NovelToon NovelToon
Gadis Malang Pilihan CEO

Gadis Malang Pilihan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan
Popularitas:846.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Poel Story27

Pelukan Rio membuat rasa traumatik dalam diri Diana Lorenza berangsur mereda. "Ri-rio?

"Iya, aku Rio ... apa kau masih mengingatku?Aku anak kecil gila yang pernah berjanji padamu 'I promise you that i never leaves you until my life ends, and i will always trying to prove to the whole world, that our love will come true in a marriege'. Dan percayalah, anak kecil gila itu pasti akan membuktikan janjinya." Rio semakin memperat pelukannya.

Diana terdiam, membiarkan dirinya hanyut dalam hangat dan nyamannya pelukan Rio.

Namun, bisakah Rio menepati janjinya itu?
Akankah Rio bisa membahagiakan Diana yang hidupnya terus dirudung kemalangan?

Sementara Rio sendiri sudah dijodohkan dengan sepupunya!
Mungkin saja ini hanya sebatas kebahagiaan semu untuk Diana!
Follow ig: @poel_story27

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poel Story27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertekan Batin

Senyum puas langsung menghiasi wajah Amara, saat pertama kali ia menapakkan kaki di unit apartemen mewah pemberian Tuan Jhoni.

Setiap sudut ruangan tidak luput dari sorot mata Amara. Dia menjelajahi interior luas yang dilengkapi berbagai furniture kelas wahid itu dengan penuh suka cita.

Sofa empuk di ruang keluarga, dilengkapi Smart TV berukuran super besar beserta home theaternya. Pasti akan menjadi tempat bersantai yang nyaman untuk Amara.

Akhirnya, selamat tinggal kemiskinan. Kini Amara kembali ke kehidupan mewah setelah sekian tahun tenggelam dalam jurang kesengsaraan.

Semua ini Amara dapatkan berkat kepandaiannya memanfaatkan kebaikan hati anak tirinya. Gadis itu sangat penurut, dan mau melakukan apa pun yang diperintahkan Amara.

"Kau lihat, Diana ... baru akan menikah saja, Tuan Jhoni sudah memberi kita kemewahan seperti ini!" seru Amara yang saat ini hatinya tengah bersorak riang.

"Iya, Ma," sahut Diana sembari memaksakan senyumnya.

Diana sesekali melirik ke arah Aiden, dia merasa risih karena saudara tirinya itu sejak tadi terus memperhatikan dirinya.

Amara mengeluarkan sebuah amplop coklat dari dalam tas, lalu menyodorkan pada Diana. "Ambil ini!"

"Apa ini, Ma?" tanya Diana keheranan.

"Kau pikir apa? Tentu saja isinya adalah uang! Tuan Jhoni tidak ingin kau terlihat burik saat pesta pernikahan nanti. Besok pergilah untuk memanjakan dirimu ke salon kecantikan, sekalian beli beberapa pakaian bagus untuk kau kenakan. Jangan lupa sisihkan sebagian untuk membeli obat-obatan nenekmu."

"Ma, jangan berikan padanya. Bagaimana kalau nanti dia kabur?" cegah Aiden.

Amara memberikan tatapan penuh ancaman pada Diana, selama ini Diana adalah gadis penurut, tapi dengan adanya uang di tangan, bisa saja membuat Diana nekad untuk melarikan diri.

Namun, sesaat kemudian kekhawatiran Amara itu sirna. Dia tidak yakin Diana akan tega meninggalkan neneknya yang lumpuh.

"Ma, jangan berikan uang itu sekarang. Berikan padanya besok saja, biar besok aku ikut pergi untuk mengawasinya, agar dia tidak bisa kabur," ujar Aiden lagi.

Amara mulai terpengaruh perkataan Aiden, dia pun merebut kembali amplop tersebut dari tangan Diana. "Aiden benar, biar mama pegang dulu uangnya!"

