NovelToon NovelToon
Jodoh Si Tomboy

Jodoh Si Tomboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:64.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eeeewy

Siapa sangka jika pria yang membuat gue naik pitam adalah lelaki yang sudah dijodohkan oleh kedua orang tua kami sejak dulu. No way. 😬 (Fiza)

Siapa sangka si tomboy yang gue jadikan rival dalam menebar pesona ke cewek - cewek klub adalah calon istri gue. 😑(Aksa)

Siapa sangka seseorang yang gue sangka babang hensem dan sempat gue taksir adalah calon kakak Ipar. kyaaaa 😱😱 (Yuna)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eeeewy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yuna : Terkabulnya Doa

Gue mematikan alarm yang gue setel pukul 3 pagi. Dengan semangat 45, gue segera bangun dan menuju kamar mandi. Gue pipis dulu ya, Sob! Heran gue, kenapa ya aktivitas pertama orang bangun tidur itu adalah pipis?

Setelah pipis, gue tidak lupa menggosok gigi. Gue tidak mau pada saat membaca doa nanti nafas gue bau jigong. Jangan sampe doa gue tidak dikabulkan Tuhan, gegara bersuci gue masih ada yang kurang. Xixixixi.... ada yang tahu hubungan antara bau jigong dengan dikabulkannya doa?

Gue bersiap untuk salat Tahajjud. Bagian intinya tidak usah gue ceritain ya, nanti gue jadi tidak 'khusu', dibilang pamer pula. Tidak jadi berkah dong, ibadah gue.

Selesai salat, gue pun membaca doa. Doa yang panjang kali lebar lama lama. Terus gue akhiri dengan doa tentang keinginan untuk bisa bertemu lagi dengan Bang Fiza dan berharap bisa berjodoh dengannya. Amin. Bantu aminin doa gue dong, Sob!

Sambil menunggu adzan Subuh berkumandang, gue coba untuk belajar sebentar plus menyiapkan jadwal. Tak lupa gue ngecek - ngecek kalau - kalau ada PR.

Pukul setengah tujuh pagi, gue sudah siap untuk berangkat ke sekolah di antar pak Warno. Ketika akan keluar rumah, gue melihat seorang lelaki berkemeja rapi baru saja memarkir motor bututnya. Gue ingat banget dengan motor itu. Itu kan motornya bang Fiza. Eh masa sih? Gue jadi deg - deg an sampai terpaku di depan pintu, untuk memastikan dugaan gue.

Cowok berkemeja rapi itu melepas helemnya. Setelah meletakkan helem dengan disampirkan di spion motor bututnya, ia pun berbalik badan dan melangkah menuju pintu.

"Sugeng enjang, Pak Warno!"

(Selamat pagi pak Warno)

Tak lupa ia menyapa sopir keluarga gue. Pak Warno hanya membalas dengan senyum dan lambaian tangan.

Lelaki itu berjalan semakin mendekat. Semakin jelaslah sosok seseorang yang berkemeja rapi itu.

"Bang Fiza?" Gue memanggil bang Fiza.

Bang Fiza melihat ke arah gue. Sesaat ia tampak terkejut, tapi kemudian senyum hansemnya segera terukir di bibir.

"Hai Yuna! Kok kamu ada disini?"

"Bang Fiza sendiri ngapain kesini? Ini kan rumah Yuna. Jangan - jangan..."

Gue teringat dengan doa - doa gue saat sedang salat Tahajjud. Tuhan mengabulkan doa gue dan dibayar tunai.

"Alhamdulillah, ya Lord! Doaku engkau kabulkan!"

Gue meraih tangan bang Za sambil jejingkrakkan senang. Its magic. Benar - benar jodoh. Padahal gue tidak memberi tahu ancer - ancer rumah gue, tapi bang Za bisa nyampe ke rumah gue. Kalau bukan jodoh, apa namanya?

Mami yang sedang berada di ruang makan segera keluar, karena mendengar teriakan heboh gue. Diikuti mas Aksa yang juga sudah rapi.

