NovelToon NovelToon
Menikahi Bumi Yang Dicintai Langit

Menikahi Bumi Yang Dicintai Langit

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Cintapertama / Poligami / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adinasya mahila

Novel ini punya DUA VERSI ENDING
Keterangan ada di BAB 133


Di dalam pernikahan apakah hanya hati seorang laki-laki saja yang bisa berpaling? Tentu jawabannya tidak. Wanitapun bisa melakukan affair dengan berbagai alasan.

Rea yang pernah mencintai kakak kandungnya, mencoba melupakan masa lalunya dengan menerima cinta dari sahabat baiknya, saat cinta sudah bersemi dihatinya cobaan silih berganti datang menguji hubungannya.

Karena sebuah kesalahan Rea harus mengandung bayi dari dua orang laki-laki yang berbeda.Sementara sang Suami yang bagaikan Malaikat untuknya ternyata menyimpan sebuah rahasia.

❤❤❤

Kisah cinta seri Pertama berdasarkan novel sebelumnya "Mencari Langit Biru"

Note :
JANGAN PLAGIAT ATAU TAMBAL SULAM!
INGAT AZAB
Carilah Rezeki yang halal dengan mencari ide sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rekan : Bab 9

Sudah hampir jam setengah dua pagi saat mereka sampai kembali ke apertemen Rea, mau tidak mau Rea meminta Arkan menginap melihat calon suaminya yang sepertinya sudah lelah sekali, lagipula ini hari minggu.

Mereka sudah berbaring diatas kasur saling menatap satu sama lain.

"Tidurlah!" Rea menutup mata Arkan dengan telapak tangannya.

"Besok aku akan ikut pulang kerumahmu, aku kangen sama masakan tante Laras," gadis itu memindahkan tanggannya ke pinggang kekasihnya.

Arkan hanya menganggukan kepala, matanya sudah meminta untuk dipejamkan. Rea masih tidak bisa tidur, kemudian membuka HPnya, ternyata ada sebuah pesan disana.

"Apa kamu sudah tidur Re, bagiamana kabarmu?"

Rea membelalakkan matanya, tidak percaya akan pesan yang dia dapat beberapa jam yang lalu, mungkin saat pesan itu dikirm disana baru pukul satu siang, dia pun membalas

"Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu?

Rea hampir meletakkan HPnya, karena pesan itu sudah berjam-jam yang lalu, pasti yang mengirim tidak akan cepat membalas pikirnya, tapi dia salah, notifikasi pesan di HPnya berbunyi sebelum HP itu menyentuh nakas.

"Baik, aku dengar kamu akan segera menikah?"

"Iya, 8 bulan lagi"

"Arkan?"

"Iya"

"Baguslah, aku ikut bahagia"

"Pulanglah ! "

"Jangan bilang kamu memintaku pulang karena merindukanku?"

"Tentu saja, aku akan menghajarmu saat bertemu"

"Kalau begitu aku tidak akan datang, kamu menakutkan"

"Aku dan Arkan pasti akan sangat bahagia jika kamu bisa datang untuk memberi kami restu**"

"Tidurlah, disana pasti sudah hampir jam dua pagi**"

Rea tidak membalas lagi pesan dari kakak yang pernah disukainya itu, yang pernah menerima kata cinta darinya, bahkan Arkan tidak pernah mendengar ucapan itu dari mulut Rea. Tapi bagi Rea sekarang Arkan adalah dunianya, dia ingin hidup bahagia dengan laki-laki yang sangat mencintainya itu.

*****

Arkan membuka mata, Rea sudah tidak ada dikamar, melirik jam, sudah jam 8 pagi, Rea ternyata sibuk menata meja makannya yang nyaris tidak pernah dia gunakan untuk makan. Arkan mendekat melihat Rea sudah mandi dan rapi.

"Cuci mukamu sana!, habis itu makan, baru pulang."

"Bukannya kamu bilang ga bisa masak?"

"Aku pesan lewat aplikasi pesan antar makanan."

"Sekarang sudah punya aplikasinya ya? aku pikir Nona Rea tidak akan pernah membutuhkannya"

Arkan sudah memeluk Rea yang sibuk menuangkan air kedalam gelas.

"Kamu benar-benar ga pengen aku liat muka bantalmu ya? sampai jam segini sudah mandi padahal ini hari minggu, paling kalau libur mandimu jam 12 siang ya kan?," ledek Arkan

"Aku kan mau menemui calon mertuaku, masa ga mandi, sudah cepat sana!"

