pertemuan yang tak terduga..karena sebuah kecelakaan...membuat ifa dan Yudha bermusuhan...hingga pada akhirnya mereka dijodohkan...
awalnya ifa menolak..tapi karena Yudha telah membantunya membiayai pengobatan orang yang telah merawat ifa sejak kecil..akhirnya ifa menyetujui pernikahan itu..meskipun hanya kontrak selama satu tahun..
gimana kelanjutan kisah ifa dan Yudha??akankah mereka saling jatuh cinta??atau malah berpisah setelah kontraknya habis...
intip-intip ceritanya yuuuch...😊😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon agnisyam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suapi gue
setelah memotret ifa..dia langsung mengambil hp ifa dan memeriksa isinya
"astaga..ini hp tahun kapan sih...trus kenapa g pakai kode..ceroboh sekali dia..."
saat hendak membuka hp ifa..ternyata ifa udah menggerak-gerakkan tangannya..tanda dia udah bangun dari tidurnya...lalu Yudha dengan cepat menaruh hp ifa di tempatnya kembali...
"gimana gue bisa bangun kalau kayak gini...??apa gue bangunin aja yaach..??tapi kalau dia marah...habis gue kena semprot...!!" ifa bingung sendiri..sedangkan Yudha yang dari tadi udah bangun malah mencoba menahan senyumnya...dan pura-pura mengerjab-ngerjabkan mata..tanda dia baru bangun..
"loe g istirahat dari tadi??"
"istirahat tuan..saya juga baru bangun..."
"kenapa tidak membangunkan gue...??"
"saya tidak berani tuan...eemmhh,,bisakah tuan bangun sekarang...??"
"kenapa??"
"saya mau kekamar mandi...!!" sambil menundukkan kepala..
"oooh..."Yudha bangun dari tidurannya dan ifa langsung berdiri hendak ke kamar mandi..namun tiba-tiba...
"bruk... aauuww.."karena kelamaan menjadi bantalan kepalanya Yudha..kaki ifa jadi kebas dan mati rasa...dia baru menyadarinya setelah terjatuh saat berdiri dan hendak pergi ke kamar mandi...
"ceroboh..." Yudha langsung menggendong ifa dan memasukkannya ke kamar mandi...sedangkan ifa hanya bengong dibuatnya...dia terpaku ditempatnya
"apa perlu gue bantu juga disini...??"tanya Yudha...
"aaahhh.. tidaaak..terima kasih,,anda bisa keluar sekarang...!!" ifa sangat malu dibuatnya..hingga dia jadi salting..Yudha keluar dari kamar mandi dan senyum-senyum sendiri...
"lucu juga tuh cewek...digoda dikit aja udah salting kayak gitu..."sambil menghampiri ranjang pasien..karena sepertinya Bik Minah udah sadar...
"dasar laki-laki...katanya cuek,dingin dan apalah itu kata orang..tapi ternyata sama aja.."mesum"
setelah beberapa saat di kamar mandi...ifa pun keluar,,ternyata Bik Minah udah sadar dan diperiksa oleh dokter...
"Bik Minah udah sadar???apa ada yang sakit Bik???" yang ditanya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya...
"loe g usah khawatir..udah ada dokter yang menanganinya...Bik Minah akan baik-baik saja..."
"benarkah itu dok??"ifa g percaya dengan ucapan Yudha dan memastikannya ke dokternya langsung...
"iya nona...beliau udah melewati masa kritis nya...sekarang tinggal pemulihan dan harus banyak istirahat..."
"wah... syukurlah,bibik denger kan kata dokter,,bibik harus banyak istirahat...g boleh capek-capek lagi.."sambil memegang kedua tangan Bik Minah lembut...
"iya..maaf,bibik udah repotin kamu...!!"mengelus rambut dan pipi ifa..
"aahh...mana ada begitu,bibik satu-satunya yang ifa punya,bibik juga satu-satunya orang yang selalu menyayangi ifa dengan tulus..jadi jangan tinggalin ifa..atau ifa akan sendirian di dunia ini Bik..." ifa membaringkan kepalanya di paha Bik Minah..dia sangat ingin menangis tapi di tahannya..
"ifa g boleh bilang gitu..banyak kok yang sayang sama ifa...udah,kamu g malu nangis gitu...ada cowok tampan disini loo..."
"ifa g nangis Bik...cuma terbawa suasana,,hehe oh iya..kenalin Bik,ini tuan Yudha,putra Bu Irene bosnya ifa.."
"terima kasih tuan Yudha..sudah menemani ifa sampai ke sini...dan maaf udah merepotkan dan menyita waktu anda.."
"tidak masalah kok Bik..saya senang melakukannya..."
"huuh..jelas aja senang..harapannya bisa terkabul setelah ini,,dasar pamrih..!! batin ifa menggerutu sendiri..
"ternyata nih cewek bisa lembut dan manja juga dengan bibik nya ini,,kenapa kalau dengan gue dia g bisa kayak gitu??" Yudha bingung dengan sikap ifa padanya..
"Bik..ifa ke mushola dulu yaach..g apa-apa kan bibik ifa tinggal bentar..."
"g apa-apa lagian bibik udah baik-baik saja kok.."
lalu ifa keluar menuju mushola..dan melaksanakan kewajibannya..
Yudha mengikutinya dari belakang..masih tetap hanya memperhatikan saja...
"tuan juga kesini..??"
