Siapa yang tidak kecewa saat keluarga kita sendiri lebih menyanyangi orang lain yang bahkan bukan anaknya sendiri. Sejak saat itu ezra berubah menjadi dingin.
"Ma..tadi dikelas aku bisa menjawab soal yang ibu guru kasih"
" Hmmm, emang yang guru tanya?"
" Pertanyaan bagaimana proses rantai makanan ma, terus"
Mama...mama..
"Ade dapat dapat penghargaan dari ibu guru karena ade tadi menang lomba nyanyi di kelas"
" Wahhh sayang kamu hebat banget mama bangga sama kamu, sini peluk dulu. Cup...cup..cupp.cup ahh kamu mau makan apa hari ini mama akan masakan makanan kesukaan kamu."
Ma..
"Apa sih dari tadi panggil terus, sudah sana belajar di kamarmu!!!"
Bentak mama kepada ezra. Ezra wijaya itu adalah namaku, aku terlahir dari keluarga yang terpandang, dulu kasih sayang mama dan papa begitu besar untuk ku bahkan saat itu kami harmonis sekali apalagi bang kenzo yang sangat perhatian walau kadang suka jutek namun semua itu berubah saat kedatangan Alea di rumah ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kursipojokan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Kecurigaan
”maafkan aku sayang, aku terlalu putus asa, bahkan ezra yg bertahun-tahun terluka tidak pernah menyerah” jawabnya dengan pelan bahkan suaranya kian mengecil diakhir yg pada khirnya ia menutup mata menandakan ia kehilangan kesadarnya.
Sudah sejak tiga hari abraham di rawat di rumah sakit, sejak saat itu pula terakhir alea datang ke rumah sakit menemani sang papa, katanya dia tidak bisa terlalu lama di rumah sakit, sebab baunya tidak enak dan membuatnya pusing.
Namun kedatangan sahabat anaknya kenzo hari ini membuatnya sedikit terhibur sebab keceriaan apri dan emosi gio yang membuat mereka selalu bertengkar diamana dan kapanpun.
"Gio jangan minum susunya Apri ihh" dumel apri kepada gio sambil menghentakan kakinya
"Ehh bocil, bagi-bagi itu indah. Lagian pelit amat cuman susu kotak ajah satu toko gue belin nanti bila perlua ama pabriknya sekalian" sewot gio kepada apri, ia yg dasarnya suka menggangu sahabatnya yg polos atau bloon itu sangat senang apalagi kalau sampai menangis
"Awas kalau bohong aku suruh kucingnya alex makan kamu nanti"
Saat sedang asik melihat pertengkaraan dua remaja tersebut abraham tiba-tiba menoleh saat alex mengatakan ingin bicara serius dengannya dan ini terkait ezra dan alea.
”maaf om, mungkin ini akan membuat om tidak percaya tapi saya harus menyampaikan kejanggalan dalam pikiran saya” ujar alex dengan penuh keraguan kepada abraham
”katakanlah nak tidak perlu ragu om akan mendengarkan apapun itu” jawab abraham sembari melempar senyum yang tulus kepada alex saat ini, ia sudah siap menerima segala kemungkinan terburuk kedepannya apalagi dilihat dari ekspresi alex yg terkesan ragu-ragu itu.
”saya curiga bahwa kematian ezra adalah rekayasa” perkataan alex tersebut mengalihkan atensi semua orang yg ada disana, mereka yg tadinya masih sempat bercanda kini terlihat serius begitupun dengan elena yg sedari tadi sedikit acuh dengan pembicaraan anak dan teman-temannya.
”apa maksud nak alex bicara begitu” timpal elena secara tiba-tiba
”saya dan aksa sudah mencari tahu detail tentang ezra dia bukanlah orang biasa tan. Mohon maaf sebelumnya saya juga baru tahu bahwa dia merupakan kepala pasukan militer kakak saya tepatnya dia seorang jenderal” jelas alex dengan panjang lebar, sebenarnya dia sedikit malas ngomong panjang tapi berhubung ini berkaitan dengan sahabatnya kenzo dan wanita yg dia curigai sebagai teman masa kecilnyaitu, maka ia akan berusaha sebaik mungkin
” tapi bagaimana bisa ezra masuk dalam militer dan bukankah kamu anak tunggal? Bagaimana bisa kamu memiliki saudara” tanya abraham kepada alex
”saya tidak bisa beri tahu mengenai detail tersebut, tapi saya ingin om menyelidiki putri om yaitu alea” perkataan alex yg bernada perintah tersebut mendapatkan selaan dari elena
”tapi kenapa kamu mencurigai alea, dia anak yg baik bahkan sangat patuh” jawab elena dengan cepat sebab ia tidak suka mereka mencurigai alea tanpa sebab karena selama ini yg ia lihat alea adalah anak yg sangat patuh dan sangat ramah
”aksa bisa bantu tolong jelaskan” ujar alex yg mulai merasah jengah sebab ia yakin hal ini akan berbuntut panjang
Mendengar perintah tersebut aksa mengeluarkan beberapa dokumen dari dalam tas yg dibawahnya tadi. Ia meletakan dokumen tersebut diatas bangkar yg saat ini di duduki oleh abraham.
