Asyifa adalah wanita yang menyelamatkan Dewa saat jatuh dari balap motor dari pertemuan itu membuat Dewa jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan Ngomong Terlalu Vulgar Sama Anabel
Cristian berkali kali menyuapkan makanan ke dalam mulutnya Anabel, begitu juga sebaliknya karena Cristian menyuruh Anabel untuk menyuapi Cristian makanan, Anabel terpaksa saling menyuapi makanan dengan Cristian karena tak enak kepada Afandi dan Farah.
Farah selalu menggoda kelakuan Cristian kepada Anabel, bahkan Farah memberikan lampu hijau untuk hubungan Anabel dan Cristian supaya ke jenjang yang lebih serius, bahkan Anabel hampir tersedak air liur sendiri mendengar kalimat yang terlontar dari Farah.
Farah mengatakan bahwa dirinya dan Afandi sang suami akan melamar Anabel besok, namun dengan cepat Anabel menolaknya dengan alasan Anabel ingin fokus kuliah terlebih dahulu dan tidak ingin bertunangan dengan Cristian dalam waktu dekat.
Farah terlihat nampak kecewa dengan jawaban dari Anabel, namun Farah tak bisa berbuat apa apa Farah cuma berharap supaya Anabel kuat menghadapi Cristian dan tidak pernah merasa bosan dengan Cristian.
''Aku sama Anabel berangkat ke kampus sekarang mama, papa'' ucap Cristian sembari beringsut berdiri lalu berjalan ke arah Farah dan Afandi, sementara Anabel menatap ke arah Cristian yang berjalan ke arah kedua orang tuanya.
''Iya tante, kita berdua mau berangkat ke kampus sekarang'' timpal Anabel yang sedang menatap ke arah Cristian yang sedang menyalami punggung tangan Afandi, sementara Farah langsung menjawab.
''Hati hati di jalan Anabel, Cristian'' sahut Farah sembari menatap ke arah Anabel yang sedang berjalan ke arahnya, sementara Anabel menganggukkan kepalanya, setelah Anabel ada di sebelah Farah, Anabel langsung mencium punggung tangan Farah.
''Anabel, tante minta sama kamu yang kuat menjalani hubungan sama Cristian, dan tante harap kamu ngga bosan sama Cristian'' nasehat Farah sambil mengelus pucuk kepala Anabel.
''Iya Anabel, om yakin Cristian sangat mencintai kamu, karena kamu adalah wanita pertama yang di bawa Cristian ke rumah ini, bahkan kamu juga wanita pertaman yang menjadi pacar Cristian'' timpal Afandi yang sejak tadi diam saja, sementara Anabel melototkan kedua matanya ke arah Cristian yang sedang membelai lembut rambut Anabel.
Jujur Anabel tak menyangka akting pura pura pacaran dengan Cristian, malah di gunakan Cristian untuk mengambil banyak kesempatan kepada Anabel, dengan cara Cristian tiba tiba mengenalkan dirinya kepada kedua orang tuanya sebagai pacarnya Cristian, Cristian mencium pipinya Anabel di depan kedua orang tua Cristian, lalu Cristian menyuruh Anabel untuk saling menyuapi makanan di depan kedua orang tua Cristian, bahkan Cristian juga menyandarkan kepalanya ke bahu Anabel di kira bahunya Anabel tembok buat sandaran.
''Mama sama papa ngga usah menasehati Anabel, karena aku yakin Anabel sangat mencintai aku seperti aku yang sangat mencintai Anabel, bahkan Anabel rela menjemput aku ke kampus karena Anabel sangat mencintai aku'' jelas Cristian dengan penuh percaya diri sembari memeluk pinggang Anabel.
''Bahkan nanti juga Anabel akan mengantar aku pulang dari kampus'' imbuh Cristian yang membuat Anabel mengepalkan kedua tangannya menahan emosi akibat perkataan yang terlontar dari mulutnya Cristian.
Dalam hatinya Anabel mengumpat kesal kepada Cristian, karena Anabel menjemput Cristian ke kampus bukan karena Anabel mencintai Cristian, namun karena ancaman dari Cristian yang membuat Anabel tak punya pilihan lain selain menuruti keinginan Cristian yaitu mengantar jemput Cristian ke kampus persis seperti driver ojol atau tukang ojeg.