"nungguin loe!!"
"besok pagi kita berangkat...apa loe g perlu bawa keperluan Bik Minah..?"
"iya..tar dianter kesini sama Gilang.."
"kelihatannya loe sangat sayang pada Bik Minah??kenapa??"
"iya...karena hanya Bik Minah yang selalu ada di sisiku.."
"apa loe g punya keluarga lain??"
"g...saya pernah merasakan kehilangan yang begitu banyak...maka apa yang saya miliki saat ini pasti akan saya jaga dengan baik...karena saya tak mau merasakan kehilangan lagi..."
"apa loe punya harapan atau keinginan??"
"ada...saya ingin hidup tenang dan bahagia,bersama orang-orang yang tulus kepada saya..."
"sederhana sekali keinginanmu..."
"anda salah...bahkan anda sendiri belum tentu bisa mencapai itu.."
"loe meremehkan gue??"
"mana berani saya...saya mau tanya,,apa anda udah bisa hidup tenang meski anda sudah sukses??apa anda sudah bahagia meski anda bergelimang harta?? dan apa anda tau mana orang yang tulus dan mana yang hanya memanfaatkan Anda?? tuan..anda sudah meraih semua yang diinginkan manusia di dunia ini..tapi buktinya anda masih sama seperti saya kan??"
"lalu..bagaimana loe bisa mendapatkan harapan loe itu??"
"kenapa??apa tuan akan menconteknya??"
"loe kira ini ujian..pakek acara contek-mencontek.. ada-ada saja loe yaach..!!"
"hehe..saya juga g tau tuan..hadapi aja masalahnya,,nikmati prosesnya dan syukuri hasilnya...karena Tuhan tau kapan kita akan bahagia..."
"berapa usia loe??"
"21th.."
"masih muda..kenapa pemikiran loe bisa se dewasa ini...??" ternyata dia memang masih muda,,gue kira dia baby face..
"waaahh..apa anda memuji saya tuan?? tapi usia tidak menentukan kedewasaan seseorang...bukankah orang bijak itu mendapatkan kebijakannya dari kerasnya kehidupan??mungkin saya juga begitu..."
"ada benarnya sih...yang loe katakan..."
lalu mereka pergi ke kantin untuk membeli makan malam dan kembali ke ruang rawat Bik Minah,,ternyata disana udah ada tetangga yang menjenguk,,sekalian membawakan perlengkapan Bik Minah..sehingga membuat Yudha dan ifa menunda makan malamnya
"Gilang..kak ifa nitip rumah dan warung yaach...karena untuk sementara Bik Minah kakak bawa ke kota buat berobat,,biar cepat sembuh..."
"iya kak..g usah khawatir kan itu..Gilang akan menjaganya dengan baik kok.."
"makasih yaach...!!"
iya.. sama-sama.." tak terlalu lama Bik Minah udah tertidur karena pengaruh obat..dan orang-orang yang menjenguk udah pulang juga,karena jam besuk udah habis..
ifa menyiapkan makan malam mereka dimeja
an dia hendak memakan makanannya..tapi,,
"hey..suapi gue seperti tadi siang.."
"apa??makanlah dengan tangan anda sendiri tuan...!!saya juga lapar.."
"gue lebih suka makan dari tangan loe,,loe kan bisa makan juga,,habis suapin gue,trus ganti loe makan sendiri..gantian gitu...!!"
"astagaaa...tuan,anda ini seperti anak kecil saja..."
"cepatlah..jangan banyak protes,perut gue udah lapar.."
"baiklah..."ifa pun kembali menyuapi makan pada Yudha,,dengan lahapnya Yudha menghabiskan makanannya..setelah makan selesai ifa hendak tidur..tapi bingung..akhirnya
"tuan tidurlah diatas ranjang yang telah tersedia.biar saya yang tidur di sofa.."
"baiklah.. terima kasih!!"
Yudha beranjak dari sofa dan berbaring di ranjang,,sedangkan ifa tidur disofa..karena terlalu capek,,hari ini jadinya ifa sangat cepat terlelap...sedangkan Yudha masih cek email-email yang masuk,,setelah selesai dengan kerjaannya,dia menghampiri ifa yang tertidur pulas di sofa,lalu dia mengangkatnya di ranjang,dan Yudha tidur disebelahnya...
"loe sangat kuat atau hanya terlihat kuat... kenapa gue merasa loe hanya berusaha untuk terlihat kuat...??!" Yudha bergumam lirih,..dan memperhatikan ifa yang sedang mencari posisi ternyamannya...
ifa memeluk Yudha dan mendusel-dusel dada Yudha yang bidang,,
"nih cewek sadar g sih kalau dia kayak gini bisa membahayakan dirinya sendiri...gue Selfi aja..pas dia bangun akan gue tunjukkin...gue pengen lihat ekspresi wajah nya...pasti sangat lucu..😁😁"
setelah Selfi,Yudha tertidur juga dengan memeluk ifa,,yang tidurnya sangat rusuh seperti anak kecil yang tak bisa diem,,jadi dia dipeluk Yudha biar bisa anteng dan g gerak-gerak terus....
jangan lupa tinggalin jejak yaaach... like-like-like...❤️,vote dan komentar..
terima kasih 🥰 🥰
Waahh si mantan mulai nongol nih, Kenapa alur setiap novel sang mantan selalu muncul saat setelah nikahan sih?? Selalu begitu..