Cuplikan
Kisah seorang gadis yang di tukarkan oleh kedua orang tua nya untuk melunasi hutang perusahaan Ayahnya
Hidup penuh penderitaan tak jadi masalah baginya
Karena hal itu ia harus menjadi tahanan dari pria arogan bernama Dirga
Awal kehidupannya memang lancar lancar saja tapi karena sebuah kesalahpahaman membuat hidupnya berubah 360°
Ia semakin menderita
Akankah ia bisa bertahan demi tujuannya atau menyerah ?
Penasaran ? ikuti ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny_ren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9.
Dirga dan Bayu memilih untuk makan siang di luar area kantor , tak butuh waktu lama mereka tiba di sebuah Cafe yang cukup terkenal
Mereka berdua turun membuat para pengunjung kagum akan ketampanan keduanya dan kesuksesannya
Mereka mencari meja yang kosong dan mendudukinya tak lama kemudian sahabat mereka Radit tiba
" Hello bro ." Sapanya dan segera duduk
" udah cepet mesen sono kagk usah basa basi ." Ucap Bayu jutek
" ya elah lo kagak kangen apa ama gue , dasar sahabat tak berperikemanusiaan ." Ucap Radit kemudian ia memanggil pelayan dan memesan makanan ia dan sahabat nya itu
Mereka menunggu makanan sambil mengobrol
" Gue kemarin dapet pasien serem banget . "Ucap Radit
" koq serem emang kenapa , pasien lu hantu . "Tanya Bayu sedangkan Dirga hanya menyimak
" bukan bahkan lebih menyeramkan dari hantu." Ucap Radit darmatis
" terus."
" Orang nya tuh muka nya dataaar banget trus ya , auranya dingin banget sampek tuh ruang an jadi beku .* Ucap Radit bercerita
" trus trus ." Bayu mulai penasaran
" jangan trus trus napa , kagak ada rem nya kalau masuk jurang bari tau rasa lu ." Ucap Radit
" lo sih cerita setengah setengah mulu .* Ucap Bayu membela diri
" makanya diem dulu , ini mau cerita lagi ., Ucap Radit
"hmm ." Bayu menutup mulut nya dan diam
" Jadi nih dia itu nggk bergerak kalau siang tapi kalau malam keluyuran ." Ucap Radit
"Hah aneh banget ." Bayu terheran heran dengan cerita sahabatnya itu
" Mana ku tau kenyataan nya gitu ." Ucap Radit
" siapa pasien lo ."
" Namanya MAKHLUK MUKA RATA 👻👻." Ucap Radit tertawa
plakk
Bayu menghadiahi Radit pukulan ringan
" sama aja b*go , hantu namanya ." Ucap Bayu sehabis memukul Radit
" bodo amat ." Ucap Radit santai dan menambah kekesalan Bayu
Dirga hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Kedua sahabatnya , Pelayan datang dan meletakkan pesanan mereka bertiga
" Silahkan di nikmati Tuan." Ucap Pelayan tersebut , Dirga melihat pelayan tersebut yang menunduk suaranya begitu tak asing baginya , ia menyetop langkah pelayan tersebut yang hendak pergi
" Tunggu." Ucap Dirga , Pelayan tersebut menengadahkan kepalanya dan melihat Dirga ia terkejut bukan main tapi tetap berusaha bersikap biasa dan profesional
" iya Tuan apa ada yang di perlukan lagi ." Ucap Pelayan tersebut yang tak lain Azizah
Bayu dan Radit melihat Azizah
" ada apa Ga." Tanya Radit bingung
" eh bentar lo kaya gadis itu kan .* Ucap Bayu ia memang tak terlalu hafal wajah Azizah
" maaf Tuan apa ada yang bisa saya bantu." Ucap Azizah mengulang perkataannya ia ingin segera berlalu dari situ , Dirga hanya diam ia sedang bertempur dengan pikirannya
kenapa dia terlihat tidak mengenaliku
" Jika tidak ada saya permisi , masih banyak tugas yang harus saya kerjakan . Ucap Azizah membungkukkan badan dan pergi
kenapa harus bertemu sih , gue harus apa nanti di rumah
Azizah mengerjakan pekerjaan nya yang lain
Di Meja Dirga
" Dia emang Siapa . Tanya Radit yang tidak tau apa apa
" cewek rahasia nih anak . Ucap Bayu dan mendapat tatapan tajam dari Dirga
" owhh. Radit hanya mabgut mangut
" eh btw lo tadi kenapa manggil dia. Tanya Bayu penasaran apa alasan Dirga memanggil Azizah
" Diem gue laper ." Ucap Dirga segera menyantap makanan nya tanpa memperdulikan Bayu dan Radit yang tengah di landa penasaran
Mereka akhirnya menyantap makanan nya selesai itu mereka kembali ke tempat kerjanya masing masing
Setibanya di perusahaan DW Group
"udah dapet informasi nya. " Tanya Dirga
" udah nih baru aja . "Ucap Bayu menyerahkan sebuah dokumen
" Baca." Ucap Dirga memerintah
" ya elah , oke. " Ucap Bayu pasrah
" nama Azizah Larasati ."
