Zinu seorang pemuda yang baik budinya dan suka menolong kepada siapa pun, suatu ketika setelah ia memberikan roti kepada seorang pria tua berpakaian kumal, ia bertemu dengan Bee roh berwujud boneka beruang putih yang mengaku sebagai Roh Kebaikan. Dari Bee, Zinu mendapatkan sebuah Sistem di ponsel pintarnya, Sistem itu bernama Sistem Menjadi Kaya.
Jika Zinu berhasil menjalankan tugas yang diberikan Sistem, Zinu akan mendapatkan Poin Kebaikan. Poin Kebaikan ini sendiri dapat Zinu tukarkan menjadi uang. Jika Zinu menukarkan 1000 Poin Kebaikan ia akan mendapatkan uang 100.000 Rupiah.
Ding...
[Sistem Kekayaan :
Agar Pengguna bisa selalu berbuat kebaikan, Pengguna harus tetap hidup!
Hadiah :
10.000 Poin Kebaikan/hari]
Sejak mendapatkan Sistem, kehidupan Zinu mulai berubah, ia mampu memperbaiki ekonomi keluarganya.
Suatu ketika Zinu mendapatkan misi dari Sistem untuk menjadi Youtuber dengan konten berbagi kebaikan. Bagaimana kisah Zinu dengan Sistem yang dimilikinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi Putih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 9
Zinu menatap tajam ke arah Ji yang sudah dalam cengkeramannya. Orang itu telah berhasil membangkitkan kemarahan dari si penyabar.
“To—tolong le-paskan..” Ji mulai meringis.
Zinu ingat tadi orang ini mengaku dari Altas, maka ia jadi penasaran. “Apa itu Atlas?!”
“Atlas.. Atlas organisasi mafia..”
Mendengar ini Zinu mengerutkan wajahnya karena tadi Ji memintanya untuk bergabung dengan Atlas. “Siapa bosnya? Siapa yang menyuruh kalian?!”
“B-bos kami, Gatot... Dia ingin kami memaksamu bergabung dan jika kau tidak mau aku harus membinasakanmu!”
Ji dengan wajah meringis menahan sakit dan rasa takut mulai memaparkan semuanya. Tentu saja dia sangat ketakutan, saat ini nyawanya ada di tangan pemuda yang mencengkeramnya itu. Dia tak pernah menyangka hari ini akan terkena apes karena menjalankan perintah dari bosnya.
Sedangkan untuk Zinu sebenarnya sudah diselimuti kemarahan karena Ji tadi berani menembak Rani adiknya. Jika saja ia tidak sigap, nyawa adiknya itu pasti akan terancam. Zinu sedang mengendalikan dirinya agar tidak membunuh. Seumur-umur dia belum pernah membunuh, kadang tak sengaja menginjak sekawanan semut saja ia merasa bersalah. Apalagi sekarang musuhnya ini adalah manusia, bukan semut atau nyamuk yang jika ditepuk tidak akan ada yang mempermasalahkannya. Lalu ini bukanlah dunia fantasi, melainkan dunia modern yang terikat dengan hukum yang berlaku, jika sampai kabar ia membunuh seorang manusia tersebar pastinya ia akan terjerat hukum karena ia bukan Thanos yang kebal dengan hukum karena hanya dengan jentikkan jari mampu menghancurkan sebuah planet. Lah kalau Zinu malah tidak yakin bisa melawan sekelompok yang berwajib atau militer. Bagaimana jika ia tertangkap, siapa yang akan mengurusi adiknya?
Namun yang terpenting, ia tidak ingin adiknya melihatnya membunuh orang dan menjadi seorang pembunuh, jika begitu Rani tentu akan kecewa.
Zinu masih menatap Ji. Jika lawannya adalah sekelompok mafia, tentu ia menjadi khawatir dengan keselamatan adiknya. Setelah ini hidupnya tidak akan tenang lagi, karena akan ada musuh berbahaya. ‘Aku harus waspada mulai sekarang..,’ batin Zinu.
Sesaat kemudian Zinu melirik Rani, dan ternyata adiknya itu sudah pingsan. Mungkin saja karena tadi Zinu bergerak terlalu cepat membuat adiknya itu pusing dan pingsan.
Ding..
...[Misi baru telah tersedia!]...
...[Misi Pilihan :...
...Penjarakan penjahat!...
...Memenjarakan penjahat (0/6)...
...Hadiah :...
...~ Kartu Ahli Beladiri (20)...
...~ Kartu Stamina Berganda (20)...
...Gagal :...
...Sistem akan hilang selama 15 hari....
...
Ketika mendengar suara dari Sistem, Zinu mengerutkan wajahnya. Hadiah yang diberikan Sistem kali ini yang ia butuhkan sekrang, mengingat ia sudah memiliki musuh. ‘Hadiahnya 20 kartu beladiri dan 20 kartu stamina, ini sungguh berguna untuk menghemat poin milikku..'
Zinu merasa ada yang kurang dari ucapan Sistem. ‘Jika gagal Sistem akan menghilang selama seminggu? Tapi kok tidak ada pilihan menolak misi?’
[Pengguna sekarang diberikan misi yang wajib diselesaikan!]
Zinu mulai menarik nafasnya. ‘Padahal aku hanya hidup tenang, sekarang uang ada tapi sepertinya aku tidak akan tenang..’
Ding..
...[Waktu penggunaan Kemampuan Superman tersisa 30 detik!]...
