[Sebelum Membaca mohon di Subscribe dan star 5🙏 Terima kasih]
Cerita ini hanya fiktif belaka, khayalan pengarang semata, banyak mendeskripsikan hal-hal yang tidak nyata karena Novel ini ber-genre Fantasi Romantis, hanya dijadikan sebagai hiburan pembaca saja🙏
Gadis bernama Bella Arunika sedang terjerat masalah dengan seorang pria bernama Jay Kavindra. Pria yang dipercaya berasal dari Putra Mahkota keturunan Kavindra. Jauh sebelum abad Masehi, Kavindra adalah seorang Raja yang menerima kutukan karena telah melanggar aturan kehidupan yaitu mencintai dan menikahi wanita yang ternyata adalah adik kandungnya sendiri yang hilang dalam sebuah peperangan.
Kejadian itu disebut dengan kutukan cinta pertama, setiap keturunan Kavindra yang nekat mencintai cinta pertamanya, menganggap kutukan itu hanya sebuah dongeng, maka ia akan segera bertemu dengan kematiannya.
Apa yang terjadi ketika Jay Kavindra bertemu dengan Bella Arunika?
Seperti apa kisah uniknya, yuks langsung dibaca guys
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Terdengar riuh-riuh keributan membangunkan Jay dari tidurnya. Suara itu cukup menggelitik di telinganya.
Jay membuka sebelah matanya menatap jam dinding yang sudah berada di angka, Pukul 02.06 dini hari.
"Mengapa mereka berisik sekali, sudah dini hari begini, mereka belum tidur juga?" Keributan yang berasal dari puluhan ekor kucing-kucing Jay.
"Apa mereka sedang lapar?" Jay bertanya-tanya dan pikirannya tidak tenang. Jay bangkit mengambil jubah tipisnya berwarna coklat.
Jay Kavindra merasa penasaran dan ingin memastikan apa yang terjadi di istana kucing miliknya. Tiga langkah berjalan, seketika itu pula Jay menjelma menjadi seekor kucing jantan yang berbulu bersih kecoklatan.
Kesaktian itu pula sudah membawanya berada di istana kucingnya. Rupanya para puluhan ekor kucing itu sedang bergembira melakukan pesta kecil. Kemunculan Jay membuat mereka menghentikan pesta.
Jay berkomunikasi dengan bahasa mereka;
"Mengapa sudah dini hari kalian belum tidur juga dan masih sangat berisik!" tegur Jay di hadapan semua kucing.
"Maafkan kami Baginda Raja, kami sedang berpesta, karena kami begitu bahagia menyambut kedatangan seorang gadis yang akan menjadi pengasuh kami nanti. Kami sangat senang sampai kami tidak bisa tidur!" Jawab ketua regu kucing.
"Bukankah sebelumnya aku selalu mencarikan pengasuh (cat sitter ) buat kalian!" ucap Jay.
"Gadis itu membawa kegembiraan di hati kami, bahkan kami tidak sabar menunggu kehadirannya sampai besok pagi!"
"Terima kasih Raja...Terima kasih" sorak mereka beramai-ramai.
Jay dihampiri oleh 10 ekor kucing yang dipercaya adalah rengkarnasi dari leluhur yang terkena kutukan Kavindra.
Jiwa-jiwa yang terkena kutukan cinta pertama akan terlahir kembali dan terpenjara di tubuh seekor kucing bukan di tubuh seorang manusia yang semestinya.
Mereka semua bisa terbebas dari kurungan tubuh kucing itu jika kutukan berhasil hancur dan berakhir.
Para kucing leluhur memiliki usia yang lumayan panjang seperti layaknya manusia biasa yaitu 50 hingga 60 tahun, selain itu mereka dianugerahi lapisan kulit emas di bagian-bagian tubuh yang berbeda-beda, ada yang terletak pada kumis, hidung, telinga, ekor, gigi, kuku bahkan ada yang terletak di bulu.
Keistimewaan ini yang membuat para pengasuh sebelumnya merasa tamak dan berniat jahat ingin menjual dan membunuh kucing-kucing jay.
Harga kucing berlapis emas itu, hidup ataupun mati akan dihargai berkisar jutaan milyaran bahkan triliunan.
Kucing istimewa Jay berjumlah 40 ekor. sedangkan 10 ekor lagi adalah kucing betina biasa.
Kucing betina akan melahirkan kucing-kucing istimewa, jika kematian kucing istimewa itu sudah dekat.
Jay sengaja mengembangbiakan hewan itu agar tempat rengkarnasi para leluhurnya tetap tersedia.
Kucing-kucing istimewa itu hanya bisa berkomunikasi bersama Jay, dihadapan manusia lainnya, mereka hanyalah seekor kucing biasa yang tidak memiliki kekuatan apapun.
Leluhur menunjukkan dalam pandangan majic kepada Jay tentang sebuah mahkota Raja yang sangat indah pada tempatnya, terkunci di ruangan gelap tertutup rapat.
Mahkota itu dalam kondisi terikat erat (borgol) yang melambangkan sebuah kutukan Kavindra.