Diana diam saja, dia tidak protes sama sekali. Lagi pula dia tidak mengharapkan uang itu.

Amara menoleh ke arah putranya. "Apa kau sungguh-sungguh mau ikut untuk mengawasi Diana besok?"

"Tentu, tapi harus ada imbalannya dong, Ma," sahut Aiden sembari menampakkan seringaian liciknya.

Amara berdecak, meski begitu tak urung dia membuka amplop di tangannya, lalu memberikan beberapa lembaran uang merah pada putranya.

"Ini, tapi ingat! Besok kau harus menemani Diana seharian!" Amara memberi ultimatum.

"Tenang saja, Ma. Lagi pula aku tidak ingin dia sampai kabur, karena itu bisa membuat kita bermasalah dengan Tuan Jhoni."

Amara menepuk bahu putranya, sebelum beranjak dari ruangan tersebut. "Anak pintar ... ya sudah, kau di rumah saja awasi Diana. Mama ingin pergi shoping."

Diana hanya bisa mengelus dada sembari menatap punggung Amara. Sejak dulu sampai sekarang, ibu dan saudara tirinya itu memang selalu berusaha mengeruk keuntungan darinya.

Kalau saja tidak memikirkan neneknya yang sakit-sakitan, sudah lama Diana pergi jauh meninggalkan dua manusia tak berhati nurani itu.

Hanya saja keberadaan neneknya membuat Diana tidak bisa berbuat apa-apa. Diana bingung, andaipun dia membawa neneknya pergi, siapa yang akan menjaga neneknya yang lumpuh bila ia sedang bekerja.

Selama ini Amara masih mau mengurus kebutuhan mertuanya ketika Diana sedang bekerja, jadi Diana tidak khawatir.

Diana melangkah ke kamar barunya, dia menuju ranjang tidur lalu mendudukkan diri di sana. Kamar ini sangat luas jika dibanding bilik kecil yang ia tempati di kontrakan kecilnya.

Fasilitasnya juga lengkap, tapi Diana tidak mendapatkan kenyamanan di sini, dia tertekan batin.

Bersambung

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Eka 'aina
salam kenal juga Thor izin mampir yah walaupun telat🙏
Zuraida Zuraida
kabu saja sama nenekmu diana
Zuraida Zuraida
diana loe baik ape begok
Eka 'aina
sangat bagus & sejauh ini cukup menarik semoga cerita makin menarik tidak menggantuk tdk bertele2 & yg pasti happy ending
Farza Soleha Al Ayubbi
ko novelton tiap baca 1 menit iklan sih. itu intens sekali iklannya
Sofyan Yusmansyah
lalu bagaimana dengan gita
Sofyan Yusmansyah
semoga da orang baik yang menolong mu diana
Wardina Abas
benalu dlm kehidupannya diana.
tp klu tdk ada peran si ibu tiri pasti tdk seruu.
Revina Darajati
nie dah lama bgt ..sampe aku hrs ngraba2 gimana ceritanya..eh cm 1 bab doang... author sekrng klo od mau cm ngegantungin cerita mending gk usah BKN novel daah
Nurhasanah Nur
ceritanya bagus bngttt
Ssryani Eritaa
kaget pas lgi seru²nya Roy dan Diana sudah nikah tiba² ceritanya habis gitu ada gk ada lanjutannya lagi.tamat kh thor ceritanya sampai disitu saja?
Ssryani Eritaa
jadi kesal kok Rio gk ada perjuangan sama sekali buat Diana,cinta tapi memilih menikah dengan wanita lain
Etria Etria
manalanjutannya
Rusmani Borjun Tea
Mana lanjutannya ini thor
Nurul Haeni
udah 8 bln dari up yg pertama.... mana lanjutannya
Novie Achadini
takut fiana kabur lagi kasuan rio
Novie Achadini
sedih bgt thor kaaian diana
Rusmani Borjun Tea
lanjut lah thoor..
Dendi Imansyah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!