NovelToon NovelToon
Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:110.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Novel ini kelanjutan dari Novel. " Cinta Gadis Tangguh Dari Desa."

Luna Haifa Adhitama putri sulung dari Kavindra Adhitama dengan Freya Pratiwi Adhitama. Luna mempunyai adik kembar yang bernama Aryan Zaidan Adhitama dan Aryana Zaidah Adhitama.

Luna seorang Dokter spesialis Anak. Karena pembawaannya yang lembut dan ramah. Dia menjadi Dokter yang diidolakan sama semua pasiennya.

Pada saat dia pergi ke rumah kumuh yang sudah menjadi kebiasaannya satu bulan sekali. Membantu orang-orang yang disana untuk memberikan perobatan gratis disana.

Dia bertemu dengan anggota TNI yang juga lagi membantu menyalurkan bantuannya ke orang-orang yang ditinggal di bawah Jembatan.

Akankah Luna mengenali salah satu dari anggota TNI tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 KAMAR KEBAHAGIAAN

SELAMAT MEMBACA !!!

Mbak Nina datang dengan membawakan minuman buat mereka.

"Silahkan diminum semuanya, adik kecil diminum ya!" seru Mbak Nina tersenyum melihat kedua bocil itu menatapnya.

"Diminum Nak Sindy, itu pisang krispi coklatnya dimakan. Tante sendiri yang membuatnya. Dek Rena mau Nak?" tanya Freya lembut mengusap kepalanya Rena yang duduk disebelahnya.

"Apakah boleh?" tanya balik Rena menatap Freya.

"Boleh dong, Mommy buat ini untuk kalian semua kok. Coba ambil satu potong, Sayang. Nanti bilang sama Mommy, bagaimana rasanya ya."

Rena mengambil satu potong pisang krispinya. "Enak sekali," wajah Rena berbinar sambil memakan pisang goreng krispi buatan Freya sendiri.

Vindra perlahan-lahan bisa menahan emosinya saat wajah Rena sudah nggak ketakutan lagi, kini wajahnya sudah seperti biasanya.

"Ambil lagi, Sayang. Pisang buatan Mommy nggak ada duanya," ucap Vindra, yang melihat mata Rena tertuju pada piring yang berisi pisang krispinya.

Rena yang mendengar ucapan Vindra segera menoleh ke Freya. Wanita itu tersenyum lembut menganggukan kepalanya memberi izin.

"Boleh, Nak. Ambil saja kalau mau," tambah Freya lagi.

Wajah Rena langsung berseri-seri. Dia mengambil satu potong pisang goreng itu, yang masih teringat dengan krispi dan manisnya pisang buatan Freya.

"Terima kasih Tan..."

"Panggil Mommy, Sayang." potong Freya dengan cepat.

"Terima kasih Mo...Mommy, Daddy," ucap Rena dengan tulus kepada dua orang paruh baya itu.

Vindra merasa senang, perlahan-lahan Rena sudah mulai nyaman dengan mereka. Dia berjanji akan membantu mereka mengambil haknya dari tangan kedua paman yang nggak bertanggung jawab.

Luna memfoto kebersamaan Rena dengan Mommynya untuk dikirimkan kepada keluarganya yang berada di Bandung.

"Nanti bawa mereka ke kamar yang berada di sebelahnya Arya ya. Arya semalam sudah menyiapkannya kamar itu. Ruang kerjanya sudah di pindah ke lantai satu, sebelah ruang kerjanya Daddy," ucap Vindra kepada kedua putrinya.

"Terima kasih ya Dad, Mom. Kalian yang terbaik, Luna sayang pada kalian berdua," jawab Luna langsung memeluk tubuh ayahnya yang masih bugar walaupun umurnya sudah setengah abad itu.

Luna dan yang lain membawa Rena dan Runa ke lantai dua lewat lift. "Dek Rena, kamarnya di lantai dua ya, untuk yang lantai bawah pencet G ya, Dek."

"Iya, Kak," jawab Rena.

"Ting" bunyi lift terbuka. Mereka keluar, Yana membawa mereka pada kamar yang bernuansa putih itu.

"Selamat datang, di kamar kebahagian kalian!" teriak heboh Yana, sudah kembali ke setelan awal.

"Hahahaha.. Kak Yana lucu," ucap Runa dengan kepolosannya.

