NovelToon NovelToon
Pendekar Naga Pengembara

Pendekar Naga Pengembara

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Tian Shan, pendekar terkuat yang pernah ada, memilih mengorbankan dunia demi satu tujuan—memutar balik waktu.

Ia terlahir kembali di keluarga bangsawan. Namun karena sifatnya yang dianggap aneh dan tubuhnya yang tak mampu berkultivasi, ia dipandang sebagai sampah.

Saat waktunya tiba, ia memilih pergi—bertekad membuktikan dirinya dan membalas segalanya dengan kekuatan yang akan mengguncang dunia.

Mampukah sang legenda menggapai impiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Tanaman Langka?

Kota Giok berpendar di bawah cahaya lampion hijau yang menggantung di setiap sudut jalanan marmernya.

Udara di sini terasa lebih berat, jenuh oleh aroma parfum mahal dan energi Qi yang saling bergesekan dari para pendekar yang berkumpul.

​Tian Shan melangkah masuk ke Aula Pelelangan Cakrawala dengan tudung kepala yang masih terpasang.

Ia duduk di barisan belakang, membiarkan kecapi tuanya bersandar di samping kursi.

Di panggung utama, seorang juru lelang dengan jubah sutra emas mengangkat sebuah kotak giok yang berisi perkamen kusam.

​"Fragmen Peta Gerbang Langit! Peninggalan dari Zaman Kuno yang menuntun ke mata air energi abadi!" teriak sang juru lelang.

​Kerumunan mulai menggila. Tawaran harga melonjak dari puluhan menjadi ratusan tael emas dalam hitungan detik.

Namun, Tian Shan hanya menyipitkan mata peraknya. Dari jarak ini, ia mampu merasakan struktur energi pada perkamen tersebut.

​"Tinta baru yang disamarkan dengan bubuk tulang, serat kertas yang dipaksa menua dengan teknik pemanas ... Sampah,' batinnya dingin.

​Bagi seorang yang pernah menjadi yang terkuat dan hidup ratusan tahun, pemalsuan tingkat rendah ini adalah penghinaan terhadap kecerdasannya.

"Aku yakin orang yang membuat pelangan ini akan segera di bunuh dan itu bukan urusanku," Batin Tian Shan.

Tanpa menunggu akhir acara, Tian Shan berdiri dan melangkah keluar dari aula yang penuh dengan orang-orang serakah yang tertipu itu.

​Langkah Tian Shan terhenti tepat di gerbang aula. Di bawah bayangan pohon dedalu yang menjuntai, seorang pria paruh baya dengan pakaian biru kelabu sedang bersandar santai.

Pria itu tidak membawa senjata, namun aura yang memancar dari tubuhnya stabil dan kokoh—ciri khas seseorang yang telah mencapai Pendekar Inti.

​"Kau keluar terlalu cepat, Nak. Tidakkah kau tertarik pada kunci menuju keabadian itu?" pria itu bertanya tanpa merubah posisinya.

​Tian Shan menoleh sedikit. "Aku tidak tertarik pada kertas bekas yang diolesi kotoran hewan."

​Pria itu tertegun, lalu tertawa renyah. "Hahaha! Tajam. Sangat tajam. Ternyata bukan hanya rambutmu yang unik, tapi matamu juga mampu menembus tipu daya murahan itu. Aku sudah mengawasi orang-orang di dalam, dan hanya kau yang menyadari kepalsuan itu dalam sekali lihat."

​Pria itu berdiri tegak, memberikan tekanan aura yang cukup kuat untuk membuat pendekar biasa berlutut, namun Tian Shan tetap berdiri tegak dengan tatapan datar.

​"Namaku Gu Han," ucapnya, matanya berkilat penuh minat. "Aku jarang melihat seorang Pendekar Pemula dengan ketenangan jiwa sepertimu. Karena kau tidak mendapatkan apa pun di pelelangan tadi, bagaimana kalau aku menawarkan sesuatu yang nyata?"

​Tian Shan tetap diam, menunggu.