Farah geleng kepala setelah mendengar penjelasan dari Cristian, bahkan Farah kini menatap tajam ke arah Cristian, sedangkan Afandi sampai melongo setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari Cristian.
''Cristian, harusnya kamu yang antar jemput Anabel ke kampus, bukan malah Anabel yang mengantar jemput kamu ke kampus, kamu itu cowok jangan matre sama cewek, walau Anabel sangat mencintai kamu tapi mama harap kamu ngga memanfaatkan rasa cintanya Anabel'' nasehat Farah melototkan kedua matanya ke arah Cristian, sementara Anabel tersenyum miris, sedangkan Afandi menatap ke arah Cristian dan Anabel secara bergantian.
''Mama tenang saja, aku ngga bakal memanfaatkan rasa cintanya Anabel ke aku, sebenarnya aku ingin antar jemput Anabel ke kampus, jangankan mengantar jemput Anabel ke kampus, tidur di rumah Anabel aku juga mau, tapi Anabel selalu menolak dengan alasan tidak mau kedua orang tua Anabel menyuruh aku menikahi Anabel dalam waktu dekat'' jawab Cristian berdusta, sementara Anabel yang geram dan kesal akibat kebohongan yang sejak tadi di lontarkan oleh Cristian membuat Anabel mencubit pinggang Cristian.
''Aaaawwww sayang, kamu cubit aku karena lagi beri kode ke aku supaya aku cium pipi kamu'' goda Cristian menaik turunkan alisnya kepada Anabel, sedangkan Anabel memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan wajahnya yang merah merona seperti kepiting rebus.
Farah yang melihat wajah Anabel yang merah merona menahan malu, membuat Farah beringsut berdiri lalu berjalan ke arah Cristian, setelah itu Farah yang sudah berdiri di samping Cristan langsung menjewer telinga Cristian, membuat Cristian berteriak kesakitan akibat ulah tangan Farah.
''Cristian, kamu jangan ngomong terlalu vulgar sama Anabel, dia malu mendengar ocehan vulgar kamu'' omel Farah dengan nada ketus sambil tetap menjewer telinga Cristian.
''Aaaaawwwww mama sakit jangan jewer telinga aku dong'' pinta Cristian sembari meringis kesakitan, sementara Anabel melirik ke arah Cristian yang sedang di jewer telinganya oleh Farah, tentu saja hal itu membuat Anabel tanpa sadar tertawa terbahak bahak melihat ekspresi wajah Cristian.
Cristian langsung melongo mendengar suara tawa yang berasal dari Anabel wanita pujaan hatinya, untuk pertama kalinya Anabel tertawa lepas di depannya, biasanya Anabel akan tertawa lepas di depan Dewa, jika dengan melihat Farah menjewer telinga Cristan bisa membuat Anabel tertawa, Cristian rela Farah menjewer telinganya berkali kali supaya Anabel bisa tertawa lepas di depannya.
"Ampun mama lepaskan tangan mama dari telinga aku dong" pinta Cristian kepada Farah yang masih menjewer telinganya, sementara tawanya Anabel pecah sejak tadi saat Farah menjewer telinganya Cristian, Anabel tak bisa menahan tawanya gara gara ulah Farah yan g menjewer telinga Cristian.
''Rasakan kamu Cristian, mama ngga bakal lepasin kamu sebelum kamu janji ke mama kalau kamu ngga bakal bicara vulgar di depan Anabel'' ancam Farah kepada Cristian, sementara Cristian nampak berpikir lalu berkata.
''Aku ngga janju mama, kalau misalkan aku bicara vulgar ke Anabel ngga ada yang melarang, karena Anabel itu pacar aku sekaligus suatu saat menjadi ibu dari anak anak aku'' jelas Cristian tak mau berjanji kepada Farah, sementara Farah mendengus sebal kepada Cristian.
''Cristian, tapi kasihan Anabel mukanya tadi merah merona gara gara perkataan kamu yang terlalu vulgar dan ngga di saring terlebih dahulu'' omel Farah dengan nada ketus, sementara Anabel langsung menghentikan tawanya setelah mendengar ocehan dari Farah.