Akhirnya Arkan pergi ke kamar mandi, hanya mencuci mukanya kemudian makan bersama kekasihnya.

"Mau aku bantu cuci piring?"tanya Arkan

"Ga usah, tiap hari minggu ada orang dari rumah ayah yang aku minta bersih-bersih kesini, ayo kita pergi!"

Mereka keluar dari apartemen Rea, menuju kediaman Arkan, gadis itu mengajak mampir membeli buah untuk dibawa kerumah calon mertuanya.

*****

Sesampainya disana Arkan melihat pekerja rumah tangganya sedang sibuk membersihkan taman, mamanya juga terlihat memakai sarung tangan karet sedang merapikan bunga-bunga kesayangannya.

"Tante Laras"

Sontak wanita itu berdiri dari posisi jongkoknya, melihat calon menantunya datang bersama anaknya. Rea langsung memeluk calon mamanya itu.

"Hei...tangan tante kotor Re" Laras menjauhkan tangannya, takut  mengotori baju Rea yang berwarna krem.

Laras menatap kearah anaknya, matanya memandang curiga.

"Bocah nakal, kamu pasti nginep ditempat Rea lagi kan?"

Arkan tau apa yang dipikirkan mamanya, dia hanya tersenyum.

"Masuklah dulu bersama Arkan, tante selesain ngurus tanaman tante dulu, nanti tante susul," perintah Laras ke Rea.

"Papa sama Aryan kemana?" tanya Arkan

"Mereka pergi main tenis sama teman papa" sahut Laras sambil masih sibuk merapikan tanaman.

Rea dan Arkan sudah masuk kedalam rumah, Arkan naik ke kamarnya untuk mandi, Rea menunggu diruang makan, duduk sambil membuka HPnya melihat pesan yang dikirim Elang semalam dan berfikir haruskah dia tunjukkan pesan itu kepada Arkan, Laras keluar lewat pintu belakang, mengejutkan Rea dari pikirannya.

"Mau minum ga Re, apa kamu sudah makan?" tanya calon mama mertuanya.

"Sudah tante , aku tadi udah makan" Rea berjalan mengikuti wanita itu ke dapur sambil membawa buah yang dia beli untuk dicuci.

Laras terlihat seperti sedang akan membuat  jus jambu ,Rea membuka kran air mulai mencuci buah yang dia bawa.

"Kamu tau kan Arkan suka banget sama jus jambu merah?"

Rea hanya mengaggukkan kepala, masih sibuk mencuci buah.

"Kamu tau makanan apa yang dia suka?" tanya Laras menyelidik ingin mengetahui seberapa perhatiannya calon mantunya itu ke anaknya.

"Arkan tidak suka pilih-pilih makanan, dia bisa makan apa aja asal bukan udang, dia suka semua masakan tante, apalagi nasi uduk bikinan tante " jawab Rea sambil mengibas-ngibaskan tangannya setelah selesai mencuci buah.

"Kalau bikin jus jambu buat Arkan takarannya kayak gimana tante?" tanya Rea sambil mendekat

Laras tersenyum, dalam hatinya dia benar-benar bahagia, karena selama ini yang dia tau anaknya lah yang sangat tergila-gila pada gadis disampingnya ini, tidak begitu tau bagaimana perasaan gadis itu keanaknya, kemudian Laras mengajari Rea bagaimana cara memilih buah jambu yang bagus dan membuatnya menjadi jus yang disukai anaknya.

Mereka keluar dari dapur, Laras membawa 3 buah jus diatas nampan, Rea membawa buah yang sudah dia cuci tadi, Arkan turun dari tangga, kemudian memeluk mamanya dari belakang yang sedang meletakkan gelas ke meja.

"Ma, ada yang pengen aku omongin sama mama dan papa, tapi karena papa masih diluar aku mau ngomong sama mama dulu"

Rea yang balik kedapur untuk mengambil piring dan pisau melihat Arkan sedang memeluk mamanya, berjalan mendekat, lalu duduk dikursi makan, mengambil buah dan mulai mengupasnya.

"Mau ngomong apa?" tanya Laras

"Aku mau lamaran sama pernikahan kami diajukan ma," ucap Arkan

Rea berhenti mengupas buahnya , memandang sejenak ke arah Arkan dan wanita didepannya bergantian, lalu melanjutkan mengupas buah lagi.

"Kenapa tiba-tiba ingin diajukan? bukankah kemarin kita udah sepakat, apa kamu...?" tanya Laras sambil melihat ke arah calon menantunya

"Hey..bukan karena itu ma" jawab Arkan

Rea masih sibuk dengan buahnya, kemudian memotong beberapa dan menyuapkannya kemulut Arkan.

