NovelToon NovelToon
CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:101.8k
Nilai: 5
Nama Author: ridhatin

Laila sudah menjadi yatim sejak berumur 5 tahun, saat usianya beranjak remaja ia terpaksa harus putus sekolah karena ibunya sakit keras dan dia harus menjadi tulang punggung keluarga

hidupnya tidak mudah, ujian hidup terus datang menimpanya, sampai dia bertemu dengan seorang laki-laki yang tulus mencintai nya

laila pikir hidupnya kali ini akan bahagia, namun bulan nampaknya tidak pernah dapat laila gapai, karena dia hanya seorang anak yatim yang miskin dia selalu di pandang sebelah mata

mertuanya tidak mau merestui pernikahan laila, ia selalu di perlakukan tidak adil

akankah cinta tulus nya kepada keluarga dan laki-laki pilihannya mampu membawanya menggapai kebahagian

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ridhatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGUNDANG KE RUMAH

" Heeyy tunggu " teriak Laila sambil mencoba bangun dari duduknya

Laila langsung menghadang laju laki-laki itu, karena kakinya yang masih cidera tentu saja Laila dapat menghadangnya dengan mudah

" Maaf nona sebaiknya Anda minggir sebelum Saya bertindak kasar "

Laila tak menggubris perkataan laki-laki itu

malah Laila mengangkat wajahnya menghadap ke wajah laki-laki itu dan tersenyum dengan lebar

" Ehh wanita ini sinting kah, kenapa dia tersenyum seperti itu " laki-laki itu bergidik ngeri

" Aku Laila " ucap Laila sambil mengulurkan tangannya

Kreekk kreekk ( laki-laki itu hanya diam)

" Siapa nama mu? " ucap Laila lagi

Tak ada jawaban sedikit pun dari laki-laki itu

" Ahh iyaa maaf, kata dokter kemaren kau amnesia yaa.. Apa kau juga lupa siapa nama mu ? "

" Apa kau menghina ku nona ? "

" Ahh tidak tidak maaf " Laila menggeleng dengan cepat

" Eemm bukan begitu maksud ku tuan, aku hanya ingin berterima kasih atas pertolongan mu tadi "

" Sebaiknya kau tolong diri sendiri, obati lah luka mu sebelum infeksi "

" Baiklah tuan maukah kau mengantarkan aku, di seberang sana ada klinik aku takut kalau sendirian karena aku sebenarnya takut melihat darah "

Ucap Laila jujur dengan wajah yang memang sedikit pucat... Entah apa yang ada dipikiran laki-laki ini dia menggandeng tangan Laila dan menuntunnya ke seberang jalan tempat dimana klinik itu berada

Laila pun segera mendapatkan penanganan dan Laila merasa kalau lukanya kini memang baik-baik saja... Laila dan laki-laki itu keluar dari klinik tapi laki-laki itu acuh dan berjalan mendahului Laila

Tiba-tiba saat ini langit langsung berubah menjadi mendung dan siap menurunkan hujan

Byuuur

Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya

Entah kenapa Laila refleks melindungi kepala laki-laki itu dengan tasnya dan refleks menarik tangan pria itu untuk berteduh

Merasa bahwa tidak mendapatkan perlawanan, Laila pun tersenyum tipis

" Aduuh bagaimana ini, sekarang baju mu basah semua... Kau tinggal dimana biar ku antar kau pulang dengan taksi online "

Kembali laki-laki itu hanya diam seolah tak pernah mendengar Laila bicara

" Apa kau tidak punya tempat tinggal "

Gleek laki-laki itu menatap tajam ke arah Laila

Bukannya takut Laila malah tersenyum semakin lebar

" Baik lah tuan sebagai ucapan terimakasih, mari ikut pulang ke kontrakan ku, kau bisa mengganti baju mu disana "

Kreekk kreekk ( laki-laki itu tak menjawab)