"Jay, kau adalah rengkarnasi Raja Kavindra yang terakhir, kami menaruh harapan besar kepadamu. Sampai detik ini, borgol itu belum juga terlepas. Namun hari ini, kami semua terkejut dan bisa merasakan jika rantai besi yang sangat kokoh mengikat mahkota Raja sedang bergetar hebat. Kami semua mengira borgol itu akan terlepas sehingga membuat para kucing tidak bisa tidur. Mereka juga sangat senang menyambut kedatangan pengasuh baru, apakah gadis yang kau bawa untuk merawat kami itu memiliki kunci borgol Mahkota Raja (kutukan cinta pertama)?"
"Aku tidak tau kakek, sampai saat ini, aku belum berhasil memecahkan misteri teka-teki kutukan itu, juga belum menemukan apa-apa. Ikatan itu sangatlah kokoh. Pilihan terakhir, aku harus tetap menghindari cinta pertama dan segera menikah untuk mencari keturunan baru, demi tetap berlangsungnya nasib kalian
(Nasib artinya tempat rengkarnasi mereka dengan tetap mengembangbiakkan kucing-kucing istimewa)
"Aku pergi dulu, beristirahat lah, jangan terlalu berisik" pesan Jay tidak ingin memberikan harapan apapun kepada mereka.
Mendengar jawaban Jay, para kucing itupun kembali terdiam lesu dengan wajah sedih mereka. Mereka terpaku memandangi langkah kepergian Jay sebagai generasi terakhir yang menjadi harapan besar untuk mengakhiri kutukan kejam itu. Namun sayangnya, sampai detik ini Jay belum berhasil. Meraka sudah cukup lelah terpenjara bahkan ada yang sudah melewati ribuan tahun di dalam tubuh seekor kucing.
Saat kembali menjadi manusia, Jay terlihat memandangi langit hitam ia menepis airmatanya, hatinya sangat hancur jika melihat wajah-wajah sedih mereka, disana ada paman dan kakak lelakinya yang juga terperangkap dalam penjara kucing.
Meski tidak ada yang tau, Jay merupakan pemuda yang hari-harinya selalu dihantui rasa galau, menangis, sudah putus asa memikirkan nasib mereka yang tidak kunjung berakhir. Sementara waktu terus berlalu.
Jika Jay menikah dengan wanita yang bukan cinta pertamanya, maka Jay akan selamat dari penjara kucing itu. Namun Jay dipercaya tidak akan bisa mewariskan tempat rengkarnasi Raja Kavindra kepada keturunannya kelak dan semua rengkarnasi generasi yang terkena kutukan itu, selamanya akan terpenjara di dalam tubuh kucing.
Jika Jay menikah dengan cinta pertamanya sebelum berhasil memecahkan kutukan itu, ia juga akan mengalami nasib yang sama dengan para leluhurnya dengan tanpa mewarisi keturunan yang bisa melestarikan kucing istimewa sebagai tempat rengkarnasi mereka. Hal itu jauh lebih mengerikan bagi seseorang Jay. Sehingga Jay berharap ia tidak bertemu dengan cinta pertamanya.
***
Ketika Jay melintasi kamar Bella, hati lelaki itu tiba-tiba dihantui rasa penasaran untuk melihat kembali sosok Bella. Jay masih terngiang dengan ucapan kakek leluhurnya, dimana rantai borgol mahkota raja bergetar kuat, saat Bella datang ke istana mereka.
Melihat Bella, Jay terkejut hebat, rupanya gadis itu bukan tertidur di atas kasur, melainkan diatas buku panduan merawat kucing. Sebelum tidur, Bella sempat membaca buku itu, masih sebentar ia Lang merasa mengantuk parah. Lalu Bella menyusun buku-buku tebal itu dalam bentuk persegi sebagai matrasnya.
Dahi Jay sampai berkerut kesal menatap Bella adalah gadis yang cukup aneh baginya.
"Jika bukan karena kucingku, gadis ini sudah aku buang ke laut sebagai santapan ubur-ubur! Gadis-gadis era milenial cukup aneh dan meresahkan!" gumam Jay terpaksa memindahkan Bella diatas kasur dan membenarkan posisi tidurnya.
Entah mengapa Jay begitu menikmati pemandangan wajah Bella saat tertidur pulas. Tampilan sederhana dari seorang wanita dalam paras alami tanpa make up sedikitpun, membuat Jay cukup betah memandangi wajah Bella.
Bahkan Jay tidak percaya jika yang tertidur adalah benar-benar sosok Bella yang ia temui di meja panjangnya saat bernegosiasi.
"Sepertinya dia lebih baik tidur daripada berbicara apalagi bertingkah!"
"Mungkin getaran borgol yang dimaksud kakek bukanlah kehadiran gadis ini!" gumam Jay masih belum yakin dan ia juga teringat dengan hentakan yang membuat ia sempat oleng.
alhamdulillah Jay bisa berkumpul lagi bersama keluarga kecilnya
ayok semangat bikin adek buat gannesh 😱
Pengikut setia memang keren mereka berkorban demi kesayangan nya Jaynuddin biar kembali lagi,jd manusia seutuhnya
sehat2 sllu ditunggu karya trbarunyaa😉
Smoga kehadiran bayi gemoy ini hadir brsama kedatangan sang ayah Jay Kavindra...
terimakasih kak mai,extra chapnya🥰🥰
Happy Ending akhir ceritanya seneng dan bahagia buat Jay dan keluarga