NovelToon NovelToon
Zara Untuk Pramudya

Zara Untuk Pramudya

Status: tamat
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:225.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Misi lomba kepenulisan Noveltoon #kekasihkotrak #yatimpiatu, kekasih ideal 100% S3


Kisah seorang CEO yang jatuh cinta pada kekasih kontraknya.

Pramudya Hadiyanto adalah salah satu pewaris Bank Arta Jaya milik keluarga Hadiyanto. Pertemuannya dengan Zara Aulia di rumah sakit, membuatnya membawa gadis itu dalam permainan kekasih kontrak.

Zara yang memang membutuhkan biaya untuk cuci darah sang nenek, menerima permintaan Pramudya. Namun seiring berjalannya waktu, keduanya saling jatuh cinta. Namu tragedi terjadi dan Zara pergi meninggalkan Pramudya.

Bagaimana kah akhir kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kontrak Lagi

"Pram..." panggil Genta melihat sahabat yang juga Bossnya tampak termenung.

"Jangan sampai Tamara gila itu tahu siapa Zara dan dimana tempat tinggalnya !" ucap Pramudya.

"Apa perlu aku kirimkan pengawal bayangan?" tawar Genta.

"Jangan dulu. Aku takut jika ada pengawal bayangan, tetangga Zara akan julid dengan orang asing..."

"Aku rasa kirim saja Pram. Kamu tahu sendiri kan bagaimana nekadnya Tamara..." keukeuh Genta. "Zara tidak salah disini. Dia hanya kekasih kontrak kamu yang kebetulan menjadi terlibat dengan drama yang dibuat Tamara."

Pramudya menatap sahabatnya. "Baiklah. Tapi jangan terlalu mencolok..."

"Serahkan padaku."

***

Rumah Zara

"Jadi kemarin sampai malam acara syukuran masuk rumahnya?" tanya nenek Aisyah.

"Iya nek. Namanya orang kaya, pasti acaranya sampai malam... Nek, kemarin aku main piano mahal di tempat Bu Andrea. Ya ampun sudah lama tidak main, rasanya rindu..." jawab Zara dengan wajah berbinar binar.

Nenek Aisyah tahu kalau cucunya sangat suka piano tapi sayangnya, semenjak kedua orangtuanya meninggal, mereka menjual piano itu untuk tambahan biaya hidup. Aisyah sudah tidak sanggup untuk mengajar piano lagi dan bagi Zara, tidak ada piano bukanlah masalah apalagi piano mereka juga bekas.

"Kamu main apa Zara?" tanya Aisyah sambil memotong sayuran untuk makan malam.

"Canon in d major..." senyum Zara sambil menggoreng ayam. "Aku buat rock style."

"Kemarin siapa yang antar kamu?" tanya Aisyah.

"Saudaranya Bu Andrea. Karena searah, jadi aku diantar sekalian..." jawab Zara menjawab sesuai arahan Pramudya.

"Katanya cowok ya yang antar?"

"Iya. Tapi baik kok orangnya."

Aisyah menatap wajah Zara yang tampak biasa saja seolah bukan hal yang aneh. "Hati-hati tapi Zara. Ini Jakarta, semakin keren orangnya.semakin mencurigakan. Penjahat sekarang keren-keren."

Zara nyaris terbahak mendengar ucapan neneknya. Ya salam kalau pak Pramudya dibilang penjahat... Wong salah satu ahli waris bank Arta Jaya. Namun yang keluar dari bibirnya. "Iya nek. Zara akan berhati-hati."

***

Kediaman Keluarga Angela dan Pramudya Hadiyanto

"Katanya teman kencan kamu mempermalukan Tamara?" goda Angela ke Pramudya saat makan malam.

"Iya."

"Namanya siapa?"

"Siapa namanya siapa?" jawab Pramudya.

"Teman kencan kamu lah! Gimana sih kamu Pram..." kekeh Angela.

"Namanya Zara Aulia."

"Namanya cantik. Orangnya?"

"Cantik luar dalam" jawab Pramudya.

"Kamu kenal dimana?"

"Kan aku sudah bilang, teman sekolah, Oma."

