NovelToon NovelToon
Devil Beside You

Devil Beside You

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:429.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Christ

Jika biasanya seseorang dijodohkan dengan orang berbeda levelnya, maka berbeda dengan Seorang pewaris Dari Keluarga Kingston. Aorion kingston di Jodohkan dengan seorang wanita yang jati dirinya disembunyikan, namun wanita tersebut adalah seorang Anak dari Triliuner di London. Alona Queen Hanzel.
Keduanya di jodohkan karna ikatan persahabatan antara keluarga Kingston dan Hanzel.
Dapatkan keduanya menerima perjodohan ini..? hubungan yang dipenuhi dengan begitu banyak intrik dan juga pertumpahan darah.
Ataukah masing-masing dari mereka memiliki takdir yang lain..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Christ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggilan Kecil, sebuah kemajuan

...ENJOY...

.......

.......

.......

.......

.......

Ring..ringg..

Saat suara telpon di atas meja kerja Aorion berbunyi, ia segera mengangkat ganggangnya dan menempelkan telpon itu ke telinga.

"Hallo.." sahut Aorion.

"Ada tamu untuk anda tuan, nona Sonya." lapor sekretaris Aorion.

Mendengar nama Sonya, kepala Aorion berdenyut. Sepertinya ini adalah saat yang tepat untuk Aorion menghadapi mantan kekasihnya, meskipun sebenarnya Aorion merasa jika urusan diantara mereka sudah selesai sejak malam itu. "suruh dia buat janji dulu. Aku tidak ingin menemuinya." kata Aorion menutup telepon dari sekretarisnya.

BAAMM!!

Suara bantingan yang memengkakkan telinga tiba-tiba menyentak Aorion, sampai-sampai membuat pintu ruangan itu terbuka dengan lebar.

Siapa lagi yang akan melakukan hal tersebut, kalau bukan wanita yang sedang marah...

Sonya berdiri di sana dengan wajah merah padam sambil memelototi Aorion.

"Jangan mengabaikan ku seperti ini. Kau berhutang sebuah penjelasan padaku Aorion..!" Ucapnya dengan dada naik turun penuh marah.

Jika saja mereka masih dalam hubungan kekasih, Aorion akan sangat senang melihat gerakan naik turun yang menggumpal dengan ukuran yang luar biasa tersebut. Hanya saja, sekarang ia tidak berminat lagi.

''Apa yang harus aku jelaskan Sonya. kita sudah berakhir. itu saja." Aorion berucap santai seraya berhenti dari kegiatan mengurusi berkas-berkas yang menumpuk diatas meja kerjanya.

"Kau Tidak bisa melakukan ini pada ku,- Sonya mulai terisak. ''Setelah semua yang sudah kita lakukan, setelah semua yang... yang..." Sonya bicara sambil menahan tangis, bahkan kini air matanya tidak dapat di bendung lagi.

"Aku mencintaimu Aorion. Aku tidak ingin hubungan kita berakhir.." ucapnya, semakin terisak. Sonya memohon dengan berurai air mata.

Perasaan Sonya pada Aorion selama ini memang tulus. Wanita itu bahkan menaruh perhatian lebih pada hubungan yang mereka jalani. Tapi bagaimana  dengan Aorion? kekasihnya bahkan dengan begitu mudahnya memutuskan hubungan yang sudah mereka jalani.

"Aku rasa sejak awal hubungan kita hanya sebatas saling memenuhi kebutuhan masing-masing. Kau semakin terkenal sejak menjadi kekasih ku, dan aku mendapat reward, yaitu tubuh mu. Bukankah itu adil...?" Aorion bicara tanpa melihat pada Sonya.

Tepatnya menghindar. Ia paling benci melihat wanita menangis. Bagaimana jika Queen yang menangis, apakah Aorion juga tetap tak akan menyukainya?, Jangan pikirkan wanita itu!

"Aku tidak mau ini berakhir Aorion.." Sonya menangis sambil menghambur ke pelukan Aorion.

"Apa ini karena wanita itu? wanita yang menjadi tunangan mu..?"

Sonya bertanya sambil menatap Aorion kemudian ******* bibir Aorion dengan ganas, bahkan tangannya kini sudah meraba tubuh Aorion, dan ingin membuka kancing kemeja yang Aorion kenakan, Sonya tau jika Aorion sangat menyukai hal itu.

"Aku bahkan lebih baik darinya untuk memuaskan mu. Kau bisa melakukan semua yang kau inginkan pada ku." tambah Sonya, yang sekali lagi ingin ******* bibir Aorion, namun Aorion mendorong tubuh Sonya hingga menjauh.

"Hentikan Sonya..! Apa kau pikir dirimu pantas bersanding dengan ku?- Ini bukan karena siapapun. Aku memang ingin hubungan kita berakhir. Jangan memaksa ku untuk melakukan hal yang kasar padamu..!" ujar Aorion marah.

