NovelToon NovelToon
Buah Kesabaran Seorang Istri

Buah Kesabaran Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:127.1k
Nilai: 5
Nama Author: Quenn9597

"Aku tau kau membenciku Quen... tapi apa kau tahu jika perkataanmu menyakitiku?" tanya Anna dengan tangisan nya

" Rasa sakit yang kau rasakan sekarang hari ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang aku rasakan sejak dulu... sebelum kau merasa dirimu tersakiti fikiran dulu apa yang sudah kau lakukan padahal kau sama sama wanita... apa kau tidak punya hati atau kau memang tidak tau malu? " tanya Quen tajam

dan membuat Sean menatap Quen dengan tak kalah tajam nya Sean dan Quen menikah karna perjodohan yang di lakukan ayah Sean,Sean menerima perjodohan itu karna saat itu kekasih Sean berselingkuh di belakang Sean yang membuat Sean menerima perjodohan itu tapi tak lama Sean malah menjalin hubungan kembali dengan kekasihnya setelah menikah dengan Quen malah perselingkuhan itu di lakukan secara terak terangan di hadapan Quen dan di dukung oleh teman teman Sean dan kekasihnya. Quen yang mengetahui perselingkuhan yang dilakukan Sean hanya bisa diam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quenn9597, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Quen mematikan ponselnya dan ia bangun dan pandangannya justru menangkap keakraban antara Sean dengan Anna membuat hati Quen perih.

Quen memilih masuk kekamarnya dan menutup pintu balkon Tanpa ia sadari air mata jatuh dari sudut matanya dan ia langsung menghapusnya dan menarik nafasnya kasar.

Quen langsung keluar dari kamarnya dan ia memanggil tim medis untuk menyiapkan pemeriksaan besok pagi Setelah Quen memanggil mereka.

Tim Medis mulai melakukan persiapan untuk pemeriksaan kesehatan besok seperti menyiapkan meja, menyiapkan obat-obatan dan juga perlengkapan perawat dan dokter Mereka berkumpul di lantai 2 disebuah Kursi dekat meja para perawat Quen melihat kearah jam yang menunjukan pukul 5 sore.

"Baiklah. hari ini sampai disini dulu.. kalian boleh mandi dan istirahat karena besok kita akan mulai bertugas" kata Quen pada mereka.

"Baik Quen" kata mereka semua Mereka semua kembali kekamar mereka begitu juga dengan Quen yang langsung kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket karena keringat Quen mengganti pakaiannya lebih santai.

Sementara itu, sejak tadi Sean memimpin rapat bersama dengan Tim Althena dan sekretarisnya.

"Aku rasa untuk wilayah itu lebih diperketat penjagaan nya" kata Kai.

"Benar.. dari awal kedatangan kita disini sudah ada 50 mobil yang lewat dengan barang ilegal" kata Nino.

"Untuk sekarang aku ingin siapapun yang lewat jangan ada yang ditangkap" kata Sean dan membuat mereka semua heran tidak mengerti.

"Kenapa begitu Sean?" tanya Septian.

"Aku ingin kalian membiarkan mereka lewat agar mereka membawa kita ke dalang utamanya" kata Sean tajam dan dia tersenyum sinis Mereka mengangguk setuju juga tersenyum.

"Siapakan tentara sekaligus tim mata- mata.. dan laporkan jika ada sesuatu sekecil mungkin"

"Baik Kapten"

"Bagaimana dengan Tim Medis?" tanya Sean.

"Mereka sejak tadi membersihkan gedung dan mempersiapkan semua peralatan untuk tugas mereka besok" kata Alvian.

"Apa mereka tidak kelelahan?" tanya Nino.

"Jika aku jadi mereka aku akan memilih istirahat dulu" kata Arya dan mendapat anggukan dari Rio.

"Kalian berdua memang pemalas" kata Nino.

"Apa kamar mereka semua juga sudah pas?" tanya Kai.

"Sudah dan mereka terlihat sangat menyukai baik dari kamar maupun gedung medisnya" kata Albian.

"Baguslah jika begitu" kata Nino Sean melihat kearah jam tangannya yang menunjukan jam 7 malam.

"Sudah waktunya untuk makan malam..Panggilkan Tim Medis untuk makan malam bersama diruang Makan" kata Sean.