" dah tau . "Saut Dirga
" belum selesai b*** . "Ucap Bayu protes dan melanujutkan membacanya yang di situ tertulis Nama , tanggal lahir , sejarah pendidikan dan pekerjaan nya Azizah
" owh jadi dia cuma sama SMA . "Dirga mangut mangut
" hmm ."
" eh tapi bentar kenapa golongan darah dia sama orang tuanya beda ya ". Ucap Bayu yang baru menyadari hal itu
" Hah ya nggak mungkin lah beda emang dia anak siapa ". Ucap Dirga " mana ku tau kan di sini gitu ." Ucap Bayu
" itu udah bener apa belum ". Tanya Dirga menatap serius Bayu
" sampai saat ini sih cuma ini ." Ucap Bayu
" terserah lah ngapain juga di pikirin ." Ucap Dirga
" kan lo yang pengen tau gimana sih ." Ucap Bayu dalam hati lalu ia kembali ke ruangannya
Jam Pulang kerja tiba
Azizah pulang lebih awal dari biasanya kerja mengingat status nya sekarang ia buru buru pulang ke rumah sebelum Dirga kembali
Setibanya di rumah ia menuju kamar dan segera membersihkan diri lalu istirahat menunggu kepulangan Dirga
Beberapa menit kemudian terdengar suara mobil , Azizah segera merapikan diri dan menyambut kedatangan Dirga
Ia hanya sebagai budak Dirga dan harus menuruti semua perintah tuannya
" Selamat sore Tuan . "Ucap Pak Rio membuka kan Dirga pintu
Bayu juga keluar dari mobil dan berjalan beriringan dengan Dirga
" Selamat sore Tuan ."Sapa Azizah dengan senyum manis yang di buat buat
Dirga hanya menatapnya sekilas lalu berlalu dan Bayu menanggapinya dengan senyuman
Azizah mengikuti Dirga dari belakang , Bayu menuju kamar yang biasa ia tempati
Azizah membantu Dirga melepas sepatu terlebih dahulu kemudian mengambilkan Dirga sandal rumahan
" Kenapa kau tadi bersikap tak mengenaliku." Tanya Dirga pada Azizah , Azizah bingung mau jawab apa masa jujur kan enggak lah bisa tamat riwayatnya
" anu itu Tuan a ." Azizah berpikir keras jawaban apa yang harus ia berikan
" bicara dengan jelas ." Ucap Dirga dengan suara tegas dan tak bisa di bantah
" masa sih Tuan perasaan saya tadi biasa aja ya , Tuan mungkin yang salah mengartikan sikap saya ." Ucap Azizah tersenyum paksa
" owh jadi saya yang salah." Ucap Dirga ia malah salah mencerna ucapan Azizah
" a bukan gitu tuan , Tuan kan maha benar jadi nggk mungkin salah" . Ucap Azizah dalam hatinya ia ingin berteriak
" lalu maksud ucapan mu tadi apa hah kau menyalahkan aku .* Ucap Dirga tak trima
" aduh itu Tuan , saya ...saya . "Azizah bingung menjelaskan maksudnya tanpa menyinggung Tuan nya ini yang tak pernah mau di salahkan
" APA HAH ."
" bingung saya Tuan bicara sama Tuan nggk nyambung nyambung , Tuan ma maunya di benarkan padahal juga salah ." Ucap Azizah tanpa sadar
" Ulangi lagi. * Muka Dirga sudah memerah menahan amarah yang menggebu gebu
" Saya siapkan air dulu ya . "Ucap Azizah ia langsung lari dan mengunci diri di kamar mandi untuk menghindari amukan Tuan nya
" Awas Kau akan ku beri kau pelajaran gadis nakal . "Ucap Dirga