NovelToon NovelToon
Permainan Sang Permaisuri

Permainan Sang Permaisuri

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: sayonk

Area 21+, harap bijak dalam membaca.

Permaisuri yang terbuang,,
Demi Selir tercintanya, Sang Kaisar tega mengabaikan Permaisurinya...

Hingga pada suatu hari, Sang Permaisuri kembali ke istana untuk membalaskan dendamnya..

Bagaimanakah kisahnya, jika Sang Permaisuri balas dendam,,
Akankan ia kembali dengan Kaisar yang mencampakannya atau pergi meninggalkannya....

ig:@riiez.kha.37

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 : Keterkejutan

Sampailah Ling Hua di gubuk. ia membuka pintu gubuk tersebut dan tersenyum.

"Ayah, " sapa Ling Hua menghampiri Tabib Chen dan Lin Qi, ia menaruh petinya di kursi.

Tabib Chen langsung menghampiri Ling Hua dan memeluknya, sementara Lin Qi menangis terharu karna Ling Hua sudah kembali.

"Bagaimana kabar Ayah? maaf Ling'er terlalu lama untuk pulang." ucap Ling Hua di pelukan Tabib Chen.

"Ayah baik Nak, syukurlah Ling'er baik - baik saja." ucap Tabib Chen menatap Ling Hua.

"Nona," sapa Lin Qi menatap Ling Hua tersenyum.

Ling Hua melepaskan pelukannya dengan Tabib Chen kemudian ia memeluk Lin Qi.

"Syukurlah, Nona baik - baik saja." ucap Lin Qi.

"Ayah aku lapar." ucap Ling Hua tersenyum ia menatap makanan yang tersaji di depannya.

Tanpa basa basi Ling Hua langsung duduk, ia mengambil beberapa lauk pauk di taruh di piringnya, tak sungkan sungkan Ling Hua mengambil 2 porsi nasi di piringnya.

Sementara Tabib Chen dan Lin Qi menatap terkejut.

"Paman apa Nona semenjak tinggal di hutan sangat kelaparan?" tanya Lin Qi tanpa berkedip melihat Ling Hua makan dengan lahapnya.

Bagitu pun Tabib Chen melihat Ling Hua makan dengan rakusnya sampai tercengang.

"Aku baru melihatnya sekarang." ucap Tabib Chen.

Ling Hua menghentikan makannya menatap Tabib Chen dan Lin Qi. "Apa kalian hanya menatapnya." ucap Ling Hua kembali memakan nasinya.

Tabib Chen dan Lin Qi tersadar, mereka saling menatap lalu terkekeh.

Tabib Chen menatap peti di kursi kemudian menghampirinya. "Ling'er ini apa?" tanya Tabib Chen meraba peti tersebut.

"Bukalah Ayah." ucap Ling Hua.

Tabib Chen mengikuti apa kata Ling Hua.

Ia langsung tercengang menatap di dalam peti tersebut, karna penasaran Lin Qi menghampiri Tabib Chen.

"Nona, ini." ucap Lin Qi menatap Ling Hua.

Ling Hua menghentikan makannya kemudian menghampiri mereka.

"Seseorang yang memberikannya pada ku Ayah." ucap Ling Hua menatap peti tersebut.

"Tapi Ling'er,"

Ling Hua menjentikkan jarinya. "Blue." ucap Ling Hua.

Orang api yang berwarna biru muncul di hadapan mereka.

Tabib Chen dan Lin Qi terkejut, mereka menelan ludahnya susah payah.

"I,,ini.." ucap Tabib Chen terbata.

"Dia yang memberikannya pada ku Ayah." ucap Ling Hua dengan santainya ia mencongkel sisa makanannya di mulutnya.

"Jadi,, Ling'er apa benara kamu memilikinya?" tanya Tabib Chen dengan serius.

Ling Hua membuka telapak tangannya, munculah elemen api biru.

