NovelToon NovelToon
Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:60.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nety purbasari

Dara dan Gadis adalah saudara kembar identik yang terpisah sejak kecil, Nasib mereka sangat berbeda. Dara tumbuh dikeluarga yang sederhana sedangkan Gadis, ia tumbuh dikeluarga yang bergelimang harta. Gadis mempunyai calon suami bernama Valen Bramanta dan Dara, Ia hanya mempunyai teman Azka. laki laki yang sering membuatnya kesal. Suatu hari tanpa sengaja Dara bertemu dengan Gadis mereka kemudian bertukar posisi. Dara menjadi Gadis dan Gadis menjadi Dara, Bagaimanakah kisah percintaan mereka? Akankah mereka bertukar pasangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nety purbasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Gadis

Dara sampai dirumahnya ketika malam sudah sangat larut, ia mengetuk jendela kamarnya.

Kebetulan kamar Dara berada didepan sehingga dengan mudah ia mengetuk jendela kamarnya. Dara sengaja tidak mengetuk pintu karena ia tidak mau membangunkan ibunya

Setelah beberapa kali mengetuk jendela kamarnya, Gadis barulah membuka jendela kamar Dara. Gadis terkejut melihat kedatangan Dara.

"Dara, ayo masuk." Gadis membuka pintu lebar lebar agar Dara bisa masuk lewat jendela.

Dara langsung merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur ketika ia sudah masuk kedalam kamarnya.

"Kenapa kamu mengetuk jendela? aku sampai kaget. aku kira siapa?" Gadis duduk dipinggir tempat tidur.

Awalnya Gadis memang tidak ingin membuka jendela. ia takut ketika Dara mengetuk jendela,Tapi karena Dara terus mengetuk jendela. Dengan perasaan takut dan ragu ragu, Gadis memberanikan diri untuk membuka pintu jendela.

"Aku tidak mau membangunkan ibu. o iya..bagaimana kabarmu? kamu betah tinggal disini?" Tanya Dara sambil memejamkan matanya kelihatannya ia sangat lelah.

"Seperti yang kamu lihat, Aku baik baik saja. biarpun ibu curiga. ibu bilang aku berubah, aku jadi penurut dan lebih pendiam." Cerita Gadis.

"Kamu belum bilang? kalau kamu itu Gadis bukan Aku, Dara." Dara membuka matanya.

"Ibu masih belum benar benar sehat, ibu masih dalam pemulihan, jadi belum saatnya ibu tahu. Kamu sendiri, apa kamu senang selama tinggal bersama papa?" Gadis ingin tahu bagaimana sikap ayahnya pada Dara.

Apakah sikap ayahnya seperti biasanya, sibuk dengan pekerjaan dan dunianya sendiri.

"Kelihatannya, papa sayang banget sama kamu. Dia lembut dan perhatian." Ujar Dara.

Ada apa ini? kenapa semua berubah saat bersama Dara? papa yang biasanya cuek, berubah jadi perhatian dan Valen yang kelihatannya membenciku serta mati matian menolak perjodohan kita tiba tiba saja berubah. apa mungkin? papa menyayangi Dara, tapi tidak menyayangiku? Sedangkan Valen, mungkinkah dia jatuh cinta pada Dara? Batin Gadis.

Gadis merasa sedih, dari raut wajahnya terlihat seperti ingin menangis.

"Gadis, ada apa? kenapa kamu sedih?" Dara yang semula berbaring kemudian duduk.

"Aku tidak apa apa, aku cuma kangen papa. Dara, besok pagi. aku mau pulang." Keputusan Gadis yang berubah membuat Dara bertanya tanya.

"Aku juga mau menikah dengan Valen." Sambung Gadis, perkataan Gadis membuat hati Dara terasa sakit. Entah mengapa? Ada perasaan tidak rela dihati Dara. Yah, Dara tidak rela jika Gadis menikah dengan Valen.

"Kamu yakin?" Dara seakan tidak percaya dengan kata kata Gadis, ia berharap kalau dirinya salah dengar.

"Dara.. kalau aku tetap disini, pernikahanku dan Valen akan batal. kalau pernikahan kami batal, hubungan papa dan Keluarga Valen akan rusak. Seandainya itu terjadi papa pasti sedih karena orang tua Valen teman dekat papa. Papa bisa sakit, aku tidak mau papa sakit." Gadis sudah mengambil keputusan, ia ingin pulang kembali kerumah ayahnya.

Dara hanya diam, ia hanya bisa mendukung apapun keputusan Gadis. Ia juga tidak mungkin menggantikan Gadis untuk menikah dengan Valen karena wanita yang ingin Valen nikahi adalah Gadis bukan dirinya.

"Gadis maaf, aku tidak bisa berpura pura lagi jadi dirimu." Dara merasa tidak enak.

