NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Presentasi (2)

"Apa kalian tak punya karyawan lain yang mumpuni? Buang buang waktu ku saja," nada kecewa terdengar dari ucapan tuan Dirga.

"Karena tuan Kevin adalah manager yang pegang proyek ini tuan," jelas Yola.

"Sekelas manager saja segini kemampuan nya, apalagi anak buah nya. Saya jadi ragu melanjutkan kerjasama ini," tuan Dirga berdiri hendak meninggalkan tempat.

"Tunggu!" Sean berdiri.

"Sean, jangan bercanda kamu," Celline berbisik ke arah Sean Rahardjo.

Sean memberi kode jempol ke arah Celline, mengisyaratkan jika semua aman.

"Siapa dia?" tanya tuan Dirga serius.

"Maaf tuan, dia hanya karyawan biasa. Saya pastikan dia tak akan mengganggu rapat kali ini," sela Yola.

"Kevin, kamu teruskan presentasinya. Lakukan seperti yang tuan Dirga minta," suruh tuan Abimanyu.

"Baik tuan," Kevin kembali fokus dengan layar besar di tengah ruangan. Demikian juga yang lain.

"Stop!" sela tuan Dirga.

"Kembali ke slide sebelumnya," suruh nya.

"Analisa apa yang mendasari sehingga anda yakin jika hasilnya akan seperti itu?" tanya tuan Dirga.

"Harga tanah di sana sedang bagus-bagusnya tuan dan di daerah itu sedang gencar melaksanakan program pemerataan pembangunan," jelas Kevin.

"Jadi dengan pembangunan ribuan properti, maka ikut membantu program pihak pemerintah," lanjut Kevin.

Tuan Dirga puas mendengar nya, "Good!" tukas tuan Dirga.

"Jadi bagaimana tuan? Apa anda setuju dengan proposal yang akan kami ajukan?" tuan Abimanyu tersenyum penuh keyakinan.

"Hhhmmm, tentu saja,"

"Tunggu!" sela Sean kembali berdiri.

"Tuan Sean, jika anda mau mengganggu acara rapat ini sebaiknya keluar sekarang juga," usir Yola.

"Tuan Dirga, apa anda sudah mendengar jika kawasan barat akan dibangun hutan kota? Butuh ribuan hektar lahan untuk mendukung program itu. Kalau tujuan anda membangun ribuan properti di sana, maka besar kemungkinan anda akan rugi besar," kata Sean tegas.

"Sean, kamu bisa diam nggak? Jangan mengacaukan rapat ini," tuan Abimanyu ikutan berdiri.

Tuan Dirga termangu. Omongan anak muda ini bisa dipercaya nggak? batin tuan Dirga bermonolog.

"Percayalah tuan," kata Sean melihat tuan Dirga diam.

"Usir dia!" suruh Kevin.

"Tuan Dirga, saya harap anda tak terkecoh dengan ucapan tuan Sean barusan," Kevin berusaha seprofesional mungkin.

"Tuan Dirga, kalau anda tak percaya dengan apa yang saya katakan. Silahkan lihat pers konferens yang dilakukan pemerintah setempat siang nanti," kata Sean.

Sean ditarik paksa keluar ruangan oleh beberapa petugas keamanan.

Kevin kembali melanjutkan presentasi proposal dengan serius. Tapi tuan Dirga masih memikirkan oleh Sean sebelum dipaksa keluar.

"Stop!" suruh tuan Dirga membuat Kevin kembali menghentikan presentasi.

Tuan Dirga meneguk air mineral yang tersedia.

"Ganti layar dengan siaran televisi," suruh tuan Dirga.

"Apa anda percaya dengan yang Sean katakan tadi?" sela tuan Abimanyu.

"Nyalakan saja! Setelah itu baru bisa kita lihat, pemuda itu layak dipercaya atau nggak," tegas tuan Dirga.

"Selamat siang, Pagi ini pemerintah yang berkuasa mengumumkan prioritas pembangunan daerah tepi barat bukan lagi pembangunan merata tapi konsen ke pembentukan hutan kota. Hal ini karena pemanasan global yang semakin tak bisa dikendalikan. Maka salah satu usaha pemerintah adalah dengan adanya hutan kota tersebut," demikian pembawa berita itu menyampaikan.

Semua yang hadir terkejut, karena ucapan Sean bak cenayang. Sean bisa membaca masa depan.

"Panggil pria muda tadi!" kata tuan Dirga.

"Dan kamu, silahkan duduk!" tunjuk tuan Dirga ke arah Kevin.

Sean kembali masuk ruang rapat dengan tenang.

"Terima kasih anak muda, kamu menyelamatkan perusahaan ku. Kalau kamu bersedia, gabung lah ke Dirgantara. Pintu kami selalu terbuka untuk kedatangan anda," tuan Dirga menghampiri Sean.

"Akan saya pikirkan tuan," Sean menyalami tuan Dirga penuh hormat.