Ternyata Arya sudah menyulap kamar itu dalam semalam, lemari dan baju buat Rena dan Runa sudah disiapkan semua. Dari brandnya kelihatan kalau itu baju dari Butiknya Yana.

"Dek Rena, kemari Sayang. Ini baju-baju kalian sudah berada di lemari ya. Ini semua yang menyiapkan Bang Arya tapi sekarang beliau ada perjalanan bisnis ke Korea. Jadi Bang Arya nggak bisa ikut menyambut kalian berdua," ucap Luna sambil memperlihatkan isi lemarinya.

Mata Rena berkaca-kaca melihat banyaknya baju di dalam lemari. Hatinya sangat terharu dengan kebaikan orang-orang di rumah ini.

"Teri...terima kasih, Kakak," ucap Rena, di sela isak tangisnya, lalu langsung memeluk tubuh Luna. tangisannya terdengar pilu.

"Sudah jangan menangis lagi, nanti bilang terima kasih pada Abang Arya." ucap Luna.

Yana menata baju yang dibelinya kemarin, ditaruh bergabung dengan baju yang dibelikan abang tampannya.

Sindy yang melihat perhatian semua orang, hatinya ikut tersenyum. Dia juga ingin terlibat dengan kebaikan mereka.

"Lun, aku ikut merawat mereka ya, Lun. Atau aku yang carikan pengasuh buat Runa dan aku yang akan membayar gajinya. Boleh ya Lun," ucap Sindy memelas kepada Luna.

Luna sangat senang temannya ini sudah digerakkan hatinya untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Walaupun Sindy berteman sudah lama dengan Luna. Tapi baru kali ini dia ikut turun tangan membantu Rena dan Runa.

Dilantai bawah, Freya dan Vindra masih setia duduk di sofa ruang tamu. "Mas, kita kapan bicaranya sama Luna?" tanya Freya dengan perasaan sedihnya. Dia masih takut kalau Luna akan pergi meninggalkannya. Walaupun Putra dan suaminya sudah berbicara, kalau Luna nggak akan pergi meninggalkannya.

"Nanti kita cari waktu yang pas, ya. Nunggu Arya pulang dari perjalanan bisnisnya," jawab Vindra sambil mengusap tangan istrinya dengan sayang.

 Tok tok tok

Pintu kamarnya Rena di ketuk dari luar. Yana berjalan untuk membukakan pintu.

"Mom..!" Teriak Yana.

"Astagfirullah, Dek!! Jangan berteriak di sini ada Rena dan Runa. Kalau mereka meniru kebiasaan kamu yang aneh itu bagaimana!" tegur Luna kepada adik bungsunya.

Hahahaha tawa Rena dan Runa dengan riang, melihat Yana di marahin Luna. "Kak Yana, sih. Di rumah kok teriak-teriak seperti di Hutan," ucap Runa mengejek Yana.

"Eh..eh sudah bisa mengejek, Kakak ya," ucap Yana menggelitik tubuhnya Runa, dia tertawa geli sampai meminta ampun kepada Yana.

Hahahaha tawa mereka lagi. Freya yang sudah masuk ke dalam kamarnya Rena ikut tersenyum melihat Rena dan Runa sudah bisa tertawa lepas. Itu berkat kekonyolan anak bungsunya.

"Bagaimana Rena, Runa, senang nggak sama kamarnya?" tanya Freya kepada mereka berdua. Rena berlari memeluk tubuhnya Freya.

"Terima kasih ya, Mommy, sudah mau menerima Rena dan adik. Padahal Pamannya Rena sendiri, mengusir kami berdua dengan kejam, adik selalu dipukul supaya aku bawa adik pergi dari rumah, Papa. Mereka sangat jahat sekali, Mom. Dia selalu kasih kami makanan yang sudah basi dan kadang dikasih roti yang sudah jamuran, Mom," ucap Rena tanpa diminta dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

Luna belum sempat bercerita kepada kedua orang tuanya tapi Rena sendiri yang cerita sendiri kepada mommynya.

"Ceritakan semua, Sayang! Supaya hatinya lega ya, Sayang. Ayo ceritakan kepada, Mommy! Kakak juga ingin mendengarkan ceritanya!" seru Freya dengan lembut dan membawa Rena ke Sofa kamarnya.

