NovelToon NovelToon
Akhir Cinta Dari Formosa

Akhir Cinta Dari Formosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / Pembantu
Popularitas:561
Nilai: 5
Nama Author: IbuAnna30

" Hidup memang harus berani, berani pergi dari sesuatu yang tak pantas untuk di tinggali.
kisah Ana wanita paruh baya yang terpaksa menjadi tenaga kerja wanita(TKW) demi masa depan Anak-anaknya dan juga perjuangannya terlepas dari suami patriaki.
Ana yang selalu gagal dalam rumah tangga merasa dirinya tak layak di cintai sampai dia bertemu dengan laki-laki bernama Huang Lhi yang juga majikan tempatnya bekerja. Namun kisah cinta Ana dan Lhi tak semulus drama perbedaan kasta menjadi penghalang utama. bagaimana kisah mereka? Bisakah Ana mendapatkan cinta sejati? Kemana Akhir akan membawa kisah mereka?

Malam berakhir dengan gemerlap bintang-bintang dan bunga-bunga yang bermekaran mengantarkan pada mimpi yang menjanjikan sebuah harapan. Malam ini Ana lupa akan traumanya bunga di hatinya memaksa bersemi mesti tak pasti akankah tumbuh atau kembali layu dan mati.

ikuti terus kisah Ana dan jangan lupa dukungannya ....
terimakasih .. Update setiap hari, No libur kecuali mati lampu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IbuAnna30, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Taman Da'an Taipe

Musim dingin hampir berlalu menyisakan angin sejuk yang sedikit menusuk.

Sore ini matahari muncul, setelah beberapa hari mendung menyelimuti.

Ana di perintahkan sang majikan membawa nenek ke taman untuk berjemur setelah

hampir 3 bulan hibernasi di dalam rumah.

Nenek yang di jaga Ana memang tidak suka keluar rumah, alasan nya karena onderdil

belakangnya yang tidak bisa di ajak kerja sama. Ana sendiri pun sebenarnya sama,

tidak begitu suka keluar rumah.

Tapi hari ini Ana sedikit memaksa sang nenek pun dirinya agar mau di bawa keluar,

di samping itu sedikit Bosan berada di dalam rumah sepanjang hari, Ana juga ingin menetralkan pikirannya dari kepenatan menghadapi Roy yang masih saja bagai teror untuknya.

Menjelang musim semi adalah waktu terbaik menikmati keindahan taman, selain udara nya yang sejuk, musim semi juga menjadi awal tumbuh nya dedaunan dan pepohonan, salah satunya sakura.

Ana membawa sang nenek berkeliling di bawah tamparan matahari yang hangat, melihat keindahan sakura yang mulai bersemi. Jika sudah masuk musim semi sepenuh nya pasti akan lebih indah, karena sakura akan bermekaran.

Sejenak Ana melupakan kepenatan hidup mengobrol dengan beberapa pekerja yang juga membawa pasien mereka berjemur. Sore ini taman memang terlihat sedikit ramai, biasa nya Ana hanya memperhatikan dari jendela ruang tamu apartemen tapi kali ini dia berada langsung dan ternyata lebih ramai dari yang dia kira.

''Mbak masih baru ya,'' sapa seseorang saat Ana baru saja tiba, bergabung bersama deretan kursi roda lain nya.

Kursi roda merupakan pemandangan yang hampir ada di setiap taman yang ada diseluruh Taiwan. Orang-orang tua di taiwan sangat suka berjemur di bawah matahari saat pagi atau sore karena menurut mereka itu sangat menyehatkan untuk tubuh.

Ana tersenyum sekilas, seraya menjawab,'' iya mbak.''

''Indo nya mana mbak ?'' tanya satu yang lain nya .

''Sumatra.'' jawab Ana .

''Jarang keluar yaa, aku baru pertama ini liat kamu.'' tanya yang awal bertanya tadi.

'' iya mbak, nenek jarang mau di ajak keluar.'' jelas Ana.

Setelah nya mereka mengobrol, saling berbagi pengalaman atau sekedar guyonan.

Ana sendiri sedikit larut dalam obrolan benar-benar melupakan kepanatan nya.

Menjelang gelap Ana kembali ke rumah untuk menyiapkan makan malam, sedang si nenek seperti biasa, langsung membuang hajat nya.

