NovelToon NovelToon
Istriku Bukan Adikku

Istriku Bukan Adikku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Itta Haruka07

Menikah di usia belia, sama sekali tidak pernah terlintas di benak Karamel. Apalagi jika suaminya berusia sepuluh tahun lebih tua darinya. Karena permintaan terakhir sang ayah, Kara terpaksa setuju untuk menikah dengan Azka, pria yang dianggapnya tua.

Azka memiliki alasan tersembunyi sehingga dia mau menikahi Kara yang sama sekali tidak dikenalnya. Hingga dia pun mengajukan perjanjian dengan gadis yang dianggapnya sebagai bocah itu. Perjanjian itu akhirnya mereka setujui sebelum menikah.

Setelah menikah, sifat kekanak-kanakan Kara semakin terlihat jelas, hingga membuat kesabaran Azka teruji.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Sanggupkah Azka mengubah Kara menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IBA — Bab 9

Azka mengantarkan Kara ke kamar kosong yang bersebelahan dengan kamarnya. Kamar itu sudah dibersihkan oleh asisten rumah tangga sehingga bisa digunakan dengan nyaman.

“Kalau butuh apa-apa kamu bisa temui aku di sini. Balkon kamar kita juga menyatu, jadi aku bisa masuk ke kamarmu kalau kamu lupa menutup pintu,” kata Azka dengan senyum menyeringai. Niatnya hanya ingin menggoda Kara saja.

“Om jangan macam-macam ya, kita sudah janji loh.” Kara menutupi bagian dadanya dengan kedua tangan. Dia sedang siaga jika tiba-tiba Azka akan melakukan hal yang tidak dia inginkan.

Azka tertawa karena sikap Kara itu. Dia menyandarkan tangannya ke pintu dan mendekati wajah Kara yang berubah panik. Wanita itu memejamkan mata dan semakin bersandar ke pintu.

“Kamu tenang saja. Saya bukan peedofil kok,” ucap Azka kemudian membuka pintu kamar Kara.

Pintu yang tiba-tiba terbuka membuat Kara tidak siap dan hampir terjatuh. Dengan sigap Azka menangkap istri kecilnya itu.

Tatapan mata mereka kembali bertemu. Tidak ada getaran berarti dari dua insan yang belum saling mengenal itu tapi Azka tiba-tiba melihat air mata yang keluar dari mata Kara.

“Jangan, Om. Aku masih kecil.” Tangis Kara mendadak pecah, membuat Azka memejamkan mata sesaat lalu membantu Kara berdiri.

Azka menutup telinganya dengan kedua tangan dan bertanya pada Kara. “Saya apakan kamu sih?”

Kara semakin menangis kencang, mengundang perhatian Dita yang kebetulan datang untuk mengecek keadaan menantunya itu.

“Azka, kok Kara nangis?” tanya Dita yang kemudian memeluk Kara. Mata wanita itu melotot pada putranya yang masih menutup telinga.

“Ah nggak taulah. Pusing ngurusin anak kecil, Ma.” Azka masuk ke kamarnya sendiri meninggalkan Kara yang masih menangis histeris.

Dita berusaha menenangkan Kara dengan mengajaknya masuk ke kamar dan menutup pintunya. Akan tetapi, ada seseorang yang melihat semua kejadian itu.

“Dia lucu juga,” ucap Arsha sebelum kembali ke kamarnya lagi.

Mama Azka masih berusaha menenangkan Kara yang terus menangis. Walau sudah tidak histeris, tapi gadis itu masih sesenggukan sambil sesekali membersihkan ingusnya dengan tisu.

“Kara, memangnya Kak Azka tadi kenapa kok kamu menangis?” tanya Dita dengan hati-hati. Sebagai perempuan tentu dia tahu bagaimana berbicara dengan sesama perempuan.

“Om Azka tadi bilang katanya Om Azka bisa masuk ke kamar Kara kalau Kara lupa menutup pintu balkon. Kara ‘kan takut kalau diapa-apain pas tidur, Ma.”

Mendengar penuturan Kara, Dita jadi cengo. “Kak Azka ‘kan suami kamu, Kara. Apa salahnya kalau kamu diapa-apakan sama suami sendiri?”

