NovelToon NovelToon
Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:620.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: tanuwawa

Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malaikat Jagoan

Kembali ketempat toko perhiasan, terlihat ada beberapa orang yang pingsan dan orang-orang diikat dan dibekap kain.

Ada 3 perampok yang sedang

menggasak semua perhiasan dan juga alat elektronik lainnya. setelah mereka mengamankan para karyawan dan semua orang yang ada disini. Satu orang berjaga di atas dan satu orang memantau pergerakan orang-orang (yang berbadan gemuk) sambil memegang pistol di arah-arahkan kepada mereka , agar mereka takut dan tak macam-macam. Lalu membawa semua alat komunikasi yang mereka bawa supaya tak macam-macam menelepon polisi atau yang lainnya.

Terlihat seseorang dilantai bawah keluar dari Kamar mandi, lalu membetulkan pakaian dan topeng tudung yang dipakainya. Dia melangkah kan kaki ke atas setelah menerima telepon dari rekan yang menyuruh dia ke lantai dua dimana mereka berada. mungkin ada 6 perampok totalnya.

"Aman? " kata si pria bertubuh gemuk, ia hanya mengacungkan jempol kanan nya pertanda semua aman aman saja. dia mendekat kearah pria gemuk itu.

"suruh si debrong ke bawah gantian", perintah nya.

Buru buru pria itu ke atas, dilihatnya pria bertubuh tinggi sedang melihat kearah jendela sambil merokok, ia mendengar suara langkah kaki si pria itu pun menoleh.

"gantian ? katanya bertanya pada temannya cepat-cepat Pria itu mengangguk lalu si pria bertubuh tinggi itu mematikan rokoknya langsung menepuk pundak si pria lalu turun ke lantai dua.

"Syukur" dalam hatinya

lalu terdengar suara "brug" ia pun melangkahkan kakinya mencari suara tersebut benar saja, ada Anak kecil yang tersungkur, jatuh sedang meringis menahan tangisan buru-buru dia membantu anak tersebut walau ditolak oleh anak itu, ia memastikan semua baik-baik saja tidak apa-apa dan tak terdengar dibawah, tetapi dibawah seseorang mencoba memberontak hingga ia dipukul kepalanya lalu pingsan terlihat ada darah di dahinya.

Lalu pria itu bergegas menggendong anak yang usianya 5 tahun mungkin, wajah anak yang lucu dan tampan.

"shutttt …Dengar" dengan suara sangat pelan, lihat aku dek !sambil membuka penutup wajah sampai terlihat aliaaaa jadi pria ini adalah Alia dan menutupnya lagi takut ketahuan dia sedang menyamar.

" Dengarkan kakak, kakak sedang menyamar menjadi teman penjahat untuk membantu kalian keluar, jadi kau harus ikuti perintah kakak oke ? "

Alia mulai membujuk nya agar percaya sesekali melihat ke arah tangga, terlihat anak itu mulai percaya saat Alia menjelaskan lagi.

lalu Alia memegang telinganya untuk mendengar jelas suara Disana ! sambil berkata, "apa sudah datang ?" Alia mendengarkan

" Sudah dari tadi, aku akan berikan ini " jawab seseorang Disana tapi tak terdengar Alia , Alia rasa mereka sudah datang

"oke lihat lah ke lantai tiga di atas aku akan mengeluarkan anak kecil dulu" perintah Alia

Lalu menatap anak laki-laki itu.

" dengar kau berani bukan "? tanya Alia lembut padanya. ia mengangguk. "baguslah sekarang kakak akan mengeluarkan mu dari sini" sambil menyesuaikan tinggi tubuh anak kecil itu dengan berbicara nyaris tak terdengar hanya anak itu yang mendengar.

" tapi mamahku , bagaimana"? aku takut mamah kenapa-napa, mamah yang menyuruh ku tadi tetap disini saat mamah dibawa oleh penjahat itu, penjahat itu tak melihatku karena aku ngumpet di bawah meja lihat lah aku terluka ! bagaimana dengan mamahku ? " tanya nya dengan menatap mataku

" Astaga kau terluka, sambil melihat luka nya kakak tak punya obat , tidak ada waktu lagi !

kau kuat bukan? jadi tolong tahan ya sayang,kakak tahu mamah mu ada dibawah kakak akan membawanya padamu oke ! Kaka janji.

