NovelToon NovelToon
Arabella Dan Sistem Kecantikan

Arabella Dan Sistem Kecantikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / System / Peningkatan diri -peningkatan kecantikan / Tamat
Popularitas:80.5k
Nilai: 5
Nama Author: Alput2

Arabella itu gadis usil, nakal, dan penampilan nya juga udik. Tapi, ia sangat bercita cita menjadi detektif. Cerita cerita detektif yang selama ini ia baca, membuatnya berfikir kalau menjadi detektif itu menyenangkan.

Suatu hari, muncul sebuah aplikasi kecantikan di komputer nya. Ternyata itu bukan aplikasi biasa, melainkan sebuah sistem yang dapat membantunya menjadi cantik. Tapi yang menyebalkannya, sistem itu juga menyuruh Arabella untuk mendekati Andrew Darian, seorang pewaris CEO properti terkemuka di kota mereka.

Jika dalam 5 bulan Arabella gagal mendapatkan hati lelaki itu, maka Arabella akan kehilangan banyak hadiah besar.

Disisi lain, ia baru saja diterima menjadi detektif di kantor polisi utama kota. Semakin banyak misi yang harus ia kerjakan, ditambah lagi tentang kisah cintanya di kampus, membuat kisah asmaranya semakin rumit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alput2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasi Goreng Yang Tertolak

Keesokan harinya, di kampus..

Ketika waktu istirahat tiba, Arabella keluar dari kelasnya menuju kantin dengan membawa sebuah bekal makanan.

Rachel, teman yang duduk di belakang bangkunya itu langsung tampak keheranan melihat Arabella yang tiba tiba keluar kelas membawa bekal makanan.

"Eh? Arabella kau mau ke mana? Bawa bekal tapi tak mengajakku?", tanya gadis itu dari kejauhan pada Arabella. Ia heran karena biasanya ketika Arabella membawa bekal, biasanya gadis itu duluan lah yang aman mengajaknya untuk makan bersama. Tapi yang dilihatnya hari ini Arabella membawa sebuah bekal makanan, dan pergi ke luar kelas tanpa mengajaknya sama sekali.

Ternyata, Arabella berjalan menuju kantin. Rachel terus mengikutinya dengan keheranan. Tumben gadis itu pergi ke kantin tapi tidak mengajak ku, fikirnya.

Ketika sampai di area kantin yang cukup ramai, Arabella segera menoleh ke kanan dan ke kiri untuk melihat sosok orang yang sedang di carinya.

"Arabella, kau sedang apa kesini?", tanya Rachel yang baru saja tiba di belakangnya.

Arabella memasang senyum kecil kepada temannya itu, "Sesuatu, hihi"

Rachel mengerutkan dahi heran, lalu ia mencoba menebak nebak apa yang tengah difikirkan Arabella.

Setelahnya, Arabella berjalan masuk ke dalam kantin dan terus berjalan hingga pada akhirnya ia berhenti didepan sebuah meja panjang dimana ada 6 orang lelaki yang duduk di sekitar meja itu.

Ketika Arabella datang, keenam lelaki itu langsung mengehentikan makan mereka.

Richard yang duduk di tengah tengah mereka segera menaruh kembali sendok yang baru ia dekatkan ke mulutnya. Lelaki itu mendongak melihat ke arah gadis bertubuh gempal yang berdiri di seberangnya, memasang wajah kesal dengan alis bertaut.

"Kau mau apa?", tanya lelaki itu blak blakan dengan wajah datar.

Arabella bukannya takut melihat wajah kesal lelaki itu, ia malah tersenyum lebar. Karena menurutnya,  lelaki itu justru semakin tampan jika sedang kesal.

"Ini kak", Arabella menyodorkan bekal makanan yang ia bawa ke depan lelaki itu.

Richard membiarkan gadis itu menaruh bekal makanan berbentuk hati itu didepannya.

"Itu aku masak sendiri kak, khusus untuk kakak, hihi", ujar Arabella, lalu tersenyum lagi hingga menampakkan deretan gigi putihnya.

Richard memandang bekal makanan itu dengan malas, sama malasnya dengan ia menatap gadis gempal yang ada didepannya itu.

Tapi Richard tetap membuka tutup bekal makanan itu.

Terlihat nasi goreng berbentuk hati yang tampak lezat. Di atas nasi goreng  itu, ada telur mata sapi yang dibuat berbentuk hati. Dan di atas telur mata sapi itu, ada tomat yang disusun berbentuk hati juga.

Selain itu, ada dua buah timun kecil yang diletakkan sebagai mata, dan di bawah telur berbentuk hati itu, ditaruh saus merah yang membentuk senyum.

