NovelToon NovelToon
Silent

Silent

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:301
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

" Kamu diam apa karna kamu sudah tau.???"

Smp Nusa Jaya menjadi sekolah pertama yang menghantar dito pada kehidupan supranatural nya, terkadang diam bukan selalu menjadi hal baik.

kejadian dan misteri sekolah perlahan lahan terungkap ketika sosok yang selama ini berdiam diri mulai menebarkan teror dan ganguan nya, hanya mereka yang terbiasa dengan kesunyian yang bisa tau siapa dirinya.

apakah yang terjadi di balik sekolah itu?? apa tujuan dan maksud dari teror mencekam itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

memulai penyelidikan

Jam istirahat pertama marsel dan Dito memutuskan untuk pergi ke taman belakang sekolah, berdasarkan hasil dari buku profolio itu. Dulunya gedung terbengkalai di belakang adalah bangunan sekolah lama yang sudah lama tidak di fungsikan lagi.

Aneh nya bangunan ini kenapa di biarkan begitu saja, kalau memang sudah tidak di gunakan lagi kenapa tidak di robohkan saja atau ada sesuatu di balik nya.

Mereka berdua menatap bangunan didepan mereka, sudah tampak usang dan di tumbuhi tanaman liar yang merambat dimana-mana. Berada di depan nya saja sudah membuat bulu kuduk merinding, aura di dalam nya begitu pekat dan kuat seperti ada sesuatu yang di sembunyikan.

Mereka dengan pasti melangkah masuk ke dalam gedung itu, saat memasuki lorong nya aura nya terasa begitu mencekam semilir angin kecil seolah menusuk sampai ke tulang belulang mereka. Entah kenapa aura negatif di tempat ini begitu kental dan kuat sehingga orang biasa seperti mereka juga dapat merasakan ketidak nyamanan nya.

" aku merasa tidak nyaman dengan tempat ini!!" marsel terus mengusap tengkuknya untuk meredakan rasa takutnya

" ini merupakan salah satu petunjuk yang kita selidiki dulu, berdasarkan peta ini ada satu ruang khusus yang tidak boleh di masuki siapa pun!!" dito menatap peta kecil di tangan nya

" sejak kapan kamu membuat ini??" marsel menatap dito dengan penuh tanda tanya kenapa anak pendiam dan aneh ini begitu banyak kejutan

" kemarin aku sudah bilang aku akan menyiapkan ini semua!!" dito teringat pesan Frans bahwa tidak boleh ada orang yang mengetahui ini semua karna tidak boleh percaya begitu saja dengan seseorang karna bisa saja orang yang kita percaya adalah orang yang akan mengkhianati kita.

Mereka berdua berjalan masuk lebih dalam lagi, suasana didalam terasa semakin mencekam suasana yang tampak tidak bisa di jelaskan. Begitu menakutkan

Sepanjang koridor mereka merasa kan bahwa ada kehadiran sosok lain yang memperhatikan mereka, sosok yang tidak bisa mereka lihat secara langsung.

prankk

Kaca jendela disana tiba-tiba saja pecah, Dito dan marsel saling menatap Tampak jelas di mata mereka berdua bingung dan takut tapi mereka harus mencari tau tentang semua ini.

Mereka tidak akan mundur begitu saja, mereka akan mencari tahu tentang ini semua apapun yang terjadi jangan sampai ini gagal.

Mereka melangkah masuk ke sebuah ruangan yang ada di petunjuk peta, disana tidak mereka dapati apa apa hanya ruangan kosong dengan sebuah lemari yang terbuat dari kayu jati yang berdiri kokoh di sudut ruangan.

Petunjuk pasti ada di sekitar sini, belum sempat mereka menyelidiki ruangan itu sosok besar bertaring menatap mereka dengan marah, mata merah menyala badan nya di penuhi bulu lebat ia meraung dengan sangat nyaring memekak kan telinga.

Sekujur tubuh keduanya terasa kaku dan berat, mereka sangat ketakutan di tambah sosok yang mengerikan itu terus menatap mereka sebuah benda tiba-tiba saja jatuh menimpa mereka, mereka langsung kaget dan berusaha berlari ke luar ruangan. Namun belum sempat mencapai pintu, pintu sudah tertutup dengan rapat.

brakkkk'

Mereka berusaha sekuat tenaga mendobrak pintu itu namun tenaga mereka tidak sekuat itu, sedangkan sosok menyeramkan itu seperti mengamuk dan marah. Keduanya panik apa yang harus mereka lakukan??

