NovelToon NovelToon
Silent Trauma —Another Me

Silent Trauma —Another Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / CEO / Tamat
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lily Vey

[SEDANG HIATUS!]


Diana Xylaria, Gadis cantik yang ceria dan optimis, ternyata ada rahasia besar tentang dirinya yang bahkan dia tidak tau.

Hidupnya yang biasa saja tiba tiba terusik karena pertemuannya dengan CEO dari sebuah perusahaan besar, Rylan Axelion. Namun sayang, keduanya bahkan tak ingat telah menghabiskan malam bersama.

Ditengah badai perebutan kekuasaan di keluarga Rylan, serta tentangan dari wanita yang berkuasa, Rylan dan Diana harus terus berjuang agar bisa bersama.

Akankah mereka bisa bersama?
Dan Apa sebenarnya Rahasia kelam Diana?

Simak ceritanya di sini.

ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩـ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ

「 ✦ UPDATE SENIN DAN KAMIS ✦ 」

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lily Vey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

Aku membuka mataku perlahan. Sekelilingku gelap. Udara juga terasa lembab. Aku memandang ke sekitar, dimana ini?

Kepalaku berdenyut sakit, memperlihatkan sekilas kejadian tadi. Benar, bukannya aku dibius?

Jangan jangan, setelah aku dipermainkan, aku dibuang ke sembarang tempat? Tidak.. Tamat reputasiku.

Aku melihat kondisi tubuhku. Pakaian ku masih serapi aku datang tadi. Hanya saja, yang terasa sakit bukan tubuhku, melainkan tanganku.

Beberapa ingatan mulai beradu lagi dalam pikiranku. Setelah dibius.. Aku seharusnya pingsan. Tapi.. Aku memukulnya?

Yang benar saja, pasti aku berhalusinasi. Aku tak hanya memukulnya, tapi juga para asisten dan pelayan restoran.

Lalu lari keluar, ke sini, masuk dalam gang sempit dan.. Pingsan?

Wah, halusinasi ini sungguh luar biasa, dan terasa nyata. Atau emang ini nyata?

Aku bangkit berdiri, kepalaku masih sakit, kakiku lemas dan gemetar. Aku keluar dari gang itu dan memandang sekeliling. Aku sama sekali tak mengenal tempat ini.

Aku membuka hp ku, melihat peta digital. Syukurlah, baterainya masih tersisa dua persen.

Aku berjalan pelan menuju jalan utama dan akhirnya sampai kerumah. Lelah sekali hari ini.

Aku memutuskan untuk mandi dan membersihkan diri.

"sst.. Sakit.." aku meringis ketika tangan kananku mengenai air. Kuperhatikan dengan saksama dan baru menyadari bahwa tanganku lecet.

Sepertinya benar aku habis memukuli orang. Bagaimana kontraknya? Reputasi perusahaan?

Lupakan, bajingan itu sama sekali tidak berniat membahas kontrak. Dia jelas mau menjebak aku.

Dasar Calantha sialan. Entah dia tau atau tidak, tapi dia yang pasti akan senang jika aku celaka. Dia juga yang memberi tanggung jawab kontrak ini padaku.

Aku merendam tubuhku dalam air hangat, berusaha melupakan semua beban pikiran ku.

...----------------...

"aku tidak tau bagaimana keadaan gadis itu.. Seharusnya, dia tidak begitu bodoh, menerima tanggung jawab atas kontrak begitu saja." Calantha tertawa.

"semoga saja dia puas dipermainkan bajing*n bajing*n cab*l itu. Ketika Rylan tau, dia pasti merasa jijik" Calantha melihat kuku kuku nya yang dihias dengan ruby.

"atau mungkin.. Dia akan putus asa, kehilangan reputasi, keluar dari perusahaan, dan bunuh diri"

Calantha berdiri, memandang cermin di meja hiasnya. Dia begitu pintar. Membunuh orang tanpa menyentuh. Dengan begitu tangannya tak akan kotor oleh bau bau kemiskinan.

Calantha merebahkan dirinya ke atas kasur yang empuk. Di kesunyian malam, sebuah pikiran terlintas di benaknya.

'apakah Rylan tau tentang malam itu? Apakah dia sudah ingat? Apa dia berusaha mencari tau?'

Lupakan. Setelah melenyapkan Diana, dia bisa mengurus Rylan perlahan. Dia memasang masker tipis di wajahnya, dan memejamkan mata, tidur.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pagi harinya, aku terbangun. Tubuhku terasa sedikit lebih rileks, meski masih lelah. Aku memaksakan tubuhku untuk bangun dan bersiap.

Setelah mandi, aku sarapan. Sepiring nasi goreng sudah ada di depan mataku. Aku makan sambil memikirkan kejadian semalam.

'apa yang akan kukatakan pada Direktur Katrina nanti? Pada miss Calantha? Apa dia sengaja mengatur ini?'

Dan juga, peristiwa semalam, atmosfer yang ada dalam gang gelap itu, mengingatkan aku pada sesuatu.

Sesuatu yang ingin aku ingat, tapi tak bisa. Seperti.. Entahlah. Mungkin itu hanya perasaanku saja.

Aku meraih tas ku dan segera berangkat ke kantor.

Direktur Katrina sudah menyambutku di ruangan. Matanya terlihat sedikit bengkak, sisa sisa dari sakitnya semalam.

