NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Roslaniar

Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.

Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.

Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.

Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.

Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...

"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)

"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)

Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???

Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Amarah Saputra Mandala

Hari ini dikantor Wiwaro Group tidak seperti hari-hari sebelumnya, suasana kantor terasa sangat mencekam. Terlebih dilantai paling atas gedung perkantoran ini.

Praaaaaakkkkkkkk praakkkk buummmmm

Terdengar seperti benda-benda yang sengaja dilemparkan kelantai, bunyinya kedengaran sepanjang lantai 20 ini karena pak boss sengaja tidak menutup pintu ruangannya.

Pak Adit cuma berdiri didepan pintu tanpa berani mendekati pak boss yang sudah dipenuhi dengan amarah yang memuncak.

Hanum mencoba mendekat bermaksud menenangkan pak boss akan tetapi karena melihat Hanum kemudian pak boss semakin emosi dan membentaknya

"Kamu!!!!!jangan pernah memperlihatkan dirimu lagi".

"Tapi salahku apa, pak..."

"Kamu masih bertanya salahmu???Sya...aku memang mencintaimu bahkan amat sangat mencintaimu tapi perlakuan mu kemarin pada mamaku orang yang melahirkan aku...itu sangat keterlaluan Sya...aku kecewa sama kamu!!!"ucapnya dengan suara yang keras dan penuh amarah.

Hanum terduduk lemas mendengar kata-kata Putra yang bagaikan petir disiang bolong. Sesak didada menghimpit pernapasanku, serasa udara diruangan ini terlalu sedikit untuk dihirup bersama-sama. Belum sempat Hanum memulihkan perasaannya, Putra kembali bersuara.

"Aku akui kesalahan terbesarku adalah mengenalkan mu dengan orangtuaku yang terlalu cepat. Kupikir kamu wanita yang bisa menahan diri, wanita yang sabar menghadapi mamaku yang hanya ingin terbaik untuk anaknya".

"Cukup pak Putra!!!!cukup sudah aku mendengar semuanya. Aku memang salah karena membalas perlakuan nyonya besar kemarin, tapi coba pikirkan perasaan saya pak. Coba bapak berada diposisi saya, apa bapak bisa terima dipermalukan didepan umum, dikatakan sebagai wanita yang memoroti harta bapak....kalo bapak tidak percaya silahkan ke restaurant XXX dan lihat CCTV nya. Cari kebenarannya, jangan sampai anda menyesal".

"Nggak mungkin mama sampai hati berkata seperti itu, Sya...mamaku orang baik, terhormat dan beradab. Jangan menambah kesalahanmu dengan memfitnah mamaku".

"Terserah bapak!!!!mulai saat ini detik ini saya mengundurkan diri dari perusahaan bapak, saya tidak bisa bekerja dengan orang yang tidak bisa mempercayai saya!!!!!permisi!!!

Aku mengambil tasku dan melangkah pergi.

"Jika kamu keluar dari perusahaan ini, sesuai kontrak kerja, kamu harus membayar ganti rugi kepada perusahaan 1 milyar dan kujamin tidak akan ada perusahaan yang mau menerimamu bekerja".

"Hahahaha....bapak putra yang terhormat jangan khawatir, saya akan bayar ganti ruginya". sambil menulis cek yang memang selalu kubawa dalam tasku.

"Dan oh ya...mengenai perusahaan yang tidak menerimaku,,,,Ckk saya meragukannya karena tidak semua pimpinan perusahaan sepicik anda!!!"

Hanum setengah berlari kearah lift takut airmatanya jatuh disaksikan oleh orang-orang yang tidak tepat. Depan pintu lift aku bertemu dengan Risa.

"Num....lo kenapa???muka hancur kayak gitu..."

"Aku pulang dulu, Ris....ceritanya nanti aja, ya...bye"

Ingin rasanya aku terbang keparkiran dan meninggalkan tempat ini. Tempat yang masuk dalam daftar hitamku.

Skip

"Halo pa...boleh Hanum kekantor papa sekarang???"

"Ya boleh dong sayang, langsung aja keruangan papa dilantai 17".

"Ok pa...".

Setelah perjalanan hampir 30 menit, tibalah dikantor papa untuk pertama kalinya. Karena selama ini identitas ku yang sengaja kusembunyikan.

"Permisi mba....boleh ketemu dengan bapak Atma Wijaya???"

"Maaf mba...sudah janji sebelumnya???"

"Belum mba...".

"Aturan dikantor ini harus buat janji dulu, baru bisa ketemu dengan CEO kami".

"Kalo begitu sebentar ya, aku telpon dulu pak Atma Wijaya".

Si resepsionis melihatku dengan sinis yang ternyata namanya Vika sesuai dengan name tag didada kirinya.

"Halo pa,,,Hanum dilobby nih, tapi nggak boleh langsung keruangan papa. Hanum kan nggak tau liftnya dimana".

Seketika raut wajah resepsionis itu pucat pasi mendengarku bicara. Bersamaan dengan telpon dimejanya berbunyi. Dengan tangan gemetar dia mengangkat telponnya.

Setelah drama singkat dilobby akhirnya aku sampai diruangan papa.

"Wooowww pa....ruangannya nyaman banget luas lagi...."

"Tumben anak kesayangan papa datang berkunjung???"tanyanya tanpa memperdulikan perkataanku.

"Lagi pingin aja, pa...nggak boleh, ya???"rajukku

"Boleh dong, tapi kan ini masih jam kerja, memangnya kamu bolos kerja???"

"Aku udah keluar pa...ada sedikit persoalan yang tidak bisa kuselesaikan".