Keduanya lalu berlari ke arah lemari kayu itu, mereka membuka paksa dan masuk ke dalam nya Tampa pikir panjang lagi, saat ini mereka beneran dalam keadaan bahaya sosok di luar sana bukan lah sesuatu yang bisa mereka lawan. Sosok itu terlalu kuat.

Dito dan marsel bersembunyi di dalam lemari dengan perasaan cemas, entah kapan mereka dapat keluar dari sini mereka tidak mau mati disini.

Marsel menangis meringkuk di sisi Dito, ia benar-benar merasakan ketakutan yang luar biasa ini pertama kali baginya melihat sosok mengerikan itu. Entah bagaimana nanti ia dapat keluar dari tempat ini.

Namun perlahan-lahan mereka merasakan tubuhnya melayang, tatapan mereka mengabur. Mereka tidak lagi berada di ruangan itu, mereka seperti melintasi di mensi yang membawa mereka entah kemana??

......................

Para warga datang berbondong-bondong ke sekolah, menuntut penjelasan tentang hilangnya anak-anak mereka semua orang dengan tatapan marah dan penuh api kebencian.

" dimana anak kami???"

Semua warga berteriak dengan lantang di halaman depan sekolah, para guru dan staf sekolah berdiri di depan para warga berusaha menenangkan kerusuhan itu.

" pihak sekolah akan berusaha mencari tahu terkait hilangnya anak-anak!!" ucap seorang guru yang berusaha untuk tetap tenang di situasi yang memanas itu

" ini sudah lebih dari 2 bulan tapi pihak sekolah masih saja diam dan tidak ada titik kejelasan sama sekali, sampai kapan lagi kami menunggu" seorang perempuan dengan tatapan mata yang penuh dengan kebencian menatap para guru dan staf sekolah

" kami ingin bertemu dengan kepala sekolah dan pemilik yayasan ini!!!" seru bapak-bapak yang tampak sudah sangat marah itu

Seorang perempuan dan laki-laki kemudian berjalan ke depan warga, mereka dengan tatapan penuh Iba menatap dengan rasa bersalah.

" sebelum nya saya ingin memperkenalkan diri dulu, saya Elizabeth pemilik yayasan ini dan ini pak Anton kepala sekolah Disni. mohon maaf atas kelalaian kami dalam menjaga keamanan siswa dan Siswi di sini, kami akan berusaha semampu kami untuk mencari keberadaan mereka. Kami harap bapak ibu dapat bersabar dalam menunggu.!!"

" kami harus bersabar sampai kapan lagi??" para warga seperti nya sudah muak dengan kata sabar yang di ucap kan pihak sekolah itu

" kami sudah berusaha semampu kami namun sampai sekarang hasilnya belum menemukan titik terang nya, kami juga sudah menghubungi pihak berwajib dan mereka membantu kami mencari tahu semua ini tapi mereka masih butuh waktu!!" noni Elizabeth dengan tatapan memelas berharap para warga memberi mereka waktu lagi.

Semua warga saling tatap, mereka benar-benar merasakan kehilangan yang mendalam atas semua ini anak-anak mereka menghilang begitu saja tanpa kejelasan bahkan terakhir kali sebelum menghilang mereka semua masih dalam keadaan baik-baik saja.

" saya mengerti akan kecemasan yang bapak ibu alami, kami sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini turut juga merasakan apa yang bapak ibu alami. Kami akan berusaha semampu kami untuk mencari tahu tentang mereka!!"

Para warga kemudian bubar begitu saja mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa, mereka sedih mereka kehilangan namun mereka tidak bisa menyalahkan pihak sekolah begitu saja sebab anak-anak menghilang saat mereka juga sudah diluar lingkungan sekolah.

Namun ada satu hal sebelum anak-anak menghilang mereka berpamitan untuk mengambil sesuatu yang mereka rasa tertinggal di sekolah.

Itu sebenarnya bukan sesuatu benda seperti buku atau hal lain nya, ini semua tidak sesederhana yang kalian bayangkan mungkin saja raga mereka yang pulang tapi tidak dengan jiwa nya. Mereka kembali dengan raga nya namun mereka merasa ada jiwa nya yang tertinggal sehingga mereka memutuskan untuk pergi. Pergi yang tidak akan pernah bisa kembali lagi

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!