Sekelumit kisah cinta seorang Gadis (muslimah) dari keluarga Ningrat yang mengejar cintanya sampai menyeberangi samudra. Perjuangannya tak semulus yang diimpikan, karena sebagai keturunan Ningrat (Berdarah biru) tentu keluarga sudah menjodohkannya dengan pria yang juga berasal dari keluarga Ningrat.
Cerita ini lanjutan dari Dokter kirana
(Perjalanan kisah Cinta Kinzi)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Who are you!
Mobil Arjun sudah sampai di sebuah restoran yang cukup ramai malam itu, setelah memarkirkan mobilnya, Arjuna mengajak Kinara untuk masuk kedalam restoran itu.
"Kita makan disini aja ya kina" ucap Arjuna
"Iya boleh" jawab Kinara
Lalu keduanya masuk kedalam dan mencari tempat duduk, tak lama pelayan menghampiri mereka berdua dengan memberikan buku menu di restoran itu.
"Kamu mau makan apa Kinara?" Tanya Arjuna
"Sirloin steak aja sama orange jus" jawab kina
"Oke, saya samakan saja" ucap Arjuna
"Baik,, tunggu sebentar yah Tuan, Nona" ucap pelayan
Lalu pelayan itu pergi meninggalkan mereka, dan Arjuna tengah berbincang bersama Kinara. Tak jauh dari mereka duduk, terlihat Vino mengawasi keduanya.
Vino menutup kepalanya dengan topi, memang aneh, malam-malam ada orang memakai topi, tapi itulah yang dapat Vino lakukan untuk menutupi keberadaannya saat itu.
Ditempat lain........
Kinzi baru selesai dengan segudang laporan yang harus di periksa ya satu persatu. Bukan hal yang mudah bagi Kinzi untuk menyelesaikan semuanya dengan cepat karena banyak hal yang harus di urusnya. Tak lama kemudian Assisten Kinzi masuk kedalam ruangannya dan membawakan makan malam untuknya
"Tuan, makan malam anda sudah siap"
"Dimana Vino dan Arjuna? Kenapa dia tidak ke ruanganku?" Tanya Kinzi
"Tuan Arjuna ada kerjaan di luar tuan dan tuan Vino sepertinya juga begitu"
"Tumben sekali mereka berdua bisa bersamaan begitu, ya sudah kamu temani aku makan" ucap Kinzi
Lalu Kinzi makan malam bersama asistennya, sementara di luar sana Arjuna, Vino dan juga Kinara tengah menikmati makan malam mereka.
"Kina,,apa kamu betah bekerja di hotel itu?" tanya Arjuna
"Alhamdulillah betah chef sampai saat ini" jawab Kinara
"Oh iya, tadi apa pak Vino mengerjaimu kina?" tanya Arjuna
"Sepertinya begitu chef, senang sekali dia mengejai saya. Tapi tadi pak Vino juga bantuin saya manggang satenga chef" ucap kina
"Benarkah?" tanya Arjuna pura-pura tidak tau
"Iya chef, tadi pak Vino bantuin saya sampai selesai. Yah meskipun sedikit tapi gak papa, saya cukup berterima kasih karena pak Vino bantuin saja dan gak ngerecokin kerjaan saya hehe" ucap Kina
Yang di sebut-sebut tengah senyum-senyum sendiri, bagaimana tidak, kinara memujinya didepan Arjuna tanpa sadar. Sementara Arjuna terlihat santai dan jug senyum tipis sembari menikmati makan malam mereka.
Saat sedang makan, seseorang terdengar memanggil nama Kinara
"Kinara"
Kinara menoleh ke samping dan melihat seorang pria berdiri disampingnya, begitu terkejutnya kimara saat melihat siapa yang memanggilnya saat itu
"Mas Angga?" Kinara langsung berdiri dan menatap pria itu, Kemudian Kinara mengulurkan tangannya dan pria itu menyambutnya lalu Kinara mencium tangannya
"Kok kang mas ada disini??" Tanya Kinara kaget
"Mas yang harusnya nanya sama kamu Narra, kenapa kamu ada disini??" Bukannya kamu kerja di hotel? Dan dia siapa??" Tanya Angga saat menunjuk Arjuna dengan wajahnya
"Ck! banyak sekali pria yang menyukai dia rupanya!" ucap Vino dari kejauhan
"Oh iya, Narra sampe lupa mas,,, ini namanya chef Juna, dia adalah chef senior di tempat Narra kerja mas. Dan chef,,, perkenalkan ini mas Angga, kakak kandung saya" ucap Kinara dengan senyum
"Ohhhh kakak rupanya" batin Vino dan Arjuna bersamaan
Arjuna berdiri lalu berjabat tangan dengan Angga dan memperkenalkan diri. Angga pun menyambut baik Arjuna saat itu
" Mas kenapa ke Bandung?" tanya Kinara
"Karena kamu Ndak mau pulang jadinya mas ke sini. Kamu tau gara-gara sikap kamu ke Brama, dia mengadu kepada Ayahanda dan Ibunda, makanya kangmas di suruh jemput kamu Kinara" jawab Angga
"Kangmas kan tau kalau kina Ndak mau nikah sama mas Brama ! Jangan paksa Kinara mas!" Ucap Kinara
"Kalau kamu Ndak mau, ya kamu pulang dan bilang langsung kepada keluarga Brama. Bukan seperti ini cara yang diajarkan di kerat...." Belum selesai Angga bicara, Kinara menutup mulut kakaknya dengan cepat. Jangan sampai Angga meneruskan ucapannya yang sudah dipastikan akan membuat rahasianya terbongkar.