"Tumben anak papa cepat menyerah..."

"Bukan menyerah papa sayang....hanya memang Hanum lelah lahir bathin...karena Hanum keluar sebelum 1 tahun maka Hanum dikenakan denda 1 milyar pa, dan Hanum bayar pakai cek dari papa....hehehe". jelasku panjang lebar sambil menggaruk pipi yang tidak gatal.

"Dan kompensasi untuk papa, apa dong,,,,"

"Bulan depan pada pesta ulang tahun papa, papa boleh memperkenalkan Hanum sebagai pewaris tunggal papa dan sekaligus Hanum siap mengelola perusahaan papa".

"Kamu sudah mantap lahir bathin, sayang???atau ada sesuatu dibalik keputusanmu....hmmm???"

"Ckk...papa tau aja deh".

"Coba cerita sayang kenapa sampai kamu memutuskan hal sebesar ini dalam sekejap".

Akupun menceritakan semuanya ke papa termasuk hubunganku dengan boss perusahaan Wiwaro group.

"Tapi tolong pa,,,,ini rahasia antara kita. Mama nggak perlu tau".

"Demi anak papa, apapun pasti akan kulakukan".

"Oh ya pa,,,mulai hari ini aku akan belajar mengelola perusahaan, papa harus mengajariku sampai mahir. Aku harus menguasai semuanya dalam satu bulan ini".

"Kamu pasti bisa sayang,,,,kecerdasanmu diatas rata-rata...jangan lupakan itu".

Skip

Dikantor Wiwaro

Aaaaarrrgghhhh putra meremas rambutnya dengan frustasi sepeninggal Hanum.

"Dit...kosongkan jadwalku hari ini dan carikan sekertaris baru buatku".

"Baik boss".

"Dan satu lagi...pastikan Tasya tidak diterima diperusahaan manapun dinegara ini ataupun dinegara asia lainnya. Pastikan dia kembali kekantor ini bekerja kembali".

waduhhh boss apa mungkin nona Hanum mau kembali bekerja disini lagi???harga diri nona Hanum terlalu tinggi boss dan lagi nona hanum bisa aja kembali keamerika... bukannya selama ini nona Hanum disana dan boss tidak bisa menemukannya???dumel Adit lagi-lagi dalam hati.

"Kenapa malah bengong disitu,,,,cepat kerjakan!!!!"perintah putra dengan dingin.

"Baik boss,,,"adit secepat kilat pergi dari ruangan bossnya.

Putra POV

Bertahun-tahun aku mencarimu dan setelah ketemu dan merasakan bahagia tapi nasib mengharuskan kita berpisah lagi. Siapa sebenarnya dirimu Sya....kenapa begitu susah mencari informasi tentang dirimu. Semua tingkah lakumu dari dulu sampai sekarang selalu bermartabat tinggi menandakan kamu bukan gadis kebanyakan, tapi kenapa semua akses mengenai dirimu jadi buntu.

Bahkan ketika kamu keluar negripun beberapa tahun lalu tidak bisa terlacak. Apakah kamu dilindungi oleh orang yang berpengaruh dinegri ini????tapi siapa..Hanya om Atma yang bisa melakukannya tapi beberapa waktu lalu ketika rapat dengan om Atma mereka tidak saling kenal.

1
Diana Berly
Luar biasa
irma hidayat
bagus ceritanya
irma hidayat
Buruk
Qilla
Ra genah
Qilla
pinter tapi gimana ya si Hanum ini
Lina Suwanti
mampir author,saya tertarik membaca karena lht babnya yg ga terlalu panjang...
Dewilakstri Astini
Luar biasa
fian widy
👍
Heryta Herman
hhuuuh...semudah itu??? masa bodoh laah...
Heryta Herman
gimana sih orru nya hanum ini...ibunya putra sdh menghina anakmunpak,bu...dan tdk ada permintan maaf atau niat baik daei mereka..untuk apa menerima putra jadi menantu?...aaah sdh laaah..terserah author
Heryta Herman
bodo amat lah...
Heryta Herman
terserah author lah...kita ga stuju dgn putra pun,bisa apa...males lah...kaya ga ada orang lain lagi selain putra...
Heryta Herman
yaaaahh..jngn semudah itu hanum menerima putra kembali...
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
Heryta Herman
hihihi...rasain lu putra..kelimpungan kan...makanya jngn sombong jadi orang....
Heryta Herman
dasar duda ga tau diri kau putra...
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
Heryta Herman
malas laaaah...semudah itu hanum melupakan kesilapan orang yg sdh menghina nya...dimana harga dirimu hanum...mana nyonya okta yg sombongnya ga ketulungan itu...kenapa tdk beeani minta maaf...hhuuuuhhh...malas malas malas baca
Heryta Herman
hamum...tegas jngn mau di lecehkan...mana harga dirimu hanum...ayoo semangat...hempaskan segala lalat" yg mengganggu..hehehe../Grin/
Heryta Herman
rasain lu nyonya okta dan putra yg terhormat....mana mau taroh tu muka ....
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic
Heryta Herman
kluarga putra ripikal orang kaya egois.. dia pikir,harta adalah segalanya...merwka lupa akan kuasa yg maha Esa...
lily
tidak membenarkan tindakan mamanya putra karna tiap ibu pasti ingin yg terbaik untuk anaknya ,, harusnya di terima dlu, trus di selidiki dlu calon menantunya itu seperti apa , tidak semua yg kaya itu menjamin akan hidup tanpa kekurangan dan tidak semua yg miskin itu morotin tpi emang ada tpi gk semua intinya selidiki dlu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!