NovelToon NovelToon
My Possessive Man

My Possessive Man

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:94.5k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Julia dan Daniel berkuliah di sebuah kampus yang sama. Julia mengambil jurusan management hotel, sementara Daniel, jurusan bisnis.

Daniel memiliki wajah yang tampan dan juga berasal dari keluarga konglomerat, yang membuat para gadis menyukai dirinya dan berharap untuk menjadi kekasihnya. Sementara Julia hanyalah seorang gadis biasa.

Julia adalah gadis yang sangat pintar. Dia mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun dia berkuliah. Dia sama sekali tidak tertarik untuk dekat dengan Daniel seperti para gadis lainnya. Dia justru sebisa mungkin menghindar dari Daniel agar tidak membuat masalah yang akan mengganggu dirinya.

Namun, apakah yang akan terjadi jika mereka akhirnya bisa bertemu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Daniel

Satu bulan di rumah keluarga Gary, Julia menghabiskan sepanjang waktunya dengan menemani tantenya atau berjalan-jalan dengan teman-temannya. Dia tidak pernah mengirimkan pesan atau menelepon Daniel.

Sementara itu, Daniel akhirnya tiba di rumah Gary. Dia ingin memberikan surprise kepada Julia. Tapi saat dia tahu bahwa Julia tidak ada di rumah, dia begitu kecewa. Dia sangat merindukan Julia. Satu bulan tanpa telepon dari Julia membuatnya begitu menanggung rindu. Dia tidak pernah berpikir bahwa Julia tidak akan mengirimkan pesan atau menelpon dirinya.

Gary dan kedua orang tuanya meminta Daniel untuk tinggal di rumah mereka yang akhirnya membuat Daniel pun setuju untuk tinggal di sana.

Setelah makan malam, Daniel dan Gary mengobrol di ruang belajar. Mereka mengobrol sampai jam 10.00 malam. Kemudian Gary pergi ke kamarnya. Daniel juga pergi ke kamar yang disediakan untuknya. Daniel melihat ke arah jam yang sudah menunjukkan lewat dari pukul 11.00 malam. Tapi Julia masih belum juga kembali.

Dia mencoba untuk menelpon Julia. Tapi ponsel Julia tidak aktif. Akhirnya beberapa saat setelah terasa cukup lama menunggu, dia mendengar sebuah suara mobil dari luar. Dia kemudian mengintip dari jendela. Dia melihat Julia keluar dari dalam mobil.

Saat seorang pria membuka pintu mobil itu untuknya, Julia tampak tersenyum kepada pria itu kemudian dia memeluk pria itu sebelum pria itu pergi.

Julia lalu membuka pintu rumah kemudian masuk ke dalam. Tiba-tiba dia ditarik oleh seseorang menuju sebuah kamar. Sebelum dia berteriak Daniel sudah menciumnya yang membuat Julia terkejut. Dia mencoba mendorong Daniel tapi aroma tubuh Daniel begitu familiar baginya. Dia kemudian membuka matanya dan mendapati kamar itu begitu gelap.

"Daniel..." Ucap Julia saat dia berhasil mendorong Daniel.

"Jadi kau masih mengingatku." Ucap Daniel.

Daniel lalu menyalahkan lampu.

"Apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Julia.

"Siapa pria tadi? Ke mana kau pergi? Kenapa kau pulang terlambat?" Ucap Daniel mencecar Julia dengan banyak pertanyaan.

"Tunggu dulu Daniel! Apa maksudmu dan siapa kau? Bagiku itu semua bukan urusanmu? Kenapa kau datang kemari?" Ucap Julia.

Julia menjadi begitu marah. Dia berpikir bahwa dia bisa bebas dari Daniel beberapa saat, tapi sekarang Daniel malah ada di sini, di kota yang sama dengannya.

"Apa kau begitu berani sekarang? Biarkan aku tunjukkan kepadamu siapa aku ini." Ucap Daniel.

Kemudian Daniel mencium mulai Julia lagi. Namun kali ini ciuman itu lebih dalam, posesif, dan juga cemburu. Dia tidak suka melihat pria lain menyentuh Julia. Saat dia memikirkan tentang Julia yang memeluk pria lain, dia menjadi lebih menggila.