Sekarang kakak akan mengeluarkan mu dulu, habis itu yang lainnya. (sambil mengendong anak itu menuju jendela)kau masih anak-anak jadi kau akan keluar terlebih dahulu oke. tanpa menunggu anak itu menjawab, Nanti saat kau keluar jendela ada pak polisi yang akan membawa turun jadi kau harus keluar dari sini jangan bersuara karena kakak akan masuk lagi ! Alia terus berbicara dengan suara pelan.

Alia lalu bicara lebih tinggi sambil memegang airphone yang ada di kupingnya "Hallo", kata Alia tak ada jawaban sekitar 30 detik tak ada suara Hallo, katak Alia lagi.

"semua sudah siap" Alia mengernyitkan dahiku dibalik topeng ah mungkin ini polisi pikir Alia.

"saya akan keluarkan anak ini dari jendela dan tunggu aba aba dari saya saat kalian akan naik! suara nya terdengar jelas Disana

"Baik" katanya.

Alia mengeluarkan anak kecil itu lalu berkata

" tunggu disini sampai pak polisi datang oke, kakak polisi akan langsung membawamu setelah kakak masuk lagi jadi jangan bersuara oke ? menatap anak itu anak itu mengangguk. Alia mendudukan anak itu dekat pot besar ya dilantai tiga didekat jendelanya masih ada tembok untuk tanaman jadi Alia suruh dia duduk disitu karena tidak terlalu berbahaya dan tidak terlihat.

Sebelum Alia masuk lagi anak laki-laki itu berkata " terimakasih Malaikat jagoan katanya,

dibalik topeng aku tersenyum dan menganggukkan kepalaku padanya.

Alia langsung masuk lagi dari jendela lalu mendengar suara langkah kaki di tangga. 3 langkah lagi dia ada dihadapannya.

" ayo sudah beres " katanya.

Alia pun mengangguk mengikutinya sambil berbicara " Naik ! "

Rendi Wijaya Utama

Setelah mengamankan jalan dan menutup akses jalan dan Tak ada warga juga hanya ada beberapa orang dikafe.

Tibalah Tim polisi di TKP dengan menggunakan mobil dan motor, dengan pakaian lengkap anti peluru dan membawa perlengkapan yang diperlukan, dengan wajah tertutup masker/kain. Lalu seorang perempuan menghampiri Rendi.

" Ini pak" katanya sambil menyerahkan airphone pada Rendi. Rendi tak mengerti maksudnya.

" ini pak teman saya ada Di sana sambil menunjuk ke arah TKP, teman saya tadi mengirim pesan suara dan menelepon saya 45 menit yang lalu Pak ini masih tersambung. Banyak sekali orang yang berteriak Disana ada 1 anak kecil yang sedang bersamanya dia menyuruh kita untuk membawa anak kecil di lantai 3 setelah ia mengeluarkannya, ini pak bicara lah pada nya.

" Hallo" katanya disembarang sana. deg Rendi terdiam selama 30 detik lamanya lalu dia mengatakan lagi Hallo", aku pun tersadar.

Lalu Rendi menyuruh yang lain untuk bersiap naik ke atas dengan memanjat gedung disebelah nya.

" Semua sudah siap " ucap Rendi memberi tahu.

"………………………………" katanya Disana.

"Baik" kata Rendi sekitar 10 menitan Rendi menunggu lalu Disana berbicara lagi " naik kata nya.

Rendi pun lalu bergegas menyuruh rekannya untuk menyiapkan semuanya, Rendi naik dan ketiga lainnya untuk naik mengepung di lantai atas. Rendi akan membawa anak ini kebawah yang Tiga akan mengepung dari atas.

Rendi memanjat tali yang sudah di pasang diikat diatas, lalu memegang kuat-kuat talinya berpindah dari atap ke atap dan tembok sebelah gedung. Sampai Rendi memanjat diikuti rekannya langsung naik, lalu mencari keberadaan anak itu dengan pelan Rendi mencari.

