Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9. Episode 9
Nenek berjalan menuju cafe rumah sakit untuk mencari Alex, untuk menemukan orang yang dicarinya sangat mudah karna Alex adalah lelaki yang berbeda dari penampilan maupun postur tubuhnya..
"Apakah cappucino late mu tidak sesuai dengan indera perasa mu ?," ucap nenek sambil duduk dikursi depan Alex hanya terpisah meja kecil.
Dengan tersenyum kecil, Alex menatap wajah Nenek Sukma, " Untuk mengatakan sesuai atau tidak , aku rasa semuanya perlu proses," jawabnya.
" Oh begitu, jadi perlu berapa lama prosesnya ?," tanya nenek lagi.
Mendengar pertanyaan nenek membuat Alex tersenyum geli. Dan nenek yang melihatnya menjadi gregetan.
" Alex ?, Nenek tidak memerlukan senyuman mu, karna Nenek memerlukan jawabanmu?."
" Maaf Nek, aku tersenyum karna khay sangat berbeda dengan Nenek, " ujarnya masih tersenyum, apalagi mendengar jawaban Nenek Sukma yang agak jengkel.
" Kalau begitu kamu masih waras dan matamu itu juga masih normal, bisa membedakan yang tua dan muda , sudah sekarang jawab pertanyaan Nenek, berapa lama prosesnya ?."
" Proses apa Nek ?," tanya Alex sabar
" Perkenalan kalian berapa lama hingga cucuku hamil ," beritahu nenek dengan jengkel.
" Apakah Nenek akan marah kalau aku katakan aku tidak kenal Khay ?," tanyanya sambil menatap nenek .
" Tidak kenal tapi bisa bikin perawan hamil ," dengus Nenek jengkel.
" Aku memang tidak mengenalnya, tapi Khay mungkin mengenalku."
" Jadi bagaimana ?."
" Aku akan bertanggung jawab atas anakku, tapi untuk menikah aku belum bisa , aku minta maaf kalau apa yang aku katakan tidak membuat Nenek senang, " jawab Alex dengan suara tegas.
" Hem, akan bertanggung jawab atas anak tapi tidak mau menikahi ibu nya, kalau begitu lupakan kalau kamu pernah bertemu dengan kami ."
Nenek Sukma langsung bangkit dengan menahan amarah. Dengan langkah cepat nenek menuju ruang administrasi untuk menyelesaikan biaya perawatan cucunya tetapi ternyata sudah diselesaikan oleh Alex.
Khayrani sedang memandang ke jendela luar sementara baby nya berada di buaian.
Alex memasuki kamar perawatan Khay dan dilihatnya Khay seperti sedang melamun.
" Sedang memikirkan apa ?," tanyanya sambil duduk dikursi sebelah tempat tidur Khayrani.
Khayrani memandang sekilas tanpa mengatakan apa pun.
" Tidak bicara, kenapa radang tenggorokan?."
" Aku sudah memintamu pergi kenapa kembali lagi ?," tanyanya tanpa memandang Alex.
" Kau tahu bahwa aku tidak bisa menikahi mu ?."
" Ya dan aku juga ingat bahwa aku sudah memintamu pergi, jadi kenapa tidak pergi."
" Khay ?."
" Aku perjelas Tuan Sioulus yang terhormat, Anda tidak mengenalku dan aku hanya mengenal anda hanya melalui media dan cerita kakak ku, mengapa aku sampai hamil itu karna tindakan seorang pemabuk yang nafsu nya tidak kesampaian, jadi Anda tidak perlu bertanggung jawab sama sekali, " jawab Khayrani tegas.
" Aku tidak perduli, pokoknya aku akan tetap bertanggung jawab. Mengerti !."
" Dan aku juga sama tidak perduli ," kata Khay setengah teriak membuat baby nya terbangun dan menangis, " Kau lihat, kehadiranmu hanya bikin aku marah saja."
Tidak berapa lama, Nenek datang dan ia memandang Alex tanpa mengatakan apapun.
" Nenek akan ke Bank dulu, nanti malam Nenek akan menemani Khay," katanya lembut sambil mencium kening cucunya.
" Tidak perlu Nek, nanti aku akan bermalam disini !," ucap Alex .
" Maaf sekali, aku tidak bisa mempercayakan cucuku pada orang asing,. walaupun dia sudah menolongnya. Nenek pergi dulu sayang." kata Nenek.
Nenek Sukma langsung keluar tanpa perduli dengan Alex yang menataonya tidak percaya . Entah mengapa menghadapi nenek dan cucu yang keras kepala dia tidak bisa marah atau melakukan apapun, padahal di kantor dan dunia bisnis dia dikenal pria yang tidak mengenal kompromi.