''Kau bohong!'' bentak Sonya. ''Tubuhmu menginginkan diriku. Tubuhmu begitu mendamba akan kehadiranku, akui saja itu Aorion.'' Ditatapnya mata Aorion lalu kembali berusaha mendekatkan dirinya, namun kali ini Aorion menghindar.

''Jangan paksa aku untuk berbuat kasar padamu Sonya. Sekarang keluarlah!'' pinta Aorion, dengan suara yang mulai tegang.

Sonya yang merasa harga dirinya jatuh oleh perlakuan Aorion pun tidak terima akan hal itu. ''Ini sebuah penghinaan. Kau atau pun gadis itu harus membayar semua penghinaan ini Aorion!" kecam Sonya.

"Jangan pernah mengancam ku Sonya..!" Aorion menatap tajam wanita di depannya. Kilatan amarah tak bisa di tutupi membara dari kedua mata Aorion.

"Kau tunggu saja. Aku Sonya Manuela bersumpah, kau tidak akan bahagia bersama gadis itu, tidak sampai aku mati!" kata Sonya setengah berteriak, kemudian pergi meninggalkan ruangan Aorion.

Wajah Aorion tampak mengeras, tangan nya mengepal menahan amarah. Ia pun segera menghubungi Luca, orang kepercayaannya.

"Luca, aku ingin kau awasi terus pergerakan Sonya. Pastikan ia pergi dari Singapore!" Aorion memerintahkan anak buahnya. Saat ini ia memikirkan ancaman Sonya, bukan tanpa alasan Aorion merasa cemas.

Wanita yang baru saja ia campakkan setelah menjalin hubungan dengan dirinya bukan lah gadis biasa. Sonya memiliki seorang saudara laki-laki yang mengepalai sebuah geng mafia di Mexico.

Mengingat apa yang terjadi pada adiknya di London, yang hampir menjadi korban penculikan, Sonya bisa saja melakukan hal yang sama pada Jessy bahkan lebih dari itu.

Aorion harus menjaga keluarganya dari bahaya, ditambah satu lagi, wanita keras kepala yang saat ini menjadi tunangannya.

...❄️❄️...

...Satu bulan kemudian......

Semuanya berjalan baik-baik saja. Sonya tidak menunjukan pergerakan apapun, Aorion merasa lega, namun tetap tidak menurunkan kewaspadaannya. Ia masih meletakan semua mata-mata di segala tempat.

Selama satu bulan menjalin menjalani hubungan sebagai tunangan dari putri seorang Abraham Hanzel, baru kali ini Aorion merasa frustasi.

Bagaimana pun Aorion bersikap manis kepada Queen, tetap saja tidak ada kemajuan pada hubungan mereka. Keduanya masih seperti orang asing. Saat bertemu, Queen selalu bersikap acuh kepada Aorion.

Jangankan mengirimkan pesan atau menelpon, menyapa saja wanita itu bahkan tidak mau. Benar-benar tidak normal. Hubungan mereka masih berada di titik NOL.

Saat Aorion berusaha lebih, sesekali Queen akan melunak hingga mereka bisa pergi berdua, walaupun hanya sekedar makan malam.

Dan kadang-kadang mereka juga menghadiri makan malam keluarga sebagai formalitas belaka. Setelah itu, mereka berdua kembali seperti orang asing.

Queen selalu saja beralasan sibuk dengan pekerjaan, serta resort baru yang sedang dalam proses pembangunan, sementara Aorion juga sibuk dengan perjalanan bisnisnya. Mereka selalu tak memiliki waktu yang cocok.

Mungkin itulah yang membuat mereka sangat sulit menjadi dekat.

"Tuan, semua pekerjaan kita telah selesai disini. Apa kita akan langsung kembali..?" Luca bertanya pada Aorion yang sedang duduk di kursi bagian belakang.

"Ya, kita akan langsung pulang Luca. Aku sedang ingin mengganggu seseorang, Tapi sebelum itu kita pergi ke toko perhiasan dulu." Aorion memerintahkan sambil tersenyum. Ia membayangkan betapa menyenangkan saat mengganggu tunangannya.

Wajah kesal Queen sangat menggemaskan. Yah, meskipun selama ini tidak ada kemajuan sama sekali.

"Anda ingin membeli hadiah untuk nona Queen tuan..?" tanya Luca dengan gamblang. Aorion mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan tersebut.

"Luca, sejak kapan kau mulai ingin tau apa yang akan aku lakukan..?" Aorion bicara sambil menyipitkan mata menatap kaca mobil yang dilayangkan padanya.

"Maafkan saya tuan. Tidak akan saya ulangi.." sahut Luca cepat. Hampir saja ia melewati batas.

