Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
Nova yang sangat kaget saat melihat Helena tiba-tiba kembali ke Mansion, bahkan wanita itu telah membawa seorang pria yang sangat tampan, membuatnya yang sedang minum langsung tersedak.
"Uhuk!"
"Uhuk!"
"Uhuk!"
Air yang tadi diminumnya langsung muncrat keluar dari hidung dan mulut, menyembur tepat ke wajah ibunya yang duduk di sebelahnya.
"Ya ampun, Mama maaf," ucap Nova. Dia buru-buru mengelap wajah ibunya yang basah dengan tisu.
Zora mendengus kesal. "Kamu ini..."
Tapi sebagai seorang ibu, dia tidak bisa marah kepada putri kesayangannya itu.
Sedangkan Reno, dia terlihat sangat cemburu saat melihat Helena yang sedang menggandeng tangan seorang pria. Hatinya langsung bertanya-tanya, siapa pria asing itu? Kenapa dia bisa bersama dengan Helena?
Axel segera berdiri, dia sangat bernafaskan lega, akhirnya putrinya telah kembali. "Helena, akhirnya kamu telah kembali. Selama tiga hari ini Papa tak pernah berhenti menyerah menyuruh orang untuk mencarimu."
Helena hanya tersenyum dingin. "Terimakasih. Aku gak menyangka ternyata masih ada orang yang peduli padaku."
Zora pura-pura peduli. "Kamu ini bicara apa, Helena. Sebagai ibumu, Mama sangat merasa sedih, sehingga selama tiga hari tiga malam Mama gak bisa makan enak dan sulit tidur."
Helena hanya diam. Dia tidak tahu apakah ibunya benar-benar peduli padanya atau hanya karangan belaka.
Pandangan Axel kini pindah pada seorang pria yang sedang digandeng oleh Helena. "Lalu, dia siapa, Helena?"
"Dia pacar aku, Pa," jawab Helena dengan santai.
Semua orang sangat terkejut mendengarnya. Karena mereka tahu Helena saat ini sedang patah hati, tidak mungkin dia move on secepat ini.
Helena menambahkan, "Pacarku ini adalah orang yang telah menyelamatkan aku saat aku tersesat di hutan. Makanya aku bisa pulang."
Diam-diam, Helena segera menyenggol pinggang Arjuna untuk memberikan kode.
Arjuna segera memperkenalkan diri. "Selamat malam semuanya, namaku Arjuna."
Nova menggerutu di dalam hati. "Sial! Kenapa Helena harus memiliki pacar setampan itu sih?"
Helena berkata kembali dengan wajah serius. "Besok kami akan menikah. Karena itu, aku akan ikut bersaing dengan Kak Nova untuk mendapatkan posisi direktur di rumah sakit."
Axel nampak keberatan. "Papa belum mengenal dengan baik pacarmu itu. Kamu. gak bisa memutuskan menikah begitu saja."
Helena membalas dengan nada tegas. "Aku yang akan menjalani pernikahan ini. Bukan Papa."
Zora segera berdiri, dia berkata pada Helena. "Helena, Mama ingin bicara empat mata denganmu."
Helena terpaksa mengikuti Zora ke untuk menjauhkan jarak dari mereka semua.
"Mama mau bicara apa?" tanya Helena dengan nada dingin.
Seperti biasa, Zora meminta Helena untuk mengalah. "Helena, kamu tahu sendiri kan. Kakakmu itu dari kecil sering sakit-sakitan. Tubuhnya agak lemah. Dia sangat ingin menjadi direktur di rumah sakit. Sebaik-baik kamu mengalah saja. Kamu bisa..."
Helena memotong perkataan ibunya. "Dari kecil aku selalu mengalah. Aku selalu mengorbankan apapun yang aku inginkan untuk Kak Nova. Tapi kali ini aku gak akan pernah mengalah lagi."
Lalu, dia bertanya dengan nada menuntut. "Sebenarnya aku ini anak Mama atau bukan? Kenapa Mama gak pernah memperlakukan aku dengan adil?"
Pertanyaan itu membuat Zora terkejut.
...****************...
Sementara itu, di sebuah rumah mewah. Terlihat ada seorang wanita paruh baya berusia 50 tahun yang sedang terbaring koma dalam waktu yang cukup lama.
Sudah ada banyak dokter yang menanganinya. Tapi mereka memilih menyerah, mengatakan bahwa nyawanya tidak akan tertolong. Hanya menunggu waktu kematiannya.
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...