NovelToon NovelToon
QUEEN'S STORY

QUEEN'S STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Petualangan / Cintapertama / Mafia / CEO
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: nona manies

"aku harus mendapatkan pria dingin itu!" tekad seorang gadis sembari menyeringai.

Dia adalah Queensha Karren Bramantyo yang tergila gila dan terobsesi pada seorang pria bernama Darren Austin Keith yang memiliki paras tampan dan menawan tapi memiliki sifat dingin dan sulit untuk didekati.

Semakin dalam gadis itu menggali informasi tentang pria itu, dia semakin tahu karakter dan latar belakangnya yang menarik.

Bagaimana kisah cinta mereka berdua? apakah Queen berhasil mendapatkan cinta pria pujaannya?

Ini adalah squeel novel DOKTER CANTIK ISTRI KETUA MAFIA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona manies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bolos

Bukannya pergi kelapangan sesuai dengan perintah ibu Selsi, Queen malah kembali kekelas dengan santainya, dia sesekali melirik suasana sekolahan yang sepi karena semua murid yang sudah masuk kedalam kelas dan memulai pelajaran.

Gadis cantik itu sampai didepan kelasnya, dia mendengar kalau saat ini sudah ada guru yang datang, tangannya terulur untuk meraih handle pintu.

"eh sebentar.. kayaknya aku harus ngetuk pintu dulu deh" ujarnya dalam hati.

tok tok tok

Queen mengetuk pintu lalu memutar kebawah pegangan pintu yang terbuat dari besi lalu melongokan kepalanya "hay pak" sapanya saat melihat seorang guru tengah melihat kearahnya, dia melambaikan tangannya.

"ada ban*i dari mana ini?" ucap guru itu saat melihat bagaimana penampilan gadis .

Queen menatap tak percaya pada pria paruh baya itu "dari lampu merah pak!" ucapnya sembari menahan kesal yang mendera hatinya.

Pria tua itu tampak menghela nafasnya panjang, dia menjetikan jarinya kearah siswi itu.

Dan mau tak mau Queen mendekati pria itu "kamu siapa?" membuka kacamata dan memperhatikan penampilan Queen saat ini "anak baru?"

"iya pak, aku cantik kan?" tanya Queen heboh, dia mengibaskan rambutnya kebelakang sembari menunggu pujian dari guru itu.

Gerald dan Gerrell menganga melihat kelakuan kakak mereka, mereka tak habis pikir melihat Queen yang menyahuti ucapan guru yang terkenal galak itu.

"cantik dari mana?" menarik telinga Queen "kamu berandal cilik dari mana hah? baru masuk sekarang? dan lagi ini rambut kamu kenapa seperti rambut jagung?"

Queen mengaduh dan memekik, membuat penghuni kelas tertawa terbahak melihat hal ini.

"aw aw aw sakit pak, aku baru masuk kesini karena habis didongengin sama ibu Selsi, harusnya bapak menjewernya karena membuat saya terlambat"

"oh bagus! ternyata kamu sudah dipanggil oleh guru BK yang bahenol itu?!" Pria paruh baya itu terbelalak lalu melepaskan tangannya yang tadi menarik telinga Queen, dia menepuk mulutnya yang kebablasan bicara apalagi tadi siswanya yang lain juga bersorak heboh menimpali ucapannya barusan.

"iya pak, dia sangat bahenol dan se*i hahaha" ujar Queen sembari tertawa terbahak bahak.

"diam!"

Queen terdiam lalu mengusap dadanya "aduh ya ampun, bapak kenapa mengagetkan ku sih? hampir rontok jantung saya pak"

"cepat kamu duduk!"

Gadis itu masih setia berdiri "tunggu dulu pak, kita belum berkenalan" mengulurkan tangannya dan tanpa diduga guru itu malah menerimanya "Karren"

"Harsa"

Mereka melepaskan kaitan tangan tersebut, dan Queen berjalan kearah kursinya, saat melewati adik adiknya Queen tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya.

Gerald hanya acuh dan kembali menghadap kedepan, tapi tidak dengan Gerrell yang ikut mengedipan sebel matanya.

Queen terkesiap, kalau saja dia tak sedang menyamar sudah dia cubit pipi Gerrell karena gemas, gadis cantik itu meraih tasnya.

"kakak mau kemana?" tanya Danzel berbisik, dia mencekal tangan Queen yang akan pergi.

Queen mendekatkan wajahnya kearah Danzel dan hal itu membuat pemuda tampan itu tertegun "aku mau bolos, kamu mau ikut?" bisiknya didekat telinga Danzel.