Tabib Chen dan Lin Qi kembali di kejutkan oleh Ling Hua.

Mereka berkeringat dingin, ternyata orang yang mereka sayangi memiliki bakat tersembunyi.

Tabib Chen menghela nafas, ia memeluk Ling Hua dengan erat.

"Putriku ternyata seorang jenius." ucap Tabib Chen kegirangan.

"A,,A,,Ayah.." ucap Ling Hua terbata bata.

"Paman, bisakah lepaskan Nona." ucap Lin Qi.

Tabib Chen tersadar ia melepaskan pelukannya.

"Ling'er, kamu memeliki elemen apa saja?" tanya Tabib Chen.

"Setidaknya 4 elemen Ayah, petir, angin, api dan kayu." ucap Ling Hua.

"Astagah, Ling'er harta karun Ayah. Ling'er mulai saat ini kamu harus mengeluarkan satu elemen saja, di semua Kekaisaran ini sejeniusnya orang hanya memiliki dua elemen saja, dan orang yang terbilang jenius di semua Kekaisaran ini, hanya Kaisar Zhang Wey, ia memiliki elemen api dan petir."

Deg,,

Saat mendengarkan namanya, Ling Hua mengepalkan tangannya.

"Maaf Nak." ucap Tabib Chen.

"Ayah, memangnya disini terdiri berapa Kekaisaran?" tanya Ling Hua.

"Kekaisaran Zhang Wey, Kekaisaran Li dan Kekaisaran Yu...

Kaisar Li Xiowen memiliki elemen es dan Kaisar Yu Long memiliki elemen angin, di semua Kekaisaran satu orang pun tidak memiliki elemen kayu, elemen kayu tergolong elemen yang sangat di butuhkan, karna elemen kayu mampu menyembuhkan luka, jadi Lin'er jangan pernah menunjukkan elemen kayu jika tidak terlalu membutuhkannya, dirimu akan menjadi incaran banyak orang Ling'er." ucap Tabib Chen menatap Ling Hua.

"Sebenarnya elemen tuan masih perlu di periksa, hamba sangat yakin jika elemen tuan memiliki lebih elemen." timpal Blue.

Tabib Chen mengangguk mengerti. "Jadi, apa kamu memiliki pedang itu?" tanya Tabib Chen.

Ling Hua mengeluarkan pedang setannya,

Tabib Chen hanya menggeleng gelengkan kepalanya, ia tidak tau harus berkata apa lagi.

"Ling'er jangan pernah menujukkan pedang ini, pedang ini adalah tanda dirimu seorang master. Ayah yakin elemen mu melebihi 4 elemen." ucap Tabib Chen menepuk bahu Ling Hua.

Ling Hua tersenyum mengangguk, ia kembali menjentikkan jarinya untuk mengembalikan Blue.

1
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
semoga betulan ya kayak nggak nggak kayak yang lain ujung-ujungnya balikan
Atoen Bumz Bums
. punya ilmu banyak tapi ceroboh
Atoen Bumz Bums
asal jangan balekam aja lh
Axell Saimima
luar biasa
sahabat pena
Luar biasa
bu fatim
woke bunga dan vote yaaa💞🌷
bu fatim
Gitu dong... harus tegas kalo cinta wkwk....
Muriati Lestari
Luar biasa
Patrisia Seli
nama tokoh dan alur cerita persis novel selir cantik yg terbuang
Nitnot
Luar biasa
Yuswati Ningsih
kok alex sih
Yuswati Ningsih
Luar biasa
Anastasya
plot twist
Asiana Tyas
bagus tp sayang ngegantung
Novishane
Luar biasa
Novishane
Lumayan
Siti patma
ok lah
Siti patma
kalau nggak suka sm kaisar lebih baik pergi jgn iri dan balas dendam tak baik klu kaisar baik kasih kesempatan 2 dong
Susmiati ningsih
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!