" Diam berarti aku anggap iyaa yaa " Laila berucap sambil tersenyum

Laila memutuskan untuk pulang dengan menggunakan taksi online. Sepedanya saat ini ia tinggalkan di parkiran rumah makan karena bannya kempes

Tak lama taksi online itu tiba dan berhenti tepat dimana Laila saat ini berteduh

" Ayoo kita masuk " ucap Laila pada laki-laki itu

Tapi yang diajak bicara hanya diam mematung tanpa mau bergerak atau pun bicara

" Hey ayolah apa kau mau mati kedinginan disini ? "

" Apa aku kelihatan seperti penjahat " ucap Laila lagi

" Apa aku terlihat akan memperkosa mu kalau kau ikut pulang ke rumah ku ? "

Mendengar kata-kata itu sedikit membuat bibir laki-laki itu terangkat. Entah lah apa yang dipikirkannya saat ini tiba-tiba saja dia berjalan mendahului Laila dan masuk ke dalam mobil

Laila yang melihat itu menarik nafasnya dalam dan tersenyum tipis

" Sesuai titik yaa pak " ucap Laila pada supir taksi online itu

Dalam perjalanan tak ada perbincangan sedikit pun, baik Laila atau pun laki-laki itu hanya diam membisu

Yang terdengar hanya lirih air hujan yang turun membasahi bumi

" Sudah sampai " ucap Laila

Laki-laki itu pun melihat disekelilingnya

" Apa ini, rumah ini jelek sekali... Ohh tuhan, seriuskah wanita ini tinggal di tempat seperti ini " pikir laki-laki itu

" Ayoo turun " ucap Laila

Dengan langkah yang sangat terpaksa laki-laki itu keluar dari mobil dan mengikuti langkah Laila

Kreeekk ( Laila membuka pintu yang terkunci )

" Ayoo masuk jangan malu-malu "

" Apaa..... Malu-malu, untuk apa aku malu-malu dengan tempat sekumuh ini " pikir laki-laki itu lagi

" Sebantar yaa... Laila ambilkan  baju ganti untuk mu "

Laila masuk ke kamarnya dan mengambil baju mendiang ayahnya

Yaa.... Laila memang masih menyimpan baju mendiang ayahnya sebagai penyemangat untuk Laila begitu pikirnya

" Maaf  hanya baju ini yang laila punya  "

" Ohh tuhan kenapa baju ini begitu buruk dan lusuh, apa benar aku harus memakai ini " pikir laki-laki itu lagi

" Aku akan siapkan air hangat untuk kau mandi "

setelah itu Laila menghilang menuju bilik kamar mandi

Laki-laki itu mengamati sekitarnya rumah yang seolah tidak layak huni, atapnya sudah mulai jebol

dindingnya sudah ada yang retak dan perabot di dalamnya yang nampak sangat tua

" Yaa sudah laa, terima saja dari pada kedinginan di luar "

Puuuk ( Laila menepuk pundak laki-laki itu )

" Air hangatnya sudah siap, silahkan kau mandi lah dulu "

Eehhemm laki-laki itu hanya berdehem dan pergi begitu saja menuju kamar mandi yang ditunjuk Laila

Laila kemudian berjalan ke arah dapur, melihat lihat isi kulkasnya

" Emm baiklah kita akan masak orek tempe dan ikan goreng sama tumis kangkung belacan " ucap Laila pada dirinya sendiri

Entah apa yang dilakukan laki-laki itu di kamar mandi sudah setengah jam berlalu tapi laki-laki itu tidak menampakkan batang hidungnya

Karena merasa khawatir Laila berjalan ke arah kamar mandi

Tok tok tok Laila mengetuk pintu tapi tidak ada sahutan apa-apa dari dalam

Laila menjadi panik " aduh bagaimana ini apa dia pingsan " pikiran buruk Laila

Tok tok tok

Sekali lagi Laila mengetuk pintu namun masih sama, tidak ada jawaban dari dalam

Laila memegang handle pintu dan ceklek

" Ehh koq pintunya tidak di kunci " pikir Laila

Karena merasa khawatir Laila langsung membuka lebar pintu kamar mandi

Aa   A AAAAAA

A AAAAAA AAAA

( Teriak mereka bersamaan)

