*Siska,kamu sekarang juga masak di dapur,besok di hari pesta pernikahan kamu masak tuk tamu undangan?.
*,Mana aku sanggup masak sendirian bu!,tukang ketring kan ada!,kenapa harus aku Bu!!?.
*Gak usah membantah kamu,saya bilang masak ya masak!!".
*,Baiklah Bu!!.
Siska memasak berbagai macam jenis menu makanan tuk tamu undangan di bantu sama beberapa tetangga Bu Yusni,tetangga bu Yusni yang bernama bu Sri berkata.
*Kasihan sekali kamu Siska!,setiap datang kerumah ini kamu selalu di perlakukan seperti pembantu?.
*,Gak apa-apa bu,mungkin ibu gak bermaksud begitu pada aku, sebenarnya ibu sangat sayang sama aku Bu?
Tiba-tiba Niko datang sambil menangis.
"Hiks hiks hiks,bunda!!".
*,Niko!,kamu kenapa nak,kenapa kamu menangis terisak-isak begitu nak?.
"Bunda!,tadi Niko memakan kue yang di hidangkan di meja tamu,nenek marah-marah lalu menjewer kuping Niko bundaaa!!?.
*, Masyallah,kenapa ibu bisa tega sih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva Sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kena batunya
Akbar di laporkan ke polisi dengan tuduhan penipuan dan pencemaran nama baik dan banyak kasus yang lainnya lagi.
Akbar meronta-ronta minta di bebaskan,tapi dia tak bisa berbuat apa-apa karna papanya yang seorang kepala desa tidak bisa membebaskannya karna takut terseret juga.
"Brengsek,kenapa aku bisa berakhir disini,siskaaaa!! Ini semua karna kamu,aku gak akan pernah melepaskan kamu,setelah aku keluar dari sini,aku akan buat perhitungan sama kamu.
Niko sangat marah mendengar gumaman Akbar,karna dari tadi dia sudah berada di depan sel Akbar di tahan.
",Sebelum kau keluar dari sini mungkin kau sudah hanya tinggal nama seorang!,mana papa dan mama yang kau banggakan itu,dan mana istri yang kau harapkan itu,tak ada kan!?.
Akbar terkejut mendengar suara Niko,dia mendekat pintu sel dan mencoba mengeluarkan tangan tuk menarik Niko,tapi tidak terjangkau,karna Niko agak jauh dari sel tersebut.
"Dasar anak durhaka,berani sekali kau memasukan aku ke penjara,aku ini adalah ayah kamu Nikoooo!?.
",Apa,ayah"hahahaha!,sejak kapan kau mengakui aku sebagai anak ah!,kau ingat tidak aku ini bukan darah daging kamu Akbar!!,aku ini hanya anak haram yang tak tau dimana ayahnya berada,'tapi justru itu yang ingin aku tanyakan kepada kamu,siapa ayah aku?.
Akbar tertawa terbahak-bahak mengejek Niko.
"Hahahaha!!, jangan harap saya akan memberi tahu siapa ayah kandung kalian,saya sangat senang membuat ibu kalian itu menderita,saya bersumpah,setelah saya keluar dari penjara ini,saya akan membuat bunda kalian semakin menderita,kau camkan itu anak sialan!!.
",Ih iyaaa!,mungkin sebelum terbit fajar besok kau sudah tidak kuat lagi menahan siksaan di penjara ini,kau akan meminta polisi tuk mencari aku dan mengatakan semuanya.
"Jangan harap saya akan melakukan apa yang kau khayalkan itu,karna aku gak sebodoh yang kau kira.
Lalu dua orang penyidik datang dan berkata kepada Niko.
"Pak Niko!,kami sudah menyiapkan semua alatnya,sekarang juga kami akan melakukan apa yang anda minta pak!?.
",Baiklah,buat dia tersiksa dengan semua perbuatannya pada ibu saya,saya juga ingin dia mengakui siapa orang yang telah membeli tubuh ibu saya dulu,kalau dia tidak mau mengatakannya,maka sentrum mulutnya itu.
Akbar ketakutan mendengar perintah Niko pada kedua penyidik itu,Akbar juga berpikir kenapa Kedua penyidik itu sangat hormat pada Niko.
",Pak penyidik!,saya ini hanya korban,saya orang baik,lepaskan saya pak,kenapa bapak menghormati dia!,berapa bapak dibayar sama dia!?.
Niko berpangku tangan menatap Akbar,lalu Niko berkata sampai Akbar tercengang dengan perkataan Niko.
",Kau ingin tau sebuah rahasia tidak?
"Rahasia apa yang kau simpan anak durhaka!,lebih baik kau lepaskan saya dari sini dari pada kau menyiksa aku anak durhaka!!.
",Apa,melepaskan mu!,jangan harap,asal kau tau ya Akbar!,kedua orang tua kau itu hanya menjadikan kau sebagai ATM nya saja,karna kau itu hanya anak gembel yang meninggal di depan rumah mereka saja,mereka memungut kau dan menjadikan kau sebagai ATM mereka.
"Kurang ajar,jangan kau jelek-jelekin kedua orang tua saya,saya akan robek mulut kau itu nanti.
Lalu Niko memberikan sebuah koran usang yang tersimpan rapi di kantor polisi,yaitu tentang gembel yang meninggal di depan rumah seorang warga miskin,foto dan informasi lainnya juga ada di koran tersebut,Niko membacanya sampai selesai lalu berkata.
"Gak, gak mungkin,saya adalah anak kandung mereka.
