua manusia tertidur pulas
Ibu dewi mulai menepuk nepuk bahu zizah yang tertutup kerudung.pelan pelan zizah membuka matanya setengah sadar.Zizah sangat terkejut melihat hidung mancung dekat dengan wajahnya
Kepala Zizah mundur ke belakang.zizah melihat ke depan ada bu dewi yang sudah berdiri tegap
"Ma....ma....maf bu ini tidak seperti apa yang ibu lihat"zizah grogi di buatnya.
Ibu dewi hanya tersenyum
" ibu percaya ko sama kamu,buruan mandi entar kesiangan"
"Emang sekarang jam berapa bu?"
" jam setengah tujuh"
" apa ! aku telat belum solat subuh"
Zizah lari terbirit birit meninggalkan kamar evan.
Sementara evan masih asyik dengan mimpi indahnya.
Bu dewi terus menggoyang goyangkan badan evan.evan tersadar dalam mimpi indahnya namun masih memejamkan mata.
" van bangun.... ga malu apa kamu bertelanjang dada kaya gitu,apalagi kamu di temenin sama seorang gadis"
"Ngapain meski malu bu.... dia itu gadis bulukan"ucap evan yang masih memejamkan mata dengan suara serak
"Van ibu mau ngomong serius sama kamu"bu dewi duduk di kursi dekat kasur.
Evan mulai membuka mata dan duduk di kursi dekat bu dewi.
" mamah mau ngomong apa?"
"kamu mau kan besok hadir di masjid al azhar?" mamah melihat evan
"untuk apa mamah kesana?" tanya evan balik karna evan tahu bahwa bu dewi beragama kristiani.
"untuk melihat mamah mengucapkan dua kalimat syahadat.mamah sudah yakin dengan keputusan mamah"bu dewi memegang kedua tangan evan
Evan melihat lekat lekat mata bu dewi.ada sesuatu yang berbeda yang tidak bisa di ucapkan dengan kata kata.tidak ada keraguan di mata ibunya.hanya ketenangan batin yang ia lihat.
" baiklah mah kalau itu sudah keputusan mamah.evan ikut saja apa kemauan mamah"
"Makasih nak tapi mamah punya permintaan satu lagi"
"Apa?" evan mengerutkan keningnya.
" mamah mau kamu perlakukan zizah dengan baik.anggap zizah seperti keluarga kita"kata bu dewi memohon
" untuk masalah itu evan ga bisa. mana mungkin evan punya keluarga burik kaya gitu"
Evan membalikan wajahnya yang sangat tidak suka kepada zizah.
" dengarkan mamah nak,zizah itu punya kelebihan tersendiri.kamu jangan melihat dari luarnya saja.di luar sana masih banyak wanita cantik tapi belum tentu mempunyai hati secantik zizah.cobalah buka hati kamu sedikit.....saja untuk dia,pasti hati kecil kamu bisa melihat kelebihannya"
Evan hanya diam mematung.memikirkan ucapan mamahnya.
"Ga tahu mah evan butuh waktu untuk bisa menerima dia di keluarga ini"
Bu dewi meremas kedua tangannya.dilihatlah wajah evan nampak tak suka dengan permintaannya.
"Sebenarnya mamah ragu untuk mengatakan ini,,,,,tapi mamah mau tidak mau harus mengatakannya ke kamu"
"mamah,,,,,,,,ingin kamu cepat cepat nikah.terlebih lebih kamu bisa menikahi zizah"
JEDDDDEEERRRR
Kepala evan terasa tersambar petir.DAHSYATNYA serangan petir membuat kepala evan gundul (botak) tak tersisa.
Evan memegang jidat bu dewi dengan telapak tangan evan.
"Ga panas ,mamah ga salah minum obatkan?"
Bu dewi menghempaskan tangan evan dari jidatnya
" ih dasar anak ga tahu sopan santun mamah masih waras evan!"
"Jangan minta macem macem deh mah. Mana mungkin evan mau sama bocah burik itu lagian si burik masih kecil mah umurnya jauh dari evan"
"Meski dia masih di bawah umur tapi kedewasaannya melebihi kamu van
Cobalah sedikiiiiit aja kamu baik sama dia,nanti kamu bakal tahu orangnya.manis pahit kehidupan sudah pernah dia rasakan,dan yang lebih penting lagi dia wanita baik baik van ,belum pernah di pegang sembarangan orang.ga kaya perempuan perempuan yang kamu bawa kesini memang cantik di luar tapi dalamnya udah amburaduuuuul"
Ucap bu dewi yang merasa jiji membayangkannya
" udah ah evan mau mandi cape dengerin mamah ngomong"
Evan berdiri dari kursi namun tangan evan di pegang oleh bu dewi
" pikirkan baik baik nak permintaan mamah,umur orang siapa tahu.sebelum mamah ga ada mamah ingin lihat kamu nikah dulu"
Ibu dewi nenatap evan sangat dalam
Semakin lama evan merasa aneh dengan mamahnya.
" evan makin pusing dengan tingkah mamah makin lama makin ngaco deh ngomongnya"
Tanpa pikir panjang Evan pergi meninggalkan lbu dewi
jangan lupa kasih dukungan buat author ya kasih like ,aku padamu deh pokoknya.......