“Eh..” Zinu tersadar, ia terlalu banyak melamun hingga waktu penggunaan kekuatan supernya hampir habis.
Ji sekarang terlihat sedang meringis, sementara 5 orang lainnya seolah mematung, sedikit pun mereka tidak berani untuk bergerak.
‘Aku harus cepat menyelesaikan ini!’ ucap Zinu dalam hatinya.
“Ugh..” Zinu membuat Ji pingsan.
Lalu ia menatap kelima orang lainnya.
.
.
.
.
...[Misi Sukses!]...
...[Pengguna mendapatkan 50.000 Poin Kebaikan!]...
...[Pengguna mendapatkan Kotak Kekayaan!]...
...[Misi Sukses!]...
...[Pengguna mendapatkan 20 kartu Ahli Beladiri!]...
...[Pengguna mendapatkan 20 kartu Stamina Berganda!]...
Zinu terlihat puas ketika mendengar pemberitahuan dari Sistem. Setelah membuat kelompok mafia itu pingsan, Zinu langsung menelpon pihak berwajib agar mereka ditangkap dengan begitu tugas Zinu sudah terselesaikan.
***
Hari ini adalah hari pertama Zinu menjadi pengawalnya Rosa. Pagi ini Zinu diminta Rosa untuk menemaninya lari pagi, karena Zinu sudah menjadi pengawalnya Rosa, tentu saja ia tak bisa menolak ini.
Masih pagi sekali Zinu sudah mendatangi kediaman Rosa yang bak istana itu. Tidak terlalu lama Zinu menunggu, Rosa keluar dari rumahnya. Rosa terlihat dengan rambut yang diikat ekor kuda. Celana training dan baju koas putih lengan panjang yang tidak terlalu ketat digunakan oleh Rosa. Jam tangan wanita, ada di pergelangan tangan kanannya. Tidak lupa juga handuk kecil untuk menyapu keringat sudah dia siapkan. Penampilan Rosa kali ini cukup natural. Namun tetap mempunyai pesona tersendiri.
Untuk penampilan Zinu juga seirama dengan Rosa, menggunakan celana training dan juga kaos dengan warna yang sama seperti Rosa. Dengan begini Zinu cukup layak untuk bersanding dengan wanita itu.
.
.
.
.
Sepasang muda mudi berlari pelan di pagi hari. Beberapa orang yang melihat mereka akan memuji paras pasangan ini. Mereka tak lain adalah Zinu dan Rosa.
“Hu.. Haa.. Huu.. Makasih ya udah mau nemani aku untuk lari pagi,” ucap Rosa sambil ngos-ngosan.
“Justrukan sudah kewajibanku untuk selalu menemani Kak Rosa sekarang," jawab Zinu memandangi wanita yang ada di dekatnya.
Ding..
Rosa menghentikan langkahnya dan mengeluarkan ponselnya untuk memeriksa pesan yang baru saja masuk.
Zinu menatap Rosa. Entahlah tapi ada perasaan mendalam untuknya ketika melihat wanita itu. Wanita yang adalah anak dari bosnya ini telah membuat perasaannya sungguh sulit dimengerti, padahal ia baru saja bertemu dengannya.
Zinu terus menatap Rosa yang sedang asik dengan ponselnya itu. Ia tersenyum, sesaat kemudian ia menyadari bahwa ada mobil yang melaju kencang.
“Eh.. Awas kak!” Zinu menarik lengan kiri Rosa, menghindarkannya agar tidak keserempet mobil.
Karena Rosa tak seimbang, membuat perempuan itu jatuh ke arah Zinu. Dengan sigap lelaki itu menangkapnya agar tidak jatuh. Zinu yang awalnya ingin menahannya, berakhir dengan membuat Rosa berada di dalam dekapannya.
Rosa larut dalam dekapan itu dan merasakan kenyamanan, ia sadar seketika detak jantungnya menderu lebih kencang, wajahnya kemudian memerah.
Zinu juga hanyut karena mampu melihat kecantikan Rosa lebih dekat. Harum yang tercium dari aroma tubuh Rosa, seakan membuat Zinu semakin terhipnotis.
“Zi—Zinu!” lirih Rosa.
Rosa sebenarnya merasa tak ingin lepas dari dekapan itu. Namun beberapa orang melihat ke arah mereka.
“Eh.. I-iya.” Zinu tersadar karena suara panggilan Rosa.
Ding..
...[Pengguna sudah menyelamatkan seseorang, Sistem memberikan 50.000 Poin Kebaikan!]...
Mendengar Sistem, Zinu menaikan salah satu alisnya. ‘Eh apakah aku menyelesaikan misi?’
Setelah lepas dari dekapan Zinu, Rosa kini terlihat canggung. “Ma--makasih ya..” Rosa menundukkan kepalanya.
“I-iya kak..”
Entahlah perasaan apa yang sedang dirasakan Zinu kali ini. Apakah ia jatuh cinta dengan wanita yang 2 tahun lebih tua darinya ini? Setelah mendapatkan Sistem hidupnya justru penuh warna sekarang.
\=\=\=\=
Ini novel pertama aku Si Cumi Putih, jadi mohon berikan dukungan berupa Like, saran dan masukan di kolom Komentar, serta agar tidak ketinggalan jadikan novel ini Favorit-mu.
Oh ya maaf karena beberapa hal aku baru bisa up tengah malam.
mending sistem seperti semula thor
lebih bagus