NovelToon NovelToon
Aku Yang Kau Buang

Aku Yang Kau Buang

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Obsesi / Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:515.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nonny

Sella hanya seorang gadis desa yang terima di nikahkan karena perjodohan. Selama menikah lima tahun dengan Dody, Sella tak pernah merasakan uang lebih. Karena Dody selalu memberikan jatah uang yang minim, hingga Sella harus benar-benar pintar mengatur keuangan. Selama ini Sella diam mendapatkan perlakuan seperti itu, tapi pada saat Dody membawa seorang wanita ke rumah. Sella sudah tidak bisa menahan amarahnya. Dody bukannya sadar akan kesalahannya, justru ia malah mengusir, Sella.
Mampukah Sella hidup bahagia setelah di usir oleh Dody?
Karena Sella hanyalah seorang wanita desa yang berpendidikan rendah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Bisa Berkutik

Bu Budi hanya bisa diam saja, dia sama sekali tidak bisa berkata-kata. Dan datanglah suaminya yang juga terhenyak kaget melihat kedatangan orang tua Sella," astaghfirullah aladzim, apa yang aku takutkan dan aku khawatirkan akhirnya terjadi juga. Lantas mau di taruh di mana muka ini dan mau alasan seperti apa pada mereka?"

"Budi, untung kamu datang. Istri dan anakmu diam saja pada saat di tanya tentang Sella. Sekarang jawab pertanyaanku, dimana Sella berada? Putra mengatakan jika Dody yang telah mengusirnya. Aku tidak terima dengan semua ini!"

Pak Budi pun sama saja seperti Dody dan istrinya, ia tidak bisa berkata apapun. Lidahnya serasa kelu tak bisa berkata. Hingga pada akhirnya, Ibunya Sella berkata," kami benar-benar tak menyangka dengan apa yang terjadi yang telah di lakukan oleh Dody pada Sella. Bahkan lihatlah, baru saja kami melihat sendiri Dody bermesraan dengan wanita itu! Pak Budi, jadi seperti ini balasanmu untuk kebaikan yang pernah suamiku lakukan untuk kehidupan kalian?"

Ibu Budi lebih memilih menghindar dari keributan tersebut dengan membawa serta Putra. Dari pada ia harus berhadapan dengan orang tua Sella. Sementara Dody juga tak bisa berkata, ia hanya bisa diam. Tetapi Reina sama sekali tak ada rasa malu dengan keributan yang telah terjadi tersebut.

Dia terus saja bergelayut manja pada Dody, walaupun berkali-kali Dody menepisnya karena ia merasa tak enak dilihat oleh kedua mertuanya dan juga Papahnya sendiri.

"Pak Budi, lekas jawab! kenapa malah anda membisu saja seperti istri dan anak anda yang tak tahu diri ini!" bentak Ayahnya Sella sudah tidak bisa mengontrol emosinya lagi.

"Pak-bu, saya minta maaf karena telah gagal dalam mendidik anak sulung kami. Hingga dia bertindak diluar hari nurani. Saya juga sedang berusaha mencari keberadaan Sella, tapi...

"Aaah... Sudahlah!! jujur saja, saya menyesal dulu telah menolong kalian. Seharusnya saya biarkan saja kamu menderita dan tak bisa membayar biaya untuk pengobatan Dody dan juga hutang-hutang mu! jika ternyata tahu akan seperti ini jadinya! seharusnya aku biarkan saja kamu di penjara karena tak bisa bayar hutang dan Dody mati karena tak mendapatkan pengobatan!" bentak Ayahnya Sella memotong pembicaraan Ayah Budi.

"Bu, sebaiknya kita segera pulang saja. Untuk apa berlama-lama di sini. Jika kita masih kaya seperti dulu lagi, pasti kita bisa melaporkan hal ini pada pihak yang berwajib. Karena kita orang miskin dan tak punya apa-apa lagi, jadi percuma saja jika kita melaporkan tentang hilangnya Sella. Pasti tidak akan di tindak lanjuti," ucap Ayahnya Sella.