Julia mencoba melepaskan dirinya sendiri, tapi Daniel begitu kuat. Saat mereka berdua hampir kehilangan nafas mereka, Daniel pun melepaskan Julia.

"Julia, aku sangat merindukanmu. Jangan pernah melakukan hal ini lagi padaku." Ucap Daniel kepada Julia kemudian mencium kening Julia.

Julia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dia begitu terkejut dengan sikap aneh yamg ditunjukkan Daniel. Dia kemudian berjalan keluar dari kamar Daniel pergi ke kamarnya sendiri.

Julia masih tidak percaya bahwa Daniel menciumnya. Dia tidak menyangka akan hal itu. Dia tahu jika Daniel selalu memberikan perhatian yang lebih kepadanya. Tapi dia pikir bahwa itu semua karena permintaan Gary.

Sepanjang malam Julia tidak bisa tidur dengan tenang memikirkan semuanya.

...----------------...

Hari berikutnya....

Saat Julia turun dari lantai atas ke kamarnya, dia melihat Daniel berada di meja makan dengan orang lainnya. Mereka tampak tengah mengobrol dan tertawa lepas. Julia tidak pernah melihat Daniel tertawa lepas seperti itu. Daniel terlihat begitu tampan. Ciuman yang dilakukan Daniel semalam teringat dalam pikiran Julia yang tiba-tiba membuat wajahnya memerah.

"Apa yang terjadi kepadaku?' Ucap Julia pada dirinya sendiri. "Apakah aku makan makanan yang salah?" Ucap Julia lagi.

Dia lalu bergegas mendekat ke arah semua orang.

"Selamat pagi semuanya." Ucap Julia lalu duduk di samping tantenya.

"Selamat pagi. Bagaimana malam mu? Apakah kau bertemu dengan sahabatmu?" Tanya Mama Gary.

"Baik, kami memiliki waktu yang menyenangkan." Balas Julia.

Gary kemudian melihat mata panda Julia. Dia pun bertanya apa yang terjadi.

"Tidak tidak apa-apa. Aku hanya tidak bisa tidur semalam." Ucap Julia.

Julia lalu melihat ke arah Gary. Dia lalu menyadari bahwa Daniel tengah menatap ke arahnya. Julia mencoba untuk tidak menghiraukannya. Kemudian dia mulai makan.

"Oh ya Julia, Daniel akan tinggal bersama kita selama 4 hari. Aku dan Daniel memiliki beberapa bisnis yang akan kami kerjakan. Mmmm aku harap kau bisa untuk mengajak Daniel keluar rumah setelah sarapan ini. Kau bisa mengajaknya berkeliling kota ini." Ucap Gary.

Julia hanya bisa mengangguk tanda setuju.

Daniel dulu pindah dari kota X, saat dia baru berusia 10 tahun. Sekarang Daniel sudah berusia 22 tahun. Itu berarti sudah sejak 11 tahun yang lalu Daniel meninggalkan kota itu. Namun tidak ada banyak hal yang berubah dari kota X itu.

Saat Daniel dan Julia hanya ditinggalkan berduaan, Julia menjadi merasa canggung. Daniel mendekat ke arahnya dan mencium pipinya. Daniel kemudian meminta Julia untuk bersiap.

Bersambung....

1
Suci Imas Sadah
bodohnya julia..kenapa ga prnh nanya,dan bahas soal foto dan kedekatanny sama jessica🤦‍♀️..kalo gnikan makin keruh krna kurang komunikasi..
Jantung Taman
thooorr.he authorrr😆 up lge dong thorr. yg bnyakk😍😍 smangattt thorrr😘
Yunita Widiastuti
👍👍
and.ochre
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
moonjuice
Dimohon kepada author, cukup! Jangan bikin aku baper lebih parah daripada ini huhu
HotBabe
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
stefani n.i.s
lanjut thor
stefani n.i.s
lanjut thor..ceritany bagus tdk bertele²
SoftMambo
Virtual hug buat author 🤗 keep up the good works!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!