Richard terlihat mengerutkan dahinya melihat makanan itu. Mengerikan sekali, gumamnya dalam hati.

Sementara teman teman disekitarnya, malah tampak tergoda dengan bau nasi goreng yang tercium harum.

"Menyeramkan. Pasti rasanya menyeramkan juga.", ujar Richard sambil menyodorkan kembali bekal makanan itu pada Arabella.

"Eh, jangan jangan! Untuk kami saja!", ujar Brandon sambil menarik kembali bekal makanan itu.

Richard langsung memelototi Brandon.

Brandon yang melihat pelototan Richard, membatalkan niatnya untuk menyantap nasi goreng buatan Arabella itu, dan kembali menaruh bekal makanan itu ke atas meja.

"Jangan berikan aku hal hal yang seperti ini lagi", ujar Richard malas sambil menutup kembali bekal makanan tersebut.

"Aku tidak suka"

"Kakak tidak suka? Jadi makanan apa yang kakak suka? Mungkin lain kali bisa aku buat, hihi", jawab Arabella polos, ia kembali menunjukkan deretan gigi putihnya.

Mendengar pertanyaan gadis itu yang tampak antusias, Richard berfikir sejenak.

"Ng.. Aku tidak suka makanan apapun", jawab Richard asal, membuat Brandon dan beberapa teman didekatnya menahan tawa.

"Eh? Jadi selama ini kakak makan apa? Kalau kakak tak suka makanan apapun, harusnya kakak sudah mati"

Richard membulatkan matanya mendengar jawaban gadis itu. Entah karena terlalu polos, atau memang ingin membuat Richard tertohok, Richard tidak mengerti.

Richard kemudian menarik nafas panjang. Ia merasa benar benar bodoh baru saja menjawab dengan jawaban konyol tadi.

Richard lalu berfikir lagi untuk menjawab dengan jawaban yang lebih masuk akal.

"Ng.. aku suka.. kue keju dengan balutan emas di atasnya. Itu makanan yang kusuka"

Arabella memasang wajah kagum, lalu mengangguk anggukkan kepala, "Baiklah kak, nanti aku buat, hehe"

Jawaban Arabella kembali membuat Richard membulatkan mata. Arabella tampak mudah mengatakannya.

Arabella dengan senyum lebar, mengambil kembali bekal makanannya yang barusan ditolak oleh lelaki itu.

"Sampai jumpa lagi kak! Lain kali aku buatkan makanan jangan ditolak ya! Aku akan membuatkan makanan itu untuk kakak!"

Gadis itu lalu berjalan riang keluar dari area kantin. Hampir semua mata yang ada disitu, termasuk Richard, memperhatikan gadis itu hingga gadis itu keluar dari kantin dengan terheran heran.

Setelah gadis itu tidak terlihat lagi, Richard menolehkan pandangannya kepada teman temannya.

"Menurut kalian gadis udik itu serius?"

Brandon mengangkat bahu, sedangkan teman lelakinya yang lain menggelengkan kepala.

"Aku... takut kalau dia benar benar serius melakukan nya"

1
ethaloona
nanti cinta beneran mamposss
ethaloona
penasaran sama Selanjutnya
Ka'Unna
semangat kakak🥰
odiydiraja
skip tokoh utm nggak bgt
odiydiraja
karakter yg kayak cewek mirahan nggak suka bgt
Ayu Lutdiyasari
bagus, toplah pokoknya, semangat trs bt authornya
Shinta Dewiana
lho taaammaattt....🤔
mom mimu
mampir lagi kak, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
gegechan (ig:@aboutgege_)
Yahhh kok end author :( masih gantung kak berharap novelnya dilanjut lagi
.
.
.
Semangat salam dari "Mystery" mari mampir dan saling mendukung.
Zed Analytical Number Nine
wah udah end novelnya. selalu semangat ya 💪🏻💪🏻
Senajudifa
kutukan cinta mampir lg
Senajudifa
sampai sini dulu bacax y kutukan cinta hadir
Syabil_aw
😭Ya ampun... Jangan bilang Andre tokoh utamanya, hiks aku belum siap. Aku masih suka Richard, mereka berdua kocak
Syabil_aw
cieeee, bau-bau penyesalan tercium nih
Syabil_aw
seketika jadi novel misteri, Khihihi
Your name
Kasian Richard, ia terlalu menuruti egonya hanya untuk menghindar dari Ara
Senajudifa
nyicil 2 bab dulu bacax
HIATUS
lima bintang untuk mu tor, salam dari Kesayangan Sang Pewaris 🤗
HIATUS
ngakkak aku beli wig supaya canti😂
HIATUS
waahhh... mau ihh di bikin cantikk 😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!