”ini adalah beberapa bukti yg kami temukan dari kamar ezra” ujar aksa sambil membuka dokumen bermap merah
”dan dokumen berwarna kuning tersebut adalah bukti keterlibatan alea dengan beberapa menteri yang di curigai telah melakukan koupsi, om bisa membukanya sekarang atau nanti. Dan mengenai ezra kami tidak bisa temukan banyak hal tentang dia, tapi om tenang saja ezra berada satu organisasi dengan saya juga alex” penjelasan aksa membuat abraham dan elena maupun kenzo begitu shock sebab mereka tidak pernah tahu bahwa ezra merupakan orang yg hebat dan selama ini ia menutupi identitasnya yg sebenarnya dari keluarga maupun dunia.
”tapi sa bagaimana bisa kalian seyakin itu” tanya kenzo kepada sahabatnya
”gini ken, gue dan alex curiga saat melihat atraksi ezra di sirkuit balap waktu itu. Karena hanya orang profesional yg bisa menggunakan teknik balap seperti yg ezra gunakan. Kecurigaan kita bertambah saat tidak sengaja memasuki kamar kak quennara, kamu tahu sendirikan betapa sulitnya bertemu kak nara.”
” lalu apa yg kalian temukan disana”
”kamu ingat motor yg digunakan ezra saat di arena balap itu merupakan motor kak nara, dan tidak semua orang tahu hal tersebut kecuali orang kepercayaannya dan satu lagi gue dan alex nemuin beberapa formula buatan yg dirancang untuk lomba sains 3 bulan kedepan dan itu semua atas nama ezra wijaya”
”tapi lu kan tahu sendiri ezra di sekolah tidak pernah mengikuti lomba akademik ia lebih sering mengikuti lomba bidang olahraga, gue nggak percaya banget sama apa yg kalian sampaikan” tekan kenzo kepada sahabatnya sebab dia masih ragu akan hal tersebut walapun dalam benaknya ia juga berpikir darimana semua piagam serta piala-piala di kamar adikknya apalagi semua itu bersertifikat nasional maupun bertaraf internasional.
” apa salahnya kita selidiki ini semua dari awal lagi, dan lu ken bukanya selama ini lu tidak tahu apapun tentang ezra kenapa hari ini kamu meragukan hal yg bahkan kamu sendiri pun tidak pernah tahu secuil saja tentang dia” lontaran kalimat gio barusan menyadarkan kenzo bahwa ia terlalu jauh dari sang adik bahkan makanan kesukaan sang adik pun ia tidak tahu.
”sorry, bukan meragukan kalian gue cuman enggak berharap ajah bahwa gue jauh tertinggal dari kalian yg bahkan baru kembali bertemu dengan ezra kalian sudah tahu sedetail itu tentang dia, sedangkan gue” jawa kenzo dengan raut wajah penuh penyesalannya ia menundukan wajahnya menyembunyikan air mata penyesalan yg bahkan tidak ada artinya sama sekali bagi ezra
”om, bagaimana menurut om tindakan apa yg perlu kita lakukan saat ini, karena yg kita hadapi bukanlah orang biasa” sambung gio memecahkan keheningan yg sempat terjadi
”om bingung mau mengambil langkah apa jika memang kalian menemukan kejanggalan om harap kalian selidiki dan secepatnya memberi tahu om apa yg kalian tahu dan sedang terjadi, om sangat berterimakasih sama kalian karena kalian begitu peduli dengan ezra” senyum tulus abraham lemparkan kepada 4 pemuda dihadapnya. Ia kemudian menoleh kepada sang istri, menyatukan kedua tangan mereka sambil mengelus tangan sang istri guna menenangkan perasaan istrinya saat ini. Ia tahu bahwa perkataan serta bukti yg dibawakan ke-4 pemuda di hadapannnya begitu menyakiti hati istrinya.
” mahh, biarkan mereka ber-5 mencari tahu semua yg terjadi, untuk saat ini papa harap mama berlaku biasa saja karena kita tidak tau seberapa bahaya dunia luar saat ini bahkan mungkin orang terdekat kitapun lebih berbahaya” ucapan abraham yg begitu lembut kepada istrinya membuat elena menganggukan pelan kepalanya. Ia sedih jika kecurigaan mereka semua terbukti, maka betapa jahatnya elena sebab ia yg membawa masuk duri dalam daging tersebut hingga tanpa sadar ia meneteskan air matanya, ia takut benar-benar ketakutan.