"Baik Kapten"

Mereka semua bubar hingga hanya tinggal Sean dengan Anna disana.

"Kau tidak ingin bermalam dengan istrimu?" tanya Anna Sean melihat kearah Anna.

"Aku ingin bermalam denganmu?" tanya Sean Anna tersenyum sinis.

"Jika kau bermalam denganku. Bagaimana dengannya?"

"Kau ingin aku denganmu atau dengannya?" tanya Sean lagi.

"Tentu saja denganku Sean. seperti biasanya" kata Anna.

Anna bangun dan mendekati Sean dan mereka berdua melakukan ciuman panas diruangan tersebut.

Sementara itu, Quen dan Acha tengah mengecek peralatan medis yang kurang.

"Quen semuanya sudah lengkap.. nanti tinggal kita berikan pada tim medis" kata Acha.

"Baiklah" kata Quen lalu merapikan peralatannya.

"Quen Acha" panggil Alvian.

"Ada apa Ka?" tanya Quen.

"Saatnya makan malam, makanan sudah kami siapkan di meja makan"

"Baiklah.. apa kau yang masak?" tanya Quen.

"Tidak.. Susan dibantu oleh tentara lainnya"

Quen bersama dengan Alvian dan Acha menuju keruangan tempat makan malam.

Sampai disana sudah ada seluruh tim medis dan tim inti Althena kecuali Sean dan Anna yang belum ada disana.

Quen mengedarkan pandangannya dan Acha yang mengerti langsung membisikan sesuatu pada Quen.

"Kau mencari suamimu?" tanya Acha.

"Tidak" kata Quen.

Quen duduk paling ujung dia enggan duduk didekan Sean dia tahu bangku tengah yang kosong itu milik Sean dan diujung didekat Kai itu milik Anna karena hanya itu baris Althena yang kosong mereka mulai menikmati makanan mereka Quen terlihat mengobrol bersama dengan Satria yang kebetulan duduk disampingnya Quen.

Quen melihat kearah 2 orang yang turun dari tangga Hati nya pedih melihat mereka berdua yang baru datang dan ia yakin pasti mereka baru saja selesai menghabiskan waktu bersama entah apa yang mereka lakukan Mereka semua melihat datar kearah 2 orang yang turun dari tangga dan langsung menuju kemeja makan tempat mereka Sean duduk diantara Nino dan Arya sedangkan Anna duduk didekat Maria dan Kai.

Mereka kembali menikmati makan malam mereka namun dengan suasana diam lantaran Tim medis yang tegang dan takut pada Sean.

"Bagaimana hidangannya?" tanya Anna pada Tim Medis.

"Sangat enak Ka" kata Acha tersenyum.

"Baguslah.. dapur ada disebelah sana dan jika kalian perlu apa-apa jangan sungkan untuk kesana karena disana itu dapur Umum" kata Anna.

"Baik ka" kata Tim medis kecuali Quen.

Quen rasanya muak mendengar ini.. ia seakan bersikap baik tapi justru dibelakang ia malah menjalin hubungan dengan suaminya.. walaupun Anna baik pada mereka semua dan para tentara juga banyak yang menyukai Anna karena kebaikannya itu tidak membuat Anna juga berfikir seperti itu karena baginya sebaik-baiknya seseorang jika ia sudah menjalin hubungan dengan pria beristri dia tetaplah orang yang jahat dan munafik.

"Aku harap kau menyukai hidangannya Quen. tadi aku sudah mengatakan pada Susan supaya tidak menambahkan udang disana" kata Anna pada Quen.

"Terimaksih" jawab Quen datar Sean menatap Quen yang datar pada Anna.

"Anna.. kau menyiapkan semuanya untuk kedatangan mereka dengan baik" kata Maria tersenyum pada Anna.

"Iya Maria aku tidak ingin selama misi ini mereka sampai ada yang sakit. akan lucu jika Tim medis sampai sakit"

"Kau benar.. dan kalian semua beruntung lantaran semua keperluan kalian juga dipersiapkan oleh Anna" kata Aria pada tim medis dan membuat mereka tersenyum kecuali Quen yang tidak peduli dan hal itu sempat membuat Sean menatap Quen.

