NovelToon NovelToon
Menjadi Pembantu Ayah Dari Anakku

Menjadi Pembantu Ayah Dari Anakku

Status: tamat
Genre:Single Mom / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:297.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yayuk Handayani

Pernikahannya yang baru berumur tiga bulan harus kandas karena sebab yang tak diinginkan.

Itulah yang terjadi pada Kanaya Anggraina, wanita yang telah positif hamil itu harus rela melepaskan rumah tangganya semenjak suaminya Arland Ezra Shihab terbangun dari koma dan tak mengingatnya.

Hingga dari kejadian itu dengan terpaksa membuat Kanaya harus pergi dari rumah besar itu dengan membawa serta anak yang berada di dalam kandungnya.

Arland sama sekali tak tahu jika Kanaya sedang mengandung anaknya, yang Arland tahu Kanaya pergi dari rumahnya karena ikut bersama pria selingkuhannya.

Namun siapa sangka, setelah enam tahun lamanya keduanya berpisah akhirnya malah bertemu kembali.

Karena sebuah tuntutan hidup membuat Kanaya dengan terpaksa harus menjadi pembantu Arland.

Dan dari sanalah Arland sering kali menyakiti Kanaya, rasa kesalnya pada Kanaya membuat Arland ingin membuat hidup Kanaya menjadi menderita.

Akankah Arland tahu jika Kanaya telah memiliki anak darinya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baju Siapa Ini?

Selamat Membaca

🌿🌿🌿🌿🌿

Gemerlap bintang-bintang di langit malam sudah sangat nampak jelas, perlahan namun pasti sinar mentari yang telah ditelan bumi di bagian ufuk barat sudah benar tenggelam, mungkin tak lama lagi akan segera memasuki waktu isak.

Krik... krik... krik... krik...

Suara-suara jangkrik yang beriringan seolah menyambut setiap langkah Naya yang setahap demi setahap melewati halaman kecil ini.

Dengan menggerek kopernya yang berukuran cukup besar itu Naya terus melangkah untuk menuju ke rumah ibunya, rumah yang dalam jarak beberapa meter lagi dirinya akan tiba.

Naya melihat beberapa rumah tetangganya, ternyata pintu rumah mereka sudah tertutup, mungkin semua tetangganya memilih beristirahat di waktu yang lebih awal.

Selangkah, dua langkah, tiga langkah, sepasang kaki Naya berhenti juga di depan teras kecil rumahnya.

" Alhamdulillah, akhirnya aku sampai juga di rumah. " Naya sangat bersyukur karena setelah melakukan perjalanan yang lumayan panjang akhirnya dirinya bisa tiba juga di rumahnya.

Kruek... kruek... kruek...

Naya mendengar perutnya yang keroncongan, ternyata perutnya sudah lapar.

Naya mengelus perut bagian bawahnya yang masih datar itu.

" Kasihan sekali kamu sayang, pasti kamu lapar ya?, maafkan bunda ya. " semoga saja dengan permohonan maafnya ini tak membuat malaikat kecilnya yang masih belum lahir ini menjadi marah.

Naya menaiki teras rumahnya, sebenarnya Naya sedikit merasa gugup, pasti ibunya akan sangat terkejut setelah mengetahui jika dirinya dengan suaminya Arland telah berpisah.

Tok... tok... tok...

Tok... tok... tok...

Masih belum dibuka juga pintunya.

Tok... tok... tok...

" Assalamualaikum ibu. " seru Naya.

Naya diam sejenak, wanita yang baru tiba itu memperhatikan lagi area di sekitar terasnya, ternyata sendal ibunya masih ada yang artinya ibunya ada di dalam rumahnya.

Ceklek...

Terdengar adanya suara pintu yang dibuka, sontak Naya melihatnya.

" Iya waalaikumsalam... "

Deg...

" Assalamualaikum ibu. "

" Naya?... ya ampun nak kamu ke sini?. " betapa sangat terkejutnya ibu Naya kala melihat putrinya datang.

" Ibu. " Naya hendak meraih tangan ibunya.

" Ya ampun putriku ibu merindukanmu nak. " belum sempat Naya bersalaman, ibunya langsung memeluknya.

" Mimpi apa ya ibu kemarin, malam ini kamu malah datang ke rumah, kamu rindu ibu kan Naya?. " dengan memeluk putrinya wanita yang Naya panggil ibu itu sampai menduselkan wajahnya di bahu Naya.

" Sangat, Naya sangat merindukan ibu, bahkan sangat merindukan masakan ibu hihi... " sahut Naya.

