Namaku Ye jun, umurku 55 tahun.Aku terlahir menjadi ketua sekte Naga Bintang Surgawi yang diwarisi sebuah kitab kuno yang merupakan warisan turun temurun dari generasi ketua terdahulu.
Selama ribuan tahun dari semua generasi terdahulu, tak ada satupun ketua yang bisa mengetahui rahasia yang ada didalam kitab kuno tersebut.
Hinga suatu hari ancaman dari para siluman kuat didalam hutan inti surgawi mengharuskannya mempelajari buku kuno yang ternyata merupakan jalan menuju alam Nirwana Surgawi.
Suatu hari Ye jun terluka parah dan hampir mati, dia diselamatkan oleh leluhur naga bintang surgawi yang memberikannya sebuah pil dewa kehidupan. Ye jun berubah menjadi anak muda berumur 17 tahun tapi sayang dia harus kehilangan ingatan masa lalunya. Akhirnya leluhur naga bintang surgawi memberikannya nama baru "Xiohuan," padanya agar terhindar dari orang orang yang ingin menyakitinya.
Tingkatan:
Ranah awal: - perunggu
- perak
- emas
Ranah menengah: - kristal
- berlian
- bintang
Ranah puncak atau tinggi - bumi
- awan
- langit
Ranah Ilahi atau pertapa
Ranah legenda
Ranah surgawi
Ranah dewa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lazuardi aqbar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Xiohuan dengan Putri Mey ling
Suara kicau burung merdu menghiasi pagi hari yang cerah, udara sejuk perlahan lahan menghilang terkena hangatnya sinar matahari pagi. Dari kisi kisi jendela, matahari pagi masuk menyinari sesosok tubuh yang terbaring lemah tak berdaya di atas sebuah pembaringan.
Xiohuan perlahan lahan membuka matanya
"Ackh..,"erangan Xiohuan keluar dari mulutnya.
"Tubuhku terasa sakit dan sukar untuk di gerakkan," batinnya.
Xiohuan melihat sekeliling kamar yang terawat dan bersih.
"Dimana ini," batinnya.
Perlahan pintu terbuka dan muncul seorang wanita paruh baya dengan senyum tersungging di bibirnya.
"Kau sudah bangun tuan muda," ucap wanita paruh baya tersebut.
"Sudah senior, maaf telah merepotkan.
"Kalau boleh aku tau, berada di manakah aku ini," ucap Xiohuan.
"Jangan panggil aku senior, cukup panggil aku bibi Lian saja," ucap bibi Lian.
"Kamu berada di dalam lingkungan balai pengobatan sekte es abadi, 3 hari yang lalu, kamu di temukan oleh putri Mey ling sedang terbaring di jalan, karna takut kamu di makan binatang buas dan siluman, putri Mey ling membawamu ketempat bibi untuk di obati lukanya, "ucap bibi Lian kembali.
"Berarti aku sdah pingsan selama tiga hari," bisik Xiohuan.
"Bibi Lian, kalau boleh aku tau, siapakah Putri Mey ling ini," tanya Xiohuan.
"Putri Mey ling adalah putri bungsu ketua sekte es abadi, Mey pingho adalah nama ayahnya dan juga ketua sekte es abadi" ucap bibi Lian menjelaskan.
"Anak pertamanya adalah seorang gadis berusia 16 tahun yang bernama Hyun mi cha, sayang ibu dari Hyun mi cha telah meninggal dunia," ucap bibi lian.
Anak ke duanya adalah seorang gadis yang berumur 14 tahun bernama Mey ling, dan nama ibunya bernama Anchi," ucap bibi Liang menjelaskan.
Sudah 1 Minggu Xiohuan di rawat oleh bibi Lian, keadaan Xiohuan sekarang telah pulih 100 persen.
Bibi Lian sendiri adalah seorang janda yang di tinggal mati oleh suaminya saat menjalankan misi sekte. Dia tinggal bersama putra semata wayangnya bernama Tong mu, pemuda ranah tingkat menengah kristal yang berusia 16 tahun.
Tong mu selalu menjaga Xiohuan saat dia sakit dan Xiohuan menjadikan Tong mu saudara angkatnya.
"Kakak Xio, ayo kita jalan jalan ke kota es abadi, di sana sedang ada perayaan tahunan, kita bisa membeli beberapa inti siluman agar bisa naik ke ranah tingkat selanjutnya," ucap Tong mu.
"Baik lah adik, kebetulan aku juga ingin menghilangkan perasaan bosan karna terlalu lama berada di dalam kamar," ucap Xiohuan.
"Kota ini sungguh sangat ramai adik," ucap Xiohuan yang terkagum kagum dengan keramaian kota yang baru pertama kali Xiohuan lihat .
Tong mu melihat ke arah keramaian di sebuah toko yang menjual berbagai macam senjata pusaka.
"Kakak Xiohuan sepertinya ada barang bagus di toko senjata pusaka itu, ayo kita melihatnya," ucap Tong mu sambil berlari meninggalkan Xiohuan.
Tong mu berdesakan masuk kedalam toko yang menjual senjata pusaka. Matanya melirik ke sebuah tombak yang sangat bagus.
"Boleh saya tau berapakah harga tombak itu," ucap Tong mu.
"Tombak itu adalah sebuah pusaka yang di dapat dari dalam hutan inti surgawi, dan merupakan pusaka yang sangat bagus.
Kami menghargai dengan 5000 keping koin emas," ucap sang empunya toko.
Tong mu membelalakkan mata mendengar harga yang di ucapkan sang penjual
"Harga tombak itu sama dengan uang gaji yang di dapatkan ibuku selama 3 tahun," batin Tong mu sambil menggelengkan kepala dan berlalu pergi.