Danzel meremang, dia mendorong wajah Queen pelan agar menjauh "no!" ucapnya ketus, dia buka buku pelajarannya untuk menutupi kegugupan nya.

Queen angkat bahu cuek, lalu berjalan kearah depan, dan tangannya kembali dicekal oleh seseorang, bukan Danzel melainkan Gerrell "apa?" tanyanya tanpa suara.

"mua kemana kak?" tanya Gerrell juga tanpa suara.

"bolos"

"ikut"

Percakapan mereka masih berlanjut, saling berbisik agar tak ketahuan.

"no! belajar yang giat atau nanti kakak lapor ke daddy" ucap nya mengancam karena adiknya itu terus merengek, dan sepertinya hal itu berhasil karena Gerrell sudah diam tapi bibirnya mengerucut kedepan.

"mau kemana kamu?"

Queen mendongak, melihat pak Harsa tengah menatapnya "oh maaf pak, tapi saya tadi disuruh pulang oleh ibu Selsi" ujar Queen berdusta.

"kamu diskors?"

Queen tak menjawab, dia berjalan dan menghampiri pak Haras "saya pamit pak" mencium punggung tangan pak Harsa dengan sopan.

Tanpa curiga dia membiarkan Queen pergi begitu saja, dia pikir tadi ibu Selsi memang menskors murid badung itu.

Queen tersenyum penuh kemenangan "bisa dibohongi juga tuh pak guru tua" ucapnya sembari terkikik, dia berjalan santai hendak pergi keparkiran untuk mengambil motornya, tapi langkahnya terhenti dan matanya melotot saat melihat ibu Selsi sedang berada diparkiran murid.

"sial !! kenapa dia ada disana? jangan jangan selain menjadi guru yang suka memarahi murid, dia juga bekerja sampingan menjadi seorang juru parkir" ucapnya asal lalu berbalik badan, dia yang telah menyelidiki seluk beluk sekolah ini sebelum dia menjadi mirid sudah mengetahui dimana dia bisa melarikan diri selain dari pintu gerbang.

Dan disinilah dia sekarang, berdiri dibelakang kelas mengira ira seberapa tinggi pagar yang akan dia panjat "ck. perkara mudah!" ujarnya santai, dia berlari dan melompat, memegang atas dinding lalu dia naik keatas tanpa kesulitan, tubuhnya yang tinggi benar benar membatunya saat ini.

Dia berdiri diatas pagar dinding itu "ahh..maaf dad maaf mom, aku bolos hehehe aku mau merasakan bagaimana rasanya menjadi berandal sekolah hihihik"

Bukan perkara sulit untuk nya bisa kabur, mengingat dia memiliki kekuatan dan mahir dalam bela diri dan sudah terbiasa melompati pagar dinding seperti itu.

brug

Kakinya mendarat sempurna diluar area sekolah "hahaha kacang!" ucapnya mulai sombong.

prok prok prok

Menepuk kedua tangannya yang sedikit kotor lalu berjalan meninggalkan area sekolah.

Tanpa disadari oleh gadis itu ada dua pasang mata yang melihat dengan jelas apa yang baru saja gadis itu lakukan.

1
mayang
lanjut dong kak
Siti Setiawati
kok gak up up sih
liya nurliya
bagus
Yuni Yuningsih
thor kpn up ny
Siti Setiawati
kapan up nya kk
Siti Setiawati
menunggu mu thor
Atik Marwati
kak queen udah ada yang punya danzel
Atik Marwati
😅😅😅😅
Ayu Dia💖💖💖💖
sangat keren banget
Ari Mulyati
sabar dad arsen sabar ,,, skrg queen udah ada suami nya,,, hahahahaha
Danzel Danzel,,,, kamu salah ngomong di depan mereka yg jaillll hahahahahaha
Haryati
wkwkw...dad arsen masih gak rela queen nikah.....🤦😂
Siti Setiawati
samawa ya quen
Yunita Widiastuti
🌹💗🌹
Rini Setiyowati
😄😄😄
Ari Mulyati
sah sah sah,,,,,
otw malam pertama
Aulia
selamat buat Queen ma Darren,bahagia selalu hingga maut memisahkan🥰🥰
ꪶꫝ🥀⃞oktavia ariani🔮S⃟M•
akhirnya sah
Haryati
ye.. akhirnya sah... selamat Queen...
Cantika
lanjut atuh
Ayu Dia💖💖💖💖
akhirnya up juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!