NovelToon NovelToon
Giro - The Shrouded Paradise

Giro - The Shrouded Paradise

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:496.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bophi

"Tatapan seperti itu bukanlah tatapan yang dimiliki orang yang takut dan putus asa"

"Tetapi, keberanian tanpa kemampuan hanyalah omong kosong belaka"

Tidak pernah terbayangkan oleh Giro sebelumnya, bahwa hari itu merupakan hari yang akan menentukan arah takdirnya.

Di usia yang begitu muda, Giro harus mengalami pengalaman yang akan selalu membekas di benaknya, pengalaman yang akan selalu menghantui bunga tidurnya setiap malam.

Tetapi, bayangan dari orang-orang yang ia sayangi mampu membuatnya mengangkat asanya yang perlahan hilang, menariknya agar terus melangkah tanpa peduli seberapa berat halangan yang menantinya.

Mampukah Giro menjawab kepercayaan orang-orang terhadapnya?

"Kau tidak akan bisa melakukannya jika kau bahkan tidak bisa bertahan hidup"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bophi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Act 9 : The Trails

Di lapangan yang begitu luas itu Giro sedang berdiri mematung di depan Slipwell, salah satu guru yang mengajar di dojo Heavenly Knight. Hari ini adalah hari pertamanya latihan. Dia tidak pernah berlatih bela diri sebelumnya, tetapi dia yakin kalau dia mampu berlatih dengan baik.

"Kenapa kau malah bengong? Ayo cepat serang aku. Terserah kau mau memukulku, atau menendang, atau apapun" seru Slipwell kepada Giro.

"Tapi..." Giro merasa enggan karena dia disuruh menyerang Slipwell yang buta dan memakai tongkat untuk membantunya berdiri.

"Apa kau kira ini tidak adil karena aku tidak bisa melihat?" ucap Slipwell.

"Bahkan jika tangan dan kakiku diikat sekalipun, seranganmu tidak akan bisa mengenaiku..." lanjutnya meremehkan Giro.

"Ayo cepat! Jika seranganmu bisa mengenaiku, kau boleh bergabung dengan yang lainnya" lanjutnya.

Akhirnya Giro mencoba bersungguh-sungguh. Walau dia merasa tidak adil, tapi dia memiliki tujuan yang jauh lebih penting. Dia tidak bisa membiarkan rasa kasihannya menghalangi tujuannya tersebut.

Giro bersiap untuk menyerang, dia mengepalkan tangannya, dan dengan cepat meluncur untuk memukul Slipwell.

TAAKK!!

Tepat sebelum tinjuan Giro mengenainya, Slipwell mengangkat sedikit tongkatnya dan seketika Giro terlempar dan jatuh ke tanah.

Beberapa saat kemudian Giro membuka matanya. Dia bingung dengan apa yang terjadi. Kepalanya terasa nyeri, dia mencoba berdiri tetapi keseimbangannya tiba-tiba melemah, dan ia terjatuh kembali.

"Apa kau menyerah? Sampai segitu saja kemampuanmu?" tanya Slipwell dengan santai.

Giro memaksakan tubuhnya untuk berdiri. Dia tidak mau berhenti begitu saja. Dia mencoba membayangkan apa yang terjadi tadi, tetapi dia tidak yakin dengan apa yang dia lihat.

Giro bersiap untuk menyerang kembali. Kali ini dia akan mencoba lebih waspada dengan tongkat milik Slipwell. Sepertinya dia terlalu meremehkan pria itu. Walaupun dia buta, dia adalah salah satu guru di dojo terbaik di selurung kontinen. Dia pasti bukan orang sembarangan.

Giro mengambil nafas tajam sebelum ia segera meluncurkan serangan keduanya.

Tepat sebelum tinju Giro mengenainya, Slipwell lagi-lagi mengangkat tongkatnya sedikit.

"Disana!" teriak Giro sambil mencoba menunduk.

"Anak ini..." gumam Slipwell.

TAAKK!!

Lagi-lagi giro terlempar dan terjatuh ke tanah.

"Dia sangat cepat!" gumam Giro dalam hati sambil berusaha agar kembali berdiri.

"Kau bisa melihatnya?" tanya Slipwell yang merasa jika Giro melihat gerakannya.

"Melihat apa?" Giro bingung dengan pertanyaannya.

"Pukulanku. Kau tadi mencoba menunduk, apa kau melihatnya?" tanya Slipwell lagi.