Ibunya Selalu menangis tak kuasa memikirkan tentang keberadaan Sella saat ini," ayah, apa salahnya kita melaporkan hal ini pada aparat kepolisian supaya segera mencari keberadaan Sella. Ibu khawatir dengannya."

Hingga pada akhirnya, saat itu juga Ayahnya Sella bersama istrinya pergi ke kantor polisi untuk melaporkan hilangnya Sella. Pihak kepolisian hanya mengatakan akan menindaklanjuti laporan mereka dengan segera mencari keberadaan Sella.

Sementara seperginya orang tua Sella, Ayah Budi mendekati Dody.

"Dody, kamu lihat kan? apa dampak dari perbuatanmu ini? apa yang papah takutkan benar-benar terjadi. Sedangkan kamu yang telah mengusir Sella, tidak bisa berkata apa pun kan di hadapan orang tuanya?"

"Kamu juga keterlaluan! membawa wanita itu lagi ke rumahmu! padahal papah sudah melarangmu! tetapi kenapa kamu keras kepala!"

Dody tertunduk lesu," pah, aku minta maaf ya? waktu itu aku tak bisa mengontrol emosiku hingga aku mengusir Sella begitu saja. Pah, aku membawa Reina kemari karena untuk mengurus Putra."

"Nggak usah banyak alasan kamu! ingat baik-baik ya? papah nggak akan memberikan restu pada hubunganmu dengan wanita ini! dan satu hal lagi, Papah juga akan melarangmu untuk mengurus perusahaan, papah!"

"Selama kamu tidak bisa menemukan Sella, selama itu juga papah tidak akan mengizinkan kamu mengurus perusahaan!"

"Seharusnya jika kamu sudah tidak bisa bertahan dengan Sella. Kamu kembalikan Sella kepada orang tuanya secara baik-baik. Bukan malah mengusirnya begitu saja!"

"Cari Sella sampai dapat dan kembalikan kepada orang tuannya!"

Setelah mengatakan hal itu, Ayah Budi berlalu pergi begitu saja. Ia sudah tidak bisa berkata lagi. Bahkan saat itu juga Ayah Budi menghubungi asisten pribadi kepercayaannya. Untuk sementara waktu menghandle urusan kantor. Dan melarang Dody untuk datang ke kantor.

Ayah Budi juga memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Sella.

"Sialan, dimana sebenarnya saat ini Sella berada? hingga tidak juga aku menemukan dirinya! hancur dech, jika seperti ini. Aku sudah tidak bisa bekerja lagi di kantor jika tidak juga menemukan, Sella!" gerutunya kesal.

"Apa, mas? jadi memang benar, perusahaan itu masih atas nama Papahmu? jika kamu tak juga bekerja, lantas bagaimana bisa memenuhi segala kebutuhanku?" protes Reina.

"Astaga....Reina! seharusnya kamu bantu aku untuk mencari keberadaan Sella! jika kita menemukannya kan kamu juga di untungkan!" ucap Dody.

"Nggak, mas! enak saja kamu memintaku untuk bersusah payah mencari keberadaan, Sella! dari pada aku repot-repot, mending aku sudahi saja hubungan kita berdua, mas," ucap Reina.

"Apa? kenapa kamu mengatakan seperti ini? jadi kamu hanya ingin enaknya saja?"

Reina tersenyum sinis pada Dody," aku ini wanita pintar dan cantik. Aku bukan Sella yang mudah sekali di bodohi olehmu, yang hanya di jadikan sebagai baby sitter dan pembantu olehmu. Jika kamu tak bisa mencukupi segala kebutuhanku, lantas untuk apa aku bertahan? aku masih muda dan single, masih banyak pria di luaran sana yang bisa membuatku bahagia. Hari ini detik ini juga, loe gwe end. Kita putus, dan jangan coba mendekati atau mencariku lagi!"

Saat itu juga Reina berlalu pergi dari hadapan Dody yang masih saja terpaku menatap kepergian dirinya.