Sontak ibu Naya jadi meregangkan pelukannya dari sang putri, baru beberapa detik Aini memeluk Naya tapi sudah dilepasnya, wanita berumur yang memiliki nama lengkap Aini Hatari itu malah jadi teringat akan suami putrinya Arland.

Putrinya mengatakan rindu dengan masakannya, itu artinya putrinya Naya saat ini sedang lapar, dan dari hal itu muncullah sebuah pikiran di kepala bu Aini, apakah putrinya Naya tak diberi makan di rumah suaminya.

" Ada apa bu?, kok buru-buru dilepas pelukannya?. " tanya Naya.

Bu Aini melihat ke arah samping Naya, ternyata sudah ada sebuah koper yang berukuran cukup besar, koper ini adalah koper yang dibawa oleh Naya saat memutuskan untuk ikut dan tinggal bersama suaminya Arland, dan sekarang koper ini ada di sini lagi.

Karena adanya koper besar ini membuat Aini mengira jika suami putrinya Arland pasti ikut juga.

" Nay, di mana suami kamu nak Arland?, kok kamu sendiri?. " tanya bu Aini pada akhirnya.

Inilah pertanyaan yang sebenarnya tak diinginkan oleh Naya, akhirnya ibunya menanyakan hal ini juga.

" Apa kamu sendirian ke sininya nak?. " tanya bu Aini lagi.

" Iya bu, Naya sendirian ke sininya, maklum, mas Arland kan seorang bos pasti banyak hal yang harus dia kerjakan. " dengan menunduk begitulah sahutan Naya.

Bu Aini jadi terdiam, entah mengapa hatinya mengatakan jika Naya sedang menutupi sesuatu.

" Kamu ada masalah dengan suamimu Nay?. " tanya Aini.

Bukan ada masalah lagi, tapi dirinya dengan suaminya Arland telah berpisah. Naya merasa bersalah karena saat ini terpaksa harus berbohong pada ibunya.

" Nay, kok kamu tidak menjawab pertanyaan ibu? . "

" Sudahlah bu, nanti saja Naya ceritanya, Naya lapar, ibu ada makanan kan?. " sahut Naya.

" Ya ampun maafkan ibu nak, ya sudah ayo kita masuk. " ajak bu Aini.

Naya merasa sudah bisa cukup bernapas lega, setidaknya bukan malam ini ibunya harus tahu masalah yang dialaminya.

*****

Hari memang sangat cepat berlalu, belasan hari belasan malam berada di rumah sakit akhirnya sosok tuan si pewaris tunggal dari keluarga Ambrose telah kembali ke rumahnya.

Dengan penuh wibawa Arland mulai keluar dari mobil mewahnya.

Pesona Arland memang tak ada habisnya, hampir semua yang nampak padanya begitu sangat menarik perhatian, oleh karenanya maka sangat tak mengherankan jika banyak kaum hawa yang sampai tergila-gila padanya.

Bagaikan raja yang digiring oleh dua dayang, mungkin itulah yang nampak pada Arland saat ini, jika ada kesempatan selalu saja Rita dan Mika ingin menemani Arland, lebih tepatnya Rita dengan putrinya Mika terlihat seperti anak buah Arland.

" Selamat datang kembali tuan Arland, kami senang akhirnya tuan telah kembali sehat. " seru sapa dua security Arland yang menyambut kedatangannya.

Arland yang awalnya berjalan jadi menghentikan langkahnya.

" Ada apa kak Arland?. "

" Ada apa nak, kok kamu berhenti?. "

Arland memperhatikan kedua securitynya.

" Kalian berdua, apa saja yang kalian lakukan selama aku di rumah sakit?. " tanya Arland pada dua securitynya.

Kedua security itu jadi menatap Arland, mereka tak tahu harus menjawab bagaimana.

" Fadli, Arie, apa kalian bisu?, kenapa tidak menjawabku?. " sentak Arland.

" Tu-tuan. " Fadli dan Arie dua security Arland itu jadi melirik takut pada Rita.

Rita melotot pada mereka berdua, tentu saja Rita harus melakukan ini karena biar bagaimanapun Fadli dan Arie tahu akan kepergian Naya.

" Kalian tidak menjawabku, apa kalian sudah bosan bekerja padaku?. " sentak Arland.

" Ti-tidak tuan... "

" Arland, sudahlah nak, jangan marah pada mereka, tenang saja, selama kamu masih di rumah sakit Fadli dan Arie melakukan tugasnya dengan sangat baik, rumah besarmu ini aman sentosa karena dijaga oleh mereka berdua. " terang Rita agar Arland tak lanjut marah.

" Iya benar kak Arland, mereka berdua adalah security yang dapat diandalkan, mereka berdua melakukan tugasnya dengan sangat baik. " ucap Mika juga bahkan dengan mengacungkan kedua jempolnya.