"Aku tidak tahu. Yang pasti saat Guru mengangkat tongkat, aku seolah melihat Guru mencoba mengayunkan tongkat itu, dan aku mencoba menghindari dengan menundukkan kepalaku, tetapi tongkat Guru terlalu cepat untuk aku hindari" jawab Giro mencoba menerka apa yang terjadi.

"Menarik..." gumam Slipwell.

"Ayo, apa yang kau tunggu? Aku tidak punya waktu seharian untuk menunggumu menyerang" lanjutnya sambil tersenyum.

"Baiklah! Kali ini aku akan berhasil!" ucap Giro sambil kembali mencoba menyerang.

TAAAKK!!

TAAAKKK!!!

TAAAAKKKK!!!!

TAAAAAAKKKKK!!!!!

Beberapa saat berlalu, Giro membuka matanya. Didepannya dia melihat seorang kakek tua yang sedang membaca buku. Dia melihat sekelilingnya.

"Apa aku pingsan?" ujarnya pelan.

"Ohh kau sudah bangun, baguslah..." ucap kakek tua tersebut sambil menyimpan buku yang ia baca.

Kakek tua itu mengambil sesuatu dari laci meja, dan berjalan kearah Giro.

"Ini minumlah, marrowroot sangat berguna untuk mengobati luka dalam maupun luar, ditambah dengan widowbloom yang bagus untuk memulihkan tenaga" ucap kakek itu sambil memberikan pil obat untuk Giro.

Giro mengambil obat tersebut dan meminumnya.

"Kau tidak sadarkan diri saat sedang berlatih dengan Slipwell. Sudah 5 jam kau tertidur disini" ucap kakek tersebut.

"Terima kasih, Guru..." ucap Giro.

"Panggil saja aku Bhulwark, aku hanya seorang dokter yang sudah tua" ucap Bhulwark memperkenalkan dirinya.

"Baik, Kek. Saya Giro. Ini hari pertama saya berlatih disini" ucap Giro.

"Anu, Kek..." lanjutnya sedikit ragu mau bertanya sesuatu kepada Bhulwark.

"Kenapa?" tanya Bhulwark.

"Anu... apa aku harus membayar biaya obat dan pengobatannya?" tanya Giro yang merasa khawatir karena dia baru saja meminum obat yang baginya sangat berharga.

"Hahahaha.... kau tidak usah khawatir, Nak. Selama kau adalah murid dojo ini, kau tidak usah memikirkan masalah kecil seperti itu" jawab Bhulwark yang tertawa dengan pertanyaan dari Giro.

"Syukurlah... herbal yang Kakek gunakan sangat berharga, harganya bisa mencapai 10 gold jika dijual di kota. Keluarga aku bisa makan enak berhari-hari jika aku beruntung menemukan herbal itu" ucap Giro lega karena ternyata dia tidak harus membayar pengobatannya.

"Kau tahu tentang herbal?" tanya Bhulwark merasa tertarik pada Giro.

"Aku tidak terlalu tahu banyak, tapi aku tahu beberapa herbal yang sering aku temui di hutan. Dan aku juga sering melihat-lihat herbal yang ada di kota saat menjual punyaku" jawab Giro.

"Kau tahu ini apa?" tanya Bhulwark sambil mengambil daun herbal dari laci mejanya dan menunjukkannya kepada Giro.

"Itu Bloodwell! Aku cukup sering menggunakannya untuk mengobati adikku jika mereka terserang demam" jawab Giro bersemangat.

"Kau benar. Bloodwell memiliki kandungan vitamin yang cukup banyak, sehingga akan sangat berguna untuk menyembuhkan demam tinggi..." ucap Bhulwark terkesan dengan Giro.

"Tapi apa kau tahu kalau Bloodwell bila digabungkan dengan Widowbloom yang kau minum tadi akan menciptakan suplemen yang sangat berguna untuk berlatih" lanjutnya.

"Luar biasa! Aku tidak tahu hal seperti itu..." ujar Giro terkesan dengan pengetahuan Bhulwark.

"Begitulah, tanaman herbal akan memiliki reaksi yang berbeda-beda tergantung dari campurannya. Ada yang akan menghasilkan obat yang bisa mengobati segala penyakit, ada pula yang membantu latihan, dan banyak lagi lainnya" Bhulwark menjelaskan tentang tanaman herbal kepada Giro.

"Tetapi kau harus ingat, jika kau salah mencampurnya, atau tidak tepat kombinasinya, kau malah mungkin membuat racun yang bahkan bisa membunuh orang lain" lanjutnya.