Xiohuan yang menyaksikan tingkah laku Tong mu dari jauh tertawa geli. Tong mu merupakan anak yang baik, pekerja keras dan ramah pada siapa pun, walau tubuhnya gendut, dan sedikit pendek.
"Hai adik mengapa kau cemberut, tak usah lah kau pikirkan tombak sampah seperti itu, lebih baik kita pergi makan," ucap Xiohuan menghibur.
Xiohuan sengaja tidak membelikan Tong mu tombak itu karna di dalam cincin penyimpanannya, Xiohuan mempunyai tombak yang sangat bagus, lebih bagus dari tombak di toko itu. Tombak yang berada di dalam cincin penyimpanan Xiohuan, merupakan tombak pusaka langit yang langka, lengkap dengan kitab kuno ilmu tombak di dalamnya.
Mereka memasuki sebuah rumah makan yang paling besar di kota es abadi, rumah makan ini mempunyai 3 tingkat.
Tingkat pertama atau dasar, tingkat ini harga makanan standar biasanya yang makan di tempat ini adalah para golongan menengah kebawah.
Tingkat ke 2, di tingkat ini harga makanan dan pelayanannya sedikit berbeda dari tingkat pertama, biasanya yang makan adalah para pedagang antar sekte, kultivator yang sedang menjalankan misi dan lain lain sebagainya.
Tingkat ke 3, di tingkat ini sangat sepesial, ruangannya memiliki dekorasi ruangan yang sangat khusus, memberikan kenyamanan makan bagi para konsumennya. Makanannya pun istimewa, ditambah lagi lantunan suara merdu seorang penyanyi cantik yang membawakan lagu lagu nan indah menambah kenyamanan makan bagi para konsumennya.
Biasanya yang makan disini adalah para saudagar kaya, bangsawan dan tamu tamu penting di kota es abadi.
Xiohuan mengajak Tong mu langsung menuju ke tingkat 3 rumah makan tersebut.
"Kakak Xio apa kakak nggak salah masuk ruangan," ucap Tong mu meyakinkan Xiohuan.
Tong mu merasa gelisah, karena di cincin penyimpanannya hanya terdapat 2 keping koin emas,100 keping koin perak dan 50 keping koin perunggu.
"Aku tau yang kau pikirkan adik, jangan khwatir aku akan membayar semuanya," ucap Xiohuan yang membuat Tong mu bisa bernapas lega.
"Silahkan tuan muda berdua," ucap seorang pelayan cantik mempersilahkan tempat.
"Tuan muda mau makan apa," ucap si pelayan.
"Tolong bawakan sebotol arak terbaik dan daging bebek bakar, iga rusa bakar dan sup ikan yang paling enak" ucap Xiohuan.
"Makanan segera siap tuan," ucap pelayan.
Pelayan itu pun menaruh makanan yang di pesan oleh Xiohuan ke atas meja. "Silahkan tuan muda dan selamat menikmati," ucap sang pelayan.
Xiohuan menikmati arak yang ada di hadapannya. sementara Tong mu asyik menyantap makanan yang ada di atas meja.
Tak lama pintu ruangan terbuka, tampak seorang gadis yang sangat cantik dan anggun masuk kedalam ruangan, yang di ikuti oleh seorang pemuda dan beberapa pengawalnya.
"Kakak Xio, itu ada putri Mey ling," ucap Tong mu sambil melirik ke arah gadis yang baru memasuki ruangan.
Xiohuan melirik ke arah putri Mey ling, tatapan mereka berdua beradu.
"Siapakah pemuda yang sangat tampan ini," batin putri Mey ling yang terpesona.
"Aku harus mengucapkan terimakasih atas pertolongan putri Mey ling kemarin," bisik Xiohuan dalam hati.
"Hai kamu," hardik seorang pemuda yang datang bersama dengan putri Mey ling. "Beraninya kau menatap putri mey ling dengan tatapan seperti itu," ucap seorang pemuda.
Dia adalah Chang yi, seorang anak bangsawan dan juga merupakan anak seorang petinggi sekte. Chang yi terkenal sangat arogan dan sering menindas para murid yang lemah, dia sangat menyukai putri Mey ling.
Ke 5 pengawal Chang yi menuju ke arah meja Xiohuan berada.
"Hentikan," teriak putri Mey ling, kelakuan kalian semua membuatku merasa muak," ucap nya sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan itu.
"Kau..!!" ucap Chang yi sambil menunjuk ke arah Xiohuan "Kita belum selesai," sambil memegang baju seragam murid sekte yang dipakai oleh Xiohuan.
Chang yi meninggalkan ruangan untuk mencari keberadaan putri Mey ling.
"Celaka kakak Xio, kita telah menyinggung anak petinggi sekte es abadi," ucap Tong mu khwatir.
"Tak usah kau khwatir seperti itu adik, kita kan tidak berbuat apa apa ke padanya, selesaikan makan mu, lalu kita pulang," ucap Xiohuan.
Tong mu dan Xiohuan yang kembali melanjutkan makannya.
"Pelayan..!! bungkuskan makanan seperti yang ada meja ini," ucap Xiohuan.
Berapa jumlah koin yang harus ku bayar untuk makanan ini?" ucap Xiohuan.
"20 keping koin Emas tuan muda," ucap pelayan itu. Xiohuan memberikan 25 koin emas kepada pelayan itu "Sisanya untukmu," ucap Xiohuan.
"Terimakasih tuan muda," ucap pelayan itu dengan mata berbinar binar.
mc tolol
authol tolol
pembaca tolol
isi nopel tolol
semua jadi serba tolol