"Kalian ya, mama kan udah bilang, berapa kali coba kalian sudah tidur bersama?" tanya tante Laras

Arkan mengelurkan buah dimulutnya yang belum dia kunyah, ingin menjawab pertanyaan mamanya, tapi gadis didepan mamanya sudah menjawab duluan.

"Tiga kali," jawab Rea enteng seperti tanpa dosa.

Arkan dan mamanya sama-sama terkejut, mereka membelalak kan matanya.

"Kenapa? kita kan memang sudah tiga kali tidur bersama" jawab gadis itu dengan polosnya menatap ke arah Arkan

"Arkaaaaannnnnn..." Laras sudah melotot ke arah anaknya

"Bukan gitu mah maksudnya, dan kamu lagi bukan itu maksud mama Re, kamu tau kan? bahkan sekali aja belum" Arkan tertawa geli sendiri.

Rea kemudia berfikir " oh itu.. owalahhhhh....." gadis itu baru paham maksud calon mertuanya.

"Nah....ituuuu " timpal Arkan

Wanita itu sudah dibuat bingung dari tadi dengan tingkah anak dan calon menantunya, sudah melipat tangannya didepan dadanya, bersiap untuk memarahi mereka.

1
Evi Nopianti
baca ulang cerita mu thor 😘😘😘
Mivie
aku kira beneran.... hadehhhhh
lanjut ahk 🤣
senjasabdaalam
karena itu dua posisi berbeda anak lu sma axel bknkrna selingkuh lha arkan kan dia selingkuh pas lu msih ada hbungan.ah gtw lah
Ulum
Kecewa
Ulum
Buruk
Ira Resdiana
suami kali ya.. si Arkan dijadiin kambing hitam, kalo ga salah. dengan motif dendam krn istrinya (si Rea) ini selingkuh ma Axel
Ira Resdiana
cuman arkan ya nyebelin juga sih ya.. boong bgt dia blg one night stand kalo nyata nya sampe 6 bulan
mee
knpblebih seneng rea sm axel ya drpd arkan,,
anti pebinor pelakor
novel yang membenarkan sebuah perselingkuhan hati2 novel ini bisa jadi bumerang untuk kalian sendiri,

contoh untuk author dan reader yang mendukung novel ini jika suami atau pasangan kalian selingkuh dan kalian marah tinggal dia tunjukan novel ini yang sangat mendukung sebuah perselingkuha
anti pebinor pelakor
pemeran utama wanita tidak tergantikan apapun kesalahan akan dibenarkan tidak perlu repot2 minta maaf

pebinor terlalu dipuja2 dan diagung, perbuatan jijiknya selalu dibenarkan dan pada akhir akan dibuat novel khusus buat dia

pemeran utama pria akan dibuat karakter bodoh yang kayak hanya jadi boneka pemeran utama wanita


cari novel yang adil dan memperlakukan sama pelakor dan pebinor sangat2 susah

sudut pandang wanita jabla(butuh belaian lelaki lain), egois (terkesan munafik), diankan melaknat pelakor tapi begitu memuja2 dan mengagung pebinor

sudut padang wanita sejati dan setia memandang pelakor dan pebinor sama2 mahluk hina dan diperlakukan sama
senjasabdaalam
tapi ya mengecewakan sih hhhi
senjasabdaalam
yah kecewa berat sih kenapa balek ke arkan padahal axel terbaik
senjasabdaalam
ya ampun...ya ampun pikiran aku kotor banget aku jdi ngarep rea hamil anak arkan sma axel lagi dong wkwkwk
senjasabdaalam
siip aku suka huru hara hahahaha
senjasabdaalam
pakek apa kek buat nutupin
senjasabdaalam
wah parah sih kalo aku jdi rea ya milih axel kemana* dri pada arkan
senjasabdaalam
gk enak axel yg kelihatan indah blum tentu indah trus kalo dah tiap hari tau ntar bosan wkwkwk adrenalinnya ilang penasarannya juga
senjasabdaalam
sini gue bisikin yg sembunyi* itu enak loh rea axel adrenalinya dapet banget wkwkwk
senjasabdaalam
setuju banget rea kalo aku jdi istri arka juga pasti tak cerai trus nikah sma axel aja wkwkwk
senjasabdaalam
yuhuuuuu aku suka perselingkuhan.apa lagi poliandri wkwkwkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!