“Ya, perja–“ Kara hampir mengatakan pada Dita bahwa dia memiliki perjanjian pra nikah dengan Azka. Untung saja dia langsung sadar diri.

“Perja apa?” tanya Dita bingung karena Kara tidak melanjutkan apa yang dia ucapkan.

“Bukan apa-apa, Ma. Aku cuma belum siap saja,” jawab Kara. Dia kini memaksa senyum supaya Dita tidak lagi banyak bertanya.

“Kamu istirahat saja dulu. Nanti, mama akan bicara sama Kak Azka ya.” Dita mengusap rambut Kara dengan lembut, ternyata punya anak perempuan yang sangat sensitif itu tidak mudah.

“Om Azka itu duda ya, Ma?”

“Hah? Duda? Bukan kok Sayang, Kak Azka itu masih perjaka, belum pernah menikah. Eh, sudah ya sama kamu." Dita berusaha menghibur Kara, tapi sayang Dita kurang peka.

“Sebenarnya, Kara bingung kenapa Ayah memilih om-om buat nikah sama Kara.” Kara menundukkan kepala, bingung dengan keadaannya saat ini.

“Kara, Kak Azka itu baik kok, dia bukan om-om, kenapa kamu panggil dia om sih, kan Kak Azka itu suami kamu.”

“Karena Om Azka bilang Kara kayak anak SMP, makanya Om Azka itu tua. Om-om.”

“Maaf soal itu, jangan panggil om lagi dong.” Azka muncul dari jendela kamar Kara yang terbuka. Dia membawa jajan Kara yang tadi dibeli di minimarket.

🦩🦩🦩🦄🦄🦄

Kara, Om Azka nakal ya, tiba-tiba masuk dari jendela. Awas Om, ntar istrinya nangis lagi 😂😂😂

1
TRIDIAH SETIOWATI
keren , ceritanya sat set gak berbelit belit
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Ceritanya bagus walaupun di awal2 bab bikin emosi sm pemeran utama cwek si santan kara. 😁
💝🧚SHA_QUANDRA 😇: Sama2
total 2 replies
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Diihh maksa bgt nyuruh org cerai.
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Ternyata yg tua sm aja kayak yg ababil. Hadeehh. Dpt perawan malah ngejar janda.
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Anak manja gt di rebutin. Ortunya menikahkan azka dgn kara hanya untuk memastikan apakah azka itu normal atau menyimpang. Pdhal si azka normal.
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Namanya jg ababil a.k.a Abg labil. Ketiganya emang nyebelin smua.
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Resiko nikah sm anak yg pnya sifat manja & childish yah gt. Di bentak dikit udh lgsg nangis. Adik iparnya jg hrsnya paham kalo yg dia bawa itu istrinya kakaknya.
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Biasanya kalo anak yg di tinggal meninggal ibu/ayahnya itu punya pemikiran yg lbh dewasa dr usianya. Tp ini karakter uutama cweknya amat sangat kekanak-kanakan pdhal udh kuliah. Hadeeh
💝🧚SHA_QUANDRA 😇: Gedek gue thor sm si santan kara. 😁 🤭. Udh tamat gue baca thor. 😁
total 2 replies
mom syam
tante penyelamat rumah tangga ini sihh👍👍👍👍
Nanik Kusno
Belum baca....
Nanik Kusno
udah baca yang ini...
Nanik Kusno
Yuuuhhhuuu...semua bahagia dengan penuh cinta 🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
Nanik Kusno
Oh ...dia. PMS ini opo HIV???
Nanik Kusno
Siapa lagi ini.....mantan....musuh ....or temen pengkhianat.....😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Yuuuhhhuuu.....yang sudah unboxing.... sweet banget sih....☺️☺️☺️☺️☺️🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
Nanik Kusno
Akhirnya.... semua clear.... semua bahagia..... tinggal memenuhi permintaan papa mama untuk cucu....☺️☺️☺️☺️☺️☺️☺️☺️
Nanik Kusno
Haishhhhh.... semuanya mendrama..... untung Azka kekeh 😏😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Huuuuhhhhh....bagus Azka ... tetapkan hatimu ... jangan mudah tergoda.. 💪💪💪💪💪👍👍👍👍
Nanik Kusno
Nah lho ,.di balik kan ma Karamel.....
Nanik Kusno
Kerasukan setan Mondy....🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!