"Ampun dah, padahal aku sudah rela melepaskan Sella demi Reina. Tetapi malah seperti ini jadinya. Tega sekali sih kamu, Reina. Katanya kamu akan menjadi istriku, malah seperti ini. Di luar dugaanku. Hancur sehancur-hancurnya diriku!"

Dody hanya bisa memukuli kepalanya sendiri yang kini terasa pening karena permasalahan yang telah di buatnya sendiri.

Dia bingung harus bagaimana dan harus seperti apa untuk bisa menemukan Sella supaya dirinya bisa kembali bekerja di perusahaan ayahnya.

******

Esok menjelang....

Sella melamun sendiri, dia saat ini sedang memikirkan orang tuanya.

"Kenapa aku kepikiran ayah dan ibu ya? aku hanya khawatir saja, jika dia ke rumah dan tahu aku tidak ada di sana, pasti cemas dan sedih. Aku harus memberi kabar pada orang tuaku jika saat ini kondisiku baik-baik saja."

"Aku harus meminjam ponsel Mas Kelvin atau Mamah Oca untuk sejenak menelpon mereka. Apa sebaiknya aku ke kampung saja ya?"

1
cahaya
kau dgn anak kau lebih sadis.. NGACA... HUHU
cahaya
seriuuussss??? masa bayi aja kamu bapaknya gak ngurus.. lalu mengharapkan anak bayi nnt ngurus masa tua bapaknya? hahahahahahahaha GILA
cahaya
orang tua bodoh
Nur Liana
masa smua orang kantor nya manggil nya den sih thor sama kelvin pak atau tuan kalo gak bos gitu/Pray//Pray//Pray/
Alya Yuni
Itlah jdi orng tua jngn membodohkn dri mau jdohkn ankmu dng lki yg gk mencintai ankmu
orng tua mcm ap
YK
benar, Mah. pake acara sok bijak suruh balik ke suaminya wong idah tahu kelakuannya kyk gimana. bukannya meluruskan malah menjerumuskan itu namanya...
YK
lha sudah tahu sifatnya dodi kyk gitu kok anaknya dikasihkan begitu aja... dzolim pak sampean...
YK
bijak ndasmu
Sindun Solissa
bagus
Nonny: thanks kak🥰🥰😘😘
total 1 replies
Sis Agus Santo
Kasihan Dody malang benar nasibmu, itulah karma karena dulu menyia nyiakan Shella seperti pembantu serta sifat Dody yang angkuh dan sombong
Citra Merdeka
Wahai para wanita...jadilah ibu tiri yang baik yaahh....
Dan tetap lah jadi orang baik... aamiin

tamat belum vote... maaf ya Thor....
Citra Merdeka
Ya ampyuuuuuuuunnnnn ngeriiiiiiiiiiii sekaliiiiiìiiiiiiiiii Author adegan horor nya😂😂😂
Citra Merdeka: Alhamdhulillaah gak tau ganti no hp.... sudah nyaman...walaupun banyak no hp masuk untuk promosi dagangan 😅😅😅
total 2 replies
Citra Merdeka
Si Codot stress mikir ora olih bojo😅😅
Citra Merdeka: In syaa Allah
total 1 replies
Nuraini
aku bayangin si dody ini bapaknya mayang yg kelakuannya naudzubillah 😌
Nonny: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nuraini
cerita ttg mertua dan ipar dzolim emang bikin gregetan tapi nagih 😂
Nuraini: aku blm sekuat itu untuk melawan kedzoliman suami 😌 peluk online buat othor 🤗🤗🤗
total 2 replies
Fransiska Widyanti
aneh nih orang tua kok malah belain mantu tuh akhirnya anak kalian yg di usir
Fransiska Widyanti
lah sella kok mau aja jadi pengasuh anaknya Dodi di pelit
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
mampir
Santi Rizal
seru Thor aku suka banget cerita nya... begitu lah kebaikan dibalas kebaikan... kejahatan akan dibalas juga dengan kejahatan
Nonny: Terima kasih kak, sehat selalu bahagia selalu. Intinya doa yang baik untuk kk & keluarga 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Santi Rizal
jijik banget Thor... melehoy deh Dody
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!