NovelToon NovelToon
Hug Me, Please

Hug Me, Please

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Keluarga & Kasih Sayang / Bullying di Tempat Kerja / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:108.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Tidak mengetahui siapa orang tuanya dan ditinggalkan selamanya oleh sang kakak tercinta membuat Shanum harus hidup terlunta-lunta. Tiada belas kasihan apalagi sebuah pelukan yang mampu menguatkan hatinya yang remuk redam karena diporakporandakan oleh keadaan.

Kesedihan Shanum tidak hanya berhenti sampai di situ. Ia yang dipungut, justru dipaksa menjadi pengemis. Shanum merasa lelah, tetapi ia tidak bisa pergi karena wanita licik itu memiliki ribuan cara untuk membuat Shanum tetap bertahan.

"Tuhan ... aku lelah. Beri aku satu pelukan saja agar bisa kuat."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HMP-9

Setelah melewati perjuangan yang cukup berat untuk merayu hati Ibu Sekar, akhirnya Sky bisa bernapas lega. Bahkan, sekarang ini ia sudah berada di sebuah klinik untuk menunggu Shanum yang sedang diperiksa. Sky merasa sangat khawatir dan tak hentinya memanjatkan doa di dalam hati semoga Shanum baik-baik saja. 

Hampir setengah jam menunggu, Sky yang kala itu sedang duduk pun langsung beranjak bangkit dan menemui dokter yang baru selesai memeriksa Shanum.

"Bagaimana keadaan adik saya, Dok?" tanya Sky tidak sabar. Namun, dokter tersebut justru menatap Sky dengan kening mengerut dalam. Membuat bocah lelaki itu kian merasa cemas. 

"Kamu siapanya? Di mana orang tua Shanum?" tanya dokter tersebut tanpa menjawab pertanyaan Sky. 

"Saya kakaknya dan kami adalah anak yatim piatu." Sky menjawab dengan cepat agar tidak membuat dokter tersebut curiga. 

Merasa tidak memiliki pilihan lain, dokter tersebut pun menceritakan keadaan Shanum. Menjelaskan bahwa Shanum akan baik-baik saja dan sembuh seperti sedia kala jika demamnya sudah turun. Tidak ada penyakit serius yang diderita oleh bocah perempuan tersebut. Sky pun bernapas lega ketika mendengarnya. 

Setelahnya, Sky duduk di tepi brankar dan menatap wajah Shanum yang terlihat pucat. Tanpa sadar, tangan Sky mengusap puncak kepala bocah perempuan tersebut sembari menghela napas panjang beberapa kali. Sungguh, Sky tidak sanggup melihat Shanum yang sakit seperti ini.

Tidak ingin terlarut pada kesedihan, Sky pun memilih untuk memejamkan mata di samping brankar karena rasa kantuk yang begitu mendera. 

***

Dua hari telah berlalu, Sky bisa bernapas lega karena demam Shanum sudah turun bahkan bocah perempuan tersebut sudah mulai bisa tersenyum bahagia. Rasanya, Sky merasa sangat bersyukur untuk hal itu. Sky mengurus segala administrasi, tetapi ketika melihat nominal yang harus dibayar, Sky mendadak menjadi seperti patung. Ia menatap angka demi angka yang tertulis di sana. 

"Sus." Sky menggantungkan ucapannya dan terlihat ragu-ragu. "Em ... kapan saya harus membayar semua biaya ini?" 

"Kalau bisa secepatnya." Wanita muda yang berdiri di depan Sky, mulai memasang wajah tidak suka. 

"Kalau saya belum bisa melunasi hari ini, bagaimana?" tanya Sky lagi. 

"Tentu saja adikmu tidak bisa pulang. Akan tetap ditahan di sini dan biaya perawatan akan tetap dihitung," ucapnya mulai ketus. Wajahnya yang terlihat tidak bersahabat membuat Sky tidak berani lagi melontarkan pertanyaan. 

Sky pun berpamitan pergi dari sana. Hatinya merasa bimbang dan hampir putus asa. Ke mana lagi harus mencari uang dengan nominal dua juta tersebut. Sementara dirinya tidak memiliki uang sama sekali karena setiap hari berapa pun uang yang didapat harus diberikan kepada Ibu Sekar. 

Sebelum pergi mencari uang untuk membayar biaya klinik, Sky terlebih dahulu berpamitan kepada Shanum agar bocah perempuan tersebut tidak mencarinya. Tidak ingin jika Shanum khawatir padanya. 

Tujuan pertama Sky adalah menemui Ibu Sekar. Meminta bantuan wanita tersebut untuk membantu membayar biaya perawatan Shanum. Namun, bukan uang yang didapat melainkan bentakan dan umpatan dari Ibu Sekar hingga membuat Sky meradang. Bocah itu pun pergi dengan membawa rasa sakit dan amarah yang terasa membuncah di dada. 

Sky benar-benar frustasi dan tidak tahu lagi ke mana akan mencari bantuan. Tidak ada siapa pun yang dikenal selain Ibu Sekar di sini. Kalaupun ada yang kenal, tidak mungkin orang itu mau meminjami Sky dengan jumlah yang cukup banyak. 

Bocah itu frustrasi. Rasanya benar-benar putus asa. 

"Ya Tuhan, ke mana aku harus mencari uang untuk membayar biaya rumah sakit itu." 

Sky memejamkan mata. Mulai menyerah dan pasrah pada keadaan. Akan tetapi, bocah itu tiba-tiba bangkit dan bergegas menuju ke pasar di mana ada keramaian di sana. Sesampainya di sana, ekor matanya mengawasi sekitar untuk mencari mangsa. 

Ketika sudah merasa dalam posisi aman, Sky pun segera mendekati seorang lelaki dan menabraknya. Setelah meminta maaf, ia pun bergegas pergi. Tidak ada yang tahu kalau Sky sudah membawa dompet lelaki tersebut. 

"Maafkan aku, tapi aku benar-benar terpaksa." Sky mengambil uang di dalam dompet tersebut dan kebetulan berisi uang tiga juta. Termasuk membawa serta dompet itu tanpa membuangnya ke kotak sampah. "Aku janji, setelah punya uang nanti, aku akan mengembalikan padamu, Tuan." 

***

#Day13

#Team1

#Absen66

1
Rita Juwita
/Good/
Kustri
kirain pergi ke rmh haris
Kustri
kabur kabur kabur ajaa
Kustri
setelah sembuh jgn kembali ke sekar
Kustri
smoga ada orang baik menukan mrk ber2
Kustri
nama'a cakep walo gelandangan
Nancy Nurwezia
Luar biasa
Ran Aulia
Luar biasa, terimakasih Kak, ceritanya bagus 👍👍👍 ,
Sani Srimulyani
syukurlah kebahagiaan akhirnya menghampiri mereka.
Sani Srimulyani
semoga setelah ini shanum bisa ketemu dengan sky.
Sani Srimulyani
syukurlah shanum bisa kabut.
Sani Srimulyani
😭😭😭😭😭😭
Sani Srimulyani
ternyata nenek lasmi sudah punya firasat.
Sani Srimulyani
alhamdulillah ketemu orang baik.
Sani Srimulyani
semoga sky tidak dihukum.
Sani Srimulyani
kalian memang harus saling menguatkan.
Sani Srimulyani
semoga ini bisa membuat mereka terbebas dri sekar.
Sani Srimulyani
kapan nih nenek lampir kena karma nya ya....
Sani Srimulyani
ya ampun sky.....hatimu baik sekali.
Sani Srimulyani
😭😭😭😭😭 rasanya ga kuat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!