"Iya iya nanti Narra pulang, tapi Ndak sekarang mas. Narra masih ingin disini, nanti kalau Narra sudah ada libur sedikit lama, Narra akan pulang. Ini saja Narra baru bekerja beberapa hari, Ndak mungkin mau izin cuti kan?!" Ucap Kinara
"Yo wes terserah kamu, tapi ingat, kamu harus hati-hati dengan siapapun. Ndak semua orang terlihat baik itu baik juga dalamnya!" Ucap Angga
"Enggehhhh!" Jawab kina
"Ya uwes mas mau balik ke hotel dulu, disana ada mas Budi yang nungguin mas. Kamu jangan pulang malem-malem, selesaikan makanmu cepat lalu segera pulang!" ucap Angga setengah melirik ke Arjuna seolah mengisyaratkan agar segera pulang
"Enggehhhhhh!" Jawab Kinara
Kemudian Angga mengucap salam lalu pergi meninggalkan Kinara dan Arjuna. Tak lama setelah menyelesaikan makan malam mereka, Arjuna mengajak Kinara untuk pulang ke hotel, saat Arjuna dan Kinara sampai di parkiran, Arjuna melihat mobil Vino ada di parkiran juga, dia pun tersenyum lalu masuk kedalam mobil.
Tak lama dari kepergian mobil Arjuna , Vino menyusul mereka meninggalkan restoran itu. Didalam mobil Arjuna dan Kinara bercerita banyak membahas apapun untuk menghilangkan kesunyian didalam mobil.
***
Beberapa saat kemudian mobil Arjuna sampai didepan hotel, Kinara pamit untuk kembali ke mess, sementara Arjuna akan pulang kerumah. Vino pun memutuskan untuk pulang juga setelah melihat dari kejauhan mobil Arjuna meninggalkan hotel.
Kinara berjalan melewati parkiran mobil hotel menuju ke mess yang berada di belakang hotel, kondisi parkiran itu sangat sepi. Saat dirinya berjalan hampir diujung parkiran, alangkah terkejutnya nya Kinara saat seseorang memegang pundaknya. Cepat-cepat Kinara berbalik dan melihat dari keremang-remangan cahaya seorang pria berperawakan tinggi tengah memegang nya, Kinara akan berlari namun pria itu lebih dulu menarik lengan Kinara dan membuat nya terhuyun menabrak dada bidang pria yang tidak bisa dilihat jelas oleh Kinara karena wajah Kinara berada tepat dada bidang itu, aroma parfume mahal memenuhi indra penciuman Kinara, begitu harum seolah menenggelamkannya disamudra biru yang dalam. Pria itu memegangi belakang Kinara dengan sangat erat dan membuat Kinara ketakukan
"Who are you!"
Kinara mendongak keatas saat mendengar suara pria itu, suara yang sangat-sangat diingat oleh Kinara, bahkan Kinara sudah bisa menebak siapa pria dihadapannya saat itu. Jantung Kinara terdengar jelas debarannya, antara takut dan juga senang menjadi satu, sampai Kinara merasa tidak sanggup lagi untuk bicara karena terus menatapnya dan semua langsung jadi gelap gulita.......
.
.
.
.
Bersambung.........
.
.
Yang sangat-sangat dinanti pertemuan kinara dan Kinzi, kira-kira Kinzi masih inget gak yahhh sama kinara???
Menurut para readers, harusnya gimana???😁
NEXT BACA NOVEL SELANJUTNYA... MENIKAH MUDA..
YASMIN JUGA DLU BGITU, DARI GADIS BIASA, JDI NYONYA BOS, DIBAWA K JERMAN, KMUDIAN HONEYMOON K PARIS..
KEVIN - YASMIN UDH
NAYYA - BAGAS UDH
ADIMAS - RARA UDH,
ARYA - MAYA UDH,
NINA - REZA UDH,
DAVE - DEBBY UDAH,
GALANG - GADIS UDH,
THANIA - BARA UDH,
GEA - UDH
RISYA UDH.
SKRANG LANJUT BACA KISAH KINZI..