NovelToon NovelToon
Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Tamat
Popularitas:18.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yuliati

+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mengantarkan pulang

🌲🌲🌲🌲🌲🌲

Mendengar ucapan Kirana,wajah Dion semakin memerah. Dia mengira kalau Kirana meminta sentuhan tangannya,Dion menarik tangannya yang tadi berada diatas tangan Kirana. Kirana tersenyum melihat sikap Dion yang sangat lucu dirasanya

Dion ingin mengambil dompetnya tapi tiba-tiba suara dering ponsel nya terdengar,dia mengernyitkan dahinya saat melihat nomor ponsel yang menelponnya. Kemudian dia menatap ke arah Kirana yang masih berdiri menunggu Dion memberikan uang buat ongkosnya pulang

"iya Bu...."jawab Dion pelan

"ibu mau pergi kerumah teman ibu,dirumah tidak ada siapa-siapa. Jadi biar kan Kirana di kantor kamu saja ,nanti pulangnya bisa bareng kamu ya....karena ibu mungkin pulangnya agak malam,nanti ajak sekalian Kirana makan malam diluar"jelas ibu Dion panjang lebar,dia sengaja melakukan hal itu agar Dion bisa berduaan lebih lama dengan Kirana

"iya Bu...."jawab Dion singkat

Setelah menutup ponselnya,Dion tidak jadi mengambil uang nya didalam dompet. Dia menatap Kirana yang masih menunggu

"dari ibu?"tanya Kirana yang dari tadi mendengar ucapan Dion

"iya....ibu mau kerumah temannya,jadi kamu pulangnya nunggu aku pulang saja. Skalian nanti kita makan bersama"jelas Dion,Dion tau ini hanya akal-akalan ibu nya saja. Tapi dari pada ibu nya marah dan sedih,lebih baik Dion menurutinya saja.

"memangnya kenapa kalau ibu kerumah temannya tuan,saya bisa pulang sendiri kok kalau tuan sedang sibuk"ucap Kirana lagi

"iiissh....kau ini ya,nanti aku yang dimarahi ibu. Pokoknya kau tunggu saja disana,aku kerjakan dulu pekerjaanku sebentar"jawab Dion kesal melihat Kirana yang sok jual mahal padanya

Kirana menuruti kehendak Dion,dia memilih duduk di sofa panjang diruangan Dion,sesekali dia melirik ke arah Dion. Dia merasa sangat bosan,biasanya saat jam-jam seperti ini dia memilih membantu pelayan dirumah ibu Dion kadang ditaman atau didapur. Kalau hanya diam seperti saat ini,membuatnya beberapa kali menguap karena mengantuk.

Kirana memilih untuk memejamkan matanya sebentar,tubuhnya merasa sedikit lelah. Dia menyandarkan tubuh juga kepalanya ke sofa,memberikan kenyamanan untuk tubuhnya hingga kini terdengar dengkuran halus nafasnya.

Dion meregangkan tangannya keatas,pekerjaannya hari ini lumayan banyak. Dia ingin segera pulang dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur nya yang empuk,setiap hari hanya itu yang dipikirkan nya. Tanpa terasa waktu sudah hampir malam,Dion membereskan berkas-berkas diatas meja nya. Kemudian dia hendak mengambil jas nya dan berdiri ingin pergi dari ruangan nya tapi matanya menatap kearah sofa, dimana Kirana sudah tertidur dengan nyenyak nya.

"ya ampun,aku lupa"gumam Dion menepuk keningnya, karena dia lupa kalau Kirana masih menunggu nya untuk pulang . Dion terlalu keras dalam bekerja,itulah yang membuat dirinya tidak memiliki kekasih . Waktunya hanya dihabiskan untuk bekerja diperusahaan juga bekerja dibelakang layar seperti bos mafia.

Dion berjalan mendekati Kirana , melihat Kirana yang tidur dengan lelapnya. Tidak tega Dion untuk membangunkan nya,dia memilih untuk duduk di samping Kirana juga. Melipat kedua tangannya didada kemudian memejamkan mata nya sebentar sambil menunggu Kirana terbangun dan pulang,tapi sebelumnya dia memandang wajah Kirana yang cantik saat tidur.

"cantik"gumam Dion sambil mengelus pipi Kirana dengan lembut,sehingga membuat Kirana menggeliat sedikit. Dion melepaskan tangannya,kemudian mulai memejamkan matanya

Beberapa menit berlalu,hari sudah malam. Semua pekerja juga sudah pada pulang,yang tertinggal hanya sekuriti juga pengawal yang biasa menjaga Dion dan menjadi bayangan untuknya. Kirana terbangun karena merasa perutnya sangat lapar sekali,dia melihat kepala Dion sudah berada dipangkuan nya. Kirana menatap nya dengan terkejut,kenapa bisa kepala Dion berada di paha nya?

Kirana tidak berani untuk membangunkannya,dia hanya berani untuk menatap wajah tampan dibawahnya itu. Dia Tidak pernah menyangka kalau pria dipangkuan nya ini bisa menjadi suami nya,selama ini dirinya hanya sibuk mencari uang untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari didesa bersama nenek angkatnya Tapi saat ini dia malah menikmati menjadi nona muda yang memiliki apa pun,tapi dia tidak merasa sombong atas apa yang sudah tuhan berikan padanya

Dion terbangun saat mendengar suara perut Kirana,Kirana merasa sangat malu. Wajahnya sudah memerah, berkali-kali perutnya berbunyi. Untung saja Dion tidak bangun,tapi kali ini Dion membuka matanya menatap wajah Kirana yang berada diatasnya.