"Itulah kegunaan ilmu Herblore. Datanglah kesini kapanpun kau mau jika kau mau belajar lebih banyak tentang ilmu Herblore" lanjutnya lagi.

"Baik, Kek!" ujar Giro bersemangat.

Giro pun meminta izin untuk pergi dari sana setelah ia sudah merasa baikan. Tubuhnya masih terasa sakit, tetapi dia merasa sudah bisa berjalan dengan baik. Dia berjanji jika ia akan kembali kesana untuk belajar lebih banyak tentang ilmu Herblore.

"Racun, kah?" gumam Giro dalam hati sambil pergi meninggalkan ruangan Bhulwark.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Pyrus menepuk bahu Giro dari belakang.

"Awwww!!" teriak Giro yang merinding kesakitan karena sentuhan dari Pyrus.

"Woahh... kau baik-baik saja?" tanya Pyrus kebingungan, dia yakin kalau dia tidak menepuk Giro dengan keras.

"Ohh kau Pyrus... aku sudah bisa berjalan, tapi tubuhku masih terasa sakit jika disentuh" jawab Giro meringis kesakitan.

"Hahaha... maafkan aku. Kudengar kau dihajar habis-habisan oleh guru Slipwell" ucapnya sambil tertawa.

"Ya begitulah. Dia menyuruhku untuk menyerangnya berulang-ulang, tapi yang ada malah aku tersungkur setiap kali mencoba menyerangnya" ucap Giro lemas.

"Kau jangan menyepelekan guru Slipwell. Walaupun dia buta, tapi dia adalah salah satu ahli bela diri terkuat di seluruh negeri ini" ucap Pyrus.

"Ya kau benar, awalnya aku ragu untuk menyerangnya karena dia buta. Tapi ternyata aku salah" ucap Giro.

"Tapi di serangan terakhir sebelum aku pingsan, aku hampir mengenainya! Dia sangat cepat!" lanjut Giro.

"Hahaha... baiklah kalau begitu, akan kuajak kau ke tempat yang menarik untuk permintaan maafku karena menepukmu tadi!" ucap Pyrus mencoba mengajak Giro ke suatu tempat.

"Kemana?" tanya Giro penasaran.

"Kau akan tahu setelah tiba disana! Ayo kita pergi, acara utamanya akan segera dimulai!" jawab Pyrus sambil menarik tangan Giro agar segera pergi.

"Awwww!!!" teriak Giro kesakitan karena tangannya ditarik oleh Pyrus.

"Ouchhh... maaf aku lupa! Haha" ucap Pyrus tertawa, walau sebenarnya dia sengaja.

"Ayo!" lanjutnya tak sabaran.

"Baik, baik... jangan terlalu cepat, aku masih belum bisa berlari dengan kondisiku sekarang" ucap Giro mengikuti Pyrus.

Mereka pun pergi dari dojo dan menuju ke suatu tempat yang disebutkan oleh Pyrus.

1
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
Novel pertamamu keren Thor semangat❤️🔥❤️
ska
udah lama nggak up thor
silviaanugrah
6 dukungannn, ditunggu feedback-nya ya Thor 🌟
Elisabeth Ratna Susanti
double like 👍👍
Elisabeth Ratna Susanti
like fav 😍
™DEWA•[PHOENIX]
Huhuhuhu masih early aja dah penuh bawang
Alvi Sy
lnjutt
gegechan (ig:@aboutgege_)
Semangat kakak💛
salam dari Broken Angel'S
Hayaku Gaya
Uuu, kelompok Shaka ya.. aku yakin kalian akan menang, Giro!! Semangat!! Jan kasih kendor!
Hayaku Gaya
Apa! Yang benar saja ngambil kertas gitu doang pake acara begitu guru 😭😭
Fuhhh Giro kau memang terbaik!!!! Siapa yang akan mereka lawan?
★Merepotkan~
Pikiran nya Thor, bukan Fikiran... Hadeh :v🌲🎉
★Merepotkan~
Meskipun setingan cerita novel kita sama, kenapa punyaku bisa beda jauh kali? Apa ini karena novel ku novel parodi dan novel ini novel serius?🌲🎉
Aya-DNA
pasti melihat mayat sampai muntah
aga komara
like meluncur...
Ls
like.
ACILMEY
next up bophi semangat 👍👍
Neo
up
Wulan
Next
Dian Ariesto
up
Eva Santi Lubis
keren thor lanjut mari saling mendukung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!