"Tidak apa apa, lagi pula tidak mungkin kamu menikah dengan Valen saat ijab kabul yang Valen sebutkan adalah namaku dan yang Valen tahu adalah aku."

"Iya kamu benar, dia bahkan tidak mengenalku." Ucapan Gadis membuat Dara semakin menyadari, tidak sepantasnya ia kecewa atau sedih jika Valen menikahi Gadis karena memang Gadis adalah calon istri Valen.

"Dara.." Panggil Gadis dengan suara yang terdengar sedih.

Dara menoleh kesamping, melihat wajah Gadis yang tampak sendu.

"Apa Kita masih bisa ketemu lagi?" Tanya Gadis dengan wajah sedih.

"Tentu saja, kamu bisa datang kerumah ini kapanpun kau mau." Dara tersenyum.

"Terima kasih Dara." Gadis memeluk Dara.

"Tidak perlu berterima kasih, kita ini saudara. rumah ini, rumahmu juga."

Setelah bicara cukup lama, Dara dan Gadis kemudian tidur. Keesokan harinya pukul empat tiga puluh menit, Gadis bangun. ia melihat Dara masih tertidur pulas.

Gadis tidak tega membangunkan Dara, akhrinya ia memilih pergi tanpa membangunkan Dara.

Sama seperti Dara, Gadis pergi melalui jendela kamar. Gadis juga tidak ingin membangunkan ibunya.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Gadis sampai didepan rumahnya saat langit masih gelap, rumahnya juga masih terlihat sepi. Kelihatannya belum ada anggota keluarga dirumah itu yang bangun.

Gadis masuk dengan mudah kerumah itu. Ia masuk melalui pintu samping rumah agar tidak ada yang melihatnya, tapi saat ia sedang berjalan didapur tiba tiba saja lampu dapur yang semula mati menyala.

Gadis menengok kebelakang, ternyata yang menyalakan lampu adalah ayahnya.

"Papa.. " Gadis berlari kecil menghampiri tuan Abhian, ia sangat Merindukan ayahnya itu. untuk sesaat, mendadak Gadis memeluk tuan Abhian.

"Gadis, Dari mana kamu? Tuan Abhian menatap Gadis dengan curiga.

"Aku habis jalan jalan pa.." Gadis tersenyum, ia berusaha menyembunyikan rasa terkejutnya.

Gadis memang sempat kabur dari rumah, tapi ketika ia pulang. ia merasa senang. bagaimanapun rumah itu adalah tempat tinggalnya sejak kecil.

"Jalan jalan?" Tuan Abhian menautkan alisnya, ia sepertinya tidak percaya dengan Gadis.

'Iya pa.. sekalian olah raga pagi. Aku mau mandi dulu ya pa." Gadis baru ingin berjalan meninggalkan tuan Abhian, tapi tuan Abhian memegang tangannya.

"Tunggu sayang, ada sesuatu yang ingin papa katakan." Ucap tuan Abhian sambil melepaskan pegangan tangannya pada Gadis.

"Ada apa pa?" Gadis penasaran, ia langsung membalikan badannya.

"Bersiap siaplah. Sore ini, kamu dan Valen akan menikah." Ucap tuan Abhian tanpa beban.

"Apa?" Dara amat terkejut mendengar kata kata ayahnya.

1
Dian Denelle
Buat novel baru lagi dong
Dastan khalifa
bikin cerita baru lagi dong
Aman Wijaya
mantul Thor lanjut updatenya
Nety Purbasari: Udah tamat 😊 Makasih ya udah baca novel aku 💕
total 1 replies
Dastan khalifa
udah tamat ya
Wulan
Luar biasa
Alenaya faraza
lanjut thor
Lastri diah
udah lama engga up date
Jelita
kapan up lagi, buruan lanjut dong
Lastri diah
bersambung lagi 😌 Nunggu up nya lama
Dian Denelle
kapan up date lagi
Dastan khalifa
Author up nya seminggu sekali klamaan
Anto D Cotto
lanjut, crazy up thor..
Nety Purbasari: Makasih udah baca novel aku 😊
total 3 replies
Anto D Cotto
menarik
Dastan khalifa
buruan up lagi
Nenk putry
bodoamat
Nety Purbasari: Makasih udah baca novel aku 😀
total 1 replies
Jelita
Azka ngeselin
Nanda
kalau up 1 bab pasti 2 Minggu lagi baru up lagi
Nety Purbasari: Aku udah up date lagi, kelamaan ya 😊
total 1 replies
Dastan khalifa
jangan lama lama up nya
Nanda
suda lama aku nunggu up-nya tapi blm keluar juga
Nety Purbasari: Aku udah up date lagi 😊
total 1 replies
Lastri diah
lagi asik baca bersambung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!