"Apa yang ia persiapkan?" bisik Rio pada Alvian yang kebetulan duduk disampingnya dan ditu sempat didengar oleh Aksa yang memang duduk didekap Aksa

"Perhatian" jawab Alvian dan mereka terkekeh membuat Aksa heran Kenapa mereka berdua sekaan tidak suka dengan Anna padahal Anna dia lihat sangat baik. Apa ada sesuatu

"Ini apa?" tanya Satria mengangkat sebuah makanan dengan sumpitnya

"Itu Sup Kimchi.." kata Susan

"Owhh pantas saja seperti kenal" kata Satria

"Itu mirip dengan bagian otak manusia" kata Jeno Dan membuat Quen dan Satria yang notabennya adalah ahli penyakit dalam dan juga sering melihat otak manusia kaget mendengarnya.

Quen dan Satria menatap Jeno kaget begitu juga dengan Vio

"Benarkah? Apa otak manusia bentuknya seperti ini?" tanya Rio antusias membuat tim Althea juga melihat kearah Jeno

"Tidak Ka.. dia setiap hari melihat otak manusia. karena itu setiap benda lunak yang ia lihat maka akan dikatakan otak manusia" kata Quen dan sontak membuat tim medis beserta dengan tim Althea tertawa kecuali Sean, Septian, Billy, Dev, Anna, Maria, Felix, cia dan Annisa yang hanya menatap datar

"Bermainlah ke organ jantung jangan ke otak manusia saja" kata Vio

"Heii. bukan begitu. hanya saja cairan ini mirip. enak saja kalian semua" kata Jeno kesal

Quen tersenyum puas karena berhasil mempermalukan Gavi disana

"Kau setiap hari juga melihat otak manusia Quen" kata Jeno

"Tapi aku tidak menganggap sup Kimchi itu otak manusia" kata Quen

"Sudahlah Jeno.. apa yang Quen katakan itu memang benar" kata Gavin

"Apa kalian pernah membongkar otak?" tanya Arya penasaran

"Pernah Ka beberapa kali jika memang masalahnya diotak" kata Gavin

"Apa saja isinya, apa beda-beda tiap manusia?"

"Tentu saja beda. Jika Sean isinya akan lebih banyak karena dia pintar jika kau isinya seperlima dari Sean" kata Nino membuat mereka semua tertawa

1
Amilawati
karakter utamanya queen sangat menjijikan, novelya kok rata2 karakter perempuan tu bodoh,tolol,lebay murahan, kenapa TDK ad satupun karakter dlama novel yg perempuan ya punya hrga diri kenapa memalukan semua karangterya
Safa Almira
emang bener gitu
Soraya
mksh thor
Soraya
alurnya dh othor yg nentuin, komen juga ga guna
Soraya
mslhnya bukan soal pembuktian, tpi perselingkuhan Sean dn Anna itu didepan mata kepala queen, trus klo queen menerima Sean apa gak kebayang perzinahan mereka pada saat queen tidur sm Sean
Soraya
tetap aja gak rela queen dn Sean bersatu, secara kesalahan Sean gak bisa dijabarkan lgi THOOOOOR
Soraya
yg q baca diawal bukan nya Sean dh putus sm Anna thor karna Anna selingkuh baru Sean nikah sm queen jadi queen bukan orang ketiga dong
Soraya
smgt thor dh ku ksh lima
Soraya
Luar biasa
Soraya
qu pdmu queen
Soraya
bunga tuk queen
Soraya
sesuai tema diatas buah kesabaran gak mungkin dpt Zonk
Soraya
hasil dri buah kesabaran harusnya manis ya thor bkn nya pahit apa lgi rongsokan
Soraya
klo Sean status nya duda bekas pun gak mslh karna statusnya jelas lah ini statusnya apaaaaa
Soraya
masa sih Quen dpt bekas thor kasihan laaaaa
Soraya
ku ksh vote thor
Soraya
mampir thor
Lala Al Fadholi
wanita ttp aja lemah dan bloon klo sdh urusan cinta
Deizqi Maypiya
ko kya Descendants ot the san da yg nelen berlian
Quen: Memang terinfirasi dari drama dots tapi konflik alur dan yang lain nya beda ka ada beberapa tapi tipis tipis ajah selebihnya jauh beda
total 1 replies
Ika Surya Ningsih
elle pd dasarnya Quen juga murahan.. mau" aja di cium sean yg bekas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!