Tidak banyak yang Ana masak karena hanya untuk nenek saja, sedang dia tadi menyempatkan membeli Chòu dòufu* saat pulang tadi.

Ana menyelesaikan masak nya dengan cepat , karena hanya memanaskan 1 mangkuk nasi dan ikan kukus sisa siang, sedang sayur nya ia hanya merebus daun ubi jalar dan sedikit sayur okra untuk sang nenek.

''Ama kamu mau mandi terlebih dulu atau makan?'' tanya Ana saat pasien nya itu sudah sangat ribut memanggil-manggil nama nya.

''Aku tidak mandi, udara masih dingin,'' jawab Ama ( kita pake kata Ama untuk penyebutan nenek)

'' Bù xing'''* kamu sudah 3 hari tidak mandi, dan ini baru berjemur badan mu berkeringat bisa gatal-gatal nanti.'' rayu Ana.

Ama yang di jaga nya ini memang susah sekali kalau di suruh mandi. Saat pertama datang saja, hampir 1 minggu si Ama tidak mau di ajak mandi.

Ama nampak menghela nafas malas, ''baik lah, setelah makan kita mandi.'' jawab nya.

Hampir satu jam Ana menunggu Ama menyelesaikan makan nya, orang tua memang sangat lambat saat makan, tapi tidak pernah mau kalau di suapii. Jadi Ana harus menunggu dengan kesadaran penuh.

Terkadang juga sang Ama makan sembari buang hajat, sangat menjijikan. Tapi begitulah kenyataan yang harus Ana hadapi setiap hari.

Biasa nya sembari menunggu Ana habiskan dengan menelfon anak-anak nya, atau sekedar melihat beberapa vidio di youtube.

Atau ...' membalas pesan-pesan dari sang suami yang memuakkan itu.

Ana memang sengaja mengurangi intensitas komunikasi nya dengan Roy, bukan menghindar hanya sedikit ingin memberi pelajaran saja , mana tau Roy sadar dan sedikit lebih peduli pada nya, bukan hanya uangnya.

Roy masih sama, setiap hari hanya membahas uang dan uang, dan itu memuakkan.

Terahir kali dia mengamuk karena Ana menolak memberi nya uang bulanan 1 juta,

Ana masih dalam masa potongan, gajinya saja hanya cukup untuk susu dan diapers

Aidar.

Belum lagi biaya hidup dan sekolah Danu dan Raka, tentu Ana menolak permintaan Roy. Berakhir ia di maki-maki dengan perkataan yang seolah Ana tidak tau terimakasih, karena dia sudah memberi ijin dan membantu mengurus beberapa berkas. Lucu bukan?.

Terkadang Ana juga berfikir ingin meninggalkan laki-laki itu, tapi ia masih memikirkan Aidar. Ana tidak mau apa yang terjadi pada Danu dan Raka juga terjadi pada Aidar.

tapi di sisi lain dia juga berfikir, kalau terus-terusan berada dalam hubungan yang tidak sehat begini bukan jauh lebih tidak baik, bukan hanya untuk mentalnya tapi juga mental anak-anaknya.

Ana masih berperang dengan pikirannya saat sang ama sudah menyelesaikan makan malamnya. Ia pun menepis semua masalah hidup, sejenak bekonsetrasi pada pekerjaannya. Membantu pasien nya mandi kemudian membereskan dapur dan bekas makan Ama, berlanjut membersih kan diri sendiri.

Baru saja hendak beristirahat handphone nya berdering, menunjukkkan satu nama

Yang sedang enggan dia terima, Roy.

______Bersambung.

*Chòu dòufu : tahu busuk , makanan khas taiwan berbahan dasar tahu yang di

fermentasi dengan aroma busuk yang kuat memberi rasa yang khas

khas dan lezat, biasanya di sajikan dengan acar kol dan saus hoisin.

* Bù xing :merajuk pada bahasa mandarin yang berarti tidak bisa atau tidak boleh,

atau tidak sanggup. atau bisa juga sebagai kata penolakan.

Bakal ada konflik apa lagi ini ... Ana, segeralah sadar.

_IbuAnna

1
Kim shin
gemesh
Kim shin
apakah bab ini di beri bawang 10 kilo 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!