" Ketemu " ucap Rendi memberi kode ke rekannya, Rendi mendekati pot besar itu, terlihat anak itu terluka sedikit Rendi berjongkok.

" Hay jagoan, mengelus kepala anak laki-laki itu, kemarilah ikut bersama bapak yah ayo".

" Anak kecil itu langsung tahu bahwa mereka polisi memeluk Rendi erat ,langsung membawanya berdiri lalu Rendi mengatakan "Sudah diamankan "

" Bi Tolong ini, bawa dulu anak ini sebentar kita akan turun ini sudah terlalu lama " Ucap Rendi

" Siap dan " membawa anak itu mengikuti Rendi masuk lewat jendela.

"Gila, semua orang dibius dan diikat kayak gini!" salah satu rekan Rendi bicara.

" Cepat bantu mereka " ucap Rendi tegas.

" Siap dan " kedua nya serempak.

Parkiran

Dilihat nya semua perampok sudah beres menggasak semua perhiasan dan yang lainnya.

" Ayo ayo cepat, sebelum orang mencurigai kita berada disini."

mereka mungkin belum tahu bahwa ada polisi yang sudah mengepung tempat ini. dalam hati Alia, yang juga sedang membawa tas kecil berisi perhiasan.

Para perampok + Alia buru buru turun ke parkiran sambil membawa tas dan akan keluar dari pintu belakang parkiran tiba tiba semua pasukan polisi masuk.

"sial" kata si pemimpin mereka mencoba memberontak. dengan menggunakan senjata tajam dan pistol

bagaimana mungkin kebocoran katanya, aku dengan santai membuka topeng ku dan mengibas-ngibas kan tangan ke wajahku karena panas menggunakan topeng dan tersenyum kepada mereka yang dibekuk polisi.

reaksi orang orang Disana begitu terkejut melihatku apa lagi Rendi yang baru turun dari atas melihatnya terkejut, oh iya Mereka membuka penutup wajah dan berganti pakaian agar tak terlihat mencurigakan saat keluar, hanya aku saja yang menggunakan topeng wajah.

mungkin mereka kaget mengapa jadi seorang perempuan. Dan dari tadi mereka dikelabui dalam pikiran mereka masing-masing. Tetapi suasana menjadi tidak kondusif semua nya memberontak tiba-tiba saat Alia berbalik, lalu seseorang memelukku dan menodongkan pisau ke leher Alia.

apakah yang terjadi pada Alia ?

1
Aris Hartutik
semangat Thor nulisnya ..... ditunggu up nya
Yus Ys
asik...suka dng tokoh alia, tapi kenapa tdk sampai selesai ceritanya, biar bacanya semakin asik....semangat kk👍👍👍🥰🥰🥰🤩🤩🤩
Lia Rompas
lanjut dong thorrrr
Lia Rompas
lanjut
Athy Chayank
Lanjut thor...
Jumadin Adin
amira itu anak siapa ya
Kanza Nia
lanjut
Suriza Za
cepat update ,tak sabar nk tahu seterusnya........
Lisahin Karlina
lanjuy
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
lanjoott thorr
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
cocuit sekali.... mau Alia... jgn tolak lamaran babang Rendi
Siti Kholisoh
lanjut
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Tini Agustini
kapan lanjutnya thor udah lama nich pengen baca klanjutan kisah nya yg bikin seru.
cepet ya lanjutnya
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Sri Astuti Caem
lanjutt thooor...
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Nenni Yanti
msns lanjutan ceritany
Nenni Yanti
next thor
Mdy
ayo, dilanjut dong thor
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Elizabeth Zulfa
sbnrnya lmyan bgus critanya tp bingung bacanya...la tanda baca untuk mngawali & mngakhiri percakapan g sesuai/ kadang nyampur sama kata narasi.. jdi pmbacanya msti pinter mngira2 ini msih ikut dlm klimat prckapan/ dah g msuk..

🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..
Sri Hartaty
lanjut
Nartyana Gunawan
ceritanya panjang dan bertele tele
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!