"Yuna, kamu ngapain berisik!"

"Ya Allah ..., Yuna seneng banget, Mam. Akhirnya Tuhan mengabulkan doa anaknya Mami."

"Doa apaan?"

"Yuna berjodoh sama abang hansem ini, Mami. Tuh lihat, bahkan si abang hansem datang dengan penampilan rapi. Pasti mau melamar Yuna kan, Bang?"

Gue menatap bang Fiza yang sedang nyengir karena gue gelendotin.

Kanjeng mami Roro Fitria Harsono terkejut, sedangkan mas Aksa langsung terbahak - bahak sambik memegangi perut.

"Maksudmu apa, Yuna?"

"Maksud Yuna, Yuna naksir bang Fiza. Terus Yuna mulai rajin salat Tahajjud dan berdoa supaya Yuna berjodoh sama bang Fiza. Eeee... doa Yuna dikabulkan Tuhan, Mi. Buktinya bang Fiza sekarang datang ke rumah. Bener kan, Bang? Bang Fiza kesini karena mau melamar Yuna?"

Kanjeng mami Roro Fitria Harsono tampak melongo selebar - lebarnya. Hilang sudah jaimnya saat terkejut melihat gue menggelendot manja di lengan bang Fiza.

Mas Aksa mendekati gue dan menepuk puncak kepala gue.

"Thanks, Yun! Gue ikhlas lahir batin Lo berjodoh sama dia!"

Kemudian mas Aksa meneruskan tawa ngakaknya.

"Maksud Mas Aksa apa?"

Ucapan kakak gue, membuat gue dipenuhi tanda tanya. Ya iya lah tidak mungkin mas Aksa berjodoh dengan bang Za?

"Ehem....!" Mami berdehem. Wajah kagetnya sudah berubah kembali normal plus jumawa.

"Maksud Mami, dia itu bukan bang Fiza, tapi mbak Fiza. Dia itu calon istrinya kakakmu!"

Mami menjelaskan semua kesalah pahaman ini. Gue langsung schock dengernya. Dan gue sukses pingsan dengan cantik.

കകകകക

Entah berapa lama gue pingsan, ketika tersadar, gue melihat kanjeng mami sedang duduk disamping gue sambil mengipasi gue.

"Kowe ra popo to, Yun?"

(Kamu nggak apa - apa kan Yun?)

Gue melihat wajah mami gue yang nampak diliputi kecemasan.

"Mam, benarkah bang Fiza itu perempuan?"

Tanya gue dengan lemas. Dalam hati gue berharap mami akan menjawan kalau bang Fiza itu cowok tulen.

"Kae ki dudu mas, tapi mbak. Calon mbak iparmu!"

(Dia itu bukan mas, tapi mbak. Calon kakak iparmu!)

Penjelasan mami terdengar bagaikan petir di hari cerah bagi gue. Gue mencari - cari sosok bang Fiza untuk mencari kejujuran harapkan kepastian. Lhah kok malah lirik lagunya Goodbleess, Sob!

"Kowe goleki sopo?"

(Kamu mencari siapa?)

"Nyariin bang Fiza."

"Mbak Fiza...!"

Mami kembali meralat panggilan yang gue ucapkan. Sebodo amat, ah! Gue terlanjur menjudge kalau dia itu abang hansem.

"Kene, Nduk! Tak kandani yo... bla bla..... bla bla!"

(Sini nak, kuberitahu ya. Bla bla.... bla bla)

Ceritapun mengalir dari bibir kanjeng mami Roro Fitria Harsono tentang bang.... eh mbak Fiza.

കകകകക

Gue melamun di kamar. Gara - gara gue pingsan, akhirnya hari ini gue bolos sekolah deh.

Hati gue sedang gundah gulana karena patah hati jilid 2, Sob! Please tagar save Yuna heart dong!