​"Di Lembah Giok, beberapa mil dari sini, aku menemukan koordinat tanaman Teratai Inti Bumi. Tanaman itu baru akan mekar saat bulan mencapai puncaknya malam ini. Esensinya bisa membantumu menerobos ke ranah Pendekar Inti tanpa risiko kegagalan," lanjut Gu Han. "Aku butuh seseorang dengan ketajaman indra sepertimu untuk mendeteksi jebakan formasi di sana. Kita bagi hasilnya. Bagaimana?"

​Tian Shan menimbang sejenak. Ia memang butuh katalis untuk mempercepat pemulihan kekuatannya.

Meski ia tahu pria di depannya ini pasti memiliki agenda tersembunyi, Tian Shan tidak merasa terancam. Baginya, setiap rencana musuh hanyalah variabel yang bisa ia patahkan.

​"Pimpin jalannya," ucap Tian Shan singkat.

​Mereka melesat menembus kegelapan menuju lembah yang tertutup kabut abadi.

Lembah Giok dikenal sebagai tempat yang indah namun mematikan; tanahnya mengandung racun gas yang bisa melumpuhkan saraf jika tidak memiliki kontrol Qi yang baik.

​Gu Han bergerak dengan lincah, melompati bebatuan licin. Ia sesekali melirik ke arah Tian Shan yang mengikuti di belakang dengan kecapi di punggungnya.

Ia heran melihat pemuda itu bergerak begitu efisien, seolah setiap langkahnya telah diperhitungkan untuk menghemat energi.

​"Kau tidak banyak bicara, ya?" Gu Han memecah kesunyian saat mereka sampai di bibir jurang yang dalam.

​"Bicara tidak akan mempercepat perjalanan," jawab Tian Shan.

​"Benar juga. Tapi hati-hati, di bawah sana bukan hanya tanaman yang menunggu. Penjaga lembah ini adalah Kadal Kerak Bumi, makhluk ranah kedua yang kulitnya sekeras baja," Gu Han memperingatkan dengan nada yang sedikit terlalu ramah.

​Tian Shan menatap ke dasar lembah yang bercahaya hijau redup.

Ia merasakan keberadaan energi yang murni, namun ia juga merasakan niat membunuh yang terselubung dari pria di sampingnya.

​"Pendekar Inti ini ingin menjadikanku umpan," pikir Tian Shan.

​Bibirnya membentuk garis tipis yang nyaris menyerupai senyuman dingin.

Gu Han berpikir dia sedang menggandeng seekor domba berbakat, tanpa menyadari bahwa dia sedang menuntun seekor naga yang sedang lapar ke tempat persembunyiannya.

​"Ayo turun," ajak Gu Han sembari melompat ke kegelapan lembah.

​Tian Shan mengikuti, jubahnya berkibar ditiup angin lembah yang beracun.

1
Aisyah Suyuti
bagus
Nanik S
NEXT 💪💪💪
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Mengenang mas lalu Lewat Kua
✞👁️👁️✞
lanjit thor💪
Nanik S
Satu satunya orang yang tidak dibunuh oleh Tian Shan di Alam Abadi
✞👁️👁️✞
/Pray/
✞👁️👁️✞
pecahan jiwa
✞👁️👁️✞
lanjut💪
Nanik S
cuuuuuuust👍👍👍
Nanik S
Lanjutkan Tor🙏🙏
Nanik S
Bai Yaoju bukankah dulu kekasih Tian Shan dimasa lalu sebelum rekarnasi
Kenaya: Iya/Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
pendekar tersantuy tian shen🔥
Kenaya: /Ok//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
apa trio Tian akan berkelana bersama?
✞👁️👁️✞
🔥🔥
✞👁️👁️✞
mantap
lanjut thor💪
✞👁️👁️✞
🐬🐬semangat
✞👁️👁️✞
tian shan!! kau pergi tanpa berpamitan😁
Kenaya: ketemu lagi kok nanti/Grievance//Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
kontrak darah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!