Melihat sang mama menangis kenzo dengan cepat menghampiri sang mama, memeluknya erat dalam dekapannya, ia tahu yg paling terluka saat ini adalah mamanya tersebut. Ia pun hanya bisa mebisikan kalimat penenang karena mereka semua sama bersalahnya.
” kan apri udh pernah bilang alea itu jahat, tapi kalian semua tidak percaya apri sih” celetukn tiba-tiba dari apri membuat kenzo menatapnya dengan raut bingung dan penuh tanya begitu pun yg lai
Menyadari tatapan penuh tanya mereka apri pun menjawab
” ken ingat nggak waktu itu alea bilang kalau ezra mendorongnya di kamar mandi?” mendengar kalimat tanya tersebut membuat kenzo berpikir keras mengingat hal yg yg pernah terjadi
”itu loh ken yg waktu kamu menyiram ezra dengan kuah bakso di kantin” mata kenzo pun melotot mendengar hal tersebut ia pun kembali bertanya
” terus sangkut pautnya apa cil? dan bisa nggak kalau ngomong jangan sambil ngunyah” sebel kenzo pada sahabatnya yg tidak pernah bisa serius itu menurtunya.
”nah kan waktu itu alea bilang ia di dorong di kamar mandi sedangakn apri masuk kantin bersamaan dengan ezra,keyra dan juga leha sahabatnya. Waktu itu mereka datang dari lapangan basket sebab ezra habis bermain dengan anak baru di tim basketnya” jelas apri sambil mengingat kejadian tersebut
”tapi kenapa saat itu lo nggak ngomong apa-apa cil?”
”yehh ken mah suka menyalahkan apri. Kan waktu itu apri mau bilang tapi ken bilang ezra harus dikasih pelajaraan biar sadar akan kesalahnya." Sewot apri yg masih sambil mengunyah jajan di mulutnya bahkan tas aksa dipenuhi susu kotak manusia bocil tersebut
Mendengar pembicaraan yg tidak akan selesai dari kedua sahabtanya dengan cepat aksa menyela.
”gini om,tan. saya harap kalian lebih berhati-hati dengan alea untuk sementara waktu sampai buktinya terkumpulkan semua” pinta aksa kepada kedua orang tua tersebut.
"Dan bertindaklah seolah-olah kalian tidak tahu apapun" lanjut alex
”baikalah demi kebaikan bersama saya serahkan semuanya kepada kalian.”
Derttt. Dertt.
Bunyi deringan handphone dari saku celana Alex membuat mereka yg tadinya hendak mau berbicara kini beralih menatapnya seakan kepo siapa yg tengah menelpon manusia dingin itu.
"Yeah, Bun"
......................
"sorry Bun, I'm still in the hospital visiting uncle Abraham"
...........
"just ask your ugly husband Bund, I don't want to talk anymore"
.........
"Yahh. Baiklah maaf Bun"
.......
"Iaa Bun, tapi kan.."
Tut..tut.
"Cihh kebiasan banget nanti kalau ngambek sama suaminya aku yg di sayang" dumel alex tanpa sadar
Hahahhah.hahahah.
tawa gio dan aksa membuat heran semua orang disana, menyadari hal tersebut lantas kenzo pun ikut ketawa
Hahahaha.
" aku tahu apa yg bunda mu tanyakan lex"
Hahaah, tawa kompak ketiganya
ketiga manusia laknat tersebut pun tertawa terpingkal-pingkal membayangkan bagaimana ekspresi dari ibu sahabatnya tersebut. Sebab mereka sudah sering melihat pertengkaraan anatara ayah dan anak tersebut dan sudah bisa di tebak siapa yg di bela sang ibu
Mendengar tawa menjengkelkan sahabatnya pun membuat alex kesel dan jengah, lantas ia pun berpamit pulang dan berlalu darisana sebab jika tidak segera pulang maka sudah di pastikan singa di rumahnya akan mengamuk
>
Sesampainya di rumah alex menatap sekeliling rumah mencari sang ibunda tercinta. Tidak mendapati sang bunda ia pun langsung memasuki kamarnya saja, ia merebahkan diri sambil mengingat-ingat semua yg telah terjadi.
Apalagi ia merasa begitu lelah sebab hari ini ia begitu banyak mengeluarkan suara dan tenaga, dalam benaknya ia memikirkan strategi bagaimana caranya ia mengetahui orang di belakang alea. Karena dari gerakan alea yang sangat rapi tidak mungkin gadis tersebut melakukan rencananya sendirian apalagi banyak bukti yg menjanggal dari yg ia dapatkan.
semangat 💪🥳🥳🥳🥳🥳🥳
mampir dan ikuti juga "sepotong sayap patah"ya
mari saling dukung🤍