Tentu saja Fadli dan Arie harus melakukan tugasnya dengan baik, percuma saja dirinya membayar mereka berdua mahal-mahal jika mereka tak becus bekerja.

Dan Arland malah kembali lanjut melangkah, seolah tak terjadi masalah apapun pria blasteran itu memasang wajah acuh dan membiarkan yang lainnya begitu saja, terlihat sombong begitulah Arland.

Dan seperti biasa juga, baik Rita maupun Mika akan kembali mengikuti Arland selagi ada kesempatan.

" Huuuh... akhirnya tuan Arland masuk juga. " dengan mengelus dadanya Fadli sudah bisa bernapas dengan lega.

" Kamu merasa lega Fad?, sama aku juga merasa lega. " sahut Arie.

Bekerja pada Arland seperti sedang lari maraton, jika memiliki masalah pada jantung maupun riwayatnya, maka lebih baik jangan bekerja pada Arland.

*****

" Hah... "

Deru napas lega telah dirasakannya, dengan perasaannya yang merasa telah bebas membuat Arland langsung menelentangkan tubuh besarnya di atas kasur, berhari-hari berada di rumah sakit rasanya seolah membuat kekuatan otot-ototnya menjadi berkurang.

Arland kembali bangkit dari berbaringnya, pria blasteran itu ingin kembali berolahraga.

Dengan melangkah gontai Arland menuju ke lemari bajunya, Arland ingin mengganti bajunya dengan baju kaos khusus olahraga.

Dan ternyata pintu lemari bajunya tak dikunci. Mungkinkah terakhir kali dirinya lupa tak mengunci lemarinya.

" Apa ini?. " sepasang bola mata Arland jadi tercengang kala melihat banyaknya baju yang bukan miliknya yang banyak terpasang.

" Apa-apaan ini?, kenapa banyak baju perempuan di lemariku?. " ini sangat membingungkan bagi Arland.

" Siapa yang berani memasang baju perempuan di lemariku sialan?. "

" Bibi... baju siapa ini bi?... "

" Bi Ijah baju siapa ini bi?... "

Arland berteriak memanggil bi Ijah, kali ini darah Arland kembali mendidih, semua baju perempuan yang berjejer rapi di lemarinya telah berhasil menyulut emosinya.

" Bi Ijah cepat ke sini bi... "

Bersambung...........

❤❤❤❤❤

1
Safa Almira
bagus
Yayuk Handayani: Terima kasih kak.
total 1 replies
Exsi Nabil
lagi dong bab selanjutnya thor
Yayuk Handayani
Mohon maafkan author yang baru update 🙏, author sedang ada kesibukan di dunia nyata 🙏
Cetak Photommp
harusnyantetap dipertegas dengan pecat aja, karena udah konsekwensi, kenapa nggak dimkasih tahu pas udah ingatan kembali? malah sampai bertahun2 loh..udah berat banget bohong sampai bertahun2 itu
Yayuk Handayani
Mohon maafkanlah author yang baru update, author sedang ada kesibukan di dunia nyata 🙏🙏🙏
Uthie: semoga tetep bisa berlanjut 💪🤗
total 2 replies
Dyah Kurniawati
Buruk
Uthie
semangat lanjut lagiiii 💪💪💪😍😍🙏🙏🙏🙏
Ma'rifatul Hasanah
lanjut Thor.,...,.
Ade Syafira Suhardin
lanjut thor semangat nulisnya 💪💪💪🥰
Ade Syafira Suhardin
Hhhhh katanya setelah menikah kembali 🤭 tapi kemarin" kan udah kikukikuk ma naya🤣
Uthie
Good lahh.. lanjut 💪
Praised93
terima kasih
Siti Amanah
belum menikah lagi pun Naya ud kau ninaninu in ar mungkin hamil itu nayany semoga aj.
Ma'rifatul Hasanah
yg bnyk doooong sampai End' 🙏🙏
maya ayu
akhirnya othooorr bikin kamar bwt arta juga
Praised93
terima kasih
Ade Syafira Suhardin
Selamat yah Arta udah ada kamar pribadinya 🙏🏻
Siti Amanah
nai minimal lu agak galak dikit gitu diakan bucin pasti nurut aja kalau di suru2 🤣🤣 kerjain dikit biar seru itung 2 balas kelakuan ny yg lalu2
Siti Fatimah
jadi Naya sm Arlan sudah akur ni 🤭 enggak ada acara balas dendam dulu Naya ke Arlan 🤔
Praised94
terima kasih sudah update dan ditunggu update selanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!