",Orang tua kandung mana yang menyuruh putranya mengamen tuk mencari duit dan menipu orang,orang tua mana demi sekolah ke tiga putri kandungnya,mengorbankan masa depan putranya,untung saja warga kasihan pada kau itu,kalau tidak kau bakalan mati kelaparan.
Lalu Akbar teringat masa kecilnya yang penuh duka,Akbar mengamen dari lampu merah ke bis-bis,uangnya di berikan ke ayahnya tuk makan dan berjudi,Akbar juga di suruh kerja di bengkel orang menambal ban agar upahnya bisa tuk menyekolahkan ketiga adik nya.
Akbar juga teringat saat dia Pulang dari bengkel,dia tidak dapat makanan dirumah,setiap hari begitu,tenaganya diperas tapi dia tidak dapat makanan sama sekali dirumah itu.
Akbar terduduk karna emang begitu yang terjadi pada nasibnya,dia juga teringat siapa yang menyekolahkannya dulu,dari bengkel dia pakai baju seragam sekolah lalu ke sekolah tuk belajar,setelah pulang sekolah dia bekerja di bengkel tersebut,tuk mengais rezeki.
Akbar sangat di percaya oleh pemilik bengkel yang tak lain adalah ayah dari Siska,dari makan sampai pakaian bersih selalu di berikan agar Akbar tidak kelaparan dan jadi gembel,Akbar di sekolahkan sampai tamat sekolah SMK otomotif,tapi emang dasar anak tak tau diri dia mencuri mesin angin tempat dia bekerja.
Akbar memberikannya pada ayahnya lalu di jual,saat itulah Akbar menghilang,tapi takdir berkata lain lagi,Akbar di minta sama ayahnya tuk memikat seorang gadis hebat yang di juluki miss Ika,Miss Ika yang seorang desainer muda tapi tidak pernah terlihat wajahnya di kalangan masyarakat,Akbar sudah mencari tau siapa Miss Ika,tapi tidak juga di temukan,lalu Akbar jatuh hati kepada Siska yang tak lain adalah Miss Ika yang tersembunyi,lalu menembaknya.
Siska selalu menolaknya,saat ke 99 kali mengutarakan isi hatinya,Siska juga menolaknya dengan alasan dia gak mau pacaran,dia hanya mau lansung menikah saja,saat ke 100 kalinya menembak,kedua orang tua Siska meninggal dalam kecelakaan,Akbar memanfaatkan situasi tersebut,lalu lansung melamar Siska yang lagi sedih.
Akbar melampiaskan rasa sakit hatinya pada Siska,dan menjual Siska pada seorang lelaki yang lagi patah hati.
Akbar melihat Niko,lalu bertanya.
"Kenapa kamu bisa tau tentang masalah lalu saya,siapa kau sebenarnya,sampai polisi hormat kepada kau?.
",Aku adalah aku,anak haram yang tak tau siapa bapaknya atas ke kebencian kau kepada ibu saya.
Lalu Niko pergi meninggalkan Akbar yang lagi termenung oleh siapa dirinya sebenarnya,Akbar bergumam.
"Pantasan mereka memperlakukan aku seperti sap peras,mereka juga meminta semuanya dari aku,rumah dan kekayaan yang selama ini aku hasilkan di berikan pada mereka,sedangkan aku hanya di jadikan sapi perah,kenapa aku harus hidup seperti ini ya!?.
Penyidik membawa Akbar keruangan penyidik,Akbar yang lupa akan kejadian tadi menahan egonya,apa yang di tanyakan penyidik dia tidak jawab,sampai dia di sentrum pun dia hanya diam saja,Akbar menahan semua rasa sakit di tubuhnya karna sakit hatinya sudah menjalar sampai ke ubun-ubun,Akbar sangat dendam pada ayah dan ibu angkatnya itu.
Tiga hari kemudian Akbar masih bertahan hidup, walau pun di matanya sudah melingkar garis hitam dan sudah pucat karna di sentrum terus,Akbar hanya diam saja.
Ayah dan ibu angkatnya datang melihatnya sambil marah-marah.
"Akbar,kamu emang anak tak berguna,kenapa kamu bisa sampai di tempat ini sekarang?.
Akbar dengan amarah menggejolak menatap ayahnya lalu menampar wajah ayahnya itu sekeras mungkin.
Plak
Ayahnya sangat marah lalu bertanya dengan wajah merah padam.
"Kenapa kalian jadikan aku sebagai sapi perah kalian,dari kecil sampai sekarang aku tetap mengikuti kemauan kalian.
Plak
Akbar menghempaskan sebuah koran lama ke meja
"Coba kalian baca itu,pantasan kalian menjadikan aku seperti sapi perah kalian,aku baru sadar, ternyata kalian bukan orang tua kandung aku.
Kedua orang tua angkatnya tersenyum
"Wajarlah ya kalau kau di jadikan sapi perah kami,karna kau kami yang besarkan,dan kami yang kasih makan,trus kenapa,gak terima,jadi gembel aja di luar sana.
Akbar tidak bisa lagi menahan diri,dia memukul dan menendang ayah angkatnya itu sampai babak belur,Akbar juga memanggil penyidik,lalu mengungkap semua nya,ternyata ayah dan ibunya Siska kecelakaan karna perbuatan ayah angkat Akbar tersebut,kena batunya kau kan.
Polisi pun menangkap kades jahat itu,sedangkan istrinya di lepas karna belum ada bukti kesalahannya,Niko sangat puas lalu pergi dari sana.
Bersambung
gpp lah pembaca senang niko sukses,terharu puisinya
darma
apa pak bagas nih 🙄😬