Lagi - lagi gue harus kecewa karena cinta tak berbalas. Ya Tuhan, saya ini kan cantik? Kenapa saya ditolak melulu sampai harus selalu patah hati? Apa karena ini karma?

Gue akui, gue ini sombong dan suka menghina. Mentang - mentang gue cantik dan putri keluarga kaya. Tapi gue kan jujur? Maksud gue..... gue tidak berbohong soal gue cantik dan putri keluarga kaya itu, Sob. Kalau gue bilang, gue jelek dan keluarga gue miskin berarti gue malah bohong. Dan berbohong itu dosa. Yaelah..... makin ngelantur gue.

Pukul sepuluh, ponsel gue mulai ramai dengan dering notif WA di group chat sahabat - sahabat gue. Ini jam istirahat pertama, pantesan mereka sudah bisa main ponsel.

Sabila : kodok kadagadak madasuduk?

Melati : kenapa Yun?

Karin : sakit non?

Tadi gue pingsan : gue

Sabila : kodok bidisada?

Melati : what the?

Karin : tuh kan beneran sakit.

Gue schock : gue

Melati : bisa cerita?

Bang Za itu ternyata cewek, dan dia itu dijodohin kanjeng mami sama mas Aksa : gue

Sabila : 😱😱😱😱😱😱

Karin : 😅😅😅😅😅

Melati : sabar Yun, Berarti hilal jodoh lo masih jauh!

Setelah itu chat kembali sepi. Mungkin jam istirahat sudah selesai. Ya sudah lah.

Gue memainkan ponsel gue. Gue buka lagi instagram dan melihat foto gue bersama bang... eh mbak Fiza. Gue teliti lagi tampilan fisiknya. Pantesan waktu dekat dengannya di bus kemarin lusa, gue merasa nyaman seperti berasa mempunyai kakak perempuan. Dasar Yuna tidak peka!

Lalu gue scrool ke bawah. Komentar pendek dari Sean membuat hati gue sedikit terhibur. Sean menanggapi foto gue. Jangan - jangan?

Boleh tidak gue berharap kalau ternyata Sean ada perhatian sama gue. Dan foto gue bersama calon mbak ipar gue itu memancing rasa penasaran Sean.

Wah...* teklek kecemplung kalen, dong. Timbang golek aluwung balen. Xixixixixi. Gue kembali ceria.

Kalau begitu, gue bisa meminta tolong bang... eh mbak Fiza untuk membantu gue mencari tahu tentang perasaan Sean yang sesungguhnya ke gue. Sip lah!

*bakiak masuk ke selokan. Daripada mencari lebih baik balikan.

Tbc

1
💟노르 아스마💟
cerita ini unik...
bayikk pikir ini crta tntang anak betawi ...ehh ternyata ada campuran jawax ...keren
💟노르 아스마💟
Makkkk...bayikk datang nih😂
Siti Julaeha Julai
kayanya ceritanya bagus nih
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Awas kesambet jadi cintrong🤭🤭
re
lucu
Hamzasa
bucin abis....
Hamzasa
kocak juga nih...suka ceritanya...
Frida Aulia Zuhdi
oh ini Fiza yang ditaksir mas Lanang yaa... ternyata nemu ceritanya dimari 🤗
Dhina ♑
belum lanjjut akuuhhh
Ema Wizydwi
😆😆😆😆
Dhina ♑
keren, Sastra Bahasa Jawa, woww, hebat 👏👏👏
Almira Mira
next dong epilog nya
Dhina ♑
START
Indaind
bagus, baca sambil mesem2
klamaan tinggal di kalimantan kangen jg potongan2 bahasa kramanya
Dessy Rahayu
sesak 😢😢😢
Dessy Rahayu
cerita yg bener2 beda 👍👍👍
Dessy Rahayu
😥😥😥😥😥
Dessy Rahayu
hancur si Yuna🤣🤣🤣🤣🤣
Dessy Rahayu
bagus ceritanya...bahasanya asyik
Kusnul mar'ah
hahaha lucu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!