Ternyata di dalam kamar mandi laki-laki itu tengah bertelanjang bulat, sontak Laila kaget dan membalikan tubahnya

Namun saat hendak berjalan ke luar tiba-tiba ada cacing yang hinggap dikaki Laila

Laila pun kaget dan berjingkrak jingkrak

Aa a aaaaa cacing cacing teriak Laila panik

Laila berbalik lagi dan bruuukkk Laila terjatuh tepat di depan laki-laki itu

Karena tidak siap dan kakinya yang cidera, dia tidak dapat menahan berat tubuh Laila dan bruuuukkk mereka jatuh berdua dengan posisi Laila tepat berada di atas laki-laki itu

Hening sesaat, Laila pun mulai mengerjab-ngerjabkan matanya

" Ehh apa ini, sejak kapan ada tongkat kayu di kamar mandi ku " pikir Laila

Laila yang masih polos dan minim pengalaman tanpa sadar menggesekan tubuhnya ke atas dan kebawah karena merasa tidak nyaman dengan ganjalan yang menurutnya tongkat kayu

Merasakan gerakan Laila, laki-laki itu setengah mati menahan gairahnya wajahnya pun menjadi merah padam karena menahan hasrat

" Waahh nona, kau benar-benar ingin memperkosa ku yaa " ucap laki-laki itu

" APAAA " seketika Laila membulatkan matanya

Laila paham sekarang tongkat kayu itu ternyata senjata pemungkas laki-laki itu

Laila sungguh sangat malu dan wajah nya pun langsung memerah

Secepat kilat Laila bangkit dan berlari ke arah dapur

Uuhh uuhh uhh Laila memegangi dadanya yang terus berdegup kencang

Laila menutup wajahnya dengan kedua tangannya, dia benar-banar sangat malu dan wajahbya pun masih memerah

Sementara di dalam kamar mandi, laki-laki itu masih mencoba untuk berdiri

" Huuff apa-apan ini, kenapa si bocil langsung bangun karena wanita yang sama sekali tidak menarik di mata ku " pikir laki-laki itu

Dan tanpa sadar dia malah tersenyum, entah apa yang dia pikirkan saat ini tapi karena kejadian tadi suasana hatinya menjadi sedikit lebih baik.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

1
zakiya moriuchi 🇯🇵
masih setia menunggu untuk kelanjutan ceritanya Thor...
zakiya moriuchi 🇯🇵
kapan nih up lagi Thor....q nungguin lho...
dikala senja
ngakak bisa aja si laila mancing suaminya biar plng
dikala senja
si cella nih nyerocos klw udah ngomong
dikala senja
wah kayanya laila ketemu teman baru
dikala senja
iih aku sebel deh klw ada orang jahatnya di dlm cerita
dikala senja
yah kasihan laila di usir mertuanya
dikala senja
yah kasihan si lucas udah di introgasi tetep aja ngga dpt bklnya
dikala senja
iih kenapa ada orang pengganggu sih
dikala senja
aku suka karakter laila yng apa adanya
dikala senja
aku suka laila punya tmn baik
dikala senja
ceritanya snggh nenghibur
mom mimu
Axel bikin gemes deh... 😄😄😄
mom mimu
cella kayanya mau punya adek tuh xel...
mom mimu
Laila aku mampir lagi, semangat terus ya 💪🏻💪🏻💪🏻
Senajudifa
good dion
Senajudifa
lanjut thor aku mampir lg
Dehan
maling teriak maling nih si desy
Dehan
penjahit cantik mampir lagi kak
Dehan
Hadeh dion udh di tolong malah nyalahin..

penjahit cantik sudah mampir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!