SEBELUM MEMBACA NOVEL! DI WAJIBKAN BAGI ENGKAU MEMBACA DESKRIPSI NOVEL INI AGAR TAHU PERATURAN YANG DI KASIH OLEH AUTHOR!
Kisah cinta wanita bercadar dan Pria nakal.
Mereka berdua adalah teman waktu SD. Pria nakal yang bernama Wisyam Ramadhan putra semata wayang dari orang kaya, sangatlah membenci wanita bercadar yang bernama Fathia Afifahritun Thalika, gadis cantik, kalem, pintar, dan imut.
Sebelum itu, Fathia belum memakai cadar. Karena pernah pindah dari Indonesia ke Turki. Membuat Wisyam tidak ingat dan tidak mengetahui wajah Fathia di karenakan memakai cadar.
Sinopsis:
Saat Wisyam mau mencari tempat duduk, Fathia pun tidak sengaja menabrak badan kekar Wisyam.
" Astaghfirullah, maaf kak gak sengaja " ucap Fathia sambil menunduk, Wisyam yang tidak mengetahui siapa wanita yang di depannya dia hanya diam dan memberi tatapan dingin.
" Iya, lain kali hati-hati " jawab Wisyam sedikit memberi senyuman, temannya pun bingung dengan Wisyam yang tiba-tiba ramah....
Kepo cerita selanjutnya?yuk baca di novel ku
***
Catatan:
* Ini cerita pakai pemikiran sendiri/imajinasi author.
* Tidak di bolehkan untuk anda menjiplak novel saya, di karenakan saya mikir sampai rambut saya rontok.
* Jika tidak suka boleh tinggalkan novel ini/keluar dari area novel.
* Jangan pernah mematahi semangat author.
* Maaf jika alur ceritanya ada yang kurang nyambung.
* Up tergantung mood dan pikiran author.
* Jangan banyak bacot, kalau baca ya baca saja jangan sampai author emosi membaca komentar anda sekalian.
* Jika ada yang salah dalam kalimat dan perkataan! anda boleh menegur author.
* Promosi boleh, tapi jangan berlebihan ini lapak belum selakunya.
* Sebelum membaca novel baca do'a nya dulu, biar di berkah.
~SELAMAT MEMBACA PARA READERS KESAYANGAN~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billano Nano, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
" Tidam usah, terima makasih ya kalau tidak ada kamu mungkin, aaah entahlah apa yang terjadi padaku " jawab Fathia sambil mengapus air matanya.
" Kalau kamu kenapa-kenapa bilang ke aku tidak usah pakai di rahasiain, ini kampus punya kakekku " ucap Wisyam.
' Mulai nih jiwa sombong sama jiwa buayanya datang ' gumam Arifin sambil geleng-geleng kepala.
" Iya, terima makasih ya Syam! " jawab Fathia sambil tersenyum di balik cadarnya.
" Iya sama-sama, apasih yang tidak buat Fathia.... " jawab Arifin. Wisyam pun menatap tajam wajah Arifin.
" Aku pergi dulu ya " ucap Wisyam sambil tersenyum.
" Iya "
Mereka berdua pun pergi keluar, Wisyam terus senyum-senyum sendiri membuat Arifin hanya bisa memutar malas matanya.
" Sudah selesai, tidak usah senyum-senyum " ketus Arifin.
" Kenapa sih kau? " jawab Wisyam.
" Tidak " ucap Arifin.
Tidak di rasakan dengan semua siswa dan siswi di sana. Semuanya pun di perbolehkan pulang. Rombongan Dion sedang menunggu Fathia.
Fathia pun melewati mereka sambil tertunduk, jalan Fathia pun di hentikan oleh Dion.
" Mau kemana? " tanya Dion sambil senyum licik.
" Ka-kalian.... " jawab terbata Fathia.
Masih untung Faris datang dan menyampiri adiknya.
" Fathia, yuk pulang " ajak Faris yang tidak sadar jika adiknya mau di bully. Fathia pun langsung berlari di dekat Faris dan menarik tanganya.
" Kamu kenapa seperti panik gitu? " tanya Faris.
" Tidak apa-apa " jawab Fathia menyembunyikan masalahnya.
" Bagaimana hari pertama kamu masuk kuliah? " tanya Faris sambil menyetir mobil.
" Berjalan lancar kok " jawab Fathia.
" Itu cadar kenapa basah? " tanya Faris mulai curiga.
" Ini basah karena..... tidak sengaja tadi minuman Fathia jatuh " jawab Fathia, lagi-lagi Fathia berbohong kepada kakaknya.
Faris mengerti apa maksud Fathia tapi Faris melihat situasi yang belum pas untuk di pertanyakan.
Semenjak Wisyam bertemu Fathia, Wisyam jadi sering cepat pulang. Biasanya sudah pulang kuliah dia langsung pergi ke clup. Tapi sekarang ini Wisyam langsung pulang dan sering ucap salam.
" Assalamualaikum.... " ucap salam Wisyam sambil tersenyum.
" Wa'alaikumsalam... Tumben nih kamu ucap salam. Biasa kamu langsung nyelonong masuk terus mabuk " jawab ibunya.
" Hehehe... " nyengir Wisyam.
" Wisyam ke kamar dulu ya ma " ucap Wisyam dengan lembut. Tari pun di buat luluh karenanya, baru kali ini di usianya remaja Wisyam berucap lembut ke Tari.
" Iya, nak "
Di dalam kamar Wisyam membaca tuntunan Sholat. Entah kenapa dia mendadak tobat seolah-olah ajalnya menjemput.
" Susah juga ya, jadi nyesal aku tidak pernah sholat " ucapnya sendiri sambil gosok rambutnya dengan handuk kecil.
' Kalau aku ngaji di musholah sebelah, nanti bakalan di ejek sama si bocil. Apa aku minta ajarkan saja ya sama Fathia? ' gumamnya.
Wisyampun meraih handphonenya dan memberi pesan pada Fathia.
Wisyam : " Assalamualakum "
Fathia : " Wa'alaikumsalam, ini siapa ya? "
Wisyam : " Aku Wisyam "
Fathia : " Ooo Wisyam, ada apa Syam kamu chat aku? "
Wisyam : " Kamu bisa tidak ajarin aku ngaji? aku mau coba tobat😅 "
Fathia : " Masya Allah, itu bagus banget Syam aku bangga sama kamu. Tadi maaf sekali, kita tidak muhrim.
Wisyam : " hmmm oke deh, aku belajar sendiri saja deh "
Fathia : " kamu itu butuh bimbingan, Syam. Kamu belajar sama abangku aja ya? "
" Yang iya-iya aja lah, masa aku belajarnya sama abangnya, malu dong aku " ucap sendiri Wisyam.
" Eh kalau aku belajar sama abangnya, kan aku bisa bertemu sama dia pas dia lagi tidak pakai cadar! " lanjutnya.
AUTHOR BUTUH DUKUNGAN,LIKE,DAN KOMENNYA YA😊