"Oh iya. Oma lupa. Eh Pram, dua Minggu lagi ada acara ulang tahun Bank Arta Jaya lho. Bawa Zara ya? Oma pengen lihat permainan pianonya."

Pramudya tertegun. "Bawa Zara?"

"Iyalah. Memangnya Oma nggak pengen lihat permainan pianonya? Bagas pasti ada band yang menghibur tamu, dan pasti ada keyboard atau piano. Kamu bawa Zara ya Pram."

Pramudya pun hanya mengangguk. Duh!

***

Mini Market tempat Zara bekerja

"Jadi biaya cuci darah nenek kamu sudah ditanggung sama pria kemarin?" tanya Martina, rekan kerja Zara.

"Iya, dia minta aku membantu saudaranya pindahan dan mendapatkan bayaran buat biaya cuci darah nenek. Alhamdulillah..." senyum Zara. "Bisa buat cuci darah bulan ini."

"Rejekimu Zara. Saat kamu desperate cari biaya, Allah kasih jalan..." senyum Martina yang tidak merasa iri dengan rejeki temannya karena dia tahu bagaimana Zara mengelola keuangannya untuk bisa membayar semua tagihan rutin.

Bunyi suara ponsel jadul Zara, membuat gadis itu menoleh. Bersyukur sekarang jam makan siang jadi Zara bisa menerima telepon. Gadis itu melihat siapa yang menelponnya lalu berdiri agak menjauh dari Martina.

"Halo?" sapa Zara.

"Kamu masih bekerja kan? Jangan bilang nama saya, panggil Bu Andrea saja agar tidak curiga" ucap Pramudya dari seberang.

"Bagaimana Bu Andrea ?" tanya Zara yang membuat wajah Martina awalnya kepo menjadi santai.

"Zara, Minggu depan ada acara kantor bank saya. Tadinya saya mau pergi sendiri tapi Oma saya ingin melihat kamu bermain piano. Mau ya jadi kekasih kontrak saya lagi?! Seperti kemarin, hanya semalam saja."

"Tapi Bu Andrea..."

"Kamu pulang kerja bisa mampir ke Kopi kenangan di jalan besar sebelum belok arah jalan ke daerah rumah kamu? Kita tanda tangan kontrak disana. Saya tunggu ya."

"Tapi Bu...." Zara hanya bisa melongo karena Pramudya sudah mematikan panggilannya. Astaghfirullah! Cowok satu itu ya ! Uang dari dia masih banyak, ini sudah mau kontrak lagi? Zara tidak mengerti pola pikir orang kaya.

"Ada apa Zara?" tanya Martina.

"Bu Andrea meminta bantuan aku acara Minggu depan..."

"Lumayan lho dapat tambahan" senyum Martina.

"I...iya. Alhamdulillah..." jawab Zara ngambang.

Zara kembali bekerja seperti biasanya namun tetap pikirannya mengembara ke permintaan Pramudya.

Oma saya ingin melihat kamu bermain piano.

Zara menghela nafas panjang. Kalau hanya melihat aku bermain piano, tidak perlu pakai kontrak segala pak Pramudya...

***

Kopi Kenangan Sore Harinya...

Zara turun dari ojek online yang mengantarkan dirinya ke coffee shop Kopi Kenangan dan melihat mobil Pramudya sudah ada disana. Meskipun baru sekali melihat mobil Pramudya tapi entah kenapa Zara bisa mengenali nya.

Gadis itu pun masuk ke dalam coffee shop dan melihat Pramudya sudah duduk disana hanya mengenakan kemeja putihnya dan dasi yang sudah dilonggarkan.

Pramudya Hadiyanto

"Kamu mau pesan apa?" tanya Pramudya ke Zara yang baru datang.

"Saya pesan dulu ya pak" jawab Zara membuat Pramudya mengerenyitkan dahinya.

Kok pak lagi?

"Pesan saja Zara. Aku tinggalkan uang di kasir buat kamu pesan minuman... Sama rotinya juga boleh" ucap Pramudya.

Zara memesan minumannya dan roti yang merupakan satu paket. Mas bagian kasir pun memberikan kembalian uang yang ditinggalkan Pramudya sebelumnya.