Dion terkejut melihat Kirana diatasnya,apalagi saat ini tangan Dion sudah memeluk pinggang kirana dengan wajahnya yang menempel diperut gadis itu. Harum dan nyaman yang dirasakannya,hingga dia mendengar suara perut Kirana lagi.Padahal tadinya Dion tidur disebelahnya,tapi kenapa saat ini malah berada dipangkuan Kirana

"hhmm....kau lapar?"tanya Dion gugup

Kirana mengangguk,perutnya benar-benar merasa lapar. Dion bangkit dari pangkuan Kirana,dia merapikan jas yang dipakai nya dan berdiri. Kirana juga mengikutinya dari belakang

"maafkan saya tuan....karena saya ketiduran makanya kita jadi kemalaman"ucap Kirana merasa bersalah

"sudah lah....ayo cepat"jawab Dion berjalan agak cepat didepannya

Didalam lift,Kirana langsung bersandar di dinding. Dia memegang pegangan lift dengan kuat,mungkin karena sudah malam jadi rasa takut nya semakin menjadi. Dion menatap ke arah Kirana,kemudian menarik tangan Kirana dan memeluknya. Entah kenapa Dion melakukannya,karena Dion merasa kalau Kirana sedang ketakutan. Kirana terkejut melihat sikap Dion yang tiba-tiba menarik dan memeluknya,tapi dia suka. Rasa nya sangat nyaman,tidak ada ketakutan lagi untuknya.

Ting....

Lift berhenti dilantai parkiran mobil ,Dion melepaskan pelukannya dari Kirana. Terlihat tiga sekuriti datang menghampiri Dion,mereka tau kalau Dion adalah direktur bahkan pemilik perusahaan itu.

"malam tuan....nona..."sapa ketiga sekuriti itu sambil sedikit membungkukan tubuhnya

"malam juga pak..."jawab Kirana sambil tersenyum manis

Sementara Dion hanya berdehem saja,ketiga sekuriti itu sudah biasa menghadapi dinginnya tuan direkturnya tapi mereka terkejut mendengar jawaban dari Kirana. Mereka membalas senyuman Kirana,kemudian Dion yang melihat itu langsung menarik tangan Kirana agar mengikutinya dengan cepat. Kirana tidak menolaknya, dia hanya terdiam dan mengikuti Dion dibelakangnya saja. Dion tidak suka jika Kirana tersenyum dengan pria,entah mengapa dia tidak suka makanya dia menarik tangan Kirana dengan cepat

Mereka sudah berada di dalam mobil, Dion mulai menjalankan mobilnya. Hujan sangat deras hingga beberapa jalan ditutup karena banyak cabang pohon yang patah dan rusak yang menutupi jalan,jalanan menjadi sedikit macet tapi semua tetap berjalan walaupun pelan. Kirana yang melihat seorang bapak berjualan roti dipinggiran jalan,karena mobil Dion berhenti didekat lampu merah. Maka Kirana mengambil payung yang berada dibangku belakang, Kirana melihat nya saat masuk tadi. Dia ingin keluar membeli beberapa roti juga minuman tapi saat akan keluar,dia teringat kalau dia tidak mempunyai uang. Kirana menatap ke arah Dion yang sedang fokus dengan jalanan,Dion juga melihat Kirana yang mengambil payungnya tapi tidak dihiraukan oleh nya

bersambung

jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘

1
Lian Van. D Lumban Batu
ibu dion membuat kirana terlihat seperti pelacur Dimata Dion
Lian Van. D Lumban Batu
secara tidak langsung ibu dion menghina wanita itu
Ariani
masuk lah thor 😀🤭🤭
Ariani
keren thor ceritanya 👍
karin
Dunia nyata masih ada enggak seperti Akmal... Kalau pun ada sisakan buat di jadikan menantu.
🌟 Dauzz🇲🇨
wkwk Akmal 😁😁🤭
🌟 Dauzz🇲🇨
kata katanya sangat jelas 😂😂😂 tapi emang itu yg ku suka 😁😁🤭
Puput Regina Putri
Luar biasa
Eli Elieboy Eboy
𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚘𝚔 𝚗𝚐𝚊𝚔𝚊𝚔 𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚕𝚞𝚜𝚒 𝚗𝚐𝚞𝚖𝚙𝚎𝚝 𝚍𝚒 𝚔𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚒𝚕 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 🤣🤣🤣
Isah
lanjutkan
Isah
bener tuh mbak waktu teman ku USG dokter yh blg wah anak perempuan nih temen ku senangnya minta ampun pas nongol laki lg mana tuh baju yh pinkie semua ☺☺☺
Noul
Luar biasa
Intan Risma Wandy
kipas kipas thorrrr 😇😇
elis farisna
Luar biasa
Sumi afiz
Ryan terobsesi sama keperawanan dini tapi dini tidak mau sebelum Ryan menikahinya terlebih dahulu.. dasar teh celup kebanyakan celap celup sana sini pengen teh celup yg enak dan nikmat 🤪🤪🤣🤣
Lisa Halik
lusi jodohnya markus
Lisa Halik
mmm...surti☹️
Lisa Halik
bagus pak karno biar saja puterimu itu menikah sama anak buah akmal
Lisa Halik
rara biarkan akmal dulu biar tau diri
Lisa Halik
hot2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!