"Mom! Sebelum Papa dan Mama meninggal, Papa sudah berpesan untuk nggak meninggalkan rumah karena di kamarnya Papa ada barang-barang berharga semua disimpan oleh Papa di dalam tempat khusus yang tau hanya Papa dan Rena. Sekarang kalian yang tau, Mom. Paman selalu memukul adik supaya aku mau mengaku dimana Papa menyimpan barangnya. Tapi aku hanya menggeleng nggak tau, dari sana Paman dan Bibi selalu memukul Runa. Makanya aku mengajak Runa pergi saja, Mom. Walaupun tanpa tujuan, Mom. Hik, hik, hik kenapa mereka sangat jahat pada kami, Mom," tangis Rena dengan aga keras.

Sindy, Yana juga ikut menangis. Luna memeluk Runa dengan erat air matanya sudah menetes, berati Runa waktu itu baru umur dua tahun. Ya Allah berikan karma untuk mereka yang telah menyiksa dan menelantarkan kedua anak yatim piatu ini.

"Ya menangis saja, Sayang. Jangan dipendam sendiri, dulu karena Rena sebagai Kakak harus kuat dan menahan segala sesuatu sendiri demi adik. Sekarang ada kami, Nak. Rena nggak sendiri lagi, Sayang. Nanti bilang sama Abang Arya ya, Nak. Biar Abang yang mengamankan semua harta yang ditinggalkan Papanya Rena. Kalau boleh tau, kenapa Mamanya Rena nggak diberitahu dimana Papa menyimpan barang berharganya, Nak?" tanya Freya yang penasaran dari tadi kenapa Rena hanya menyebutkan Papa dan dirinya.

1
Erna Fkpg
Alhamdulillah selamat buat bang Nathan dan mbak Luna semoga pernikahan samawa 💪💪💪
pojok_kulon: Terima kasih Kak Erna
total 1 replies
kaylla salsabella
selamat menempuh hidup baru bang nathan dan neng luna😍😍😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak Kaylla
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat menempuh hidup baru Luna n bang Nathan, sy terasa hadir di acara Pedang Pora...terharu 🙏🙏🙏🙏
pojok_kulon: Iya kak Sri
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah Luna dan kapten William 😄🙏
pojok_kulon: Terima kasih Kak Ariany
total 1 replies
syora
alhamdulillah semoga samawa till jannah ya😍
pojok_kulon: Amin amin ya robbal'alamin terima kasih Kak Syora
total 1 replies
Erna Fkpg
wah akhirnya kesampaian juga keinginan bang William menikah dengan luna
pojok_kulon: Alhamdulillah
total 1 replies
kaylla salsabella
wiiih kira" aku juga dapat gak ya sovenir ya lun🤭🤭🤭
pojok_kulon: Nanti aku mintain khusus buat Kak Kaylla ya
total 1 replies
kaylla salsabella
alhamdulillah akhirnya keluarga Laurens mualaf😍😍😍😍
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
Sri Supriatin
semoga persiapannya militer.pernikahannya lancar dgn bantuan bergotong royong...pasti terkagum kagum keluarga asli luna🙏🙏🙏
pojok_kulon: Amin amin ya robbal'alamin
total 1 replies
Ariany Sudjana
aturan menikah dengan anggota TNI ya seperti itu, harus lapor ke komandan dan sidang juga, jadi ga bisa sembarangan. atasan harus kenal dengan calo. istri bawahan, dan diharapkan calon istri bawahan bisa aktif di persatuan istri, untuk mendukung jenjang karir suami
pojok_kulon: Iya Kak David
total 5 replies
Sri Supriatin
tks double up thor 👍👍🙏🙏🙏
pojok_kulon: Siap Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
setujuuuu mom Freya the best...author tks upnya sehat selalu 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Terima kasih kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
emang the best mommy Freya dlm mendidik anak-anaknya 💪💪💪
pojok_kulon: Hehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
ayo tinggal bang Arya cari anak nya pak Sigit
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla ...
total 1 replies
kaylla salsabella
wah hebat arya
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
Harniati Rifqy
Lanjut lagi kakak semangat up nya
pojok_kulon: Siap Kak Harniati
total 1 replies
Key
Jangan² Santosa menggandakan sertifikat palsu😬😬😬
Key
Santosa kena mental🤣
pojok_kulon: Heheheh
total 1 replies
Key
Ngamuk Santosa, back up warga ngga kaleng²
Key
Santosa terdiam sampai keringat dingin, aura wibawa Arya keluar 🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!