Zara menunggu sampai kopinya selesai dibuatkan. Bukan tanpa sebab, jantung Zara berdebar - debar melihat Pramudya dengan dandanan berantakan begitu. Lebih cowok berantakan gitu... Zara menggelengkan kepalanya. Ingat Zara, kamu cuma dikontrak menjadi artis dadakan, jangan meminta lebih. Nikmati saja.

"Kopinya dan ini rotinya kak..." ucap barista itu.

"Terimakasih." Zara pun duduk di depan Pramudya. "Bapak lama nunggu saya? Maaf pak, tadi saya harus rekap dulu sebelum pergantian shift dengan yang shift malam. Pak Genta kemana?"

"Zara, bisa nggak tidak heboh gitu bicaranya" kekeh Pramudya.

"Eh? Maaf pak, soalnya saya nggak enak membuat bapak menunggu" ucap Zara sambil menunduk.

"It's okay. So, acara minggu depan kamu seperti kemarin waktu di rumah pak Hamid. Nanti gaun kamu ada di Andrea seperti kemarin juga tapi tidak seglamour kemarin. Tetap chic kok, Zara."

"Pak Pram..."

"Ya?" jawab Pramudya sambil mengeluarkan iPadnya dan mencari berkas kontrak untuk Zara.

"Apakah harus kontrak? Sebab kalau hanya ingin melihat saya main piano..."

"Harus kontrak Zara. Bukan apa-apa, aku orangnya sedikit parno ... " senyum Pramudya kikuk.

Zara tertegun. Mungkin ada sesuatu di masa lalu hingga seperti ini.

"Kamu tanda tangan disini." Pramudya menyerahkan apple pen nya ke Zara dan gadis itu tanda tangan di kolom yang sudah disiapkan di iPad.

Dan sekali lagi, notifikasi dari e bankingnya berbunyi. Zara bisa melihat nominal di tabungannya semakin bertambah.

"Oh, ponselmu kalau ganti bagaimana?" tanya Pramudya.

Zara melongo.

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Vivi Zenidar
Baru baca langsung suka
istri darmayanty
Candra Hadiyanto itu om nya dewa kan y.

trs ayahnya pram itu Candra Hadiyanto? JD Randy kakeknya Pram y kak hanna. mohon infonya
Hana Reeves: iyaaa. 🙏🙏🙏
total 1 replies
This Is Me
Opanya burung Dodo nih
This Is Me: Bukan ayah Grace. Ayah Grace mantan petinggi BIN, namanya Lucas Syahputra.

Opanya Dodo namanya Septian, pengacara di Blair & Blair
total 2 replies
This Is Me
Valentino kan anak Hoshi, pantaslah kalau judes macam bon cabe juga
Ani
bener bener Luar Biasa cerita nya menguras emosi dan air mata..

Good job Mbak Hana..
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
ya Allah 😭😭😭😭😭😭😭😭

gak bisa dibendung lagi air mata ku.
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
lia rahma
ga tau musti nulis apa, yg pasti selalu suka n selalu nunggu cerita yg udh tamat hehehe....
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
This Is Me
Seruuuu
beybi T.Halim
tetap terbaik👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Mas Chabibah Muslich
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Diana Puji Astuti
semua karyamu selalu bagus... lumayan banyak yg dh ku baca... semangat Thor
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Ninik Rochaini
Wiiiihhh...ngeri banget...
Ninik Rochaini
wes ndang di cekel...gemes aq...
Ninik Rochaini
ikut sakit rasanya...sabar ya Zara...psti tertangkap ulet itu
Ninik Rochaini
astaghfirullah..../Cry//Cry/
Ninik Rochaini
lheee...mau pitenah ya...ngajak gelut opo...ya Allah kok yo tego ambek orgtua....
Ninik Rochaini
kok yo ora kapok golek molo...sek berulah ae ulet bulu
Ninik Rochaini
lhee...lhee...lhee...kok enak...mikir e piye tho...anak e ora ngenah ra duwe adab kok Pram sing kudu nanggung...somplak tenan Bpk e...njaluk digetok ambek 🔨....lhaa aq maleh melok semosi/Panic/
Ninik Rochaini
ngajak gegeran...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!