"Kita akhiri rapat ini. Dan Dirgantara grub memutuskan batal kerjasama dengan perusahaan Rahardjo karena investasi ini jelas tak menguntungkan," tegas tuan Dirga.

"Tapi tuan... Saya yakin dengan proyek ini," ucap Kevin.

"Kalau anda yakin, jalankan saja. Saya yakin tuan Abimanyu tak mau uangnya sia-sia," tuan Dirga menatap remeh ke arah tuan Abimanyu.

Kevin mengepalkan tangannya erat, "Semua ini karena Sean. Dia pasti sengaja menggagalkan proposal ini," dendam Kevin ke Sean semakin membara. Kevin menatap tajam ke arah Sean yang seakan menantang nya.

Tuan Dirga dan rombongan telah pergi dari perusahaan, sementara di ruangan nya tuan Abimanyu menyandarkan kepala di kursi kebesaran. Mega proyek yang sudah di depan mata, luput dari genggaman.

Braaakkkk...

Pintu terbuka paksa. Tuan Rahardjo datang dengan tersulut emosi.

"Abimanyu, apa saja kerjaan kamu? Mengurus proyek seperti ini saja bisa gagal," kata tuan Rahardjo dengan nada tinggi.

"Pah, ini semua gara-gara Sean. Kalau dia tak mengacaukan rapat, tak mungkin tuan Dirga membatalkan kerjasama," ujar tuan Abimanyu mencoba meredam emosi papa nya.

"Masih berani kamu menyalahkan cucu ku," bukannya reda, tuan Rahardjo malah naik pitam.

"Emang kenyataan nya seperti itu," sahut tuan Abimanyu.

"Kamu saja yang bodoh, terus saja jadikan anak kamu kambing hitam,"

"Sean lah yang menyelamatkan perusahaan. Bayangkan jika proyek itu dilanjut, berapa kali kerugian yang akan kita tanggung," ulas tuan Rahardjo.

"Terus ngapain papa masih marah? Bukannya perusahaan bebas dari kerugian?" tanggap Abimanyu.

Tuan Rahardjo menghela nafas panjang atas kebodohan putranya itu. Jika proyek tak didapat, tentu saja alur kas perusahaan menjadi stagnan. Darimana perusahaan bisa berkembang? Ilmu basic saja, tuan Rahardjo harus seringkali mengingatkan tuan Abimanyu.

Tok... Tok...

Yola dan Kevin masuk

"Maaf tuan Rahardjo, karena kesalahan Kevin perusahaan jadi merugi. Tolong beri kesempatan sekali lagi buat Kevin untuk membuktikan kemampuannya," mohon Yola.

"Kamu siapa nya? Sampai berani sekali membela dia di depan ku?" selidik tuan Rahardjo.

"Kevin adalah manager bagian proyek tuan, dia pantas untuk diberi kesempatan selanjutnya," lanjut Yola.

"Kamu ibunya?" tuan Rahardjo terus mencerca Yola dengan banyak pertanyaan.

"Sudahlah Pah, apa salahnya kasih kesempatan kedua?" sela tuan Rahardjo.

"Kamu ikutan? Apa kamu papa nya?" tuan Rahardjo menatap tajam sang putra.

"Papa apa-apaan sih? Mana mungkin Kevin putraku," kata tuan Abimanyu sambil melirik ke arah Yola, takut selingkuhannya marah. Yang didapat Abimanyu, Yola melotot ke arahnya.

"Aku tegaskan, tak ada kesempatan kedua. Dan kalian berdua, keluar lah!" suruh tuan Rahardjo memberi isyarat mengusir Yola dan Kevin.

"Pah, bagaimanapun aku pimpinan di sini. Hargai aku dong," ucap tuan Abimanyu.

"Panggil Sean, aku yakin insting bisnis dia lebih bagus daripada kamu," suruh tuan Rahardjo tanpa peduli ucapan Abimanyu barusan.

"Pah," tuan Abimanyu tak terima.

"Kali ini Sean harus belajar," tegas tuan Rahardjo.

.

.

To be continued, happy reading guyss

1
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
lin sya
klo sean bawa mama nya ke vila nnti ada gundik papanya dong? ketahuan, ribut? walaupun sudah atas nama sean vila itu, dan knp sean gk bikin mamanya tmbah awet muda dgn uang (perawatan wajah dan penampilan baru) biar gundik sm papanya menyesal, smntara gundik papanya juga kevin enak amat slma ini dimnjain sm papanya sean dgn hrta🤭
Tania Luvia
lumayan sepuluh persen, pasti Andrew tertawa lebar🤣
Tania Luvia
good Sean
Tania Luvia
hempas musuh2mu Sean
Tania Luvia
manager bloon🤣
Tania Luvia
good Sean👍
Abisatya
lanjut kk
Tania Luvia
bagus Thor ceritanya
Tania Luvia
semangat thor
Tania Luvia
nyimak dulu Thor 🤭
Abisatya
lanjut kk💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!