"apa Direktur Katrina sudah sehat?" aku bertanya pelan.

"jangan mengkhawatirkan aku. Aku sudah jauh lebih baik sekarang. Ada sesuatu yang terjadi semalam?" Direktur Katrina bertanya kepadaku.

"hm.. Kemarin Miss Calantha datang lagi ke sini." aku menjawab, sedikit ragu.

"datang lagi wanita itu? Dia tidak membuat onar kan?"

"tidak, tapi.." aku bingung harus bagaimana menjelaskannya.

"dia memeriksa proyek proyek perusahaan, dan memberiku tanggung jawab untuk mengurus satu proyek." aku menjelaskan.

"proyek? Tentang?" Direktur Katrina bertanya sambil merapikan berkas berkas.

"Rencana pembangunan Mall di daerah selatan kota"

Berkas berkas di tangan Direktur Katrina terjatuh saking terkejutnya dia. Dia memandangku, yang menatapnya dengan bingung.

"astaga, kau baik baik saja kan Diana? Kau tidak di.. dalam bahaya kan?" Direktur Katrina bertanya panik, memastikan kondisiku.

"D-Direktur Katrina tau tentang dia?"

"tentu saja! Itulah sebabnya aku membatalkan proyek tersebut!"

Aku menghela nafas pelan.

"maaf Direktur Katrina, aku tak tau mengenai itu. Dan terima kasih sudah khawatir tentang aku. Aku baik baik saja." aku mebungkuk hormat.

"lagipula, aku rasa miss Calantha tak tau sama sekali soal ini. Aku rasa dia hanya terlalu memikirkan keuntungan yang akan di dapat oleh perusahaan."

"dia pasti tidak ada maksud jahat atau sengaja ingin mencelakaiku."

Aku menjelaskan sedikit panjang. Calantha kali ini aku membelamu. Semoga saja kau tidak mengecewakan harapanku.

"mendengar perkataanmu, aku bisa tenang. Baiklah, diana bisa kah kau menolongku?"

"tolong bantu aku merapikan berkas berkas yang aku jatuhkan barusan."

Tidak masalah. Aku memungut kertas kertas yang jatuh itu, menyusunnya kembali, merapikannya.

"Direktur Katrina, berkas proyek ini bagaimana?" aku menunjukan berkas yang diberikan oleh miss Calantha semalam.

Direktur Katrina merebut berkas itu dari ku. Dengan gerakan yang cepat, dia merobek halaman per halaman.

"proyek ini tak pantas disebut. Aku yakin pihak lain yang ingin bekerja sama juga pasti akan sial. Lebih baik tunggu posisi bos mereka berubah saja."

Direktur Katrina melemparkan serpihan serpihan kertas itu dalam tong sampah.

"jika kita tidak bekerja sama pun, Lion Group tetap memiliki seribu proyek yang menguntungkan."

"Direktur Katrina benar. Dibandingkan dengan itu, proyek ini murni hanya sampah."

Aku kembali ke tempat duduk ku. hari ini pekerjaan ku lebih santai. Semoga saja keadaan terus begini.

1
Risa Virgo Always Beau
Rylan kamu perhatian banget sama Diana deh
Risa Virgo Always Beau
Calantha itu nempel terus sama Rylan
Risa Virgo Always Beau
Rylan ternyata tipe orang yang tegas bahkan mengamati beberapa orang
Risa Virgo Always Beau
Rylan sangat membenci Calantha karena menduga Calantha yang memberi obat perangsang untuk dirinya
Risa Virgo Always Beau
Rylan di jebak obat perangsang ya sampai memaksa Xena melakukan hubungan layaknya suami istri
Risa Virgo Always Beau
Diana apa punya penyakit amnesia ya
Nuri_cha
aku kasih tahu ya Diana, kamu akan kecewa dengan calantha
Nuri_cha
rencana busukmu itu udah gagal Calantha 😐
Nuri_cha
nyata... Xena sudah mengambil alih tubuhmu Di
Xlyzy
Ini Bukan Diana deh ini kepribadian Lain nya dari diana
🍾⃝ʙͩᴜᷞʟͧᴀᷠɴͣ sᴇᴘᴀʀᴜʜ
buset pertanyaannya. bisa ga usah curigaan ga? 🫵
🍾⃝ʙͩᴜᷞʟͧᴀᷠɴͣ sᴇᴘᴀʀᴜʜ
ga usah diceritain. ga usah 😑
Three Flowers
Rylan gak tertarik sama kamu meski suci, karena hatimu jelas gak suci.. apalagi sekarang, dobel gak sucinya..
PrettyDuck
perlu banget. bahaya banget loh penyakitmu itu.
walaupun kepribadian xena kuat dan bisa diandelin, tapi bisa nyelakain kamu juga kalo gak terkendali 😖
Three Flowers
nonton bokep versi mereka sendiri dong?😂
Three Flowers
hehehe... lucu sekali kalimat nya🤣
PrettyDuck
maap tapi aku ketawa 🥲
PrettyDuck
dia yg buat ulah dia yg dendam /Sweat/
MULIANA💦
astaga calanta /Panic/ pengen di getok /Hammer/
MULIANA💦
bener-bener psiko kamu calanta ya /Panic/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!