Setelah selesai membeli yang tuannya inginkan, Luca langsung membawa Aorion menuju ke landasan pribadi keluarga Kingston. Di sana, Jet milik Kingston Group sudah menunggu keduanya untuk kembali ke Singapore.

...❄️❄️...

...Ke esokan harinya.....

Saat Queen tengah mengunjungi resort barunya, pandangan mata Queen, tak sengaja bertemu dengan pandangan mata Aorion.

Queen mengerutkan kening, lalu menghampiri Aorion. "Kau, apa yang kau lakukan disini..?" Queen bertanya karena heran melihat Aorion yang tiba-tiba mengunjunginya. Terlebih lagi ini bukan di hotelnya, tapi di resort baru miliknya. Apakah pria ini sedang memata-matai pekerjaan ku?

"Menemui tunangan ku, tentu saja. Apa lagi." sahut Aorion sambil tersenyum memamerkan giginya yang rapi.

"Oh,- sayangnya aku sedang sibuk!" acuh Queen, malas meladeni Aorion. Setahu Queen, Aorion harusnya baru kembali ke Singapore. Cih. Kenapa Queen harus peduli.

"Jangan terlalu kejam Lilie, aku baru saja tiba dan aku langsung menemui mu." suara Aorion terdengar lembut  sarat akan rayuan.

"Bukan urusan ku!" sahut Queen sinis kemudian melangkah pergi melewati Aorion. Namun Aorion hanya tersenyum, dan tetap mengikuti langkah Queen yang terlihat tergesa-gesa.

"Jangan mengikuti ku Rion!" Queen mulai membentak Aorion sambil menunjuk ke pria yang sejak tadi terus mengusik dirinya.

''Ah,-  Aorion senang sekali mendengar Queen menyebut namanya seperti itu, apakah ini tandanya hubungan mereka mengalami kemajuan, setelah sekian lama..?

"Tapi aku ingin. Aku merindukanmu Lilie." kata Aorion lagi, sesekali mendekat dirinya kepada Queen.

"Jangan memanggil seperti itu!" Kata Queen kesal. Hanya Ayahnya seorang lah yang bisa memanggilnya dengan nama itu.

"Kenapa..? aku suka, dan kau, kau bisa memanggil ku dengan yang kau sebutkan tadi, aku juga menyukai nya." Balas Aorion sambil tersenyum begitu manis. Queen mendesis lalu memalingkan wajahnya.

Tingkah Aorion membuat Queen semakin jengah namun ia sedikit mendebarkan. Tak ingin lebih lama berada di dekat Aorion, Queen memutuskan untuk pergi.

Dan Aorion..? jangan di tanya, pria itu masih mengikuti kemanapun Queen pergi. Aorion memang berniat membuat Queen kesal.

Ia sangat menyukai wajah tunangannya yang berubah merah padam karena menahan marah. 😄

Apakah ini rasanya bahagia karena memiliki seorang tunangan? sungguh menyenangkan.

...❄️...

...❄️...

...❄️...

1
Santhi Agung
suka cerita karakter ceweknya tangguh
titi arti
okeeee bingutts,sy suka komplit action romance humor
Wirda Wati
thank you thort..
Wirda Wati
sedih dg kejujuran Queen dg David...
dan perasaaan cinta David yg TDK bersambut.
oleh queen.tapi...
selamanya sahabat sejati...tiada yg mengkhianati.semuanya selesai dg baik dan masing masing dpt menerima keputusan nya.
senang lihat queen bersatu dg Rion.
pokoknya ceritamu thort....
membuatku termehek mebel..
Wirda Wati
aku pikir waktu di pantai Rion palsu.
syukurlah ternyata bukan.
Hidup memang misteri....
yg penting kita jalani aja semampu kita.
Wirda Wati
deg degan bacanya kaya nonton film
aku suka karyamu thort.
TDK membosankan bcnya.
penuh misteri...ada juga lucunya...🥰🥰🥰
Wirda Wati
lanjuuuut
Wirda Wati
mengerikan....tapi suka
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
lanjuuut
Wirda Wati
😭😭😭😭
Wirda Wati
masih bingung
Wirda Wati
meguelkah orangnya queen.
bukan rion
Wirda Wati
Romero adalah Miguel...
aku curiga...
tapi kenapa dia melindungi qieeen
atau taktiknya aja
Wirda Wati
mengerikan.....tapi penasaran mn🤣🤣🤣🤣
ku rasa Romero adalah megguel
Wirda Wati
zanda kekasih Kevin...
ceritamu kerennn thort
cuma aku ngga tau siapa kamu thor...
kurang jelas
Wirda Wati
luar biasa....benar katamu Frank Jane memang sesuatu.....ada faktor X nya.
rahasia apa di balik pertunangan queen dan Rion...
Wirda Wati
kayaknya Frank cocok dg zanda
Wirda Wati
jangan jangan lilie hamil
Wirda Wati
visualnya thort
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!